Minggu, 19 November 2017

Galeri Foto Khataman Al-Quran dan Doa Bersama


DELTACYBER - Suporter setia Deltras Sidoarjo, Deltamania benar-benar ingin menyaksikan tim kesayangannya tahun depan berlaga di kasta kedua Liga Indonesia, alias Liga 2. Menggelar acara Doa Bersama menjadi bukti Deltamania mengharapa ridho dan berkah atas semua doa yang dipanjatkan untuk Deltras bisa meraih prestasi terbaik musim ini lolos ke Liga 2 musim depan.

Salah satunya, yakni Khataman Al-Quran yang digelar sebelum acara doa bersama, santunan anak yatim, dan launching jersey tim. Khataman Al-Quran sendiri kemarin (19/11) dimulai dari jam 09.00 wib pagi di sekretariat Deltamania sampai pukul 15.30 wib sore dan dilanjut dengan acara santunan anak yatim, launching jersey dan pentutupan hiburan musik. (*)

Berikut Galeri Foto Khataman Al-Quran dan Doa Bersama =








Deltras Perkenalkan Jersey Tanding Untuk Babak Nasional


DELTACYBER - Tim Deltras Sidoarjo mempunyai semangat baru dan lebih segar dalam menyongsong fase-fase penentuan yakni babak nasional Liga 3 2017  yang akan segera dimulai pada tanggal 3 desember mendatang. Skuad The Lobster kemarin sore (19/11) sudah menunjukkan jersey baru dari apparel Concave yang bakal dipakai pada babak nasional nanti.

Jersey yang ditunjukkan dihadapan ribuan Deltamania, adalah jersey home warna merah tetap seperti ciri khase Deltras garis-garis merah dan putih, juga di jersey away hijau kombinasi putih. Uniknya, di jersey ketiga ini, Concave memberi desain jersey berbeda, warna hitam bergaris-garis horisontal kombinasi merah dan garis kecil warna emas.

Ini menjadi jersey pertama Deltras menggunakan warna hitam dengan aksen garis horisontal merah serta emas.

Dan di jersey utama kiper adalah warna kuning kombinasi hitam. Jelas, harapan dengan apparel baru dari Concave mendukung Deltras di babak nasional, agar Wimba Sutan Fanosa dkk lebih semangat dan percaya diri dalam babak nasional nanti yang menjadi fase paling penting untuk menentukan Deltras bermain di kompetisi mana tahun depan. (*)

Sabtu, 18 November 2017

Hari Ini Deltras Launching Jersey Baru


DELTACYBER - Menjelang babak nasional Liga 3 2017 mulai tanggal 3 sampai 17 Desember mendatang, Deltras Sidoarjo berganti apparel baru untuk babak nasional nantinya. Concave resmi menjadi apparel The Lobster untuk perlengkapan tim dan jersey baru.

Hari ini (19/11), tepatnya nanti sore bersamaan dengan acara doa bersama yang diusung rekan-rekan Deltamania, skuad The Lobster menunjukkan jersey-jersey yang bakal dipakai di babak nasional. Total ada enam jersey dari Concave, yakni tiga jersey penjaga gawang dan tiga jersey bertanding, home, away, dan away 3rd.

"Untuk nanti sore, tim akan menghadiri acara doa bersama sekaligus melaunching jersey baru." konfirmasi dari Agustina Kris Purwanto selaku sekretaris tim The Lobster.

"Juga mohon doa dari rekan-rekan Deltamania serta masyarakat Sidoarjo, semoga tim Deltras bisa mewujudkan promosi ke Liga 2." Imbuh Agus. (bid)

Rabu, 15 November 2017

Jelang Babak Nasional The Lobster Dapat Apparel Baru


DELTACYBER  - Sebelum terjun di babak nasional Liga 3 2017 yang akan dimulai tanggal 3 Desember besok, skuad The Lobster mendapat suntikan dari sponsor apparel baru, yakni Concave.
Dalam babak nasional nanti, Concave akan mendukung semua perlengkapan tim mulai dari Jersey, baik jersey home, away, away 3rd, t-shirt, polo t-shirt, tas dan beberapa perlengkapan tim lainnya.

"Untuk khusus babak nasional nanti, alhamdulilah tim Deltras mendapat apparel baru, yakni dari Concave," ujar Ikhwan Rianto, selaku manajer tim Deltras Sidoarjo.

Ikhwan berharap dukungan dari apparel baru tersebut, mampu menambah semangat para punggawa Deltras Sidoarjo dalam fase penentuan ini.

