Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Saturday, June 7, 2014

Kelezatan Rawon dari sang Kiper

PERSIAPAN : Agung prasetyo di depa stan (foto:sidiq)

AWALNYA, saya tak percaya kalau Agung Prasetyo menekuni bisnis kuliner. Namun, teman yang kali pertama memberitahukan aktivitas kiper senior itu begitu ngotot bahwa apa yang disampaikannya benar.

 Saya pun penasaran. Ini dikarenakan selama kenal dengan lelaki yang kini berusia 36 tahun tersebut tak pernah bercerita bakal terjun ke dunia kuliner. Bahkan, Agung pernah bercerita, suatu saat dia ingin terjun di bisnis pakaian.

 Saat itu, saya pun langsung mencari stan Agung menjajakan kulinernya. Ternyata tak susah mencarinya alamat yang diberikan teman tempat kiper yang sukses mengantarkan Jatim meraih emas PON 2000 itu menjajakan makanan.

 Dari Pasar Wage, Kecamatan Taman,Sidoarjo, stan Agung berjarak kurang lebih 300 meter. Nama stannya, Rawon Agung.

 Kali pertama, saya pun ragu-ragu masuk. Namun, akhirnya saya pun memberanikan diri untuk melihat dari dekat. Barulah saya yakin bahwa kiper yang sempat masuk dalam jajaran penjaga gawang papan atas Indonesia tersebut menekuni bisnis kuliner.

 Setelah itu, saya nyaris tak pernah kebagian rawon yang dijual bapak tiga anak tersebut. Setiap ke sana, di atas pukul 22.00 WIB, selalu habis.

 Nah, pada Kamis malam (5/6/2014), saya datang ke Rawon Agung. Hanya, ketika itu, saya mengontak Agung menanyakan apakah rawonnya masih. Ini saya lakukan agar kejadian rawon habis tak kembali terulang.

 ‘’Di atas jam 10 malam, rawon sudah habis. Alhamdulillah, masyarakat sekitar sini cocok dengan menu yang saya jual,’’ kata Agung.

 Dia menambahkan, dunia kuliner sebenarnya sudah dia tekuni setahun terakhir. Itu dilakukannya setelah mantan kiper Persis Solo tersebut tak diperpanjang kontraknya oleh Persegres Gresik.

 ‘’Saya jualan penyetan dulu. Tempatnya sebelah barat dari sini,’’ jelas Agung sambil menunjuk tempat yang kali pertama dia menekuni bisnis kuliner.

 Tempat yang jaraknya tak kurang 100 meter dari SD Wage itu kini berubah menjadi warung kopi. Dagangan penyetan, lanjut Agung, berjalan tak sesuai harapan.

Agung Prasetyo (kiper) saat membela Deltras

 ‘’Sebenarnya, tidak sepi hanya lambat perkembangannya,’’ tambah Agung.
 Dia akhirnya banting setir dengan menjual rawon dan pecel. Lokasi stannya pun pindah. Ternyata, lokasi baru tersebut ikut mendongkrak penjualan.

 ‘’Dulu jalan depan stan ini rusak. Setelah diperbaiki, saya pun memutuskan pindah ke sini. Apalagi, kawasan ini memang tempatnya orang berjualan makanan,’’ ungkap lelaki yang juga pernah membela dua tim Kalimantan, Persisam Samarinda dan Mitra Kutai Kartanegara (Kukar), tersebut.

 Kini, seiring rawon dan pecelnya laris manis, sehari Agung menghabiskan 12 kilogram beras setiap hari. Kondisi ini pun membuat dia ingin membuka cabang di tempat yang jauh dari Wage.

 Meski dunia baru sudah bisa memberikan guyuran rupiah, Agung tetap masih ingin jatuh bangun di lapangan hijau. Hanya, dengan bertambah usia, dia mengaku satu atau dua tahun ke depan bakal menjadi akhir karirnya di bawah mistar. (*)

sumber - http://pinggirlapangan.blogspot.com/

Away Berat , Deltras Optimis Curi Poin


DELTACYBER - Laga berat harus ditempuh oleh skuad The Lobster saat berkunjung ke kandang pemuncak Klasemen sementara Grup 6 , Divisi Utama yakni Pusamania Borneo Fc (08/06) besok di Stadion Segiri Samarinda .

Tim asuhan Riono asnan ini setidaknya menargetkan mencuri poin dalam lawatan kalimantannya kali ini . The Lobster yang terpaku di posisi buncit klasemen sementara , harus memutar otak guna meredam permainan Danilo Fernando dkk yang diprediksi akan tampil terbuka dan menyerang .

Pasca kekalahan atas Psmp Mojokerto di laga away sebelumnya  , Borneo Fc tentu tidak ingin kehilangan poin lagi saat menjamu Deltras besok . Tim besutan Iwan Setiawan ini tidak bisa diperkuat dua pemain andalannnya yakni kiper Bayu Cahyo yang terkena akumulasi kartu , dan mantan pemain Deltras Fery Aman Saragih yang dibekap cedera .

Sementara itu , di kubu tim kebanggaan Deltamania , Deltras Sidoarjo . Kapten Deltras , Diva Tarkas masih semangat dan optimis guna menyongsong laga besok .

Rony Rosyadi (kiri) saat Deltras menjamu Borneo di putaran pertama lalu (06/05)

" semua pemain siap untuk pertandingan besok , mudah - mudahan bisa curi poin untuk besok ",papar kapten Diva Tarkas

The Lobster harus menang , namun secara peringkat . Deltras jauh dibawah Borneo Fc . Tetapi ,setidaknya Yoga Wahyu dkk bisa mencuri poin minimal 1 poin dalam lawatan awaynya kali ini untuk menambah pundi - pundi poin dan terhindar dari jurang degrdasi musim depan .

"Lawan Borneo bukan pekerjaan mudah. Apalagi Sutikno dan kawan-kawan bermain di kandangnya. “Seri saja sudah bagus bagi Deltras,”Ungkap Asisten Pelatih Deltras , Harmadi .(bid)