Rabu, 15 Mei 2013

Deltras yang (belum) menunjukkan kesaktiannya musim ini

Kembali rasa kecewa itu ada. Perlahan jalan untuk lolos setidaknya ke 8 besar menipis. Saya hanya pengamat sepak bola. Itu yang saya amati untuk perjalanan tim kebanggaan kota kelahiran. Mengucapkan selamat jalan untuk ISL musim depan? Memang belum, tapi realistis saja Deltras untuk comeback kembali ke kasta tertinggi terasa berat. Ekspektasi yang tinggi sejak laga perdana divisi utama dimulai memang mencuat seirng kemenangan tandang atas persekam. Tapi kuatnya dominasi Persebaya dan tim kejutan di group 3, membuat Deltras yang seharusnya difavoritkan lolos bersama Bajul ijo kini harus terdampar di peringkat 5. Deltras kalah bersaing dengan tim macam Perseba Bangkalan, PSBK Blitar bahkan tim kuda hitam, Perseta Tulungagung.

Kesabaran Deltamania dengan loyalitasnya harus kembali diuji. Rembukan yang mempertemukan merkeka dengan manajemen, acapkali sekarang mungkin menjadi omong kosong belaka. Niatan manajemen untuk mengembalikan Deltras ke kasta tertinggi (mungkin) hanya isapan jempol belaka. Tengok momen “special maybe” saat terdegradasi di tahun pertama kompetisi Indonesia Super League 2009/2010 dan comeback kembali dua tahun berikutnya setelah menghabiskan musim yang indah sebagai runner-up Divisi Utama 2010/2011. Jika kalian membaca artikel saya sebelumnya, labilnya prestasi Deltras akhir-akhir ini sekarang memang kembali terbukti. Naik turun grafik prestasi tim sering membuat jengkel sebenarnya. Ibarat kita mempunyai pacar tetapi hati terus dipermainkan dan tak pernah belajar dari apa yang sudah terjadi dan selalu jatuh dilubang yang sama.

Sekarang pertanyaannya mengapa ini terus terjadi? Kapan kita bisa melihat Deltras mengangkat trofi Setidaknya dikasta kedua saat ini? Mungkin jawabnya beragam. Tapi satu jawaban dari saya, yaitu bobroknya manajemen klub. Mereka tidak pernah belajar dari apa yang sudah-sudah. Coba bayangkan jika manajemen sehat? Sponsor masuk, prestasi pun ada. Sehingga otomatis jumlah penonton akan membludak ke stadion. Ini tentunya membuat nafas tim semakin panjang. Apa kalian sudah biasa mendengar berita tunggakan gaji pemain Deltras? 4-5 musim belakangan memang iya.

Deltras belum menunjukkan kesaktiannya musim ini. Jalan memang masih ada tapi tentu membutuhkan perjuangan lebih. 3 laga sisa ibarat final. Kepeleset di satu laga sisa, kita mungkin sudah benar-benar mengucapkan selamat tinggal untuk ke ISL musim depan. Well, Deltamania tentu harus tetap berkomitmen untuk mendukung penuh klub ini. Tapi jika Deltras berleha-leha saja tanpa ada perbaikan dimanajemen, mungkin kita sudah bisa menyaksikan 2-3 musim depan Deltras akan berhadapan dengan Persida di Divisi satu.
Menarik untuk menunggu bagaimana Deltras melakukan keajaiban untuk melewati sisa musim ini dan lolos ke 8 besar. Tetap optimis dan tunjukkan kembali kesaktianmu The Lobster!. (rfk/15)

0 komentar:

Posting Komentar