Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, May 8, 2019

Timnas Putri TC di Sidoarjo



DELTACYBER - Pelatih Tim Nasional Wanita Indonesia, Rully Nere, memanggil 36 pemain untuk ikut pada seleksi sekaligus pemusatan latihan (TC). Agenda ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala AFF Wanita 2019 yang akan berlangsung di Thailand pada 15-27 Agustus mendatang. Seleksi dan TC akan berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur, mulai tanggal 10 hingga 24 Mei 2019.
36 nama pemain yang dipanggil, tak hanya dari skuat Timnas Wanita sebelumnya yang bermain ke Myanmar untuk mengikuti babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade. Namun terdapat nama-nama baru yang didapat dari hasil pemantauan pada kompetisi Piala Pertiwi 2018 yang baru berakhir pekan lalu.
“Proses seleksi selalu dilakukan pada pemusatan latihan yang digelar. Terakhir dilakukan pada saat tim nasional wanita mengikuti Babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade di Myanmar dan gelaran Piala Pertiwi. Kami tim kepelatihan Timnas Wanita selalu datang dan memantau di sana” ungkap pelatih Tim Nasional Wanita, Rully Nere
Rully menambahkan, ada beberapa nama yang dicoret dari skuat Timnas sebelumnya dan tidak akan mengikuti seleksi maupun pemusatan latihan di Sidoarjo, Jawa Timur kali ini. Ada berbagai alasan, terkait kondisi pemain, serta sikap ketika berada di luar dan dalam lapangan. "20 pemain yang sempat dibawa beberapa waktu lalu tidak semuanya akan kembali terpilih kembali. Ada beberapa pemain yang akan saya pertahankan, ada yang terpaksa saya coret karena sedang cedera, maupun karena sikap yang tidak terlalu bagus. Sekitar 7-8 orang saya coret. Sisanya saya akan kasih kesempatan bagi mereka yang tampil baik di Piala Pertiwi kemarin,” lanjutnya.
Setelah mengikuti Babak Kedua Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020 di Mandalay, Myanmar pada 1-10 April 2019 lalu, Timnas memang tengah fokus pada 2 agenda besar lainnya, Piala AFF Wanita 2019 yang akan berlangsung di Thailand dan SEA Games 2019 di Filipina. Terdekat, skuat Garuda Pertiwi akan berpartisipasi pada Piala AFF Wanita 2019 dimana Indonesia tergabung dalam grup B, bersama Myanmar, Vietnam dan Kamboja.
“Kalau melihat grup ini, sepertinya bisa dibilang grup neraka, karena tim-tim bagus ada di sini seperti Myanmar dan Vietnam. Tetapi seperti apapun lawan yang dihadapi, kami harus siap menghadapi. Lawan yang bagus akan bagus juga untuk skuat timnas, karena secara mental dan permainan akan benar-benar ditempa nantinya. Secara fisik anak-anak saya yakin siap dan tidak ada masalah, karena mereka ikut turnamen juga di sini. Yang terpenting menjaga mental dengan menghadapi lawan yang di atas kertas lebih kelasnya daripada kita” tutupnya
Pada Piala AFF Wanita 2018 lalu, Timnas belum mencatatkan hasil akhir yang manis meski menjadi tuan rumah yang saat itu berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan. Tergabung di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, SIngapura dan Filipina, skuat Garuda Pertiwi hanya berhasil finis di posisi ke-4, dengan mengantongi poin 2, hasil 2 kali imbang dan 2 kekalahan.
36 Nama yang ikut Seleksi Timnas Wanita:
1. Ade Mustikiana Oktafiani (Bangka Belitung)
2. Anggi Puspita Sari (D.I Yogyakarta)
3. Anna Aprianti Fadila (Banten)
4. Barbalina Salampesy (Papua)
5. BQ Amiatuh Shalihah (Nusa Tenggara Barat)
6. Dewi Tia Safitri (D.I Yogyakarta)
7. Dhanielle Daphne (DKI Jakarta)
8. Diyana Herliana (Jawa Barat)
9. Febriana Kusumaningrum (Jawa Tengah)
10. Fina Andartih (Jawa Timur)
11. Fitria Nur Islami (D.I Yogyakarta)
12. Helsya Maeisyaroh (Jawa Barat)
13. Jesella Arifya Sari (Kalimantan Timur)
14. Mayang ZP (Sumatera Barat)
15. Nadia Febriani Rusmadi (Banten)
16. Nisma Francida Rusdiana (Jawa Timur)
17. Norffince Boma (Papua)
18. Nurhayati (Sumatera Utara)
19. Octavianti Dwi Nurmalita (D.I Yogyakarta)
20. Pani Triokta Vianti (Jawa Barat)
21. Prihartini (Banten)
22. Ranti Lestari Salimi (Jawa Barat)
23. Regina Tiofanny Herdiyanta (Jawa Timur)
24. Remina Rumbewas (Papua)
25. Ria Ristiani (Jawa Barat)
26. Rika Mai Wulandari Idris (Jawa Barat)
27. Riska Julianti (Banten)
28. Risqiyanti (Jawa Barat)
29. Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo (Jawa Timur)
30. Safira Ika Putri Kartini (Jawa Timur)
31. Serli Anggrani (Jawa Timur)
32. Shalika Aurelia Viandrisa (DKI Jakarta)
33. Vivi Oktavia Riski (Bangka Belitung)
34. Yersi Gusfina Purba (Sumatera Utara)
35. Yudith Sada (Papua)
36. Yuliana Wijaya (Sumatera Selatan)

