Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, January 29, 2014

Divisi Utama Mulai Bergulir April


Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014 akan mulai bergulir pada 15 April 2014. Kepastian ini didapat setelah perwakilan 64 klub calon peserta Divisi Utama mengikuti Pra Manager Meeting dengan PT Liga Indonesia di Hotel Somerset, Surabaya, Senin (27/1).

LIGA sendiri mengundang 66 klub untuk hadir dalam meeting ini, namun dua klub, PSSB Bireun dan Perssin Sinjai urung hadir dengan alasan yang belum jelas.

CEO LIGA Indonesia, Joko Driyono mengatakan ini adalah pertemuan pertama LIGA dengan calon peserta Divisi Utama.

"Bulan Februari nanti kita akan melakukan fase verifikasi terhadap semua klub. Dilanjut tanggal 10 Maret, kita tentukan jumlah pasti klub Divisi Utama beserta grupingnya. Lalu, tanggal 17 Maret kita kasih draft jadwal kompetisi, nanti LIGA memberikan waktu 1 minggu untuk finalisasi jadwal dan 15 April Divisi Utama akan kick off," kata Joko Driyono, usai melakukan pertemuan.

Pria yang juga Sekjen PSSI ini berharap klub-klub memanfaatkan waktu hingga akhir Februari ini, khususnya terkait verifikasi tim. "Kita fokus 2 hal yakni infrastruktur dan keuangan. Stadion harus berkualitas baik, khususnya rumput lapangannya, sekalipun lampu bukan kewajiban. Masalah infrastruktur terkait dengan fasilitas perangkat pertandingan dan keamanan. Keuangan adalah kewajiban klub-klub pada pemain, jangan ada yang masih menunggak gaji," harap Joko.

Joko menambahkan bahwa klub-klub juga memberikan masukan dalam meeting tadi.

"Masukan dari klub yakni opsi grup nantinya antara 6 hingga 8 grup saja. Kita tunggu hingga 10 Maret nanti serta kita lihat dulu kesiapan klub. Untuk sistem promosi ke ISL, hanya untuk 2 tim, dengan begitu tidak ada babak Play Off ke ISL, terus yang terdegradasi 16 klub. Jika ada 8 grup, maka dua tim terbawah dari 8 grup akan otomatis degradasi. Sedangkan tim yang promosi ke Divisi Utama minimal 2 tim, tapi itu masih kita godok juga karena kita belum menentukan yang promosi dari Piala Nusantara, " papar Joko.

Sedangkan Manajer Meeting Divisi Utama dijadwalkan pada 1 April nanti. Ini sudah memenuhiroad map PSSI menuju tahun 2017, di mana Divisi Utama akan memenuhi jumlah ideal 32 peserta. Nantinya, hal ini juga akan dituangkan dalam bentuk regulasi.  "Tapi tidak hari ini. Kita belum bisa karena butuh kepastian tempat terkait dengan persiapan, kontrak dan sebagainya," ulas pria asal Ngawi ini.

2 Legiun Asing

Sementara itu terkait kuota pemain asing, LIGA menetapkan setiap klub maksimal mengontrak 2 pemain asing.

"Masa pendaftaran pemain hingga 15 Mei. Soal pemain asing tidak ada bedanya antara ISL dan Divisi Utama terkait dengan regulasi Transfer Matching System (TMS). Sedangkan International Transfer Certificate (ITC) hanya bisa dirilis dari FIFA untuk Indonesia pertengahan bulan April ini. Khusus pemain asing baru pendaftarannya hingga pertengaha April 2014. Soal dualisme klub ada beberapa yang sudah oke seperti PSMS di bawah kepimpinan Indra Sakti paling valid dan sudah ditelaah oleh Exco," tutup Joko

