Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, December 31, 2015

Faisal Muttaqin Coba Peruntungan Bekerja di PMK

Faisal Muttaqin

DELTACYBER - Belum jelasnya kompetisi Liga Indonesia, konflik yang sampai saat ini masih belum berakhir antara Kemenpora dengan PSSI, membuat masa depan sepakbola dalam negeri semakin buram. Tentu, dalam hal ini yang paling dirugikan adalah aktor lapangan hijau sendiri. Para pemain, tak bisa menggantungkan hidupnya semata-mata dari sepakbola saja.

Kini, mereka harus mencari rezeki dari pekerjaan lain, guna tetap bisa menghidupi keluarganya. Seperti salah satu pemain The Lobster julukan Deltras Sidoarjo yakni striker Faisal Muttaqin. Kubu Deltras sendiri yang tak mengikuti turnamen, dan tak jelasnya Liga Nusantara membuat manajemen untuk memutuskan hanya menggelar latihan rutin saja dan beberapa kali ujicoba.

Namun, dari situlah, para pemain sedikit mendapat asa. Karena, pemain Deltras yang hadir di tiap latihan atau ujicoba akan mendapat dana transport dari manajemen. Tetapi, itu semua hanya uang transport, yang bila pemain hadir akan mendapatkannya, tapi bila tidak datang juga tak memperolehnya.

Tak sedikit para pemain Deltras mencoba usaha lainnya, seperti jualan alat-alat olahraga, sembari belum jelasnya kompetisi kembali fokus menyelesaikan kuliahnya, atau yang dilakukan oleh Faisal mencoba peruntungannya untuk bekerja di Dinas Pemadam Kebarakan.

Mantan pemain Deltras U-21, saat dikonfirmasi redaksi DeltaCyber ia membenarkan akan hal itu.
"Iya saya coba melamar jadi PMK mas, ini saya baru saja masuk di PMK Kec.Buduran, tapi masih belum penempatan, "Ujar Faisal.

Kabarnya, Faisal tak sendiri. Ada dua pemain Deltras lainnya yang juga melamar di PMK, yakni Moch.Bachrudin serta Sasmito.

"Kalau tidak kerja seperti ini, gak bisa rumah tangga mas nantinya, "Canda Faisal.

Ia juga mengatakan untuk menjadi pegawai tetap masih harus melewati berbagai tes lainnya, seperti tes kesehatan dll. Ia juga tak luput tetap berusaha sekuat tenaga disertai doa. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Wednesday, December 30, 2015

Saiful Rizal, Tunjukkan Performa Apik Di Posisi Bek Kiri

Semangat : Rizal, saat latihan rutin Deltras di Std.Jenggolo
DELTACYBER - Skuad Deltras Sidoarjo musim ini memang banyak mengandalkan mantan pemain Deltras U-21. Hanya sosok Uston Nawawi, Wimba Sutan, Jefry Dwi, Mat Halil yang menjadi pemain senior di kubu The Lobster. Selebihnya, diperkuat oleh pemain-pemain muda putra daerah.

Di beberapa kali ujicoba terakhir Deltras, absennya Mat Halil yang saat ini tengah sibuk bekerja di Dispora Surabaya atau Achmad Setiawan yang sedang mengerjakan tugas akhir kuliahnya. Pelatih kepala Harmadi harus menggantikan posisi yang ditinggalkan Mat Halil di bek kanan, serta Achmad Setiawan di bek kiri.

Di posisi Mat Halil, Coach Harmadi bisa menggantikannya dengan Sutrisno. Dan posisi Achmad Setiawan bisa digantikan oleh Saiful Rizal. Di laga-laga ujicoba sebelumnya pun, Saiful Rizal kerap mengisi posisi Achmad Setiawan, saat Achmad Setiawan berhalangan hadir di pertandingan ujicoba.

Penampilan Rizal pun tak kalah apik. Pergerakannya yang lincah, serta kerap kali membantu serangan dari sektor kiri dan mempunyai daya juang membuat Coach Harmadi percaya akan skill yang ia miliki.

"Semua itu kepercayaan dari pelatih, saya hanya bisa tunjukkan kemampuan saya di lapangan saja," Ujar Rizal, saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Selain bisa bermain di posisi bek kiri, ia juga beberapa kali dicoba bermain di sayap kanan atau kiri. Bahkan, Rizal mengaku juga bisa menjadi seorang striker.

"Untuk pelatih percaya atau tidaknya, itu semua tergantung keputusan jajaran pelatih. Saya hanya usaha dan berdoa, semaksimal mungkin," Ungkapnya. (bid)

Nama Lengkap : Achmad Saiful Rizal
Nama Panggilan : Rizal Tuwek
Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 17 Agustus 1992
Klub Sekarang : Deltras Sidoarjo
Posisi : Bek kiri / kanan

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Monday, December 21, 2015

Pemain Sidoarjo, Belum Lengkap Bila Tak Membela Deltras

Legend Sugiarto : Spanduk dari Deltamania

DELTACYBER - Kabupaten Sidoarjo, memang bukanlah kota besar. Sidoarjo juga dikenal dengan sebutan Kota Delta,  karena berada di antara dua sungai besar pecahan Kali Brantas, yakni Kali Mas dan Kali Porong.

Sidoarjo memiliki stadion kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Udang ini. Gelora Delta Sidoarjo. Stadion yang pernah menjadi saksi bisu, Garuda Jaya atau Timnas U-19 mengangkat piala AFF U-19 tahun 2013 silam.

Selain mempunyai stadion yang sudah dipercaya menjadi tuan rumah even nasional maupun internasional itu, Sidoarjo juga memiliki tim sepakbola yang sudah lama berkiprah di Liga Indonesia. Deltras Sidoarjo dan Persida Sidoarjo, namun Deltras sudah terlebih dahulu mentas di Liga Indonesia baik Divisi Utama maupun ISL (Indonesia Super League).

Deltras juga sudah menjadi buah bibir bagi penikmat sepakbola nasional. Mulai dari merekrut pemain asing top, mengorbitkan pemain putra daerah, sampai naik turunnya prestasi The Lobster, promosi dan degradasi.
Ya, pemain putra daerah siapa yang tak ingin membela tim kotanya sendiri.

Mengenakan jersey tim kota dimana ia berasal, menjadi suatu kebanggaan tersendiri dan kehormatan bisa menjadi bagian tim tersebut. Sidoarjo terkenal dengan asal para pemain nasional, baik jaman primavera maupun hingga timnas sekarang.
Sudah banyak pemain asli Sidoarjo yang malang melintang di tim-tim Liga Indonesia.

Namun, mereka tentu mempunyai rasa keinginan untuk membela tim kota kelahirannya.
Salah satu pemain sidoarjo berujar, yakni Indra Setiawan. Pemain yang membela Deltras di musim 2010-2012 dan pernah memperkuat Laskar Jenggolo julukan Persida di Divisi Utama 2014 lalu, mengatakan "Kenangan terindah saat saya membela Deltras, karena bisa membela tim kelahiran sendiri ,"Ungkap Jallet, sapaan akrab Indra Setiawan. Musim ini, Indra Setiawan bergabung dengan PSIS Semarang di kompetisi Divisi Utama.