sumber - www.pssi.org

Tuesday, April 23, 2019

Liga 3 2019 ada Tiga Fase



DELTACYBER - Kompetisi liga amatir musim ini atau Liga 3 kembali menggelar dengan beberapa fase. Seperti tahun kemarin. Liga 3 musim kemarin saja, ada tiga tahapan. Yakni mulai dari zona provinsi, zona Jawa, sampai dengan babak 32 besar nasional.

Sesuai dengan surat edaran perihal ketentuan umum dari PSSI kepada perwakilan masing-masing klub Liga 3. Tahun ini, sistem kompetisinya ada empat fase. Tidak jauh berbeda dengan format tahun kemarin.

Hanya saja, yang membedakan, tahun ini ada fase pra putaran nasional. Dimana, putaran bagi 16 klub yang terdiri dari 6 klub degradasi dari Liga 2 musim lalu dan 10 klub yang lolos ke babak 16 besar fase nasional kemarin. Dari 16 tim tersebut, nantinya akan diambil 6 tim saja yang lolos ke babak 32 besar nasional.

Sementara itu, bagi klub yang memulai dari zona provinsi, seperti Deltras Sidoarjo. Mereka harus mengikuti format dan sistem yang sudah ditentukan oleh Asprov masing-masing. Dalam hal ini, Deltras harus mengikuti format dari Asprov PSSI Jawa Timur.

Usai lolos dari zona provinsi, masih ada zona Jawa. Untuk tahun ini berganti nama dengan putaran regional. Setelah dari putaran regional, langkah mereka dilanjutkan masuk ke babak 32 besar nasional.

Masih sama dengan tahun lalu, jatah promosi ke Liga 2 tahun 2020 mendatang yakni enam tim saja. Yang diperebutkan di dalam 32 besar nasional tadi.

Untuk diketahui, kick off Liga 3 zona Jawa Timur sendiri, bakal diputar tanggal 24 Juli mendatang. Total ada 50 klub Liga 3 Jatim yang sudah mendaftarkan diri ikut kompetisi amatir tahun ini. (bud)

Sunday, April 14, 2019

Zona Jatim Diputar Akhir Juli


DELTACYBER - Operator Liga 3 zona provinsi Jawa Timur, yakni Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim sudah menjadwalkan kick off Liga 3 Jatim dimulai. Yakni, pada tanggal 24 Juli mendatang.

Hal itu dibenarkan oleh sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin. Jadwal tersebut bukan tanpa alasan, karena memang disesuaikan dengan agenda gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang juga digelar bulan Juli.

"Jadi pertimbangannya karena terbentu waktu puasa dan ada Porprov. Porprov sendiri usai sekitar tanggal 13 Juli," jelas pria yang kerap dipanggil Amir ini.

Selain itu, Amir mengatakan, ada sekitar 50 klub Jawa Timur yang akan bermain di Liga 3 tahun ini. Sekarang ini, pihak Asprov juga sedang melakukan proses verifikasi keabsahan tim. Baik secara adminitrasi maupun pendaftaran.

"Jadi kami rasa jadwal tersebut sudah waktu yang pas," imbuh Amir.

Pertengahan bulan Mei mendatang pun akan dilaksanakan technical meeting serta bimtek. Untuk beberapa bidang terkait kelancaran Liga 3. Sementara itu, mengenai sponsor, menurut Amir beberapa sponsor tahun lalu masih menjadi sponsor utama. Dan kini pihaknya juga akan menjajaki sponsor baru untuk live streaming. (bud)

Regulasi 2019 Tanpa Pemain Senior


DELTACYBER - Berdasar surat yang dikirim oleh PSSI tanggal 1 April lalu kepada semua perwakilan manajemen klub Liga 3. Regulasi kompetisi amatir tahun ini diatur dalam surat yang berisi ketentuan umu Liga 3 tahun 2019.