Sunday, January 26, 2014

PT.Liga Indonesia Gelar Workshop di Sidoarjo


PT Liga Indonesia menggelar Workshop 2014 bagi Match Commissioner dan Local Organizing Committee di Hotel Sun, Sidoarjo, 24-25 Januari 2014. Acara ini digelar LIGA sebagai persiapan penting jelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League 2014 mulai 1 Februari mendatang.
Peserta workshop ini adalah Match Commissioner, serta Ketua LOC dan Local General Coordinator dari 22 klub peserta ISL 2014. Materi yang dibahas adalah penjelasan draf regulasi dan manual ISL 2014, Match Organization, Media Operation, sistem laporan pertandingan yang baru, Marketing dan perwasitan.
Corporate Secretary PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, membuka secara resmi workshop tersebut pada Jumat (24/1) siang. Ia mewakili CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, yang berhalangan hadir.
Tak hanya membuka acara, Tigor juga menjadi pemberi materi pertama dalam sesi Regulasi ISL 2014. Di hadapan para peserta, Tigor menyampaikan beberapa perubahan dalam regulasi ISLdari musim sebelumnya.
“Sangat penting bagi Match Commissioner dan LOC untuk mengetahui secara pasti isi dari regulasi ISL 2014. Karena regulasi ini menjadi pegangan legal mereka saat kompetisi berlangsung. Apalagi banyak hal baru dalam regulasi ISL 2014, di antaranya mengenai sanksi denda atas pelanggaran terhadap pasal dala regulasi,” kata Tigor.
Antusiasme tinggi juga diperlihatkan oleh para peserta. Tidak hanya menyimak pemaparan yang diberikan, mereka juga aktif terlibat dalam diskusi, baik itu sekedar memberikan saran dan masukan, serta bertanya mengenai  hal yang perlu konfirmasi dari LIGA.
“Banyak juga masukan dan saran, bahkan meminta ketegasan dari LIGA atas beberapa kasus yang terjadi di ISL. Kami memandang itu sangat positif sebagai masukan berharga untuk LIGA selaku operator kompetisi,” ujar Tigor.
Sesi selanjutnya pada hari pertama workshop adalah Match Organization, yang disampaikan oleh Somad Local General Coordinator PT Liga Indonesia & PSSI. Dalam pemaparannya, Somad, menjelaskan peran penting dari Local General Coordinator, dalam mengkoordinir seluruh hal teknis mengenai penyelenggaraan pertandingan, hingga detail tugas dan pekerjaan yang harus dilakukan.
Setelah break makan malam, sesi selanjutnya adalah mengenai Media Operation. Materi tersebut disampaikan oleh Asep Saputra, Local Media Officer PT Liga Indonesia & PSSI. Kendati tidak mengundang secara khusus Local Media Officer klub ISL, penyampaian mengenai media operation ini dianggap penting pula diketahui oleh Match Commissioner, ketua LOC dan LGC.
“Dalam prakteknya, Local Media Officer, Match Commissioner dan Local General Coordinator, harus selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dalam penyelenggaraan pertandingan. Apalagi, banyak hal baru dalam regulasi ISL 2014, khususnya terkait media. Banyak hal yang bisa berakibat jatuhnya sanksi denda, bila gagal dijalankan oleh klub, seperti tidak menggelar Press Conference, ataupun pelatih tidak hadir di Press Conference,” kata Asep Saputra.
Sesi terakhir pada Workshop hari pertama, adalah mengenai sistem pelaporan pertandingan oleh Match Commissioner.  Manajer Administrasi Kompetisi PT Liga Indonesia, Darwis Satmoko, beserta Idam Yamin, Staff Komunikasi & IT PT Liga Indonesia, menjelaskan kepada para Match Commissioner mengenai sistem pelaporan yang baru tersebut.
“Ini menjadi perhatian serius dari kami, utamanya soal ketepatan dan kecepatan laporan pertandingan oleh Match Commissioner. Setelah melakukan evaluasi pada musim sebelumnya, LIGA mencatat beberapa hal minor dalam pelaporan pertandingan tersebut, sehingga harus diperbaiki di musim 2014. Dengan adanya sistem dan formulir laporan pertandingan yang baru ini, kami harapkan kinerja Match Commissioner bisa lebih baik, lebih cepat dan lebih akurat,” ungkap Darwis Satmoko.
Sama halnya dengan perangkat pertandingan, Darwis menjelaskan, LIGA juga akan menerapkan sistem promosi-degradasi Match Commissioner di ISL 2014 bila  terlalu banyak kesalahan.