Sementara, Edo Khoiron mewakili dari pihak Concave menyatakan bangga sekaligus senang bisa mensupport The Lobster. "Alhamdulilah jersey Deltras dari Concave sudah siap, semoga membawa keberuntungan bagi kedua belah pihak," ucapnya.

Sedangkan apparel sebelumnya Deltras yakni Allvane, untuk jersey tanding yang digunakan di babak nasional nanti sudah tak memakai jersey dari Allvane lagi. (bid)

Selasa, 14 November 2017

Ini Dia Lawan Deltras di Grup D Babak Nasional

Batang Anai FC : Juara Liga 3 Regional Sumatera Barat
 DELTACYBER -  Dua lawan The Lobster di grup D babak nasional nanti adalah tim Batang Anai FC yang berasal dari Padang Pariaman, Sumatera Barat dan Persbit Bitung, Bitung Sulawesi Utara. Satu tim lagi masih menunggu hasil babak play off dari grup 4 yang berstatus sebagai juara grup dan bergabung di grup D babak nasional nantinya.

Grup 4 babak play off bakal mempertemukan Persidago Gorontalo, Persitangsel Tangerang dan Persegumas Kalteng. Hanya satu tim yang bakal mengisi satu slot di grup D nanti. Grup D sendiri akan dimainkan di stadion Kebondalem, Kendal. Hanya dua tim yakni runner-up dan juara grup untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Dua lawan Deltras yakni Batang Anai FC dan Persbit Bitung sama-sama menyandang status sebagai juara di Liga 3 regional provinsi mereka masing-masing.

Batang Anai FC berstatus juara Liga 3 Sumatera Barat tentu menjadi salah satu lawan berat bagi Deltras. Tim yang menjadi kuda hitam di Sumatera Barat dan pendatang baru tersebut berhasil menyingkirkan tim tua lainnya macam PSP Padang yang lebih difavoritkan lolos ke babak nasional.

Sementara Persbit Bitung juga sama dengan Batang Anai FC. Tim asal kota Bitung, Sulawesi Utara itu berhasil menjuarai Liga 3 regional Sulawesi Utara setelah di laga puncak mengalahkan PS. Bank Sulut dengan skor tipis 1-0.

Jelas, dua tim tersebut tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi berstatus sebagai kampiun di regionalnya masing-masing. The Lobster harus menghilangkan rasa menganggap remeh lawan dan bermain all out menjadi kunci Deltras untuk lolos dari fase grup ke babak 16 besar nantinya. (*)


Persbit Bitung : Juara Liga 3 Regional Sulawesi Utara 
Skuad Persbit Bitung

Skuad Batang Anai FC



Deltras Tergabung di Grup D Babak Nasional Liga 3 2017


DELTACYBER - Pengundian grup babak play off dan babak nasional Liga 3 2017 sudah dilakukan oleh PSSI tadi malam (14/10) di kantor PSSI, Jakarta. Agenda drawing grup tersebut didampingi langsung oleh Ratu Tisha selaku sekjen PSSI dan Djoko Driyono wakil ketua.

Juga acara tersebut bisa disaksikan secara langsung melalui website resmi pssi karena menyiarkan langsung live streaming. Total ada 24 tim yang harus melalui babak play off terlebih dahulu sebelum mereka melanjutkan langkah ke babak nasional, di bagi 8 grup, grup 1-8 yang setiap grupnya hanya ada 3 tim dan memperebutkan 8 tiket ke babak nasional yakni berstatus sebagai juara grup saja.

Sedangkan untuk putaran nasional, 24 tim yang sudah otomatis ke babak nasional juga diundi. Sama dengan babak play off, terdapat 8 grup A-H. Setiap grup berisi 4 klub, 3 tim yang sudah lolos ototatis dan satu tim menunggu juara di grup masing-masing babak play off.

Tim Deltras Sidoarjo sendiri tergabung di grup D bersama tim Batang Anai FC dari Padang Pariaman, Sumatera Barat dan Persbit Bitung dari Bitung, Sulawesi Utara. Untuk satu slot tim di grup D menunggu hasil babak play off yang digelar pada tanggal 28-30 November besok. Satu tim di grup D dari babak play off grup 4 yakni antara Persidago Gorontalo, Persitangsel Tangerang atau Persegumas Kalteng. Begitupun dengan grup lain, tim juara babak play off grup 1 akan mengisi grup A babak nasional. Untuk venue grup D sendiri, Deltras Sidoarjo akan bermain di stadion Kebondalem, Kendal. (*)

Berikut Pembagian Grup Babak Play Off dan Babak Nasional liga 3 2017 = 




Senin, 13 November 2017

Mengenal Venue Babak Nasional

Lapangan stadion Citarum Semarang

DELTACYBER - Babak nasional Liga 3 bulan Desember mendatang bakal digelar di provinsi Jawa Tengah. PSSI sudah resmi menunjuk Asprov PSSI Jawa Tengah sebagai tuan rumah untuk mempersiapkan babak play off serta babak 32 besar nasional.