Salah satunya yang terpenting yakni musim ini, Liga 3 tanpa memainkan pemain tua. Alias pemain senior. Dalam surat yang bernomor 115/AGB/552/IV-2019 hanya pemain muda yang berusia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun saja yang boleh diturunkan. Lebih rincinya, yakni usia pemain adalah 01 Januari 2001 sampai dengan 01 Januari 1997.

Sedangkan untuk lisensi pelatih ada dua kategori. Untuk putaran provinsi pelatih wajib memiliki lisensi D PSSI, dan untuk putaran nasional dengan lisensi C PSSI. Jumlah pemain yang didaftarkan maksimal 30 pemain, beserta official maksimal 10 orang. Untuk pendatarannya pun masih sama dengan musim kemarin. Yaitu, dengan pendaftaran sistem dalam jaringan (daring) alias online. Melalui Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP).

Apabila melihat dua musim sebelumnya, regulasi pemain senior di Liga 3 memang terus mendapat pengurangan. Di Liga 3 tahun 2017 saja, setiap klub mendapat jatah lima pemain senior. Dan kelimanya boleh dimainkan bersamaan. Dan di musim kemarin 2018, setiap klub hanya boleh mengontrak tiga pemain senior saja. Lalu, tahun ini tak memperbolehkan memainkan pemain senior sama sekali. (bud)

Saturday, February 16, 2019

Perayaan 18 Tahun dan Fokus Kawal Deltras


Masih Berkutat Dengan Kondisi Tim Yang Tak Jelas

DELTACYBER - 16 Februari 2018, sebuah hari yang selalu dinantikan pendukung setia Deltras Sidoarjo, Deltamania. Kini sudah genap 18 tahun tepatnya, Deltamania selalu setia mengawal The Lobster sejak tahun 2001 silam.

Semangat para Deltamania tidak pernah padam, meski kondisi Tim kesayangan Deltras Sidoarjo sedang di uji seperti sekarang ini. Deltamania terus berjuang untuk memastikan langkah Deltras ke depannya. Selagi terus mendesak agar segera terbentuk manajemen dan tim, mengingat pendaftaran tim peserta Liga Indonesia juga semakin dekat.

Hal itu berimbas hari jadi Deltamania kali ini berbanding terbalik 180 derajat dengan hari jadi tahun lalu. Yang mana tahun lalu perayaan hari jadi Deltamania berlangsung sangat meriah, kondisi tim jg sudah layak untuk menggelar pertandingan sekelas uji coba. Ekspetasi seperti itulah yang banyak di harapkan oleh Deltamania untuk hari jadi tahun ini. Namun lagi-lagi rasa kesetiaan Deltamania kembali diuji.

Lalu apakah di 18th hari jadi Deltamania kali ini tidak ada perayaan apapun?

Saat ini para pengurus Deltamania Pusat hanya bisa terfokus untuk memperjuangkan nafas tim Deltras Sidoarjo agar tetap hidup. Memperjuangkan Nasib tim Deltras Sidoarjo lebih menjadi prioritas para pengurus Pusat. Namun Deltamania Pusat juga tidak mengecilkan arti hari jadi Deltamania. Deltamania Pusat membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin berkontribusi dalam merayakan 18th hari jadi Deltamania.

"Silakan buat konsep acaranya, ini saatnya untuk Regenerasi Deltamania, berkontribusilah yang positif untuk Deltamania, apapun yang akan kalian rencanakan Kami pasti akan mendukungnya." ujar Yoyok, sekretaris Deltamania.

Tema "Kam18ersamamu" telah banyak disuarakan untuk 18th hari jadi tahun ini. Hal itu menunjukkan apapun yang terjadi Deltamania akan selalu setia bersama untuk kejayaan Deltras Sidoarjo. Semangat itu pula yang terwujud pada malam pergantian ulang tahun Deltamania, malam tadi (16/2). Sebagian komunitas/korcam membuat acara simbolis di Monumen Jayandaru Sidoarjo, ratusan Deltamania membuat pyroshow flare.

"Inilah kontribusi kami untuk hari jadi Deltamania tahun ini. Kami masih ada, setia, dan bangga bersama mendukung Deltras Sidoarjo." ucap Fadli salah satu Deltamania korcam Candi.

Apakah perayaan 18th hari jadi Deltamania hanya selesai sampai malam tadi saja?

