Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, January 29, 2015

Andik Rendika Rama Dipanggil Pelatnas Garuda Muda

Rendika Rama : saat membela The Lobster di Divisi Utama

DELTACYBER - Sebanyak 27 pemain sudah dipanggil Timnas U-23 dan U-22 yang di arsiteki Coach Aji Santoso guna mengikuti pelatnas tahap ketiga yang akan TC di Sidoarjo mulai 1 Februari mendatang . 

Para pemain U-22 akan menjalani persiapan AFC qualifier akhir Maret nanti . Sedangkan pemain under 23 masuk untuk Sea Games Juni mendatang di Singapura .

Dalam 27 nama yang masuk dalam list pelatnas Garuda Muda, salah satu mantan pemain The Lobster yang sudah membela Deltras 2 musim berturut-turut yakni Andik Rendika Rama masuk dalam list nama yang dipanggil Aji Santoso .

Rendika Rama yang berposisi sebagai Defender ini akan menjalani Pelatnas Garuda Muda bersama Evan Dimas, Paolo Sitanggang, Manahati Lestusen, Adam Alis, Ravi Murdianto dll .
" semoga saja , saya bisa jadi seleksi timnas ," Ungkap Rama, saat dikonfirmasi redaksi Deltacyber .

Rendika Rama sendiri membela Deltras sejak Divisi Utama 2013 dan 2014, dua musim dan selalu menjadi starter The Lobster. Namun, saat ini kabarnya sudah diikat kontrak dengan salah satu tim jawa timur peserta Indonesia Super League musim depan yakni Laskar Joko Tingkir julukan Persela Lamongan .

Garuda Muda Agendakan Uji Coba Di Sidoarjo


DELTACYBER - Timnas U23 dan U22 asuhan Aji Santoso akan menjalani TC (Pemusatan Latihan) di Kota Delta sebutan Kabupaten Sidoarjo Februari mendatang . Dan akan melakoni dua agenda uji coba internasional di Gelora Delta Sidoarjo .

Dalam persiapan jelang Kualifikasi Piala Asia U-22 23-31 Maret mendatang serta SEA Games bulan Juni di Singapura.
Di Kualifikasi Piala Asia U-22, timnas U-23 berada di Grup H bersama Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

Tim besutan Aji Santoso tersebut akan menghadapi Syria pada 14 Februari 2015 serta tim Negeri Jiran julukan Malaysia pada 17 Februari 2015 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo .

“TC kali ini kami prioritas pada pemain under 22 dulu, untuk persiapan AFC qualifier akhir Maret nanti. Setelah itu pemain under 23 masuk untuk Sea Games Juni di Singapura,” Ungkap Aji.


Berikut nama-nama pemain Timnas U-22:

1. Teguh Amiruddin - Barito Putera - Goalkeeper

2. Yogi Triana - Sriwijaya FC - Goalkeeper

3. Muhammad Natshir Fadhil - Persib Bandung - Goalkeeper

4. Ravi Murdianto - Mitra Kukar FC - Goalkeeper

5. Muhammad Abduh Lestaluhu - Persija Jakarta - Defender

6. Moch. Zaenuri - Persebaya Surabaya - Defender

7. Hansamu Yama Pranata - Barito Putera - Defender

8. Paulo Oktavianus Sitanggang - Barito Putera - Midfielder

9. Evan Dimas Darmono - Persebaya Surabaya - Midfielder

10. Manahati Lestusen - Barito Putera - Defender

11. Hendra Adi Bayauw - Semen Padang FC - Midfielder

12. Ilham Udin Armaiyn - Persebaya Surabaya - Midfielder

13. Safri Al Irfandi - Semen Padang FC - Midfielder

14. Wawan Pebriyanto - PBR Bandung Raya - Midfielder

15. Jajang Maulana - Sriwijaya FC - Defender

16. Zulfiandi - Persebaya Surabaya - Midfielder

17.Ahmad Ihwan - Personal - Forward

18. Ahmad Novfiandani - Arema Cronus - Midfielder

19. Mahdi Fahri Albaar - Mitra Kukar FC - Defender

20. Andik Rendika Rama - Persela Lamongan - Defender

21. Oktavianus Fernando - Persita Tangerang - Midfielder

22. Nazarul Fahmi - Persita Tangerang - Midfielder

23. Yogi Rahadian - Mitra Kukar FC - Forward

24. Aldi Al Achya - Persita Tangerang - Forward

25. Sutanto Tan - Pusam Bali United - Forward

26. Joko Prayitno – Persijap Jepara - Forward

27. Adam Alis Setyano - Persija Jakarta - Midfielder

Sunday, January 25, 2015

Berharap Tuah Dari Sidoarjo


SIDOARJO bukan kota besar. Daerah berjuluk Kota Udang tersebut juga bukan kiblat sepak bola nasional seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, ataupun Jayapura.

 Klub milik pemerintah, Persida Sidoarjo, pun hanya berlaga di Divisi Utama atau level II kompetisi di Indonesia. Bahkan, klub yang pernah memiliki fans puluhan ribu, Deltras, kini sudah terdampar di Liga Nusantara, ajang kompetisi terendah di tanah air.