Empat stadion pun juga sudah ditunjuk PSSI untuk menggelar pertandingan play off dan babak nasional. Empat stadion tersebut yakni stadion Citarum Semarang, stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, stadion Kebondalem Kendal, dan stadion Wergu Wetan Kudus.

Empat stadion dengan empat kota yang berbeda di Jawa Tengah. Dari keempat stadion tersebut hanya stadion Gelora Bumi Kartini dan stadion Citarum Semarang yang menjadi homebase tim Liga 2 yakni Persijap Jepara di Gelora Bumi Kartini Jepara dan Sragen United yang harus meminjam stadion Citarum Semarang.

Sedangkan stadion Kebondalem Kendal menjadi markas tim juara Liga 3 regional Jawa Tengah yakni Persik Kendal. Dan stadion Wergu Wetan kudus kandang dari Persiku Kudus yang musim ini juga mengikuti Liga 3 regional Jawa Tengah namun tak lolos ke putaran nasional.

Untuk mengetahui tentang keempat stadion tersebut, berikut beberapa informasi terkait :

Stadion Citarum Semarang :
Stadion Citarum yang berada di pusat kota Semarang tersebut, sekaligus menjadi kantor dari Asprov PSSI Jawa Tengah. Musim ini stadion yang berkapasitas 5.000 penonton itu digunakan oleh tim Liga 2 yakni Sragen United. Juga beberapa saat lalu tim tuan rumah PSIS Semarang memakai Citarum kala menjamu Persita Tangerang pada babak 16 besar, mengingat stadion Jatidiri semarang masih direnovasi.

Namun, lapangan menjadi problem utama bagi Citarum. Bahkan pelatih PSIS, Subangkit mengomentari lapangan yang tidak rata dan gundul di beberapa sisinya. Dengan kondisi tersebut, jelas bakal menyulitkan tim yang bertanding, dengan permainan bola-bola pendek.

Laga PSIS vs Persita [foto : Antara Jateng]
Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara :
Stadion Gelora Bumi Kartini di kabupaten Jepara bisa dibilang menjadi satu-satunya stadion yang memiliki lapangan lumayan bagus dari keempat stadion yang menggelar babak nasional Liga 3 ini. Kandang dari Persijap Jepara tersebut, mempunyai kualitas rumput yang cukup rata. Apalagi, homebase Persijap dengan kapasitas 25.000 penonton itu pernah merasakan kompetisi ISL beberapa musim silam. Juga di musim ini, Persijap hampir seluruh laga kandangnya menggunakan Gelora Bumi Kartini di Liga 2.

Tetapi, bila melihat tahun 2016 kemarin saat Gelora Bumi Kartini dipakai laga semifinal dan final kompetisi ISC B 2016, apalagi waktu hujan. Kondisi drainase lapangan bisa dibilang buruk, karena resapan air sangat lambat dan menggenang di beberapa sisi lapangan.

Bola Sulit : Pemain PSS (hijau) susah menguasai bola di lapangan Gelora Bumi Kartini [foto : GTS]
Stadion Kebondalem Kendal :
Stadion Kebondalem Kendal sendiri adalah homebase dari skuad Persik Kendal yang berstatus sebagai juara Liga 3 regional Jawa Tengah. Di Final mereka mengalahkan Persis Gotong Royong dan berhak atas tiket lolos otomatis ke babak nasional.

Selain Persik Kendal, PSIS Semarang musim ini juga pernah menggunakan stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut untuk laga perdana babak 16 besar Liga 2 lalu saat melawan PSMS Medan, dikarenakan stadion Jatidiri homebase PSIS masih renovasi penambahan tribun.
Faktor lapangan masih menjadi sorotan untuk stadion Kebondalem. Lapangan yang tak rata, menyulitkan pemain untuk memainkan bola-bola pendek dan build up dari belakang ke depan.