Beberapa Hasil Rapat Exco PSSI 2014


Jelang Kongres Tahunan 2014, PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) terlebih dahulu diHotel Sangri-La, Surabaya, Sabtu (25/1) sore. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, Wakil Ketua Umum La Nyalla Mattalitti, serta anggota exco seperti Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, Tony Aprilani, Hardi Hasan, Zulfadli, Djamal Aziz, La Siya, dan Sekjen Joko Driyono.
Usai rapat Exco, Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan beberapa hasil keputusan rapat tersebut.  "Pelatih Timnas Indonesia U-23 dipegang oleh Aji Santoso dia dibantu Mustaqim dan Muhammad Zein Alhadad sebagai Asisten Pelatih. Usai menunjuk mereka, kita akan koordinasi lanjutan dengan KOI, KONI, dan Menpora.
PSSI akan proaktif dengan mengirim surat hari Senin besok kepada mereka. Alasan kami memilih mereka karena BTN punya analisis dengan berbagai pertimbangan dan kriteria tertentu. Lalu, kami melihat Aji sudah pengalaman serta ada dalam tim sejak SEA Games lalu apalagi skuad ini juga tak banyak berubah nanti di Asian Games. Selain itu kami berharap Aji membawa Timnas U-23 lebih berprestasi,"kata Joko. 
Joko juga membeberkan bahwa PSSI menyatakan BLAI (Badan Liga Amatir Indonesia) dan  BFN (Badan Futsal Nasional) berhenti alias bubar. 
"Fungsi Badan Liga Amatir akan diambil alih oleh Departemen Khusus Kompetisi yang akan mengelola kompetisi Amatir dan Kelompok Umur,” ujar Joko.
Sedangkan Badan Futsal, ada tiga fungsi, seperti kursus-kursus dan pembinaan akan masuk dalam ranah Departemen Centro Excellentnya (pusat pengembangan) PSSI. Kompetisi amatir mereka akan ditangani Departemen Kompetisi tetapi Timnasnya tetap dipegang BTN.
“ PSSI juga setuju membuat badan otonom atau perusahaan yang akan dikaji layaknya PT Liga yang nantinya fokus mengelola Liga Futsal Nasional," tambah pria yang juga CEO PT Liga Indonesia ini.
Selain itu, Joko mengungkapkan bahwa ada keputusan penting akan disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin dalam Kongres besok yakni PSSI akan  membantu korban bencana nasional Sinabung dan Manado dalam hal  penggalangan dana.
"Dan PSSI juga menerima surat permohonan dari Persibo yang berkeinginan menjadi anggota PSSI lagi. Apalagi kita tahu mereka soal perkara di CAS sudah dicabut. Posisi PSSI menerima laporan itu, apalagi dengan  kembali aktif di sepakbola nasional diterima dengan baik di Forum Exco. Meski ada proses administrasinya, Exco memutuskan soal Persibo tidak dibawa dalam Kongres besok. Dan bisa aja ikut kompetisi sebagai calon anggota baru yang akan disahkan pada Kongres berikutnya,"pungkasnya.
Sementara persoalan mengenai PSMS dan Perseman akan selesai sebelum kompetisi dimulai, khususnya Divisi Utama.

Friday, January 24, 2014

Engkus Kuswaha , Striker Mungil Andalan The Lobster Musim Lalu


DELTACYBER – Tentunya kita masih ingat dengan Striker Deltras Sidoarjo Musim lalu Engkus Kuswaha . Engkus Kuswaha merupakan salah satu pemain andalan Deltras Sidoarjo musim lalu , Aksinya dalam mengola si kulit bundar di lapangan hijau tidak perlu di pertanyakan lagi , bahkan  Engkus Kuswaha merupakan salah satu top skor pencetak gol untuk Deltras Sidoarjo musim lalu.