Sekelas mantan pemain timnas Primavera macam Nurul Huda pun pernah merasakan berkostum Deltras. Selain Nurul Huda, mantan pemain PSSI Baretti yakni Uston Nawawi, kini untuk pertama kalinya resmi berseragam The Lobster. Lelaki kelahiran 1978 ini sudah kenyang pengalaman di pentas Liga Indonesia, mantan pemain andalan Persebaya di era 1990-an hingga 2000-an dan pernah membela Timnas Indonesia, saat ini menjadi kapten bagi rekan-rekannya di Deltras guna menjalani kompetisi Liga Nusantara.

Arek Sidoarjo lainnya macam Hariono pun, sebelum bergabung dengan Persib Bandung, pemain berambut gondrong ini lebih dulu moncer namanya bersama Deltras di musim 2007 saat dibesut Jaya Hartono. Bahkan, hingga sekarang, pemain asal Desa Klagen, Sukodono itu masih dipercaya memperkuat Timnas Indonesia.

Tak hanya pemain yang sudah punya nama di sepakbola dalam negeri. Para pemain junior dari Deltras U-19 ataupun Deltras U-21 turut mempunyai peluang emas, berkiprah lebih jauh dari para seniornya. Pemain jebolan Deltras U-21 misalnya. Sudah beberapa nama yang pernah bergabung dengan tim lain bahkan mencicipi gelar Juara, seperti Bagus Alkatiri. Gelandang andalan Deltras U-21 dua tahun lalu itu, musim kemarin berhasil membawa Borneo FC menjadi juara Divisi Utama 2014.

Selain itu, ada satu nama pemain asli Sidoarjo yang pernah bergabung bersama Deltras selama 6 musim, yakni Sugiarto. Striker yang tinggal di Desa Sugihwaras itu membela Deltras sejak musim 2008 hingga 2013.
Memang, Sugiarto lebih banyak menghangatkan bangku cadangan Deltras, namun, bukti kesetiannya patut diacungi jempol dan respect bahwah sudah tidak diragukan lagi bukti kecintaan seorang pemain asli sidoarjo yang sudah membela tim sidoarjo sendiri.

Ataupun beberapa pemain senior lainnya yang pernah menjadi bagian dari Deltras seperti, kiper Ari Kurniawan, Sutaji, Khoirul Mashuda, Mujib Ridwan, M.Fakhurdin, Dodok Anang, Jefry Dwi, Miftakhul Huda, Nur Kholik, dan masih banyak lainnya.

Sidoarjo sudah mengorbitkan bintang-bintang lapangan hijau di Liga Indonesia. Para pemain Sidoarjo pun banyak tersebar di berbagai kompetisi Indonesia, mulai dari Liga Nusantara, Divisi Utama hingga Indonesia Super League. Lahirnya para seniman lapangan hijau ini, membuktikan bahwa potensi emas bagi pemain putra daerah Sidoarjo lebih berpotensi bersinar.

Namun, apabila para pemain tersebut pernah atau ingin bergabung dengan The Lobster tentu, publik Sidoarjo lebih bangga melihat pemain putra daerah bermain untuk tim kotanya. Tetapi, pada kenyataanya, banyak problem yang membuat para pemain tersebut mau bergabung dan belum cocok bergabung dengan skuad Deltras. Dari tidak cocok kontrak, sudah lebih dulu digaet tim lain, hingga problem non teknis lainnya.

Ya, bila harapan Deltamania atau masyarakat Sidoarjo. The Lobster bisa menggunakan pemain putra daerah tersebut untuk mengarungi kompetisi, dengan catatan, tim harus diisi perpaduan para pemain Senior dan Junior, sehingga menyeimbangkan kekuatan tim tersebut. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Tuesday, December 15, 2015

On This Day, 16 Desember 2007, Deltras Ditahan Green Force

Jaga Ketat : Hilton Moreira (kiri) dijaga oleh Mat Halil (tengah) dan Bejo (kanan)

DELTACYBER - Liga Djarum Indonesia 2007 menjadi musim keemasan bagi The Lobster untuk mengukir prestasi prestisius pertama kalinya, yakni menembus babak 8 besar Divisi Utama. Tiap kali bermain di kandang, Jose Sebastian Vasquez dkk selalu bermain ngotot untuk meraih tiga poin. Sayang, saat laga bertajuk derby jatim (16/12/07) di Gelora Delta melawan tim tetangga sebelah, Persebaya Surabaya. Deltras hanya mampu bermain seri 1-1.

Hasil seri 1-1 tersebut, juga memupus harapan skuad Green Force untuk membalas kekalahan mereka atas Deltras 0-1 di Stadion Gelora 10 November, putaran pertama Liga Djarum Indonesia 2007.

Bermain di hadapan 30 ribu penonton yang hadir di Gelora Delta Sidoarjo sore itu, kedua tim sama-sama berambisi memetik hasil sempurna. Baik tim tuan rumah maupun tim tamu Persebaya. Di babak pertama, kedua tim sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang ada untuk menjadi gol.

Di babak kedua, The Lobster mencoba menyusun kembali serangan. Alhasil, baru di menit ke-77 Deltras mampu membuka skor melalui sundulan Striker asingnya Sasa Branesac, memanfaatkan tendangan corner dari Jose Sebastian Vasquez.

Kontras : Selebrasi Pemain Deltras (merah) dan Arif Ariyanto (hijau)

Unggul 1-0, Deltras malah kecolongan di menit ke-82. Gelandang Persebaya Arif Ariyanto menyamakan kedudukan 1-1.
Pada sisa waktu yang ada, Deltras kembali berusahan menekan lini belakang Persebaya, namun hingga wasit Agus Winardi meniup peluit panjang, skor sama kuat 1-1 tidak berubah.

Seusai pertandingan, pelatih Deltras, Jaya Hartono mengaku sangat tidak puas atas hasil tersebut.
 "Kami tidak puas dengan hasil ini, karena secara keseluruhan tim kami bermain lebih baik dari lawan," Ujar mantan pelatih Persik Kediri tersebut.

Dengan hasil imbang tersebut, posisi Deltras saat itu di klasemen sementara LDI 2007 wilayah timur masih aman di papan atas. Sedangkan Persebaya harus terpaku di papan bawah klasemen sementara. (bid)


Line Up =
Deltras :
A.Nurosadi (gk), M.Huda, Purwaka Yudhi, Airlangga Sucipto, Jose Sebastian, Sasa Branesac, Hariono, Rene Martinez, Jimmy Suparno, Pronetto, Hilton.
Pelatih : Jaya Hartono

Persebaya :
Eki (gk), Mat Halil, Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Lucky Wahyu, Raymond, Anang Maruf, Marwal Iskandar, Adinaldo, Augustine Kettor, Jomah Ballah.
Pelatih : Suhatman Iman

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Monday, December 7, 2015

Deltras Bekuk 81 Fc Di Laga Ujicoba


DELTACYBER - Laga ujicoba sore tadi (07/12) di Stadion Jenggolo, Deltras meladeni tim 81 Fc (Sidoarjo All Star). Uston Nawawi dkk berhasil menang dengan skor telak 3-1.

