Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Saturday, June 14, 2014

Beda Karakter saat di Luar Lapangan


RAMBUTNYA gondrong.Sorot matanya tajam. Lelaki ini pun bermain keras saat di lapangan hijau. Dia tak akan membiarkan pemain lawan menusuk ke jantung pertahanan klub yang dibelanya.

 Namun, sosok sangarnya itu berubah saat di luar lapangan. Tutur katanya pelan dan sopan.
 Ya, dialah Hariono. Pemuda asal Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, tersebut merupakan gelandang bertahan sekaligus destroyer Persib Bandung dan juga tim nasional Indonesia saat  ini.

 Penulis secara kebetulan bertemu dengan Hariono saat berkunjung ke rumah mantan pemain Deltras, Miftahul Huda. Hariono singgah ke kawasan Sedati karena ingin melepas kangen dengan seniornya saat di The Lobster, julukan Deltras.

 Penampilannyan pun sangat sederhana. Dia mengenakan celana ¾ dan kaos kasual.
 ‘’Saya liburan pulang  ke rumah di Sukodono dan saya juga mendapat panggilan latihan timnas yang kebetulan  tengah pemusatan latihan di Sidoarjo,’’ kata Hariono kepada pinggir lapangan.

 Ya, Hariono memang asli Kota Udang, julukan Sidoarjo. Dia pun memulai karirnya di kota yang berbatasan langsung dengan kota nomor dua di Indonesia, Surabaya,tersebut.
 Hariono mulai mengenap sepak bola dengan bergabung klub internal Persebaya, Indomaret. Kebetulan,lokasi latihan tidak jauh dari rumahnya.

 Dari Indomaret pula, dia bisa membela Persida Sidoarjo. Nah, saat di Laskar Jenggolo, julukan Persida, dia bisa menembus skuad Deltras, pada musim 2006.

 ‘’Saya dua musim di Deltras. Musim 2006/2007 dan 2007.2008,’’ tambah Hariono.

 Semula, lelaki yang kini berusia 29 tahun tersebut hanya berstatus magang. Namun, kemuannya yang keras akhirnya meluluhkan hati pelatih Deltras saat itu, Jaya Hartono, untuk menempatkannya sebagai gelandang bertahan.  Sebelumnya, Hariono berposisi di bek kiri.

 ‘’Setelah Mas Jaya  ke Persib Bandung,saya diajak  ke sana. Sejak 2008 sampai sekarang, saya di Persib,’’ tambah Hariono.

 Dari Maung Bandung, julukan Persib, dia mulai merasakan bisa membela Indonesia melalui pintu  timnas. Meski, untuk itu, Hariono harus bersaing keras dengan pemain-pemain senior seperti Ponaryo Astaman.

 Hanya, ada sesuatu yang mengganjal bagi dia. ‘’Saya kalau pas ada kejuaraan sering cedera. Moga aja tahun ini bisa membela Indonesia di ajang AFF,’’ pungkasnya. (*)

sumber - http://pinggirlapangan.blogspot.com/

Skuad Garuda Jalani Latihan Perdana


Tim Nasional Indonesia telah melakukan latihan di Stadion Jenggolo dan Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (13/6). Firman Utina dkk menjalani latihan ringan serta teknik di dua Stadion tersebut.

Dari 24 pemain yang dipanggil mengikuti TC Timnas hanya satu pemain yang masih absen, yakni Kiper Dian Agus. Kiper Mitra Kukar ini masih belum gabung lantaran masih ada acara keluarga. Sebanyak 23 pemain antusias melaksanakan latihan. Riedl sendiri terlihat mengawasi pemain didikannya menjalani latihan selama 1,5 jam.

"Ini latihan pertama dan masih ringan. Masih endurance pemain sambil jaga kebugaran serta dipoles dengan latihan teknik," jelas Riedl usai memimpin latihan.

Timnas Indonesia senior menggelar TC di Sidoarjo, guna mempersiapkan tiga laga uji coba di Jawa Timur. Firman Utina dkk dijadwalkan lawan Laos di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (18/6/2014), kontra Rwanda di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (21/6/2014) dan meladeni Maladewa di Stadion Kanjuruhan Malang.

Di lain sisi kembalinya Boaz ke Timnas diharapkan menambah ketajaman barisan depan Indonesia. Pada hari pertama latihan, kondisi Boaz belum fit 100 persen. Stiker Persipura tersebut masih mengalami cedera hamstring.

Boaz tidak sendirian, karena ada tiga pemain yang juga masih cedera ketika membela klub masing-masing di Indonesia Super League (ISL). Mereka adalah Ricardo Salampessy, M Roby dan Kurnia Meiga.
"Boaz masih ada sedikit gangguan di cederanya, tidak parah. Roby, Ricardo dan Kurnia juga sedikit cedera," sebut Riedl.

Saat ditanya apakah proses kesembuhan Boaz akan memakan waktu lama, Riedl belum bisa memastikan. Dia hanya mengatakan cederanya tidak parah dan peluangnya besar tampil di uji coba internasional selama TC di Jawa Timur.

Pada uji coba tersebut merupakan panggung bagi Boaz. Striker asal Papua tersebut punya kesempatan menunjukkan aksi terbaiknya di hadapan Riedl dan publik bola Indonesia setelah absen lama tidak masuk Timnas.

sumber - www.ligaindonesia.co.id