Pada kompetisi  Divisi Utama 2012-2013 merupakan musim pertama kalinya mantan pemain PSIM Jogjakarta dan PSIS Semarang  ini bersama Deltras Sidoarjo , ya sebelum membela Deltras Sidoarjo pada musim 2012-2013 , Engkus Kuswaha tercatat bermain untuk PSIM Jogjakarta pada musim 2010-2011 dan PSIS Semarang pada musim 2011-2012 , dan pada akhirnya pada kompetisi 2012-2013 Engkus Kuswaha membela The Lobster.

 Pada debut pertamanya dalam membela Deltras Sidoarjo , Engkus Kuswaha langsung menjawab kepercayaan Djoko Susilo yang menjadikannya starter saat Deltras Sidoarjo bertandang melawan Persekam Metro FC Malang , dalam laga yang berkesudahan 0-2 untuk keunggulan Deltras Sidoarjo itu , Engkus Kuswaha menjadi aktor utama kemenangan Deltras Sidoarjo saat itu , dimana 2 gol kemenangan Deltras Sidoarjo di cetak oleh pemain yang menggunakan nomor punggung 32 ini.

Engkus Kuswaha juga mengungkapkan sangat bangga bisa membela Deltras Sidoarjo musim lalu . “Iya , bangga mas bisa membela Deltras Sidoarjo , dimana Tim ini Pernah bermain di ISL dan juga punya suporter (deltamania ) yang fanatik dalam mendukung tim” Ungkap Engkus Kuswaha saat diwawancarai redaksi Deltacyber di sela-sela ketika ia mengikuti sleksi di Persepar Kalteng Putra.


Engkus kuswaha juga mengungkapkan selama membela Deltras Sidoarjo moment  bahagia yang tak terlupakan Engkus adalah ketika Engkus Mencetak hatt-trick ketika deltras Mengalah kan Persekam Metro Fc  Malang Di stadion Gelora Delta Sidoarjo 4 gol tanpa balas. Dan dimana pada keesokan harinya Engkus Kuswaha berulang Tahun yang ke 26 tahun.  “Jadi Momen saat laga melawan Persekam Metro FC Malang itu moment yang terindah saya ketika membela Deltras Sidoarjo mas  , dimana besoknya saya juga ulang tahun , 3 gol itu jadi kado terindah buat saya mas” Ungkap Engkus Kuswaha dengan senyuman.

Selain moment bahagia bersama Deltras Sidoarjo , Engkus Kuswaha juga memiliki Moment yang kurang bahagia bersama Deltras Sidoarjo . “Kalau moment kurang bahagia sih itu ketika Deltras gak lolos 12 besar mas , ketika kita di kerjain sama Perseba “ ungkap pemain yang mengidoalakan Wayne Rooney ini.

Selain itu juga Engkus Kuswaha mengakui Kecewa dengan Menegement Deltras Sidoarjo musim lalu , “ Ya pertama sih Kecewa sih mas , mereka (menegement) memutuskan kontrak pemain dengan sepihak setelah kompetisi berakhir , padahal gaji kami (pemain Deltras) masih sisa 5 bulan lagi “ Kata Engkus Kuswaha. Tetapi Engkus kuswaha mengungkapkan tidak kapok untuk membela Deltras Sidoarjo  , justru Engkus sapaan akrab Engkus Kuswaha sampai sekarang  juga menunggu kabar kapan Deltras melakukan Persiapan tim ,  “ Enggak kapok mas , Kalau ada kabar Deltras melakukan persiapan sih sebenarnya masih mau main untuk Deltras mas , tapi sampai sekarang Deltras belum ada persiapan mas , kalau saya nunggu Deltras trus gak jelas sementara tim-tim yang lain sudah persiapan ,saya takutnya gak dapat tim mas “ Ungkap Engkus Dengan Kecewa.
 Di saat Engkus Kuswaha mengikuti Sleksi dengan beberpaa tim , Engkus kuswaha juga masih menunggu kabar dan berharap ada tawaran dari menegement deltras untuk bermain dengan deltras musim depan.