Sebenarnya minggu lalu, skuad The Lobster mengagendakan laga ujicoba melawan 81 Fc, namun karena beberapa kendala non teknis, agenda tersebut harus batal terlaksana. Baru tadi sore, Jefry Dwi Hadi cs melakoni uji tanding dengan 81 Fc.

Tim 81 Fc sendiri, di sore tadi diperkuat pemain-pemain asli sidoarjo yang juga sudah malang melintang di sepakbola nasional, seperti Arif Ariyanto, Sugiarto, Bagus Alkatiri, kiper Ari Kurniawan, tak ketinggalan mantan pemain Primavera Nurul Huda, dan bintang Persib Bandung Hariono.

Di babak pertama, 81 Fc punya beberapa peluang emas, namun belum bisa dimanfaatkan oleh Sugiarto. Baru di menit ke 18, Gelandang 81 Fc, tendangan Jaenal benar-benar menjebol gawang Deltras yang dikawal Papank Nurjaman. Deltras tertinggal 0-1.

Deltras mendapatkan hadiah pinalti menit ke-32, namun sayang, tendangan 12 pas dari Wimba Sutan mampu ditepis kiper 81 Fc.

Deltras baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-41, melalui tendangan bebas Uston Nawawi. Skor 1-1. Di penghujung babak pertama, Deltras kembali mendapat peluang dari Akhmad Hamdan. Lolos dari jebakan offside, Tendangan mendatar Hamdan masih membentur tiang gawang.

Babak kedua, Coach Harmadi menginstruksikan armadanya untuk lebih banyak menyerang dari kedua sisi sayapnya. Menit ke-64 bek kanan Deltras, Rizal mampu membawa Deltras unggul 2-1. Penetrasinya dan melewati dua pemain 81 Fc di sisi kiri gawang Ari Kurniawan.

Berselang, lima menit, Deltras kembali memperlebar jarak menjadi 3-1. Setelah tendangan mendatar Moch.Choiron di pojok kanan gawang 81 Fc, tidak mampu dijangkau Ari Kurniawan.

 81 Fc bukannya tanpa peluang, Penetrasi dari Arif Ariyanto, Rendy Irawan, serta Bagus Alkatiri membuat beberapa kali, bek Deltras, Mahardhika dan Akmal harus sigap menutup ruang gerak pemain 81 Fc.
Hingga bubaran, skor 3-1 untuk keunggulan The Lobster tidak berubah. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Friday, December 4, 2015

On This Day, 05 Desember 2011, Deltras Raih Tiga Poin Di Pekanbaru

Kawal : Purwaka (kiri) mengawal Herman Dzumafo (tengah)

DELTACYBER - The Lobster julukan Deltras Sidoarjo mengawali laga tandang perdana di kompetisi ISL (Indonesia Super League) 2011/2012, Purwaka Yudhi dkk melawat ke kandang Asykar Bertuah julukan Psps Pekanbaru (05/12/11) di Stadion Sports Center Pekanbaru. The Lobster berhasil mencuri tiga poin perdana dengan kemenangan tipis 0-1.

Gol tim asuhan Jorg Peter ini, dicetak oleh striker andalannya si goyang gergaji julukan Moch.Fakhrudin di babak pertama.

Di awal babak pertama, tim tamu, Deltras Sidoarjo menguasai jalannya pertandingan. Budi Sudarsono dkk mendominasi serangan.

Menit ke-22 tuan rumah membuka peluang melalui tendangan pemain asingnya, Patrice Dzekou. Sayang, tendangannya masih bisa ditepis kiper Deltras, Wawan Hendrawan.

Memasuki menit akhir babak pertama, PSPS semakin gencar menyerang pertahanan The Lobster. Namun, malah Deltras berhasil membuka skor oleh M.Fakhrudin di menit-45, setelah umpan cantik Shin Hyun Joon mampu diselesaikan oleh si goyang gergaji M.Fakrhudin.
Babak pertama usai, skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu bertahan.

Di babak kedua, PSPS melakukan beberapa pergantian pemain, Ade Suhendra ditarik keluar dan digantikan oleh striker lokal Zainal Arif dan lebih meningkatkan intensitas serangan. Peluang-peluang tuan rumah didapatkan oleh para strikernya macam M.Isnaini, Zainal Arif, Herman Dzumafo maupun Patrice Dzekou, namun, sayang belum bisa menjebol jala Wawan Hendrawan.

Hingga peluit panjang wasit suharto ditiup, skor 0-1 untuk kemenangan Deltras bertahan hingga usai. (bid)

Line Up =
Psps Pekanbaru
Fauzal Mubaraq (gk), April Hadi, Agus Cima, Ali Khaddafi, Herman Dzumafo, Patrice Dzekou, Ade Suhendra, Danil, Ambrizal, Park Chul Hyung, M.Isnaini
Coach : Mundari Karya

Deltras Sidoarjo
Wawan Hendrawan (gk), Purwaka, Juan Revi, M.Fakhrudin, Shin Hyun Joon, Walter B, Budi Sudarsono, M.Yusuf, Beny Wahyudi, Waluyo
Coach : Jorg Peter.S

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Striker Asing The Lobster Yang Bermain Buruk


DELTACYBER-Hampir setiap musim, Deltras selalu mengandalkan pemain asing di lini depan. Namun, tak semua mampu memenuhi ekspektasi. Siapa saja mereka?

2003 - Jean Michael Babouaken
Babuaken : Dengan postur tinggi besar

Coba kita lihat kebelakang, saat Liga Bank Mandiri atau Divisi Utama musim 2002/2003, mungkin Deltamania tersihir dengan goyang samba ala Michael Adolfo Saouza di lini depan.

Sayang, duet sesama legiun asingnya yakni Michael Babuaken tidak menunjukkan performa yang sepadan dengan Adolfo Souza. Dengan badan tinggi besar dan sedikit gempal, lelaki asal Kamerun itu tidak selincah Adolfo maupun pemain lokal Nur Kholik itu . Alhasil dengan perform pemain asal kamerun ini, ia kerap kali diterwakan dan diteriakin para penonton .

2007 – Zoran Vuksanovic

Pada saat Deltras moncer-moncernya di musim 2007, Deltras punya lima pemain asing. Namun, hanya, Claudio Damian Pronetto (Argentina), Jose Sebastian Vasquez (Argentina), Christian Rene Martinez (Paraguay), dan Sasa Branesac (Serbia) yang tampil gemilang .

Satu pemain asin di posisi ujung tombak bersama Sasa Branesac yakni Zoran Vuksanovic asa Serbia belum mampu mengimbangi rekan-rekannya di tim. Bahkan para pengganti seperti Airlangga Sucipton dan Melkey Pekey kerap menggantikannya dan bisa menjadi super-sub. Zoran sendiri hanya bermain bersama Deltras setengah musim dan putaran kedua Deltras mendatangkan Hilton Moreira (Brazil) kembali.