Gersang : Rumput Stadion Kebondalem Kendal [foto : BeritaSemarang.Net]

Duel pemain PSIS (biru) dan PSMS (hijau) di stadion Kebondalem [foto : Jateng Tribunnews]
Stadion Wergu Wetan Kudus :
Satu lagi stadion yang menjadi venue babak nasional, yakni stadion Wergu Wetan Kudus. Stadion yang menjadi homebase dari tim kebanggaan masyarakata kudus, Persiku Kudus tersebut musim ini digunakan untuk menggelar laga-laga kandang Persiku di Liga 3 regional Jawa Tengah. Sayang, langkah Persiku terhenti dan tak lolos ke babak nasional.

Stadion yang memiliki kapasitas 10.000 penonton tersebut sejatinya mempunyai rumput yang cukup tebal. Namun, kendalanya saat musim hujan seperti sekarang, penyerapan lapangan masih cukup buruk untuk meresap air hujan agar tak cepat menggenang.

Lapangan Wergu Wetan Kudus [foto : Ceritabola.id]

Persiku Kudus saat bermain di Wergu Wetan [foto : Murianews.com]

Empat stadion yang bakal dipakai dalam babak play off dan babak nasional tersebut, harus siap menampung semua pertandingan dalam jadwal yang padat. Apalagi stadion yang rata-rata mempunyai faktor lapangan yang tak rata, gersang sampai drainase buruk bisa-bisa digunakan dua hari sekali. Belum lagi tim yang berlatih uji lapangan sebelum pertandingan.

Pihak PSSI selaku penyelenggara harus memperhatikan benar kondisi lapangan layak atau tidaknya, apalagi dalam pertandingan puncak seperti semifinal dan final dengan suguhan permainan menarik, namun sayang tak didukung dengan kondisi lapangan. (bid)

Minggu, 12 November 2017

Tuan Rumah Putaran Nasional Liga 3 di Jawa Tengah


DELTACYBER - PSSI sudah resmi menunjuk Asprov PSSI Jawa Tengah yang bakal bertindak sebagai tuan rumah dalam babak play off dan babak nasional Liga 3 mendatang. Babak play off akan dimulai pada tanggal 28,29 dan 30 November. Sedangkan putaran 32 besar nasional dimulai tanggal 3 sampai 17 Desember 2017.

Berdasarkan surat nomor 3401/PGD/242/XI-2017 perihal penunjukkan tuan rumah Liga 3, PSSI memilih stadion-stadion yang berada di provinsi Jawa Tengah.

Baik babak play off dan babak 32 besar nasional, bakal dimainkan di stadion Utama Kebondalem Kendal, stadion Citarum Semarang, stadion Wergu Wetan Kudus, dan stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.

Selanjutnya, PSSI meminta pihak Asprov PSSI Jawa Tengah untuk mempersiapkan terkait administrasi perijinan kepada pengelola stadion, maupun kepada pihak kepolisian daerah setempat. (bid)


Selasa, 07 November 2017

DI Yogyakarta Punya Momen Manis Bagi Deltras

Lolos 8 Besar : Purwaka (kiri) melawan PSIM [Foto : Antara Foto]
DELTACYBER - Bila babak 32 besar nasional Liga 3 2017 nantinya digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo tentu mempunyai beberapa pertandingan dengan momen indah kala Deltras bertandang ke Yogyakarta. Away Jogja The Lobster selalu berhasil mencuri poin dari lawan-lawannya, baik saat menjamu tuan rumah PSIM Jogja, Persiba Bantul, dan PSS Sleman waktu berkompetisi dalam Divisi Utama Liga Bank Mandiri, Liga Djarum, dan Liga Joss silam.

PSIM Yogyakarta vs DELTRAS :
Seperti waktu Deltras away ke markas PSIM Jogja (30/12/07) di stadion Mandala Krida Yogyakarta lanjutan kompetisi wilayah timur Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007. Partai melawan tuan rumah kala itu, menjadi penentu Deltras lolos ke babak 8 besar Divisi Utama untuk yang pertama kalinya bagi The Lobster. Dan akhirnya, tim besutan Jaya Hartono itu mampu mempecundangi tuan rumah 1-2 melalui dua gol Hilton Moreira dan satu balasan dari PSIM 2-1.

Tak hanya laga tersebut. Terakhir Deltras berjumpa PSIM pada pertandingan ujicoba sebelum kompetisi Divisi Utama tahun 2013 (18/01/13) di stadion Mandala Krida. Dua tim yang sama-sama mempersiapkan diri untuk DU 2013 hanya bermain imbang 0-0.