Saat di singgung tentang harapan Engkus Kuswaha untuk Deltras Sidoarjo Dan Deltamania kedepannya  , Engkus Kuswaha memiliki harapan .“Ya mudah-mudahan Deltras bisa lebih baik lagi , bisa promosi ke ISL dan juga yang terpenting maslah gaji jangan ada yang nunggak dan bisa di bayar semua hutang gaji pemain mas “ Ungkap Pemain Kelahiran Majalengka tersebut. Selain itu juga Engkus Berpesan untuk Deltamania agar selalu setia mendukung Deltras Sidoarjo , “ kalau untuk Deltamania saya harapkan sih Delta mania tetap dukung  Deltras Sidoarjo , walaupun Deltras main di kompetisi apapun. (rmy)


PROFIL  ENGKUS  KUSWAHA
Nama : Engkus Kuswaha
Lahir : Majalengka , 7 Juni 1987
Posisi : Striker
Nomor Punggung :32
Usia : 26 Tahun
Karir Klub :
PSIM Jogjakarta (2010-2011)
PSIS Semarang (2011-2012)
Deltras Sidoarjo (2012-2013)
.........................(2013-2014)

Thursday, January 23, 2014

Final Inter Island Cup 2014 Ditunda


Laga final Inter Island Cup 2014 yang sedianya akan berlangsung di Stadion Gelora DeltaSidoarjo, Sabtu (25/1), terpaksa harus ditunda. Tidak keluarnya izin dari pihak keamanan menjadi penyebab batalnya laga final ideal tersebut digelar tepat waktu.

Sebelum keluarnya keputusan ini, PT Liga Indonesia, panpel final IIC dan pihak keamanan terus melakukan diskusi intensif. Pada akhirnya, konstalasi yang terjadi di sekitar lokasi final, membuat pihak keamanan tidak bisa memberikan rekomendasi digelarnya final IIC di Sidoarjo.

"Ya, LIGA telah menerima informasi dari pihak keamanan yang tidak memberikan rekomendasi digelarnya pertandingan. Kami memahami alasan keamanan, karena memang ada bentuk ancaman yang konkret terkait potensi buruk yang tidak diinginkan, dengan beredarnya surat dari pihak yang mengancam menghadang Aremania," kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia, Kamis (23/1).

Lebih lanjut, Joko menyatakan LIGA akan taat pada semua keputusan dari otoritas keamanan. Pihaknya akan  melakukan penjadwalan ulang final IIC antara Arema Cronus vs PersibBandung.

"Kita taat pada otoritas keamanan. LIGA akan melakukan reschedull jadwal final IIC 2014. Kami yakin ini akan menjadi laga final yang sangat dinantikan oleh kedua pendukung klub yang tampil di final, dan juga seluruh pecinta sepakbola nasional. LIGA juga menyatakan permintaan maaf kepada Aremania dan bobotoh Persib yang harus menunda menyaksikan tim pujaannya bertarung dalam laga final prestisius ini," papar Joko.

Saat ini, LIGA belum dapat memberikan detail dari penjadwalan ulang tersebut. Namun, kejadian ini tidak mengurangi pula konsentrasi LIGA yang akan menggelar Kick-off ISL pada 1 Februari 2014.