2008 - Hkam Mahraq, Roberto Acosta, dan Hillary Echesa
Hkam & Hillary : Dengan dana besar, namun tak sesuai harapan

Setelah sukses lolos ke ISl perdana 2008-2009, tim yang identik dengan warna merah ini kembali merekrut lima pemain asing sebagaimana jatah pemain asing oleh PSSI pada saat itu . Di putaran pertama, hanya dua pemain asing yang menampilkan skill apik yakni Christian Rene Martinez (Paraguay) dan Junior (Brasil).
Sementara itu tiga lainnya yakni striker Hkam Mahraq asal Maroko dan Roberto Acosta (Paraguay), serta gelandang serang Carlos Bergottini (Paraguay) masih tampil lembek . Alhasil di putaran kedua, ketiga pemain ini resmi didepak .

Masuk putaran kedua, Deltras kembali mendatangkan pemain asing asal Kenya, yang pernah merumput di liga Malaysia yakni Hillary Echesa. Kabar saat itu, pemain ini direkomendasikan oleh pelatih Deltras sebelumnya yakni Abdulrahman Ibarhim yang juga berasal dari Malaysia . Ibarat membeli kucing dalam karung, permainan yang disuguhkan Hillary tak sepadan nilai kontrak yang diberikan oleh manajemen pada saat itu. Hkam Mahraq dan Hillary menjadi duo

2009 - Roberto Kwateh
Kwateh : Striker asing Deltras di DU 2009

Kembali ke divisi utama setelah degradasi di ISL perdana 2008/2009, Deltras Sidoarjo merekrut trio asing yang menempati tiga posisi . Adolfo Marshall di belakang, Sackey Dou di lini tengah, dan Roberto Kwateh menjadi ujung tombak Deltras .

Kebetulan, ketiganya asal Liberia Kwateh, yang digadang-gadang bisa mengimbangi Satyo Husodo di depan, ternyata gagal menunjukkan permainan apik . Gol-gol Kwateh pun hanya berasal dari titik putih. Justru performa Sackey Dou di lini tengah bersama Fery Aman Saragih mampu menyeimbangkan kekuatan tim .

2012 – Amos Marah
Amos : Garang di seleksi, melempem di Liga

Tampil ganas dan berani berduel di awal-awal seleksi The Lobster sebelum turun di ISL 2012, membuat striker asal Ghana, Amos Marah, memikat jajaran pelatih dan manajemen . Namun, penampilannya yang garang saat seleksi tidak bisa ia tunjukkan saat membela Deltras di ISL. Hanya 1 gol yang ia cetak selama 1 putaran saja . Alhasil di putaran kedua, manajemen mengakhiri kontraknya .

2013 – Abdoul Hamidou dan Donald Bissa
Donald Bissa : tak berikan performa terbaiknya

Saat turun kasta ke Divisi Utama, Deltras merekrut Striker asal Mali yakni Abdoul Hamidou Traore. Penampilannya yang kurang memikat dan hanya mencetak 1 gol saja, akhirnya dia harus dicoret saat memasuki putaran kedua. Sebagai gantinya, The Lobster mendatangkan striker asing mantan pemain Psap Sigli yakni Donald Bissa . Tidak jauh berbeda dengan Hamidou, striker asal Pantai Gading ini juga tidak bisa menampilkan penampilan greget kepada publik Deltamania .. (bid/diq/e-magzDM/02)


Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Tuesday, December 1, 2015

Menpora Janji Gulirkan Turnamen untuk Tim DU dan Linus

Latihan Rutin : Pemain Deltras yang terus latihan rutin

Nasib tim-tim kasta kedua, Divisi Utama (DU) dan di bawahnya, Liga Nusantara (Linus), saat ini memang tidak menentu. Saat tim-tim kasta tertinggi, Indonesia Super League (ISL), sibuk dengan agenda turnamen, tim-tim DU dan Linus hanya menjadi penonton.

Meski demikian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berjanji kondisi itu tidak akan berlangsung lama. Menpora mengaku pada Januari 2015 nanti akan menggelar sebuah turnamen yang melibatkan tim-tim DU dan Linus.

“Nanti Januari 2016, kami akan gerakkan Linus atau Liga Nusantara, dan tim-tim Divisi Utama. Kami pernah menggelar Piala Kemerdekaan 2015 dan menawarkan kepada mereka. Tapi, hanya beberapa yang ikut. Sekarang mereka minta kepada kami, kami pun akan meresponsnya,” ujar Menpora saat dijumpai wartawan di sela-sela acara pelepasan Kontingen ASEAN Para Games 2015 di Hotel Lorin Solo, Karanganyar, Sabtu (28/11/2015).

Format agenda yang diberikan kepada tim-tim DU dan Linus nantinya hampir mirip seperti Piala Kemerdekaan 2015, beberapa waktu lalu, yakni turnamen. Menpora belum bersedia menggelar agenda berformat kompetisi karena menilai belum menemukan formula yang tepat.

“Selagi kita belum menemukan formula yang tepat dan tegas terhadap pola distribusi kepada masing-masing stakeholder tidak akan ada liga [kompetisi]. Saya ingin melihat ke depan wasit harus independen. Selain itu, kami ingin punya regulasi yang mengatur tanggung jawab klub pada pemain. Kontrak harus jelas, enggak boleh ada tunggakan gaji, NPWP juga harus jelas dan pastinya transparansi sponsor juga,” beber Imam.

Di sisi lain, rencana Menpora itu mendapat tanggapan kurang responsif dari salah satu klub DU, Persis Solo. Direktur Teknik dan Olahraga Persis, Totok Supriyanto, menilai rencana pemerintah menggelar turnamen untuk tim DU dan Linus pada Januari nanti, kurang efektif.

“Daripada turnamen seharusnya kompetisi sekalian saja. Kalau turnamen enggak akan mengena ke semua tim. Enggak semua tim bisa ikut, karena formatnya turnamen kan hanya bertahan sesaat. Beda kalau bentuknya kompetisi, waktunya lebih panjang. Jadi tim-tim tidak akan lebih serius dalam melakukan persiapan,” ujar Totok saat dihubungi Solopos.com, Minggu (29/11/2015).


sumber - www.liga-nusantara.blogspot.com

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Friday, November 13, 2015

GDS Tuan Rumah Grup C Piala Jenderal Sudirman

Deltamania : Tetap Loyal Dukung The Lobster

DELTACYBER - Piala Jenderal Sudirman 2015 sudah menggelar opening ceremony serta laga pembuka di malang, kemarin (10/11). Turnamen yang melibatkan hanya untuk tim-tim kontestan ISL dan satu tim dari PS TNI ini, juga akan bersiap menggelar laga perdananya bagi Grup C besok (15/11) di Sidoarjo, Stadion Gelora Delta.

Jadwal laga perdana Grup C esok (15/11), Surabaya United akan meladeni PS TNI di sore hari, dan Persela Lamongan akan bentrok dengan Maung Bandung julukan Persib Bandung di jam malamnya.