 Namun, Sidoarjo selalu menjadi pilihan utama Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam beberapa waktu terakhir untuk menggelar pemusatan latihan (training center). Mulai dari Timnas U-19 dengan pelatih Indra Sjafri.

 Hasilnya, Evan Dimas dkk mampu menjadi juara Piala AFF U-19. Dalam final yang dilaksanakan di Gelora Delta, Sidoarjo, pada 22 September 2013, Garuda Muda, julukan Timnas U-23, mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti 7-6.

 Kemudian,kota yang berbatasan dengan Surabaya tersebut dipilih timnas senior sebagai persiapan menyongsong Piala AFF 2014. Hariono dkk pada 7-15 September 2014.

 Selama di daerah yang dipimpin Bupati Saiful Ilah tersebut, anak asuh Alfred Riedl tersebut menjalani laga persahabatan melawan musuh beratnya, Malaysia. Hasilnya, Zulkifli Syukur dkk menang 2-0.
 Sayang, menjelang Piala AFF 2014 yang dilaksanakan di Singapura dan Vietnam, TC di pindahkan ke Jakarta. Riedl kurang berkenan dengan kondisi Sidoarjo. Hasilnya, Pasukan Garuda, julukan Timnas Indonesia, tersingkir di babak penyisihan.

 Kini, Sidoarjo pun diharapkan memberikan tuah  kepada Timnas U-23 yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2015. Pelatih Aji Santoso akan memboyong anak asuhnya ke kota yang kini juga mendapat julukan Kota Lumpur tersebut.
 ‘’Mulai 1 Februari, TC akan dilaksanakan di Sidoarjo.’’ Ungkap Aji.

sumber - http://www.pinggirlapangan.com/

On This Day 26 Januari 2012, Persidafon Bungkam Deltras

Mijo Dadic (kiri) menghadang laju Patrick Wanggai
DELTACYBER - Upaya The Lobster julukan Deltras mencuri poin di kandang Persidafon, harus pupus setelah tim asuhan Jorg Peter Steinubrunner tersebut ditekuk tuan rumah Persidafon dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012 saat itu .

Bermain di stadion Barnabas Yoube, Kabupaten Jayapura, Papua (26/01/12) kemenangan Gabus Sentani julukan Persidafon menjadi titik balik mereka menjauhi zona degradasi dari penampilan impresif Patrick Wanggai dan Eduard Ivakdalam, keduanya menyumbang masing-masing satu gol . Sementara itu Mijo Dadic dkk hanya bisa membalas melalui striker asingnya Amos Marah .

Di babak pertama, strategi bertahan dan memanfaatkan serangan balik awalnya berjalan dengan baik, sebelum pemain pengalaman Eduard Ivakdalam memanfaatkan kemelut didepan gawang Wawan Hendrawan di menit ke-27 . Skor 1-0 bertahan hingga turun minum .

Di babak kedua, tim asal kota udang ini tampil berani menyerang pertahanan Persidafon yang dijaga Erick Bayemi Edison Ames, Andri Ibo. Alhasil di menit ke-50 Amos Marah mampu melesakkan gol penyeimbang 1-1 setelah memanfaatkan umpan silang dari M.Fakhrudin .

Mampu menyamakan keduduk, justru menjadi boomerang bagi The Lobster. Memanfaatkan serangan balik, Patrick Wanggai berhasil membuat Persidafon unggul 2-1 setelah menyambut umpan rasmoyo dari sisi kanan gawang Deltras yang dikawal Wawan Hendrawan .

Meskipun di sisa-sisa pertandingan kedua tim jual beli serangan, namun skor 2-1 untuk keunggulan Gabus Sentani tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang .
Dalam laga tersebut, skuad The Lobster banyak yang absen lantaran cedera seperti Budi Sudarsono, bomber asing asal Australia yakni Sean Rooney, gelandang serang macam Walter Brizuela .(bid)

Friday, January 23, 2015

Timnas U-23 Gelar TC Di Kota Delta

Aji Santoso (kanan) akan memboyong skuadnya ke Sidoarjo

DELTACYBER - Sidoarjo kembali ditunjuk oleh BTN (Badan Timnas Indonesia) untuk TC bagi skuad Timnas U-23 dalam persiapan jelang Kualifikasi Piala Asia U-22 23-31 Maret mendatang serta SEA Games bulan Juni di Singapura.

"Mulai 1 Februari, TC akan dilaksanakan di Sidoarjo, rencananya kami akan latihan di lapangan Jenggolo ," Ungkap pelatih yang pernah menukangi Persebaya Surabaya ini

Di Kualifikasi Piala Asia U-22, timnas U-23 berada di Grup H bersama Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Lawan terberat tentu datang dari tim Negeri Ginseng, Korea Selatan. Sebanyak 25 pemain akan dipanggil Aji Santoso untuk mengikuti TC Februari mendatang .

Dalam TC (Pemusatan Latihan) tahap ketiga pada 1-18 Februari 2015 di Sidoarjo, rencananya skuad asuhan Aji Santoso ini akan menggelar dua kali uji coba internasional , sekitar tanggal 10 dan 14 Februari , Aji juga enggan menyebutkan negara-negara mana yang akan menguji skuad Garuda Muda ini.