Thursday, January 16, 2014

Gelora Delta Jadi Venue Final Inter Island Cup 2014


Fase pertama Inter Island Cup 2014 hampir selesai. Babak kualifikasi zona tinggal menyisakan pertandingan untuk zona Jawa 1 dan Jawa 3. Setelah ini, para tim terbaik bersiap memasuki babak 8 besar yang akan berlangsung pada 18-22 Januari 2014.
Sudah ada 6 klub yang memastikan diri tampil di babak 8 besar IIC 2014, yakni Sriwijaya FC (Juara Zona Sumatera), Barito Putera (Juara Zona Kalimantan), Mitra Kukar (Runner-up zona Kalimantan), Persiram Rajaampat (Juara Zona Papua-Sulawesi), Perseru Serui (Runner-up Zona Papua-Sulawesi) dan Arema Cronus (Juara Jawa 2).
Dua slot lagi masih dinantikan dari juara Jawa 1 dan Jawa 3. Pada dua grup tersebut, persaingan memang masih sangat ketat hingga laga terakhir. Juara dari grup Jawa 1 baru akan diketahui, usai laga pamungkas antara Persib Bandung vs Pelita Bandung Raya, Kamis (16/1). Sedangkan juara dari grup Jawa 3 akan diketahui usai laga antara Persik vs Persebaya, Rabu (15/1) sore ini.
Babak 8 besar sendiri akan dibagi ke dalam dua grup. Grup A akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 18, 19 dan 21 Januari 2014. Peserta Grup A adalah Sriwijaya FC, Arema Cronus, Barito Putera dan Perseru Serui.
Untuk Grup B, akan digelar di Stadion Manahan, Solo pada 19, 20 dan 22 Januari 2014. Pesertanya adalah Persiram Rajaampat, Mitra Kukar, juara Jawa-1 dan juara Jawa-3.
Setelah menetapkan Malang dan Solo sebagai kota penyelenggara 8 Besar IIC 2014, LIGA juga menentukan Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai lokasi babak final, 25 Januari 2014.
“IIC 2014 selesai untuk babak penyisihan. Tersisa di Bandung dan Kediri. LIGA sudah memutuskan secara resmi tuan rumah babak delapan besar akan digelar di Solo dan Malang,” kata CEO LIGA, Joko Driyono, Rabu (15/1).
Joko menjelaskan pertimbangan kota Malang dan Solo, karena infrastruktur pertandingan, jarak tempuh serta kesiapan elemen penyelenggara IIC 2014, termasuk tim broadcast partner. Sedangkan pemilihan Stadion Gelora Delta sebagai tempat pelaksanaan partai final disebabkan beberapa hal. Keamanan salah satunya.
“Keamanan menjadi faktor penting bagi LIGA. Sidoarjo sudah mendapat green light dari pihak keamanan, untuk melangsungkan laga final IIC 2014," sambung Joko.

Thursday, January 9, 2014

Saiful Illah Menjamin The Lobster ikut Kompetisi


DELTACYBER - Kejelasan tentang The Lobster guna menghadapi kompetisi Divisi Utama musim depan , sedikit demi sedikit mendapat titik terang . Di tengah ketidakjelasan persiapan tim yang masih lambat .

Pertemuan yang dijanjikan Saiful Illah dengan Deltamania pada hari kamis (09/01) , akhirnya terlaksana sekitar pukul 14.00 tadi siang di Pendopo Delta Wibawa .

Perwakilan Deltamania akhirnya bisa kembali membincangkan permasalahan Deltras untuk Divisi Utama kedepan .
" Pemda Sidoarjo masih menjadi pemilik tim Deltras ," Ungkap Bupati Saiful Illah .

Pria yang kerap disapa Abah ini , juga menambahkan bahwa . Deltras dijamin  untuk ikut berkompetisi di Divisi Utama musim depan .

Untuk siapa pengelola tim guna berkompetisi di Divisi Utama besok . Abah Saiful masih menunggu kepastian dari pihak pengelola Deltras yakni Mafirion dengan PT.Delta Raya-nya . Tetapi , pemda Sidoarjo yang masih menjadi pemilik Deltras Sidoarjo . Hanya saja , mafirion cs yang menjadi pengelola The Lobster .

Sementara itu , kondisi The Lobster saat ini juga masih belum bergerak soal geliat pemain , dan jajaran pelatih . Pembicaraan dengan mafirion sendiri , masih direncanakan pertemuan dalam waktu dekat ini . Guna cepat mendapat kepastian untuk membentuk manajemen , seleksi pemain dan official pelatih .(bid)

Tuesday, January 7, 2014

Rekaman Lensa Aksi Demo Deltamania 06/01/2014


DELTACYBER - Akhirnya The Lobster mendapat titik terang dengan permasalahan status kejelasan tim Deltras Sendiri . Setelah Demo menyuarakan aspirasinya di depan pendopo kabupaten sidoarjo , Deltamania ditemui oleh bapak Saiful Illah , Bupati Kabupaten Sidoarjo .