Sementara itu, bagi suporter Sidoarjo sendiri yakni Deltamania, seperti informasi yang dikutip redaksi DeltaCyber dari perwakilan pihak Deltamania Pusat, Mas Yoyok, selaku sekretaris Deltamania juga menghimbau agar tidak terprovokasi atas informasi-informasi yang tidak jelas dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami tidak bisa memberikan banyak informasi, karena sampai sekarang kami tidak dilibatkan sama sekali oleh pihak Panpel Piala Sudirman Grup C ," Ujar mas Yoyok.

Bagi suporter tamu yang akan mendukung timnya di Sidoarjo dipersilakan langsung berkordinasi kepada pihak Panpel maupun Polsek Kota Sidoarjo atau Polres.

"Untuk urusan kordinasi suporter silahkan langsung kepada panpel / pihak berwajib. Karena ini menyangkut keamanan dan kenyamanan. Kami tidak mau beresiko karena kami memang tidak tahu sama sekali yang diinginkan panpel ", Imbuhnya. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Wednesday, November 11, 2015

Pemain, Sayangkan Deltras Tak Ikut Turnamen

Tetap Latihan : Uston Nawawi, saat berlatih bersama Deltras di Std.Jenggolo

DELTACYBER - Masih belum jelasnya kapan kompetisi liga indonesia akan bergulir lagi, membuat The Lobster julukan tim Deltras Sidoarjo harus menelan kekecewaan besar. Pasalnya, tim kebanggaan kota udang ini sudah mempersiapkan tim sejak lama sebelum kompetisi yang diikuti Deltras, yakni Liga Nusantara zona jatim 2015.

Ketidakjelasan kompetisi Liga Indonesia, membuat turnamen-turnamen pengganti kompetisi bermunculan. Seperti Piala Kemerdekaan yang rampung beberapa bulan kemarin, atau Piala Presiden yang mendapat perhatian nasional karena pro dan kontra masalah gelaran laga finalnya, dan yang sudah bergulir ialah Piala Jendera Sudirman.

Namun, dalam sederet turnamen nasional tersebut, rata-rata tim-tim peserta berasal dari kompetisi kasta tertinggi yakni ISL (Indonesian Super League). Tim kontestan ISL ikut serta dalam Piala Presiden maupun Piala Jenderal Sudirman nantinya. Hanya Piala Kemerdekaan yang tim-tim pesertanya berasal dari kasta kedua, alias Divisi Utama.

Sementara, tim-tim ISL sibuk mempersiapkan tim dan ikut hingar bingar dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman. Tidak dengan para klub yang berada di kasta kedua Divisi Utama maupun Liga Nusantara.

Deltras Sidoarjo menjadi contoh salah satu kontestan Liga Nusantara dengan persiapan yang cukup panjang dan matang untuk menyongsong LINUS 2015/16. Berbagai ujicoba baik di kandang maupun tandang, serta sampai saat ini masih menggelar latihan rutin. Namun, kompetisi yang amburadul dan para petinggi sepakbola dalam negeri yang masih ribut sendiri, membuat kompetisi masih buram kedepannya.

"Deltras adalah salah satu tim Liga Nusantara yang persiapannya paling lama dan matang. Tapi sayang, belum bisa main di kompetisi resmi ," Ungkap bek senior Deltras, Mat Halil, saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Baik turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman, tak melibatkan klub kontestan DU maupun LINUS. Para tim-tim tersebut terpaksa hanya menjadi penonton di layar kaca, serta tak merasakan sedikitpun hingar bingar sepakbola indonesia yang katanya telah kembali, yang digembor-gemborkan para petinggi sepakbola Indonesia.

Suporter setia Deltras, Deltamania berharap para petinggi bola Indonesia bisa duduk bersama dan sama-sama mengembalikan sepakbola untuk semua kalangan, baik tim kasta teratas sampai kasta terendah sekalipun. Kompetisi yang harusnya berjalan semestinya dengan ketat dan sengit, semoga bisa kembali terlaksana. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Tuesday, November 3, 2015

Dua Tim Grup C Piala Sudirman, Pernah Deltras Kalahkan Semua

Pernah Menang : Pemain Deltras M.Yusuf (kanan) ketika berebut bola dengan Gede Sukadana (kiri) pemain Persela

DELTACYBER - Setelah hiruk pikuknya gelaran turnamen Piala Presiden beberapa minggu kemarin, agenda turnamen yang akan digelar dalam waktu dekat adalah Piala Jenderal Sudirman, yang melibatkan promotor Mahaka Sports. 15 Tim sudah diundang dalam turnamen yang menunjuk tiga kota menjadi tuan rumahnya. 14 tim berasal dari tim-tim ISL (Indonesian Super League) dan satu tim PS TNI yang ikut berpartisipasi. Sang juara turnamen ini akan diganjar hadiah sebesar Rp 2,5 Milliar.

Panitia pelaksana (Panpel) sudah menetapkan tiga kota sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan grup, yakni Malang (Stadion Kanjuruhan Malang), Sidoarjo (Stadion Gelora Delta), dan Bali (Stadion I Wayan Dipta).

Kabar Sidoarjo dipilih sebagai salah satu tuan rumah, karena tim Surabaya United yang aslinya menjadi tuan rumah di kota Surabaya harus pindah homebase sementara waktu untuk turnamen ini saja, dikarenakan banyaknya masalah yang bertentangan dengan tim ini. Manajemen Surabaya United berdalih bahwa mereka tidak bisa menggunakan Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) karena tidak bisa menyedot penonton, dan kurang mendukung untuk bisnis.

Bahkan, sebelumnya, pihak Kapolres Sidoarjo menolak penyelenggaraan Piala Jenderal Sudirman di kota Delta tersebut, karena mereka beralasan sedang konsentrasi untuk Pilkada serentak.
Namun, selang beberapa hari, akhirnya tim Surabaya United berhasil mengantongi izin berlaga sekaligus menjadikan Gelora Delta sebagai homebase sementara mereka untuk gelaran turnamen ini.

Di Sidoarjo, adalah untuk Grup C, ada 5 tim yang akan berlaga, yakni Surabaya United, Persib Bandung, Persela Lamongan, Pusamania Borneo, dan PS TNI.
Dari kelima tim tersebut, empat tim peserta adalah kontestan ISL, hanya PS TNI yang menjadi tim dari pihak penyelenggara yang juga ikut berpartisipasi.

Persela dan Persib pernah kalah dari Deltras !
Sementara itu, selain Surabaya United dan PS TNI yang notabennya belum pernah bertemu dengan Deltras. Tiga tim lainnya, Persela Lamongan, Pusamania Borneo, dan Persib Bandung sudah pernah bertanding dengan Deltras Sidoarjo di kompetisi resmi.

Persela Lamongan, yang terakhir kali menghadapi The Lobster beberapa bulan lalu (22/08/15) di laga ujicoba, mampu mengalahkan Deltras 1-3 di Gelora Delta. Namun, head to head pertemuan Persela dengan Deltras di kompetisi ISL, dalam 6 kali bertemu, Persela hanya mampu menang 2 kali, dan Deltras menang 3 kali, serta 1 kali berakhir imbang.