"Kami telah membentuk panitia untuk membuat acara tasyakuran, serta apresiasi kepada para pelaku kreatif Deltamania yang dipersembahkan untuk 18th hari jadi Deltamania, kami mohon dukungan kepada Korcam/Komunitas/siapapun untuk bisa berkontribusi dalam agenda yang telah kami rancang." beber Wawan, owner Creative Brand Deltamania 'Supit Urang Wear'.

Untuk kapan tanggal pastinya acara tersebut belum bisa dipastikan, dikarenakan sedang dalam proses persiapan, nantikan dan berkontibusilah dengan apa yang kalian bisa. Semoga kebersamaan ini selalu ada demi kejayaan Deltamania dan Deltras Sidoarjo. (dfm/bud)

tulisan : Aryawi (Delta Fams Merch)

Friday, February 8, 2019

Akhir Februari Terakhir Pendaftaran Liga 3 2019 Zona Jatim


DELTACYBER - Pendaftaran kompetisi amatir Liga 3 2019 zona Provinsi Jawa Timur akhirny sudah dibuka. Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, bahkan sudah mengirim pemberitahuan terkait batas akhir pendaftaran. Pemberitahuan tersebut, sudah dikirim ke semua email resmi klub tim amatir Jawa Timur.

"Surat pemberitahuan sudah kami kirim ke 86 klub amatir se-Jatim," ungkap Amir Burhanuddin, sekretaris Asprov PSSI Jatim.

Dalam pemberitahuan tersebut, juga dilampirkan formulir pendaftaran. Pendaftaran terakhir ditutup pada tanggal 28 Februari 2019 mendatang, pukul 00.00 Wib. Sedangkan mengenai pelaksanaan, regulasi dan hal-hal lainnya, akan disampaikan lebih lanjut nanti. Di surat tersebut, tiga tim dilarang mengikuti kompetisi Liga 3 2019. Yakni, Kanjuruhan FC, Persikapro Probolinggo dan Persewangi FC.

"Asprov tinggal menjalankan saja, keputusan dari PSSI pusat. Jadi regulasi Liga 3 menunggu dari PSSI pusat. Sementara ini kami fokus pada putaran provinsi dahulu," pungkas pria yang kerap disapa Amir ini. (*)

Ini Dia Jadwal Turnamen Futsal Deltamania


DELTACYBER - Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Deltamania, pada 16 Februari mendatang. Yang ke-18 tahun. Pengurus Deltamania pusat menggelar turnamen futsal antar korcam atau komunitas Deltamania. Pada hari Minggu, 10 Februari di Gedung GOR Serbaguna Sidoarjo.

Berikut Jadwal Turnamen Futsal Deltamania
Venue : GOR Serbaguna Sidoarjo

1. Natuals vs Cannibal (08.00 wib)
2. Wonoayu vs Krian (08.25 wib)
3. Celep vs Buduran (08.50 wib)
4. Waru vs Sapulete (09.15 wib)
5. Prambon vs Squadra 89 (09.40 wib)
6. Candi vs Lobsterman (10.15 wib)
7. Porong vs Gedangan (10.30 wib)
8. Tulangan vs Delta Cyber (10.55 wib)
9. Krembung vs Jabon (11.20 wib)
10. Tanggulangin vs SCB (11.45 wib)
11. DM Pusat vs Lemah Putro (12.10 wib)
12. Jalur Bebas vs Taman (12.35 wib)

Gelar Turnamen Futsal Antar Deltamania


DELTACYBER - Bulan Februari menjadi bulan yang spesial, bagi suporter setia Deltras. Siapa lagi kalau bukan Deltamania. Suporter yang identik dengan warna merah-merah ini, menyambut hari jadinya tahun ini yang ke 18 tahun. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan turnamen futsal antar korcam atau komunitas Deltamania.

"Turnamen ini akan kami selenggarakan satu hari saja, besok minggu (10/2). Di Gedung Serbaguna GOR Gelora Delta. Turnamen ini dalam rangka hari jadi Deltamania yang ke-18 tahun ini," ucap Satriyo Aji Utomo, salah satu panitia turnamen tersebut.

Pria yang kerap disapa mas Yoyok, menambahkan, turnamen ini menjadi ajang silahturahmi antar korcam dan komunitas. "Yang diharapkan dalam turnamen ini bukan ajang menang dan kalah. Tapi, saling mempererat silahturahmi antar korcam dan komunitas yang ada," imbuh Yoyok.