Bupati sendiri yang menjelaskan . Deltras masih dalam genggaman Pemkab Sidoarjo . Dan membantah atas isu isu yang ada kalau Deltras sudah dijual kepada pihak lain .
Dan  Bupati sendiri sudah mengatur jadwal untuk pertemuan dengan calon investor guna membahas masa depan Deltras di musim 2014 mendatang .
Berikut gallery foto aksi Demo Deltamania , di depan Pendopo kabupaten =



















Monday, January 6, 2014

Setelah Demo Didepan Pendopo , Akhirnya Deltamania ditemui Bupati



DELTACYBER - Aksi demo yang akan digelar Deltamania , akhirnya terlaksana tadi pagi (06/01) . Sekitar pukul 11.00 Deltamania sudah berkumpul di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo . Tuntutan yang dibawa Deltamania untuk beraudiensi dengan Bapak Saiful Illah (Bupati Sidoarjo) sudah disiapkan .

Beberapa teman - teman Deltamania juga menyuarakan aspirasinya melalui Orasi didepan Pendopo .
Spanduk - spanduk yang dibawa Deltamania juga digeber yang bertuliskan seperti " #Save Deltras " , " Gak Deltras Gak " , dan Giant Flag yang ada . Bahkan Deltamania menyalakan Red Flare dan Smoke Bomb .

Setelah beberapa jam bertahan di pendopo , karena Bapak Bupati yang tidak ada di tempat . Walau Hujan mengguyur kota sidoarjo , tak menyurukan niat Deltamania dan Deltanita untuk duduk bersama Bupati dan menyelesaikan masalah Deltras yang ada guna menghadapi Kompetisi Divisi Utama Musim Depan .

Akhirnya , setelah sholat ashar sekitar pukul 15.00 wib , Bupati Sidoarjo sudah datang yang sempat keluar karena urusan Dinas . Saiful Illah mempersilakan perwakilan dari pihak Deltamania untuk duduk bersama membahas The Lobster .

setelah sekitar satu jam , pihak perwakilan Deltamania memaparkan hasil audiensi dengan Bupati Sidoarjo kepada para teman teman Deltamania yang berada di Luar Pendopo .
" Alhamdulilah ada titik terang tentang kejelasan Deltras . Deltras masih berhome-base di Sidoarjo , dan Masih milik Pemkab Sidoarjo ," Ungkap Bakirok , setelah pertemuan usai .

" Pak saiful juga akan mengundang Deltamania pada hari kamis besok (09/01) untuk membahas calon investor ," imbuh Bakirok .

" tadi di sela sela pertemuan kami dengan pak Saiful , juga datang agen pemain yakni Nelson Sanchez dari argentina ," tutup Mas Prambudi .(bid)

Berikut Foto Aksi Deltamania Demo di depan Pendopo Kabupaten (06/01/2014)







Saiful Bakirok : Deltras Masih Di Sidoarjo


DELTACYBER - Kabar ketidakjelasan tim The Lobster julukan Deltras Sidoarjo akhirnya dijelaskan oleh Bupati Sidoarjo yakni Bapak Saiful Illah . Setelah Deltamania berdemo dan menyampaikan orasi di depan Pendopo kabupaten dari mulai pukul 10.00 pagi sampai sore . Baru Ditemui Bapak Bupati sekita pukul 15.00 wib .

Beberapa pentolan Deltamania seperti Ketum Abi Bakirok , Humas Prambudi & mas yoyok , cak Brandal Korlap Deltamania menemui Saiful Illah dalam pertemuannya .

" Alhamdulilah ada titik terang tentang kejelasan Deltras . Deltras masih berhome-base di Sidoarjo , dan Masih milik Pemkab Sidoarjo ," Ungkap Bakirok , setelah pertemuan usai .

Untuk isu - isu yang berkembang , Deltras dihilangkan atau dijual kepada pihak lain juga dimentahkan oleh Bakirok yang sudah beraudiensi dengan bupati dan mendapat kejelasan Dari Saiful Illah .

" Isu - isu yang berkembang tentang Deltras sudah ada di pihak lain , itu cuma isapan jempol belaka . Deltras masih milik Pemkab Sidoarjo , " Imbuhnya .