Persiba Bantul vs DELTRAS :
Pada kompetisi Divisi Utama Liga Joss 2009/10 (26/03/10), Deltras yang saat itu degradasi dari ISL 2008 dan bermain di DU kompetisi kasta kedua menargetkan lolos kembali ke ISL. Bermain away ke stadion Sultan Agung Bantul melawan tuan rumah Persiba Bantul, menjadikan laga big match kala itu. Kedua tim sama-sama berada di peringkat atas dan punya target promosi.

Namun, Deltras lebih bermain tenang menghadapi tuan rumah Persiba didepan puluhan ribu pendukungnya. Tim asuhan Nus Yadera, dengan kiper Dwi Kuswanto, serta pilar mereka macam Fery Aman, Sackey Doe, Mujib Ridwan dan Adolphus Marshal berhasil menahan imbang Persiba dengan skor 0-0.

PSS Sleman vs DELTRAS :
Bila jauh melihat hasil Deltras saat masih bermain di kompetisi Divisi Utama Liga Bank Mandiri 2003. Away ke stadion Tridadi Sleman, Deltras tertinggal terlebih dahulu satu gol dari tuan rumah. The Lobster akhirnya mampu mencuri satu poin setelah tandukan Michael Jean Babuaken menyamakan kedudukan 1-1.

Beberapa pertandingan The Lobster dengan momen indah saat bertandang ke DIY di musim kompetisi Divisi Utama lalu, jelas harus mampu menjadi lecutan semangat bertanding bagi punggawa Deltras saat ini menjelang babak 32 besar Nasional awal bulan desember mendatang.
Apalagi Jogjakarta menjadi ajang selebrasi bagi tim Deltras dan Deltamania waktu merayakan keberhasilannya lolos ke babak 8 besar Divisi Utama 2007. Semoga, momen manis tersebut kembali terulang manis di babak nasional besok bagi Deltras. (bid)

Senin, 06 November 2017

On This Day 7 November 2010, Deltras Bungkam PSM 2-0

Menang : Marcio Souza (merah) berduel dengan Supriyono pemain PSM (putih)

DELTACYBER- Tepat tanggal 7 November tahun 2010 lalu, The Lobster julukan Deltras Sidoarjo mampu membungkam perlawanan Juku Eja julukan PSM Makassar dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Deltras Sidoarjo berhasil menang 2-0 dari PSM Makassar di stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Bermain dihadapan ribuan Deltamania yang mendukung Fery Aman Saragih dkk, Deltras langsung unggul dulu di menit ke-11 lewat tendangan bebas Danilo Fernando. Tendangan pemain asal Brazil itu tak mampu dihalau oleh kiper PSM Deny Marcel. Diujung babak pertama, PSM harus kehilangan Goran Subara mendapat kartu merah dari wasit Suharto lantaran memprotes keras.

Di babak kedua, unggul pemain Deltras kembali menekan lini belakang PSM. Penetrasi Khoirul Huda memberi umpan tepat didepan mulut gawang PSM, bola disambar Christiano Lopez di menit ke-54 Deltras unggul 2-0.

Tertinggal 2-0, PSM yang dinahkodai pelatih kepala Robert Albert memberi perlawanan, duel-duel keras antar pemain ditambah lapangan yang berat akibat diguyur hujan membuat kedua tim bermain dalam tempo keras.

Menit 71 diawali oleh legiun asing PSM Basile Onambele, PSM menyisakan enam pemain saja, setelah Korinus Fingkrew, Fandy Edy, dan supriyono mengalami cedera dan sebelumnya PSM sudah mengganti 3 pemain.

Pertandingan terhenti di menit ke-88 saat Supriyono ditandu keluar lapangan, wasit Suharto pun memutuskan untuk mengakhiri laga. Keputusan tersebut mengacu pada FIFA dimana permainan harus dihentikan bila jumlah pemain kurang dari 7 pemain. (*)

Susunan Pemain

Deltras :
Yanuar Fernanda (gk), Mujib Riduan, Bejo Sugiantoro/Viqi Dwi (84'), Steven Hesketh, Ferry Aman Saragih/Satyo Husodo (77'), Khoirul Mashuda/Fachmi Amarudin (47'), Danilo Fernando, Anang Maruf, Christiano Lopes, Marcio Souza

PSM Makassar :
Denny Marcel (gk), Fandi Edy, Jayusman Triasdi/Ardan S (67'), Goran Subara (KK), Supriyono, M Jacky Pasarella/Marwan Sayedeh (54'), Basile Onambele, Mitrovic Srecko, Diva Tarkas-KK/Fadli Hariri (46'), Anoure Obiora, Korinus Fringkrew