Minggu, 22 September 2013

Panpel Piala AFF U-19 2013 , Bobrok soal Tiket

DELTACYBER - Gelaran piala AFF U-19 tahun 2013 ini mengundang banyak antusiasme penonton di kota yang menjadi Venue Utama Turnament ini sendiri yakni Kab.Sidoarjo . Suporter dan penonton tentu ingin menyaksikan Skuad Garuda Jaya asuah Pelatih Indra Sjafri ini berlaga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan masyarakat kota-kota tetangga Sidoarjo sendiri seperti Surabaya ,Lamongan , Gresik , Kediri , Pasuruan , Malang , Madura dll .
Panitia Pelaksanapun tidak mengantisipasi membludaknya penonton ini . Bahkan bisa dilihat saat laga melawan Malaysi kemarin , Lima jam sebelum kick off saja Tiket yang berada di Loket Gedung VIP Stadion gelora Delta sudah ludes terjual semua . Bahkan rata-rata Tiket pertandingan tersebut diborong oleh Calo yang berkeliaran dengan bebas . Walaupun berjualan di depan Loket Tiket .
" Sudah banyak tiket diborong sama calo , dan tiket yang ada di loket dengan harga normal sudah habis . Kita ya terpaksa beli di Calo dengan Harga yang lebih tinggi " Ungkap Satya , Suporter asal Sidoarjo .

Saat 2 Pertandingan terakhir yakni saat menghadapi Malaysia (18/09) dan Timor Leste (20/09) Loket Tiket sudah sejak pagi dibuka dalam jangka waktu 3 jam yakni dari jam 06.00 sampai 09.00 Tiket Ekonomi terutama sudah habis terjual . Dan kebanyakan diborong Oleh Calo sendiri untuk dijual kembali .


Sementara itu , pada laga Final yang akan digelar nanti malam (22/09) . Sejak pagi Loket Tiket Gelora Delta sudah dibuka . Sempat terjadi ketegangan penonton yang sudah antri sejak subuh tidak mendapatkan tiket yang kabarnya sudah didahului oleh para Calo . Loket Tiket yang berada di sebelah kanan Gedung VIP akhirnya dibakar oleh massa yang kesal , antri berjam-jam tetapi tidak mendapat tiket selembarpun .

Tentu ini menjadi Polemik sendiri bagi Suporter dan Penonton untuk menyaksikan Evan Dimas dkk berlaga di Gelora Delta dengan dipersulitnya untuk mendapat tiket dengan harga normal yang ada di Loket .
" Seharusnya panpel untuk tiket seperti ini harus lebih siap dan mengantisipasi para calo . Kalau seperti ini kita sama saja beli di Calo terus , dengan harga yang tinggi " Imbuh Satya .(bid)

1 komentar:

  1. Sekedar masukan dari kami supporter yang peduli tentang sepakbola Indonesia ini, dan semoga saran ini bs sampe ke panpel untuk urusan ticketing..

    1. Untuk besi pembatas antrian menuju loket sebenarnya bentuk nya jangan horizontal seperti itu, tetapi berbelok belok sekitar 4-5 belok an. Seperti antrian ketika kita akan masuk ke wahan permainan di Jatim Park 1 dll. Jadi ketika ada penumpukan massa yang banyak, penumpukan tidak terjadi di depan loket langsung tetapi di baris akhir antrian tsb. Bisa di pahami ?

    2. Tiket sendiri jangan berupa lembaran seperti itu, tetapi bisa di model seperti gelang. Seperti pada tiket untuk ke tempat wisata Jatim Park, dan di bedakan menurut warna antar kelas tribun. Jadi polisi sendiri juga tidak akan kesusahan untuk mendeteksi antara penonton yang bertiket dan tidak. Mereka ketika akan masuk ke Std hanya perlu mengankat tangan saja.

    3. Pembatasan 1 orang 3-5 tiket harus benar2 dilaksanakan, karena sampai laga Final kemarin calo masih bisa membeli banyak tiket dan di jual kembali dg keuntungan sampai 300%. Sangat merugikan bagi para supporter lain, apalagi bagi suporter yang jauh domisili nya.

    4. Kerjasama antara panpel dan kepolisian harus di tingkatkan saat transaksi jual beli tiket berlangsung, sosialisasi, pengumuman tentang harga , jadual tanding harus benar2 fix jangan sampai simpang siur.

    Sedikit saran dari kami para supoorter , semoga bisa dijadikan bahan evaluasi untuk panpel tiket kualifikasi AFC Cup mendatang.
    Terima kasih , dan Go Timnas Indonesia Garuda Muda ,, WE WILL ALWAYS SUPPORT YOU !!!!

    BalasHapus