Sementara itu , pada hari kamis besok (09/01) Deltamania turut diundang dalam pertemuan yang akan membahasa lebih lanjut tentang The Lobster . Semua Pihak - pihak terkait seperti Dispora , akan duduk bersama untuk membahas kejelasan Deltras tentang membentuk manajemen , official pelatih , dan pemain yang akan direkrut .

Dan sempat ada peraturan dari PSSI , yang menyatakan bahwasannya satu kota tidak boleh memainkan 2 tim dalam kompetisi Divisi Utama . Dan Pak Zaini , yang juga salah satu manajemen di musim lalu langsung berkomentar menyakan boleh sama - sama berjalan .

" ya jadi harus sama - sama berjalan seimbang , jangan berat sebelah ," Ungkap Prambudi , Selaku Humas Deltamania .(bid)

Friday, January 3, 2014

Deltamania bersiap Demo , menuntut kejelasan Deltras


DELTACYBER - Suporter setia The Lobster yakni Deltamania . Sudah bersiap menggelar aksi Demo demi menuntut kejelasan nasib Deltras Sidoarjo kepada Bupati . Demo yang dipusatkan di pendopo kabupaten ini , bertujuan menuntut beberapa poin penting yang akan dibawa Deltamania guna bertemu Bapak bupati Sidoarjo .

Deltamania yang sudah menggelar rapat terlebih dahulu tadi malam(03/01) , sudah menyiapkan aksi Demo akan digelar pada hari senin besok (06/01/2014) .

" teman teman Deltamania diharap kumpul dulu di Sekretariat Pusat GOR , jam setengah 9 pagi . Sebelum kita long march atau jalan kaki menuju pendopo ," Ungkap Prambudi , selaku Humas Deltamania .

" Kami juga meminta kepada seluruh Korcam , Korwil , dan semua komunitas untuk turun dalam aksi ini ," Imbuh Mas Pram .

Sebelum hari-H aksi demo besok , rencananya Deltamania juga akan menggelar rapat kembali pada hari minggu (05/01) guna menyolidkan dan mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan .

" rencananya hari minggu kami akan menggelar rapat lagi , untuk membahas aksi demo besoknya ," ungkap Mas Yoyok , yang juga Humas Deltamania .

Ketidakjelasan akan nasib Deltras musim depan ini ,membuat Deltamania geram . Dan tidak sabar untuk menuntut kejelasan tim kebanggaan mereka di Pemkab Kab.Sidoarjo .(bid) 

Hasil Rapat Deltamania , Membuahkan Beberapa Poin Penting


DELTACYBER - Belum kunjung mendapat respon positiv dari Pihak Bupati Sidoarjo , Deltamania suporter setia Deltras Sidoarjo menggelar Rapat Akbar guna mempersiapkan aksi Demo yang rencananya bakal di gelar pada tanggal 06/01/2014 esok , tepatnya hari senin .

Delam rapat yang digelar tadi malam (03/01) , Saiful Baqirok selaku Ketum Deltamania dan Mas Yoyok selaku Humas Deltamania memaparkan beberapa poin-poin penting yang akan dibawa dalam tuntutan Deltamania saat Demo mendatang . Berikut poin-poin tuntutan Deltamania =

1. Segara mendaftarkan Deltras ke PSSI , untuk turut serta dalam Kompetisi Divisi Utama 2014
2. Segera dibentuk manajemen , dan melakukan seleksi pemain
3. Menuntut kejelasan status Deltras Sidoarjo , masih milik Pemkab atau pihak lain .
4. Apapun yang terjadi , Deltras Sidoarjo harus berhome-base di Kab.Sidoarjo .
5. Mentargetkan lolos ke ISL ( Indonesia Super League )


Itu tadi beberapa poin penting , yang akan dibawa dalam demo esok . Untuk beraudiensi dengan Bapak Bupati Kab.Sidoarjo .
Tak kunjung ada kejelasan soal nasib Deltras kedepan membuat Deltamania dan Deltanita tentu bertanya tanya , akan tim kebanggaan mereka . Walau bermain di kompetisi Level Dua di Liga Indonesia , namun Deltras Sidoarjo masih menjadi harapan dan kebanggaan tersendiri bagi Deltamania dan masyarakat sidoarjo .(bid)