"Untuk jadwal sendiri, dimulai pukul 08.00 pagi. Diharap semua peserta bersiap diri. Agar nantinya tidak ada jadwal yang molor," pungkasnya. (*)

Sunday, February 3, 2019

Ini Tugas Komite Ad Hoc Integritas PSSI


Apa saja yang akan jadi tugas pokok Komite Ad Hoc Integritas PSSI ?.
Menurut Ketua Tim Ad Hoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh, UB, Ph.D, ada lima tugas pokok dari komite yang dia pimpin demi menuntaskan persoalan pengaturan hasil pertandingan ataupun manipulasi pertandingan.
Komite Ad Hoc Integritas PSSI beranggotakan Prof Dr Abdul Rohmat Budiono SH MH, Brigjen Hilman SIK SH MH, dan Daru Tri Sadono SH M Hum.

Selain itu jajaran penasehat adalah Jenderal (Purnawirawan) Pol Badrodin Haiti, Dr Noor Rochmat SH MH, Prof DR M Soleh SH MH. Dan Ahmad Riyadh UB PhD bersama Azwan Karim menjadi ketua dan wakil ketua komite tersebut.

“Program kerja yang pertama adalah aksi prevention atau hal-hal yang harus dilakukan untuk pencegahan. Kedua adalah manajemen resiko yang harus kita punya SPO yang jelas untuk setiap kompetisi di Indonesia dan juga hal-hal lainnya agar tidak merusak integritas sepak bola,” kata Ahmad Riyadh.

“Ketiga adalah information gathering, seperti apa prosedur kita dalam mencari informasi. Single poin of contactnya siapa, bagaimana pelaporan, bagaimana tindak lanjut.

Keempatnya adalah investigasi apabila kita dari satu, dua, tiga hal itu menemukan hal-hal yang sekiranya bisa dinaikkan ke step berikutnya, maka kita akan mulai investigasi,”

“Dan terakhir adalah diciplinary prociding. Seperti yang tadi kami sampaikan apakah diciplinary prociding tersebut akan masuk dalam yudisial PSSI, atau ranahnya hukum, atau ranahnya lain hal untuk bisa diinvestigasi ulang, itu akan diputuskan dalam ke lima step itu secara sirkular,” jelas pria asal yang Ketua Asprov PSSI Jawa Timur tersebut.

Komite Ad Hoc Integritas ini dibentuk PSSI untuk mencegah dan memerangi pengaturan skor maupun match fixing.

Komite tersebut merupakan cikal bakal dibentuknya Departemen Integritas PSSI yang ditargetkan bisa terbentuk pada tahun 2020.

FIFA memang sudah mengarahkan kepada para anggota mereka untuk membentuk Departemen Integritas sejak 2017 lalu.

Karena itu, Komite Ad Hoc Integritas diharapkan segera bersinergi dengan Satgas Antimafia Bola yang dibentuk kepolisian.(*)

sumber - www.pssijatim.com

Saturday, February 2, 2019

Masih Tunggu Pengurus Baru


DELTACYBER - Usai beraudiensi dengan Bupati Sidoarjo pada tanggal 22 Januari lalu di Pendopo Delta Wibawa. Karena, sehari sebelumnya Deltamania mendemo Bupati Sidoarjo, Saiful Illah. Untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Akan tim kesayangannya Deltras Sidoarjo, yang tak kunjung membaik saja. Saat berkompetisi di kompetisi amatir Liga 3, tiga musim berturut-turut. Bertemu Bupati, perwakilan Deltamania sudah memberikan semua uneg-unegnya soal Deltras. Termasuk manajemen.

Deltamania ingin, di tahun 2019 ini, manajemen The Lobster harus kembali benar-benar komitmen membawa tim ini berprestasi. Dengan meraih tiket promosi ke Liga 2. Saiful Illah juga menegaskan, bahwa dirinya juga sedang mencarikan investor bagi The Lobster.

Selain itu, Deltamania menyerahkan sepenuhnya tim yang pernah juara tiga Copa Dji Sam Soe tahun 2008 lalu ini kepada Bupati. Agar nantinya, abah Ipul sapaan akrab Saiful Illah memberikan keputusan yang terbaik.

Sementara itu, mantan CEO Deltras, yakni Achmad Amir Aslichin, mengungkapkan bahwa sekarang. Dirinya tak lagi menjabat CEO The Lobster. "Saya bukan CEO-nya lagi," imbuh pria yang masih pejabat di DPRD Sidoarjo ini.

Pria yang kerap disapa mas Iin ini menyebut, sekarang The Lobster masih menunggu kepengurusan yang baru. Guna mengarungi kompetisi Liga 3 2019 kedepan.

"Masih menunggu pengurus yang baru. Jadi, tunggu saja tentang perkembangan Deltras," jelas iin dikutip dari harian pagi Jawa Pos (2/2). (*)