Lain halnya dengan Persela, Maung Bandung yang kemarin berhasil menjadi jawara Piala Presiden, pernah takluk oleh The Lobster saat bertandang ke markas Deltras, di kompetisi ISL 2010/2011 (02/10/10) dengan skor cukup telak 4-1 dari gol Danilo Fernando, Christiano Lopez (2), dan Marcio Souza.

Untuk Pusamania Borneo Fc. Tim kebanggaan pusamania ini, terakhir berjumpa dengan Deltras di Divisi Utama musim lalu. Dua kali bertemu, Deltras belum pernah menang atas Pesut Etam julukan PBFC.
Namun, The Lobster pernah mengungguli Persisam Putra Samarinda di ISL 2010/2011 (06/03/11) dengan skor 4-0 di Gelora Delta.


Turnamen hanya untuk tim ISL ?
Terlepas dari sejarah Deltras mampu menaklukkan Persela dan Persib Bandung. The Lobster yang sudah mempersiapkan secara matang untuk kompetisi Liga Nusantara harus menunda hasrat mereka berlaga di kompetisi resmi. PSSI ataupun Menpora yang belum menemui jalan tengah, membuat kompetisi yang mandek, dan ketidakjelasan masa depan semua kompetisi Liga Indonesia.

Dalam turnamen yang dihelat oleh promotor-promotor lain, para peserta hanya diambil dari kontestan ISL atau tim yang berlaga di kasta teratas. Bagi tim-tim Divisi Utama dan sekelas Liga Nusantara hanya bisa gigit jari tidak bisa berpartisipasi ambil bagian di turnamen. Dalam turnamen Piala Kemerdekaan beberapa bulan lalu pun yang digelar oleh Kemenpora juga tak melibatkan satupun tim Liga Nusantara.

Bila gelaran turnamen hanya untuk mengeruk keuntungan semata bagi beberapa golongan, dan hanya mementingkan beberapa pihak, sama saja mengambil kesempatan dalam kesempitan, di dalam keruhnya situasi sepakbola Liga Indonesia saat ini yang semakin mundur.

Turnamen hanyalah sebuah turnamen, bukan sebuah kompetisi yang panjang dan mengeluarkan satu tim juara dari keras dan ketatnya kompetisi yang dijalani selama berbulan-bulan. Bukan turnamen yang jangka waktunya hanya sebulan atau dua bulan, dan menganut sistem gugur. Sepakbola indonesia harus dihidupkan kembali, salah satu jalannya adalah kembali menggelar kompetisi di semua sisi. Baik, ISL, Divisi Utama, Liga Nusantara, maupun kompetisi-kompetisi dibawahnya.

Aksi Deltamania : APA KABAR LIGA INDONESIA !!

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Sunday, November 1, 2015

IFSC Regional Sidoarjo, Gelar Kopdar Untuk Eratkan Silahturahmi

IFSC : Regional Sidoarjo
DELTACYBER - Minggu pagi tadi (01/11) menjadi agenda kopdar alias kopi darat bagi komunitas IFSC (Indonesian Football Scarves Collectors) sebutan bagi para kolektor syal di tanah air, regional Kabupaten Sidoarjo. Komunitas IFSC sendiri sudah menyebar di beberapa daerah indonesia, termasuk Sidoarjo, yang juga aktif dalam menggelar kopdar ataupun sekedar sharing-sharing tentang syal.

Kopdar kali ini, yang diselenggarakan di Gelora Delta Sidoarjo, tepatnya di bawah Arena Panjat Tebing GDS, dihadiri para anggota IFSC Regional Sidoarjo sekaligus ajang jemur syal koleksi-koleksi mereka.

Syal yang dipajang bukan hanya syal sekelas tim-tim lokal saja, namun, syal luar negeri seperti Johor DT (Malaysia), Scarves United Collector (Polandia), serta syal Indonesia dengan berbagai macam desain mendominasinya, dan juga tak ketinggalan koleksi syal lawas alias jadul Deltamania pun juga ikut dipajang.

Dalam kesempatan kopdar tadi pagi, para anggota IFSC Regional Sidoarjo dalam suasana guyub rukun membicarakan tentang rencana-rencana mereka kedepannya.
"Rencana kami selanjutnya, ingin membuat untuk para kolektor syal regional sidoarjo, dan lebih mempererat tali silahturahmi antar anggota ,"Ujar Fauzi, salah satu kolektor syal regional kota udang tersebut.

Di dalam grup Official Facebook komunitas IFSC sendiri, sudah mencapai 7.000 lebih anggota yang bergabung, serta ada peraturan-peraturan tertentu untuk mengatur para anggotanya apabila hendak memposting foto syal koleksi mereka.

"Slogan dalam IFSC sendiri adalah Racun Berajut Menyatukan Kita, "Imbuh Fauzi. (bid)

Berikut beberapa foto kopdar IFSC Regional Sidoarjo (01/11) = 





Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Korcam Krian Rayakan Hari Jadinya Ke-4

The Dark : Deltamania Krian
DELTACYBER - The Dark ( Tifosi Heroik Deltamania Arek Krian ) sebutan korcam Deltamania Krian, malam tadi (31/10) baru saja menggelar acara tasyakuran hari ulang tahunnya yang ke-4 tahun. Hari jadi The Dark sebenarnya tanggal 28 Oktober kemarin, namun, hanya saja acara tasyakurannya  digelar sabtu malam di salah satu rumah anggotanya.

Acara yang terasa kekeluargaan dan guyub rukun, menjadi suasana cukup hangat antar sesama anggota Deltamania Krian maupun beberapa Korcam Deltamania lainnya yang hadir, seperti Densus-11 Deltamania Sukodono, DMW Deltamania Korcam Wonoayu.

Wawan, salah satu anggota korcam Deltamania Krian juga menuturkan harapannya kedepan bagi Korcam Krian nantinya. "Semoga kedepannya The Dark Kian ini semakin kompak antar anggota, solid, dan tetap merah ,"Ungkapnya.

"Semoga tetap kompak, solid, kreativ, dan jangan menyerah kawal serta mendukung tim kebanggaan ini "Ujar Risman, salah satu Deltamania Buduran. (bid)

Berikut gallery foto-foto Tasyakuran Hari Ulang Tahun The Dark (Deltamania Krian) =







Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Thursday, October 22, 2015

Deltamania Pertanyakan Kejelasan Kompetisi

Skuad Deltras : Apa Kabar Liga Indonesia ?

DELTACYBER - Kemenangan besar Deltras Sidoarjo atas tim tamunya, tim internal Persebaya allstar dengan skor 6-1, tadi sore (22/10) di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Juga menjadi aksi dari suporter setia Deltras yakni Deltamania.

Dalam pertandingan ujicoba sore tadi, tampak spanduk "Apa Kabar Liga Indonesia ?" yang dipasang di belakang gawang sebelah selatan Stadion Jenggolo, oleh kawan-kawan Deltamania

Spanduk tersebut merupakan pesan dari Deltamania, untuk mempertanyakan, kejelasan kompetisi Liga Indonesia kedepan. Karena, sampai saat ini, para petinggi PSSI maupun Kemenpora masih buram soal kejelasan kapan kompetisi Liga Indonesia bergulir, baik Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Liga Nusantara, maupun kompetisi lainnya.