Sidoarjo dalam beberapa bulan terakhir, juga sering menjadi Tempat Pemusatan latihan bagi skuad Timnas . Bahkan yang terakhir, skuad Timnas Senior asuhan Alfred Riedl juga menggelar TC serta uji coba di Gelora Delta Sidoarjo, sebelum berangkat ke Vietnam dalam Piala AFF Suzuki Cup 2014 Desember lalu .(bid)





Saturday, January 10, 2015

Indra, Rindu Atmosfer Gelora Delta

Indra, saat bersama Deltras ISL 2012
DELTACYBER - Turun drastisnya prestasi Deltras saat ini bukan hanya disesalkan Deltamania dan masyarakat sidoarjo sendiri, tetapi juga para pemain putra Daerah tentunya . Harus bermain di Liga Nusantara musim depan alias di Kompetisi Amatir, The Lobster yang dulu masih jumawa di Jawa Timur bahkan Indonesia Super League, musim depan harus rela berjuang di Divisi 1 .

Jebloknya tim kota udang tersebut disayangkan mantan pemain Deltras Sidoarjo yang juga pemain asli Sidoarjo sendiri yakni Indra Setiawan .

" Sayang Deltras sekarang seperti ini, tim besar & Stadion bagus juga ", Ujar Indra saat dihubungi redaksi Deltacyber .
Pemain yang pernah merumput bersama Persegres Gresik dan musim lalu membela Laskar Jenggolo sebutan Persida ini bahkan tetap mengikuti perkembangan informasi seputar Deltras .

" Iya, saya juga mengikuti perkembangan informasi Deltras . Deltras juga sudah di hati saya ," Ungkap pemain kelahiran 11 September 1990 ini

Pemain yang juga turut serta membawa Deltras Sidoarjo promosi ke Indonesia Super League 2010 ini mengaku juga rindu akan suasana Gelora Delta yang dipadati Deltamania .
" Saya juga kangen saat bermain dihadapan Deltamania yang memadati Stadion ," Ungkap Indra

Tentu, para pemain asli Sidoarjo turut menyayangkan performa Deltras yang di dua musim saat berlaga di Divisi Utama tidak optimal dan bahkan yang paling buruk ketika musim 2014 kemarin . Sidoarjo sudah menjadi gudangnya pemain-pemain Nasional serta banyak mencetak bakat-bakat muda yang potensial . Namun, performa tim lokal sendiri masih jauh dari harapan .(bid)

Friday, January 9, 2015

Dua Kali Bawa Lolos Ke Kasta Tertinggi

Fachrudin

APRESIASI layak diberikan kepada Fachrudin. Dia dua kali mampu membawa tim yang dibelanya menembus kompetisi elite di pentas sepak bola Indonesia. Dia melakukannya saat berkostum PSIS Semarang pada musim 2000-2001 dan Deltras Sidoarjo pada 2009.

 Bedanya, di Mahesa Jenar, julukan PSIS, dia mengangkat ke Divisi Utama. Sedang bersama Deltras, The Lobster, julukan Deltras, dibawanya ke Indonesia Super League (ISL)
 ‘’Hanya dua kali. Tapi, itu sudah menjadi kebanggan tersendiri,’’ kata Fachrudin.
 Apalagi, dia melakukannya di awal dan akhir karirnya di lapangan hijau. Lelaki asal Surabaya, Jawa Timur, tersebut saat ini sudah gantung sepatu dan lebih memilih menekuni karir sebagai pelatih.

 ‘’Sebenarnya, usai promosi ke ISL, saya dapat tawaran dari Bos Vigit (Waluyo) untuk kembali bermain di Deltras,’’ ucap Fachrudin.
 Hanya, dia menolaknya. Alasannya, konsentrasinya sudah bukan lagi sepak pesepak bola.
 ‘’Saya sudah mulai belajar jadi pelatih. Usia juga sudah tak muda lagi,’’ ungkap lelaki kelahiran 1976 tersebut.

 Selama karirnya, Fachrudin sudah berpetualang dari satu klub ke klub yang lain. Setelah dari PSIS Semarang, bapak dua anak tersebut memperkuat Mitra Kutai Kartanegara (Kukar), Persid Jember, Persegi Gianyar.

 ‘’Setelah itu, saya sempat kembali ke PSIS. Nah, dari PSIS pada 2008, saya membela Persebaya Surabaya,’’ ucap Fachrudin.

 Selama di Green Force, julukan Persebaya, dia ditangani oleh pelatih yang ikut membentuk karakternya, Freddy Mulli. Dia pernah bersama Freddy di Persid dan Persegi.
 Meski masih termasuk pelatih muda, Fachrudin sudah kenyang menangani tim. Bahkan, dia bisa menjadi asisten pelatih klub Divisi Utama, Mojokerto Putra.

 Pilihannya untuk menjadi arsitek tim membuat Fachrudin pun bertekad untuk selalu menambah ilmunya. Lisensi internasional, AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), menjadi idamannya yang selalu ingin dicapai. (*)