Selasa, 15 Juli 2014

Alfred Riedl Apresiasi Anak Asuhnya

Alfred Riedl, Saat di Gelora Delta Sidoarjo
Timnas Indonesia Senior baru saja melakoni laga ujicoba internasional menghadapi Qatar di Stadion Saud bin Abdul Rahman Al Wakra, Doha, Selasa (15/7) dinihari WIB. Skuad asuhan pelatih Alfred Riedl mampu mengimbangi tuan rumah dengan skor 2-2, setelah gol Irfan Bachdim di masa injury time jadi penyelamat Skuad Garuda Merah Putih.

Alfred Riedl memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya, yang mampu tampil baik kendati tetap menjalankan ibadah puasa. "Saya sangat mengapresiasi para pemain. Dengan kondisi berpuasa mereka sama sekali tidak menunjukkan penurunan performa di lapangan, baik di sesi latihan maupun di pertandingan tadi malam,” kata Alfred Riedl.

Pelatih asal Austria ini memang tidak melarang pemainnya yang ingin tetap menjalankan ibadah puasa Ramadhan saat menjalani Training Center. Alfred pun menyiapkan skema latihan khusus untuk menyiasati kondisi tersebut. Bahkan, bila waktu persiapan menghadapi Qatar lebih lama, mantan pelatih Vietnam itu yakin hasil akhir pertandingan akan lebih baik lagi.

Qatar vs Indonesia (15/07) di Doha, Qatar
"Kalau masa persiapan yang sedikit lebih lama, kurang lebih 2 minggu mungkin akan memberikan hasil yang lebih memuaskan. Dan juga skema latihan setelah berbuka di bulan Ramadhan ini merupakan hal yang memberikan effek positif kepada tim saya," papar Alfred Riedl.

Poin penting yang didapat oleh Alfred dari uji coba melawan Qatar adalah kemampuan pemain keluar dari tekanan. Hal ini menunjukkan mental bertanding Hamka Hamzah dkk saat bermain di kandang sangat baik, kendati menghadapi kualitas lawan yang cukup bagus.

Hanya saja, catatan lainnya adalah konsentrasi pemain yang sempat hilang karena tekanan bertubi-tubi dari lawan. Walau akhirnya mampu keluar dari tekanan dengan upaya dan semangat juang hingga akhir laga.

"Gol cepat di menit pertama tentunya memudahkan kita. Namun tekanan konstan dari tim lawan mengakibatkan kehilangan konsentrasi dari lini pertahanan kita. Bermain tandang dan tertinggal 1 gol di babak kedua, para pemain bermain sangat baik di seluruh lini. Dan tentunya sangat menggembirakan bisa keluar dari tekanan lawan dan mencetak gol balasan di menit-menit akhir,” tandas Riedl.

0 komentar:

Posting Komentar