Seusai pertandingan pun, para punggawa Deltras Sidoarjo juga berpose memegang spanduk tersebut.
" Jangan hanya membuat turnamen-turnamen saja, kami juga butuh sebuah kompetisi.  ", Ungkap Agus, salah seorang Deltamania. (bid)




Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Deltras Gasak tim Internal Persebaya 6-1

Choiron : Sumbang Dua Gol dalam laga ujicoba sore tadi (22/10)

DELTACYBER - Setelah rentetan hasil yang kurang memuaskan dalam empat laga ujicoba terakhir The Lobster julukan Deltras Sidoarjo. Sore tadi (22/10) di Stadion Jenggolo, Mat Halil dkk mampu menang dengan skor telak 6-1 atas tim internal Persebaya allstar.

Di babak pertama, Deltras mampu diimbangi oleh tim tamu 1-1. Namun, di jeda paruh kedua, tim asuhan coach Harmadi ini mengamuk dengan menambah lima gol sekaligus.

Gol-gol Deltras diciptakan oleh para pemain mudanya, seperti Sutrisno, Moch.Choiron dua gol, Sasmito, dan M.Bahrudin juga dua gol.

Kemenangan ini, juga sekaligus melepas dahaga kemenangan Deltras di laga uji coba, setelah terakhir kali berhasil menang saat beruji tanding menghadapi tim Pra Pon Sumatra Selatan (17/09) dengan skor 2-1, Wimba Sutan Fenosa menyumbang dua gol.

Walaupun bertajuk laga ujicoba, kemenangan telak Deltras Sidoarjo 6-1 atas tamunya, juga memberi rasa puas dari Deltamania yang menyaksikkan laga sore tadi di Stadion Jenggolo.

"Kami senang, Deltras bisa menang telak dengan skor 6-1 sore tadi, meskipun hanya laga ujicoba saja ", Ujar Fajar, salah seorang Deltamania (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Sunday, October 18, 2015

On This Day 19 Oktober 2010, Deltras Kalah Atas Persija di GBK


DELTACYBER - Pertemuan dengan Macan Kemayoran julukan Persija Jakarta di kompetisi ISL musim 2010-2011 menjadi pertandingan yang berat bagi The Lobster. Dua kali bertemu Persija, baik laga tandang ataupun kandang, Danilo Fernando dkk selalu menelan kekalahan.

Bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno (19/10/10) Deltras Sidoarjo harus menerima pil pahit, kalah 2-0 atas tim tuan rumah Persija Jakarta.

Bermain di hadapan ribuan The Jak Mania, suporter setia Persija, Ismed Sofyan dkk langsung mengambil inisiatif penguasaan bola di menit-menit awal babak pertama. Namun, peluang pertama, baru tercipta di menit ke-16 melalui sundul Precios, yang masih membentur mistar gawang Deltras yang dijaga Usman Pribadi.

Tim tuan rumah, baru bisa membuka keunggulan di menit ke-38 melalui striker mungil mereka, Aliyudin. Penetrasi Greg Nwokolo di sayap kanan, yang diakhiri tendangan keras mendatar masih bisa ditepis Usman. Namun, bola rebond mampu di sambar Aliyudin. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persija Jakarta masih terus menyerang pertahanan The Lobster. Menit-74, kali ini giliran Bambang Pamungkas yang mendapat peluang. Tembakan terukurnya, kembali masih bisa ditepis oleh Usman Pribadi.

Terus tertekan, gawang Deltras akhirnya kembali bobol di menit ke-81. Kali ini melalui kaki Ramdani Lestaluhu, memanfaatkan umpan silang dari Oktavianus. Persija Unggul 2-0
Hingga wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang, skor kemenangan Persija 2-0 atas tamunya, Deltras Sidoarjo tidak berubah. (bid)

Deltamania saat awaydays ke SUGBK 
Line Up Persija Jakarta = Hendro Kartiko (gk), Precious, Eric Bayemi, Tony Sucipto, Syamsul Bachri, Ismed Sofyan, Greg Nwokolo, Oliver Makor, Bambang Pamungkas, Leo Saputra, Aliyudin.
Coach : Rahmad Darmawan
Manajer : Haryanto Badjuri

Line Up Deltras = Usman Pribadi (gk), Made Astawa, Khoirul Mashuda, Mujib Ridwan, Anang Maruf, Bejo Sugiantoro, Steve Hesketh, Fery Aman, C.Lopez, Satyo Husodo, Danilo Fernando,
Coach : H.Mustaqim
Manajer : Ayu Sartika

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Saturday, October 10, 2015

Geas Kemar, Idolakan Agung Prasetyo

Masih Muda : Geas Kemar
DELTACYBER - Banyak pemain muda yang dimiliki armada coach Harmadi untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara nanti. Selain dari mantan pemain anak asuhnya sendiri di Deltras U-21, The Lobster juga ada tiga pemain magang dari SSO Real Madrid Sidoarjo. Ketiganya adalah Geas Kemar diposisi penjaga gawang, Akmal Fakhri lini belakang, dan Panji Cahya sebagai gelandang.

Berstatus magang di tim Deltras, ketiga pemain ini banyak menimba ilmu dari para seniornya seperti Uston Nawawi, Mat Halil, M.Choiron, Jefry Dwi, maupun Wimba Sutan. Dalam sesi latihan rutinpun, baik Geas, Akmal, maupun Panji berusaha memberikan penampilan terbaiknya.

Untuk posisi penjaga gawang, Deltras memiliki empat penjaga gawang. Untuk posisi utama masih ditempati Susanto, diposisi kedua ada nama Papank Nurjaman, ketiga yakni Amik, dan keempat Geas Kemar.
Susanto yang masih dikampung halamannya, serta Papank yang juga masih mengikuti tim Pra PON Jatim harus absen di sesi latihan atau laga uji coba.

Coach Harmadi menyisakan Amik dan Geas Kemar untuk mengawal gawang The Lobster. Khusus untuk Geas, kiper yang masih duduk di bangku perkuliahan ini, tentu bersyukur bisa bergabung di Deltras dan berambisi untuk menjadi bagian tim ini.

Selain tekun latihan bersama Deltras, Geas juga masih berlatih dengan SSO Real Madrid Sidoarjo.
"Iya mas, selain latihan sama Deltras, saya juga masih latihan di Real Madrid Sidoarjo, setiap hari rabu, jumat, dan sabtu. Tapi sudah agak berkurang, karena saya juga kuliah ," Ujarnya, saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Geas Kemar juga memiliki kiper idolanya, yakni Agung Prasetyo, mantan kiper andalan The Lobster.
"Saya kagum sama Agung Prasetyo, karena punya jumping dan reaksinya yang cepat. Selain itu, saya juga kenal sama Agung Prasetyo ," Ungkap Geas, yang juga mengidolakan kiper FC.Porto, Iker Cassilas.

