Rabu, 12 Juni 2013

Perseba Main Sepak Bola Aneh , Perseta Lolos, Deltras Gagal ke 12 Besar

DI luar dugaan dan sulit diterima akl sehat, Perseba Super bisa kalah oleh Perseta Tulungagung dalam laga pamungkas Grup III Divisi Utama PT Liga Indonesia (LI) kemarein sore (11/6). Bahkan hal yang tidak pernah terjadi ketika Perseba menjadi tuan rumah adalah terkena dua kali penalti. Padahal selama ini Perseba kerap mendapat penalti ketika menjadi tuan rumah.

Peristiwa aneh tersebut membuat bingung pendukund Perseba (Kacong Mania tetep menjadi teman Delta Mania -admin). Apalagi mereka kalah 2-3 (0-0) dalam pertandingan di Stadioan Gelora bagnkalan. Selama main di kandang, Perseba juga hanya kalah oleh Persebaya. Karena kekalahannya tsb Deltras Sidoarjo gagal melaju ke babak 12 besar meski menang besar 4-1 (2-0) atas Persid. Sebaliknya, Perseta lolos mendampingi Persebaya dan Perseba ke babak 12 Besar.


Para pemain dan ofisial Deltras sempat berpesta pada akhir pertandingan. Ribua Delta Mania yang hadi di stadion juga bersorak sorai dengan membakar kembang api. Mereka mendenga bahwa Perseba bermain imbang 2-2 melawan Perseta. kalo skor imbang tersebut terjadi, Deltras yagn akan lolos.


Namun, kegembiraan berubah menjadi kesedihan yang mendalam di ruang ganti. Sebab, Deltras emndapat kabar bahwa Perseta menang 3-2. Gol pun lahir dari titik pinalti lewat gelandang Andik Prayitno dua menit sebelum pertandingan.
Total wasit Subiantoro menghadiahi Perseta dua kali pnelati. Sebelumnya, pada menit ke-54, Aan Andik juga mencetak gol penyama kedudukan 1-1 lewat titik putih. Gol kedua Persta yg lahir pada menit-77 juga kontroversial. Sebab gol gelandang Perseta Sudarsono berbau offside. Sementara itu, dua gol Perseba masing2 dicetak Syaiful Bachri ('51) dan FAS ('56)
"Saya diakan mereka panjang umur. Saya sangat kecewa karena penalti itu. Apalgi orang-orang (manajemen) Perseba notabene adalah orang Sidoarjo yang eks Deltras juga. Saya bukan orang Sidoarjo, tetapi saya melakukan ini semua demi Sidoarjo,' kata Djoko Susilo, pelatih Deltras.


Djoko memang merasa pantas curiga karena lahirnya dua penalti dan kemenangan Perseta di kandang Perseba. Sebab, dalam enam pertandingan sebelumnya Perseba selalu memetik hasil fantastis, yakni lima kali menang dan sekali kalah. Apalagi sebelumnya tidak pernah ada satu pun penalti lahir di Bangkalan dari kubu lawan. Sementara itu, dalam enam laga tersebut, Perseba mendapat empat kali penalti.


Manajer Perseba Ayu Sartika Virianti dengan entengnya mengakui bahwa pertanidan itu tidak menentukan. Karena itu dia menginstruksikan pemainnya bermain santai. "Itu dikalukan agar anak-anak bisa menghindari cidera. Kami ucapakan selamat bagi Perseta yang menemani kami ke babak 12 besar,' katanya.

0 komentar:

Posting Komentar