Apabila, manajemen The Lobster mengkontraknya serta percaya Geas Kemar untuk mengawal mistar gawang Deltras, tentu, pemain asli Palembang ini bersyukur serta optimis membawa tim pujaan Deltamania tersebut promosi ke Divisi Utama.

"Ya, syukur kalau dikontrak Deltras. Semoga saya bisa berkontribusi untuk tim, buat promosi ke Divisi Utama ," Imbuhnya. (bid)

Nama Lengkap : Geas Falsa Kemar
Tempat, Tanggal Lahir : Palembang, 15-03-1997
Nomor Punggung : 30
Sekolah : UIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Hukum dan Syariah
Pemain Idola : Agung Prasetyo & Iker Cassilas
Karir klub :
- SSB GPD
- SSO Real Madrid Sidoarjo
- Deltras Sidoarjo (Magang) - Sekarang

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Friday, October 2, 2015

On This Day 02 Oktober 2010, Deltras Bantai Maung Bandung

Selebrasi : Marcio Souza seusai menjebol gawang Persib Bandung

DELTACYBER - Deltras melakoni awal musim yang baik di kompetisi Indonesia Super League musim 2010-2011. Di laga kandang sendiri (02/10/10), The Lobster mampu melibas tamunya, yakni Maung Bandung julukan Persib Bandung, dengan skor telak 4-1. Gol Deltras dicetak oleh trio pemain asingnya, yakni Christiano Lopez, Marcio Souza, dan Danilo Fernando.

Bermain di depan ribuan Deltamania yang hadir, tim asuhan Mustaqim itu langsung menekan pertahanan Persib di menit-menit awal. Dua striker asal Brazil, Marcio Souza dan Christiano Lopez silih berganti merepotkan lini belakang Maung Bandung.
Namun, hingga babak pertam berakhir, skor kacamata 0-0 bertahan.

Di babak kedua, The Lobster kembali tampil menyerang. Gol pembuka bagi tuan rumah, menit ke-49 melalui titik putih, setelah kiper Persib Markus Horison melanggar Marcio Souza di kotak terlarang. Christiano Lopez yang menjadi algojo, sukses menjebol jala Persib.

Unggul 1-0, Deltras tak mengendurkan serangan. Menit ke-53, tendangan keras Marcio Souza mampu merobek gawang Persib yang kedua kali. Deltras sementara unggul 2-0.

Unggul sementara 2-0, Deltras semakin percaya diri dan tampil lepas. Bahkan, tim pujaan Deltamania ini kembali menambah dua gol dari Christiano Lopez menit-63 dan Danilo Fernando menit ke-65. 4-0 The Lobster menjauh dari Persib.

Sementara gol balasan dari Persib bandung, dicetak Pablo Frances menit ke-77, memanfaatkan blunder dari pemain belakang Deltras. Gol dari Pablo Frances, menjadi gol hiburan bagi Maung Bandung di laga saat itu.
Hingga peluit panjang ditiup wasit Joni Parera, The Lobster tetap memimpin 4-1 atas Persib Bandung. (bid)

Susunan Pemain :

(DELTRAS) = Yanuar.F (gk), Sutikno, Khoirul Mashuda, Mujib Ridwa, Anang Maruf, Danilo Fernando, Bejo Sugiantoro, Fery Aman, Marcio Souza, Christiano Lopez, Steven Hesketh.

(PERSIB) = Markus Horison (gk), Isnan Ali, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Baihakki Khaizan, Siswanto, Hariono, Eka Ramdani, Atep, Pablo Frances, Christian Gonzales


Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Wednesday, September 30, 2015

Cikal Ali Ikut Latihan Bersama Deltras

Bergabung kembali : Alimudin saat sesi latihan Deltras

DELTACYBER - Pemain belakang andalan Deltras di musim lalu, yakni Alimudin atau yang biasa disapa Cikal Ali, kali ini kembali ikut dalam beberapa kali sesi latihan rutin skuad The Lobster. Pemain asli Makassar ini memang, diawal persiapan Deltras dia tidak masuk dalam tim.

Namun, seiring berjalannya waktu, kompetisi yang terhenti dan belum jelas. Dan tim Deltras yang tetap menggelar latihan rutin, Cikal Ali yang baru pulang dari kampung halamannya, saat ini kembali bergabung bersama Deltras guna menjalani latihan.

"Ya, saya ikut latihan bersama tim Deltras di stadion jenggolo, juga untuk jaga kondisi ," Ujar pemain yang suka Ac Milan ini.

Di beberapa kali latihan, mantan pemain Perssin Sinjai itu tidak canggung bergabung bersama mantan rekan-rekannya di Deltras. Di lini belakang, ia menjadi center bek dengan tipikal permainan tenang dalam menghadapi tekanan para striker lawan. (bid)

Baca Juga =
Tiga Laga Uji Coba Terakhir, Lini Belakang Jadi Sorotan
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

Saturday, September 19, 2015

Tiga Laga Uji Coba Terakhir, Lini Belakang Jadi Sorotan


DELTACYBER - Tiga pertandingan uji coba terkahir yang dilakoni kubu The Lobster julukan Deltras Sidoarjo, melawan tim PON yakni Papua Barat, Jawa Timur, dan yang terakhir Sumatera Selatan. Tim asuhan Harmadi ini selalu kebobolan.

Dalan tiga uji tanding tersebut, Mat Halil cs menelan satu kekalahan telak saat menghadapi Pon Papua Barat dengan skor 0-5 (27/08), imbang 1-1 dengan Pon Jatim (29/08), dan menang tipis 2-1 atas Pon Sumatera Selatan (17/09).

Lini belakang Deltras tentu menjadi perhatian khusus bagi coach Harmadi. Pasalnya di tiga uji coba tersebut, gol yang bersarang di gawang The Lobster sudah mencapai tujuh gol, dan memasukkan 3 gol ke gawang lawan berkat sumbangan dua gol Wimba Sutan saat melawan Pon Sumsel serta pemain muda Rifky Sholekhudin ketika bentrok versus Pon Jatim.

Absennya pemain inti seperti Center Bek Danial, kiper utama Sutanto, serta gelandang bertahan Agung Fitrayanto yang belum bergabung bersama tim lantaran masih di luar kota, membuat tim ini tidak bisa memainkan kekuatan penuhnya saat berujicoba.

Pelatih Kepala Harmadi, memberi kesempatan bermain bagi center bek muda Deltras. Di setiap laga  uji coba, Harmadi selalu menduetkan mantan pemain Deltras U-21 Dwi Mahardhika dan Joko Minarno di lini belakang, serta memberi kesempatan untuk kiper ketiga Deltras, Amik menggantikan Papank Nurjaman yang masih dipanggil seleksi Pon Jatim.

Evaluasi tentu menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih untuk memperbaiki performa lini belakang Deltras saat absennya beberapa punggawa inti serta memaksimalkan pemain muda yang ada untuk menambah jam terbang bermain, sebelum benar-benar terjun di kompetisi yang sesungguhnya. (bid)

Baca Juga =
Tiga Laga Uji Coba Terakhir, Lini Belakang Jadi Sorotan
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan