Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Tuesday, March 31, 2015

Gallery Foto, Timnas Indonesia vs Myanmar 30/03/2015


DELTACYBER - Melawan Myanmar (30/03) di Gelora Delta, dalam lanjutan Uji Coba Internasional FIFA MATCH DAY, Garuda Senior berambisi meraih kemenangan di publik sendiri. Raihan tersebut terwujud, setelah Hariono dkk mampu unggul tipis 2-1 atas Myanmar.

Gol Indonesia dicetak di babak kedua semua, melalui Raphael Maitimo menit ke-61 dan pemain gaek Christian Gonzales menit 74 , Myanmar mampu membalas di menit-menit akhir laga melalui pemainnya David Htan menit ke-86.

Di pertandingan ini sendiri, menjadi debut pemain Naturalisasi asal tim Persipura Jayapura yakni Bio Paulin. Pemain bertubuh besar ini resmi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) dan bisa memperkuat tim nasional Garuda berlaga.

SUSUNAN PEMAIN:  Indonesia vs Myanamar 30/03/2015
Indonesia - I Made Wirawan; Ahmad Alfarizi, Hasim Kipuw, Victor Igbonefo, Bio Paulin; Hariono, Raphael Maitimo, Bayu Gatra; Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun, Boaz Solossa.

Myanmar - Vanlal Hrual; Khin Maung Lwing, Aung Zaw, Win Min Htut, Ye Win Aung; David Htan, Yan Aung Kyaw, Nanda Lin Kyaw Chit, Kyi Lin; Zin Min Tun, Kyaw Ko Ko.












Sunday, March 29, 2015

Uston Nawawi : Merealisasikan Yang Tertunda 13 Tahun


MANTAN gelandang Timnas Senior Indonesia Uston Nawawi sudah resmi membela Deltras di Liga Nusantara 2015. Apa yang membuatnya tertarik bergabung dengan tim yang pernah disegani di kancah sepak bola Indonesia itu?Berikut petikan wawancara dengan Uston yang habis berlatih bersama The Lobster, julukan Deltras, di Stadion Jenggolo pada Jumat (27/3/2015)
---
Bisa dikatakan Uston sebenarnya sudah gabung Deltras sejak lama?
-Iya. Pada musim 2002-2003, saya sudah dihubung-hubungkan dengan Deltras. Bahkan nyaris bergabung. Namun, akhirnya dari Persebaya, saya bukan ke Deltras malah ke PSPS Pekanbaru.

Bisa dikatakan ini sesuatu yang tertunda lama?
-Ya begitulah. Juga sudah saatnya saya membela Deltras juga.

Apa yang membuat Uston bergabung Deltras? Padahal kalau mau, banyak tim Divisi Utama yang mau mengontrak Anda?
-Dengan usia yang sudah tua, saya lebih suka main di klub dekat-dekat rumah saja. (Musim ini, Uston nyaris bergabung dengan tim Divisi Utama Persepam Madura).

Apa itu pula (dekat dengan rumah) yang membuat gagal ke Persepam?
-He he he. Deltras dekat dengan rumah. Setiap hari, saya bisa bertemu keluarga. Selain itu, usai latihan, saya juga bisa mengurusi rumah makan. (Uston juga mengelola sebuah rumah makan di kawasan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo Kota).

Dengan Uston, Deltras bisa promosi kembali ke Divisi Utama?
-Saya kan tidak sendirian. Pemain-pemain lain juga menentukan.

Bagaimana materi Delras sekarang?
-Masih ada beberapa kekurangan. Utamanya lini depan. Banyak peluang yang terbuang saat menjalan laga uji coba melawan Perssu Sumenep dan Persebo Bondowoso (dua tim Divisi Utama). (*)

sumber - http://www.pinggirlapangan.com/

Thursday, March 26, 2015

The Lobster Masih Butuh Striker Lagi

Faisal Muttaqin : Masih Andalan

DELTACYBER - Setelah menggaet pemain gaek macam Uston Nawawi di lini tengah bersama Jefry Dwi Hadi dan Mat Halil di sektor belakang, tim asuhan Harmadi ini masih membutuhkan tambahan pemain untuk di beberapa lini yang dianggap masih lemah.

Di posisi striker, Deltras saat ini hanya mengandalkan duo pemain muda yakni Faisal Muttaqin serta Hamdan. Di beberapa kali uji coba, Faisal dan Hamdan masih belum menunjukkan performa apiknya.

Guna menambal sektor lini depan untuk tajam dalam urusan menjebol gawang lawan, manajemen Deltras harus bergerak cepat untuk menggaet pemain-pemain pengalaman yang bisa menjadi target men di depan.

Isu yang saat ini beredar, mantan pemain Persekabpas Pasuruan, Persipro Probolinggo dan Persebaya Surabaya yakni Supaham di santerkan bergabung bersama Mat Halil dkk.

Apalagi, Deltras masih membutuhkan suntikan beberapa pemain pengalaman lagi untuk menjadi leader di beberapa lini yang dianggap menjadi titik lemah Deltras. (bid)

Gallery Foto, Timnas Indonesia vs Kamerun 25/03/2015


DELTACYBER - Kamerun mampu menundukkan Garuda Senior di laga uji coba sore tadi (25/03) di Gelora Delta Sidoarjo, dengan skor tipis 0-1. Gol Kamerun dicetak oleh striker asal tim FC Porto yakni Vincent Aboubacar, menit ke-35.
Setelah menghadapi Kamerun, Hariono dkk akan kembali ber-uji coba dengan tim nasional Myanmar (30/03) besok, di Gelora Delta.

Susunan Pemain
Indonesia: I Made Wirawan (gk); Victor Igbonefo, Johan Alfarizi, Yohanis Tjoe (Fachrudin'47), Hasyim Kipuw (T. Sucipto'87); Hariono (A. Jufrianto'73), Zulham Zamrun, I Gede Sukadana (R. Maitimo'68), Tantan (Bayu Gatra'68), Boaz Solossa, Cristian Gonzales (F. Sinaga'66).
Pelatih: Benny Dolo

Kamerun: Fabrice Ondoa (gk); Ngweni Kadiang, Aurelien Chedjou, Henry Bedimo, Ambroise Oyongo (Jerome'80), Eyong Enoh; Raoul Loe, Benjamin Moukandjo (Mandjang'63), Dani N'Di (Zock Abep'75), Leonard Kweuke (Etoundi'25), Vincent Aboubakar.
Pelatih: Volker Finke

Berikut Gallery Foto, Timnas Indonesia vs Kamerun 25/03/2015
















Wednesday, March 25, 2015

Timnas Senior Kalah Tipis 0-1 Atas Kamerun

Duel Keras Ferdinand Sinaga,  (kanan)

DELTACYBER - Timnas senior harus mengakui kekalahan tipis dari Kamerun 0-1 tadi sore (25/03), di Gelora Delta Sidoarjo. Kamerun hanya bisa melesakkan gol satu-satunya melalui Vincent Aboubacar, striker milik FC Porto.

Di babak pertama, Kamerun bermain hati-hati dan menguasai penguasaan bola. Indonesia sendiri yang dikomandoi oleh kapten Boaz Salossa juga lebih banyak menunggu di lini pertahanan sendiri. Kamerun membuka peluang emas dari sepakan luar kotak pinalti Vincent Aboubacar menit ke-22, namun I Made Wirawan masih bisa mengamankan.

Baru di menit ke-35 Vincent Aboubacar membuka keunggulan Kamerun. Memanfaatkan umpan silang dari penetrasi Hendri Bedimo, Vincent mampu menceploskan bola di kotak pinalti Indonesia. Lima menit akhir sebelum turun minum, Kamerun kembali mengancam pertahanan Indonesia. Kali ini melalui Raoul Loe, memanfaatkan bola liar, namun bola masih membentur mistar gawang. Babak pertama usai, skor sementara 0-1.

Babak kedua, Garuda Senior mencoba keluar dari tekanan Kamerun. Menit ke-55 Zulham Zamrun mendapat peluang emas, sayangnya, sepakan melengkung pemain asal Persipura ini masih diatas gawang Fabrice Ondoa. Menit-62 I Made Wirawan kembali harus jatuh bangun menghalau sontekan Aurelien Chedjou dan Acoubacar.

Ferdinand Sinaga yang baru masuk menggantikan Christian Gonzales, memperoleh peluang emas. Namun, sayang, sundulannya memanfaatkan umpan silang Hasyim Kipuw masih terlalu lemah. Di menit-menit akhir pertandingan, Kamerun masih menguasai permainan, Victor Igbonevo dan Fachrudin harus dibuat sibuk oleh Kamerun. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 0-1 untuk keunggulan Kamerun bertahan hingga usai. (bid)

Indonesia: I Made Wirawan (gk); Victor Igbonefo, Johan Alfarizi, Yohanis Tjoe (Fachrudin'47), Hasyim Kipuw (T. Sucipto'87); Hariono (A. Jufrianto'73), Zulham Zamrun, I Gede Sukadana (R. Maitimo'68), Tantan (Bayu Gatra'68), Boaz Solossa, Cristian Gonzales (F. Sinaga'66).
Pelatih: Benny Dolo

Kamerun: Fabrice Ondoa (gk); Ngweni Kadiang, Aurelien Chedjou, Henry Bedimo, Ambroise Oyongo (Jerome'80), Eyong Enoh; Raoul Loe, Benjamin Moukandjo (Mandjang'63), Dani N'Di (Zock Abep'75), Leonard Kweuke (Etoundi'25), Vincent Aboubakar.
Pelatih: Volker Finke

Tuesday, March 24, 2015

Timnas Akan Tampil All Out Lawan Kamerun


DELTACYBER - Timnas Senior akan menghadapi laga uji coba FIFA Match Day melawan tim nasional asal benua Afrika yakni Kamerun, sore nanti (25/03), di Gelora Delta Sidoarjo. Baru melakukan persiapan tim pada tanggal 22 Maret kemarin, pelatih sementara yakni Benny Dollo harus melakukan persiapan khusus untuk menghadapi laga ini.

Bendol, sapaan akrab Benny Dollo mengutarakan komentarnya untuk laga tersebut, ia mengungkapkan akan menampilkan yang semaksimalkan mungkin.
"Kami akan tampil all out untuk laga melawan kamerun nanti," Ungkap mantan pelatih Arema Malang, Persita Tangerang dan Persija Jakarta tersebut

Namun, tidak semua pemain timnas bisa memenuhi panggilan dalam laga uji coba kali ini. Seperti Imanuel Wanggai, pemain Persipura Jayapura ini harus absen lantaran mengalami cedera engkel dan posisinya digantikan oleh Risky Pellu gelandang bertahan Pelita Bandung Raya

Sementara itu, tim nasional kamerun, datang ke Indonesia membawa sejumlah pemainnya yang berlaga di liga top eropa. Seperti, pemain muda Schalke 04, Joel Matip, Penyerang FC Porto, Vincent Aboubakar, serta gelandang Sevilla Stephane Mbia. (bid)

Penggawa timnas senior Indonesia:

Kiper: Dian Agus (Sriwijaya FC), I Made Wirawan (Persib), Choirul Huda (Persela)

Bek: Viktor Igbonefo (Arema), Anis Tjoe (Persipura), Fachrudin (Sriwijaya FC), A. Jufriyanto (Persib), Hasim Kipuw (Arema), Syaiful Indra Cahya (Persija), Johan Alfarizi (Arema), Toni Sucipto (Persib)

Gelandang: Rizky Pellu (Mitra Kukar), Raphael Maitimo (Sriwijaya FC), Hariono (Persib), I Gede Sukadana (Arema), , Rizki Ramdani Lestaluhu (Persija), Kim Kurniawan (PBR), Bayu Gatra (Bali United)

Striker: Cristian Gonzales (Arema), Zulham Zamrun (Persipura), Boaz Solossa (Persipura), Ferdinand Sinaga (Sriwijaya FC), Tantan (Persib)

Monday, March 23, 2015

Deltras Kalah Tipis Atas Perssu Sumenep


DELTACYBER - Bertajuk laga uji coba menghadapi tim level di atas Liga Nusantara yakni Divisi Utama, Perssu Sumenep  di Stadion Jenggolo tadi sore (23/03), The Lobster harus menelan kekalahan tipis 0-1 atas tim yang baru saja promosi ke Divisi Utama musim ini tersebut.

Gol Persu dicetak oleh Choirul Huda di menit ke-82. Bermain di babak pertama, Uston Nawawi dkk masih mencari pola permainan yang tepat, Lini Tengah yang diisi pemain muda Maarif, pemain gaek seperti Jefry Dwi Hadi, Moch.Choiron serta kapten tim Uston Nawawi terlihat kurang kordinasi, serta dua striker yakni Faisal Muttaqin dan Hamdan masih sering kehilangan bola.

Di menit 23, peluang Deltras dari tendangan bebas Uston masih menyamping di sisi kanan kiper Perssu Sumenep. Namun, di menit-menit akhir babak pertama, tendangan bebas Uston kembali mengancam, sayang kali ini hanya terkena tiang gawang. Turun minum babak pertama skor masih 0-0.

Di babak kedua, Deltras masih tetap menguasai jalannya pertandingan. Menit ke-59 umpan silang Uston Nawawi, mampu dimanfaatkan Hamdan, sayang sepakannya masih bisa ditepis kiper Perssu.

Perssu bukannya tanpa peluang, menit-65 skrimit di depan gawang Sutanto, masih bisa diamankan Mat Halil.
Berselang tiga menit, sepakan jarak jauh Maarif kembali mengancam gawang Perssu, lagi-lagi kiper Perssu masih bisa mengamankan bola.

Menjelang sepuluh menit akhir laga, Perssu mampu mencuri gol menit ke-82 Choirul Huda mampu lolos dari jebakan Offside lini belakang Deltras. Gol Choirul Huda menjadi gol satu-satunya di laga uji coba sore tadi.(bid)

Starting XI Deltras : Sutanto (GK), Achmad Setiawan, Danial, Basuki, Mat Halil, Jefry Dwi Hadi, Maarif, Uston Nawawi (c), Moch.Choiron, Faisal Muttaqin, Hamdan.
Pelatih : Harmadi
Assiten : Muzakky & Yono Karpono

Wednesday, March 18, 2015

Harga Tiket Timnas Mahal, Stadion Terancam Sepi


DELTACYBER - BTN (Badan Tim Nasional) sudah menjadwal Timnas Senior akan meladeni tim nasional asal Benua Afrika yakni Kamerun pada tanggal 25 Maret mendatang. Laga Uji Coba Internasional yang bertajuk FIFA Match Day tersebut akan digelar kembali di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Namun, seperti dilansir PSSI sendiri, harga tiket sudah diumumkan jauh-jauh hari. Harga tiket yang naik secara drastispun dikeluhkan penikmat sepakbola, khususnya warga sidoarjo sendiri yang hendak menyaksikkan tim asuhan Benny Dollo berlaga di Gelora Delta.

PSSI membandrol tiket paling murah yakni seharga 100 ribu, itupun tribun ekonomi yang berada di sektor utara dan selatan atau tribun belakang gawang. Tribun timur alias tribun papan skor menjadi 150 ribu. Dan tiket paling mahal berada di tribun VIP Barat, yakni per-orang harus merogoh kocek 500 ribu.
Tentu, harga tiket yang mahal tersebut dikeluhkan para suporter dan penonton.

"Kalau harga tiket seperti itu, stadion besok ya bakal sepi penonton ," Ujar Agus, salah satu Deltamania.

Walau tim yang dihadapi tim nasional adalah Kamerun dengan membawa beberapa pemainnya yang merumput di liga top eropa, namun untuk sekelas level Uji Coba tentu harga tiket harus disesuaikan.

"Ini kan hanya laga uji coba, kenapa harus dijual mahal ? kalau harga masih tetap, ya dilihat saja besok stadion ramai apa sepi ,"Imbuh Agus. (bid)

Berikut ini adalah harga tiket pertandingan FIFA Match Day 2015, Indonesia vs Kamerun:
VIP Barat - Rp 500.000
Tribun Barat: Rp 300.000
Tribun Timur: Rp 150.000
Tribun Utara dan Selatan: Rp 100.000

Yoga Wahyu : Fokus Skripsi Dulu

Yoga Wahyu (kanan) Saat Berduel Dengan Ferando Soler
DELTACYBER - Nama Yoga Wahyu dimusim kemarin, menjadi sosok sentral di lini pertahanan The Lobster. Bahkan dii awal musim ia sempat dipercaya oleh pelatih Riono Asnan mengemban ban kapten.

Mantan pemain PSIR Rembang dan pernah membela Deltras di Divisi Utama 2009-2010 ini, kini masih belum mendapatkan tim, pasalnya pria yang akrab disapa nyemin tersebut terfokus pada penyelesaian tugas akhir kuliahnya atau skripsi.

"Iya mas, saya fokus skripsi dulu sekarang, kalau tidak dikerjakan sekarang nanti tidak lulus-lulus ,"Ungkap pemain bernomor punggung 16 musim lalu.

Yoga Wahyu sendiri kuliah di Fakultas Manajemen, UNITOMO (Universitas Dr.Soetomo) yang berada di kota Surabaya. Pria yang sudah menginjak semester 10 ini, tentu harus segera menyelesaikan tugas akhirnya untuk bisa fokus kembali ke lapangan hijau.

Saat disinggung tentang ia akan bermain di tim mana, Yoga Wahyu menyatakan masih belum jelas untuk tahun ini. "Iya, saya juga masih bingung, masih belum tahu ,"Imbuhnya. (bid)



Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama

Mat Halil : Sudah mulai berlatih bersama Deltras [foto:sidiq]

DELTACYBER - Bermain di Liga Nusantara musim depan alias Divisi 1, serta tidak adanya pemain senior yang menjadi bagian tim The Lobster dan banyak diisi pemain-pemain muda asli Sidoarjo sendiri, membuat manajemen tergerak untuk mendatangkan pemain pengalaman untuk menjadi komando di lapangan bagi para pemain muda Deltras lainnya.

Mat Halil menjadi salah satu pemain kawakan yang sudah resmi menjadi bagian Deltras untuk mengarungi Liga Nusantara mendatang. Pemain yang sudah menginjak usia kepala tiga ini, masih ingin tetap bermain. Setelah ia musim lalu membela Persida Sidoarjo di Divisi Utama Liga Indonesia.

Mat Halil juga merupakan pemain yang sudah menjadi legenda besar bagi Persebaya 1927, semenjak dualisme yang terjadi di kubu Persebaya sendiri ia untuk kali pertama berpindah klub.

Saat dihubungi redaksi Deltacyber abah Halil sapaan akrab Mat Halil mengatakan, "Alhamdulilah saya sudah deal dengan Deltras ," Ujar lelaki 36 tahun tersebut.

Mat Halil kembali satu tim dengan rekan setimnya saat masa jayanya di Persebaya beberapa tahun silam yakni mantan pemain Primavera Barreti Uston Nawawi.

Saat dikonfirmasi apa targetnya untuk musim depan membela The Lobster, abah Halil menuturkan bahwa ingin mengembalikan tim pujaan Deltamania ini naik ke Divisi Utama.
"Targetnya naik ke Divisi Utama besok ," Imbuh bapak dua anak ini. (bid)

Tuesday, March 17, 2015

Daftar Pemain Timnas Senior Untuk Uji Coba Lawan Kamerun Dan Myanmar


DELTACYBER - Pelatih sementara Timnas Senior yakni Benny Dollo sudah memanggil pemainnya untuk mengikuti persiapan sebelum laga Uji Coba Internasional Timnas Senior yang bertajuk FIFA Match Day akhir maret mendatang, melawan Kamerun (25/03) serta Myanmar (30/03) di Gelora Delta Sidoarjo.

Punggawa timnas ini akan memulai serangkaian TC (Pemusatan Latihan) pada tanggal 22 Maret besok.
Jajaran pelatih Benny Dollo serta dibantu dua assiten pelatihnya seperti Widodo Cahyono Putro dan Wolfgang Pikal sudah memanggil 23 nama pemain.

Dari 23 nama pemain tersebut, tidak ada nama-nama pemain andalan Garuda Senior seperti Ahmad Bustomi, Kurnia Mega, Samsul Arif, maupun M.Roby. Justru striker asal Sriwijaya yakni Ferdinand Sinaga dipanggil Bendol untuk masuk dalam Timnas senior

Benny Dollo juga mengungkapkan alasannya memanggil mantan pemain Persib Bandung dan Persiwa Wamena ini.
“Saya pilih Ferdinand ke Timnas karena Indonesia butuh dia," Ujar Benny Dollo. (bid)

Berikut ini adalah daftar nama pemain Timnas Senior :
1.   DIAN AGUS (SRIWIJAYA FC)
2.   I MADE WIRAWAN (PERSIB)
3.   CHOIRUL HUDA (PERSELA)
4.   VIKTOR IGBONEFO (AREMA)
5.   ANIS TJOE (PERSIPURA)
6.   FACHRUDIN (SRIWIJAYA FC)
7.   A. JUPRIANTO (PERSIB)
8.   HASIM KIPUW (AREMA)
9.   SUPARDI (PERSIB)
10. JOHAN ALFARIZI (AREMA)
11. TONI SUCIPTO (PERSIB)
12. IMANUEL WANGGAI (PERSIPURA)
13. RAPHAEL MAITIMO (SRIWIJAYA FC)
14. HARIONO (PERSIB)
15. I GEDE SUKADANA (AREMA)
16. TANTAN (PERSIB)
17. RAMDANI LESTALUHU (PERSIJA)
18. ZULHAM ZAMRUN (PERSIPURA)
19. BOAZ SOLOSSA (PERSIPURA)
20. FERDINAND SINAGA (SRIWIJAYA FC)
21. KIM J. KURNIAWAN (PBR)
22. CRISTIAN GONZALES (AREMA)
23. BAYU GATRA (BALI UNITED)

Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster


DELTACYBER - Satu lagi pemain kawakan yang resmi bergabung dengan The Lobster, yakni mantan pemain Persebaya 1927 dan Persida Sidoarjo musim lalu Mat Halil. Pemain yang bisa beroperasi sebagai bek kiri dan kanan ini akan mengenakan jersey Deltras musim depan di Liga Nusantara.

Mat Halil bahkan sudah mengikuti latihan bersama Uston Nawawi dkk di Stadion Jenggolo hari senin (16/03) dan selasa sore tadi (17/03). Kabar bergabungnya Mat Halil bersama Deltras untuk kompetisi mendatang juga di konfirmasi oleh Sekretaris Deltamania, yakni Mas Yoyok.

"Ya, Mat Halil sudah resmi bergabung bersama kami," Ungkap Yoyok.

Sementara itu, Mat Halil sendiri sebelum bergabung bersama Deltras untuk musim depan, ia sempat seleksi di beberapa tim di Divisi Utama seperti Persatu Tuba dan PSS Sleman.

Selain itu, ia juga ingin dekat dengan keluarganya apabila bermain bersama skuad The Lobster.
"Saya memang tertarik ingin membela Deltras karena tim ini memang serius menghubungi saya," Ujar mantan kapten Persebaya 1927 tersebut

"Saya ingin memberikan kemampuan optimal kepada Deltras dalam latihan maupun pertandingan," Imbuh Abah Halil, sapaan Akrab Mat Halil. (bid)

Mat Halil : Ingin Optimal dalam Latihan dan Pertandingan


SIAPA tak kenal Mat Halil. Dia merupakan salah satu pemain yang masuk kategori legenda tim besar Persebaya Surabaya.

Kecintaannya kepada tim kampung halamannya membuat lelaki 36 tahun tersebut selalu menolak berpindah ke klub. Padahal, ketika itu Halil berada di puncak karir.

Sayang, keinginannya membela Green Force, julukan Persebaya, hingga pensiun urung terlaksana. Perpecahan di klub tersebut membuat dia terpental.

Untuk kali pertama, pada musim 2014, Halil membela klub di luar Persebaya. Tim tetangga, Persida Sidoarjo, menjadi tujuan pelabuan karir. Bersama mantan rekan-rekannya dulu di Persebaya seperti Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Nurul Huda, dan Sutaji, dia mampu mempertahankan posisi Laskar Jenggolo, julukan Persida, tetap bertahan di Divisi Utama.

Kini, dia pun datang lagi ke Sidoarjo. Hanya, Halil bukan datang untuk membela Persida lagi.

Bapak dua anak ini akan merumput bersama The Lobster, julukan Deltras. Apa keputusan yang membuatnya bakal membela tim tersebut. Padahal, kini, Deltras harus bertarung di level Liga Nusantara, level terendah di kancah sepak bola Indonesia.Berikut petikan wawancara dengan Halil.

Apa yang membuat Anda bisa ke Deltras?
-Deal sih belum. Jadi, saya belum 100 persen pemain Deltras. Tapi, saya memang tertarik ingin membela Deltras karena tim ini memang serius menghubungi saya.

Siapa yang kali pertama menghubungi Anda?
-Muzaky (asisten pelatih). Dia menghubungi saya untuk datang dalam latihan Deltras. Itu sudah jauh-jauh hari sebelum saya latihan Senin ini (16/3).

Mengapa Halil tak langsung datang? Pikir-pikir dulu?
-Bukan. Saya minta waktu waktu untuk memulihkan kondisi setelah sakit. Saya ingin memberikan kemampuan optimal kepada Deltras dalam latihan maupun pertandingan.

Anda menolak beberapa tim Divisi Utama. Tapi sekarang malah tertarik tawaran main di Liga Nusantara?

-Saya ingin dekat keluarga. Setiap hari bertemu keluarga menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri. Jarak rumah di Surabaya dengan latihan Deltras bisa dijangkau setiap hari pulang-pergi. Beda dengan tim-tim yang mau merekrut saya. Bisa-bisa saya bisa bertemu keluarga seminggu sekali atau maksimal dua kali. Sebuah hal yang belum pernah saya rasakan. (*)

Monday, March 16, 2015

Mat Halil Gabung Latihan Bersama The Lobster

Mat Halil (Tengah) Saat Membela Persida Musim Lalu

DELTACYBER - Kepastian bergabungnya Uston Nawawi dan Jefry Dwi Hadi ke skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo guna mengarungi kompetisi Divisi 1 alias Liga Nusantara musim depan, membuat manajemen Deltras terus berburu jasa pemain kawakan lainnya .

Mat Halil, mantan pemain Persebaya 1927 dan Persida Sidoarjo musim lalu tersebut, tadi sore (16/03) bergabung latihan bersama tim asuhan Harmadi di Std.Jenggolo.

 Namun, kepastian atau tidaknya abah halil sapaa akrab Mat Halil membela Deltras musim depan masih belum terjalin, tetapi tanda-tanda abah halil akan mengenakan jersey The Lobster musim depan sudah kelihatan dengan bergabungnya mantan kapten Persebaya ini.

"Ini baru pertama Mat Halil gabung latihan," Ujar Yoyok, selaku sekretaris Deltamania
Bila Mat Halil benar menjadi bagian Deltras untuk Liga Nusantara mendatang, tentu bertambahnya pemain kawakan di kubu Deltras untuk semakin menyeimbangkan tim dan pemain-pemain muda Deltras. (bid)

Setelah Uston, Jefry Dwi Hadi Menyusul

Jefry : Kembali Bergabung Bersama Deltras [foto:Sidiq]

DELTACYBER - Setelah manajemen The Lobster menambah kekuatan anyar dari pemain senior macam Uston Nawawi, kini untuk menambah pemain senior lainnya manajemen juga menggaet pemain sidoarjo lainnya macam Jefry Dwi Hadi.

Kapten The Lobster di Divisi Utama 2013 kemarin, juga bakal bergabung dengan Faisal Muttaqin dkk.

"Konfirmasi dari manajemen dan pelatih, bahwa Jefry juga sudah bergabung dengan tim ini," Ujar Mas Yoyok, yang juga menjadi Sekretaris Deltamania

Bahkan Jefry Dwi Hadi sudah ikut latihan bersama Ahmad Setiawan dkk.
Mantan pemain Persik Kediri, Persiba Balikpapan itu akan bahu membahu dengan Uston Nawawi di lini tengah Deltras musim depan.

Setelah mendapatkan nama Uston Nawawi dan Jefry Dwi Hadi untuk barisan pemain senior, manajemen The Lobster kini juga tengah menjajaki beberapa pemain senior lainnya yang berposisi di lini serang, lini tengah, serta sektor pertahanan. (bid)

Sunday, March 15, 2015

M.Khusen : Terkenang Era Kejayaan Deltras

M.Khusen : Saat Membela The Lobster

PANDANGAN Muhammad Khusen menerawang jauh. Dia seperti masih membayangkan menjadi salah satu pemain Deltras Sidoarjo.

Pandangannya ke setiap sudut Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang sepi saat Deltras meggelar uji coba dengan Tim PON Jatim pada Sabtu sore (14/3). Dia seperti mengingat kembali masa kejayaan The Lobster, julukan Deltras, seperti saat dibelanya selama enam musim, 2004-2010.

''Dulu, stadion ini penuh sesak oleh penonton. Tribun ini warnanya berubah menjadi merah karena padatnya Deltamania yang menyaksikan pertandingan Deltras,'' kenang lelaki yang bisa beroperasi sebagai bek dan stopper tersebut.

Ya, berada di Indonesia Super League (ISL) memang menjadi daya tarik penonton hadir ke stadion yang jadi saksi bisu pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2000 tersebut. Apalagi, saat Deltras menjamu tim papan atas.

''Bangga masuk ke lapangan dengan ditonton banyak suporter,'' ungkapnya.

Apalagi, saat para bintang-bintang nasional menyerbu Deltras di musim 2008. Nama-nama seperti Mukti Ali Raja (kiper), Firmansyah, Bayu Sutha (keduanya pemain belakang) dan juga Danilo Fernando (pemain asing asal Brasil yang bisa bermain di tengah dan depan).

Sayang, era tersebut telah berganti. Seiring perjalanan prestasi yang mulai redup,hanya hitungan ribuan kecil yang hadir ke stadion.

''Saya tak membayangkan tim sebesar Deltras musim depan bermain di Liga Nusantara. Penonton yang datang pasti sedikit dan tak akan penuh seperti masa kejayaannya,'' tutur Khusen.

Ya, mulai musim 2015 ini, tim asal Kota Udang, julukan Sidoarjo, akan berlaga di level Liga Nusantara. Itu setelah musim lalu Deltras terdegradasi dari Divisi Utama. (*)

sumber - http://www.pinggirlapangan.com/

Uston Nawawi Berlabuh Ke Deltras


DELTACYBER - Minimnya pemain senior yang dimiliki The Lobster guna menyongsong Liga Nusantara musim depan, membuat manajemen Deltras harus bergerak cepat untuk menggaet beberapa pemain pengalaman untuk menyeimbangkan tim yang saat ini diisi rata-rata pemain muda asli Kab.Sidoarjo sendiri.

Muncul satu nama pemain kawakan yang sudah malang melintang di Liga Indonesia yang juga menjadi putra daerah Sidoarjo sendiri, yakni Uston Nawawi. Mantan pemain Persebaya, Psps Pekanbaru dan Persegres Gresik ini akhirnya bergabung bersama Choiron dkk.

Tentang kabar bergabungnya Uston Nawawi juga dibenarkan oleh Mas Yoyok, sekretaris  Deltamania,
"Saya sudah konfirmasi dari pihak manajemen dan pelatih, kalau Uston memang gabung Deltras," Ungkap Mas Yoyok.

Namun, Uston masih belum bisa gabung dengan skuad asuhan Harmadi. Pasalnya ia masih menghadiri acara reuni pemain Primavera Baretti di kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Bergabungnya pemain yang berkediaman di perumahan tengah kota Sidoarjo ini, menjadi suntikan energi bagi skuad asuhan Harmadi untuk memimpin para pemain muda The Lobster. Apalagi, sosok Uston bagi pemain Deltras juga familiar, Uston menjadi sosok penting juga di tim Sidoarjo All Star atau yang biasa disebut 81 Fc, dimana tim tersebut mengumpulkan para pemain sidoarjo sendiri.

Diharapkan bergabungnya Uston, juga menarik beberapa pemain senior lainnya untuk menjadi bagian dari The Lobster di Liga Nusantara mendatang. (bid)



Friday, March 13, 2015

Garuda Senior Siap Hadapi Kamerun Di Gelora Delta


DELTACYBER - BTN ( Badan Tim Nasional ) akan menggelar laga Uji Coba Internasional dalam agenda FIFA Match Day, timnas senior Indonesia akan menghadapi tim nasional asal daratan Afrika yakni Kamerun (25/3) di Gelora Delta Sidoarjo.

Pelatih sementara skuad Garuda yakni Bendol sapaan akrab Benny Dollo sudah siap melakoni laga uji coba kali ini, ia juga akan merilis nama-nama pemain yang akan dipanggil untuk melakoni laga uji coba tersebut pada tanggal (25/3). Benny Dollo juga akan mengumpulkan pemain pada tanggal 22 Maret mendatang.

Sementara itu tim nasional Kamerun, sudah menyiapkan skuadnya untuk dibawa ke Indonesia kali ini. Tim yang langganan masuk Piala Dunia tersebut merilis 20 nama pemain yang diboyong ke tanah air.

Dalam 20 nama tersebut, banyak pemain Kamerun yang merumput di liga-liga Eropa seperti Liga Portugal, Liga Perancis, La Liga Spanyol, bahkan Bundesliga Jerman.
Seperti striker FC Porto yakni Vincent Aboubakar, pemain belakang Schalke 04, Joel Matip, bahkan gelandang serang Sevilla, Stephane Mbia.

Bagi tim Garuda sendiri, uji coba melawan Kamerun mendatang, tentu akan menjadi pelajaran berharga bagi para pemain Timnas serta pelatih sementara Benny Dollo. Setelah berjumpa Kamerun (25/3), Garuda Senior akan melakoni laga uji coba internasional kembali melawan Myanmar (30/3) juga di Gelora Delta Sidoarjo. (bid)

Berikut ini adalah harga tiket pertandingan FIFA Match Day 2015, Indonesia vs Kamerun:
VIP Barat - Rp 500.000
Tribun Barat: Rp 300.000
Tribun Timur: Rp 150.000
Tribun Utara dan Selatan: Rp 100.000

20 Pemain Kamerun:
Kiper: Fabrice Ondoua (Barcelona B), Guy Ndy-Assembe (Nancy).
Belakang: Jerome Guihoata (Valenciannes), Aurelien Chedjou (Galatasaray), Joel Matip (Schalke), Franck Bagnack (Barcelona B), Yaya Banana (Platanias), Moussa Bana (Coton Sports), Henri Bedimo (Lyon), Ambroise Oyongo (Montreal).
Tengah: Stephane Mbia (Sevilla), Eyong Enoh (Standard Liege), Raoul Loe (Osasuna), Frank Kom (Etoile Sahel).
Depan: Dani Ndi (Sporting Gijon), Vincent Aboubakar (Porto), Benjamin Moukandjo (Reims), Leonard Kweuke (Rizespor), Clinton Njie (Lyon), Frank Etoundi (Zurich).

Monday, March 9, 2015

Selain ISL, PSSI Fokus Ke Tiga Kompetisi Lain


Jelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 pada 4 April mendatang, saat ini PSSI dan LIGA Indonesia sedang memaksimalkan waktu untuk segala persiapan.

Tak hanya ISL saja yang menjadi fokus federasi sepak bola Indonesia ini, kompetisi Divisi Utama, Liga Nusantara dan Piala Indonesia juga mendapat perhatian khusus.

"Perkembangan jelang kick off ISL masih normal. Kita ingin maksimalkan waktu sampe kick off. LIGA ada pekerjaan persiapan semuanya termasuk komunikasi terus  dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Yang hasilnya nanti kita beritahu ke teman-teman klub," kata Sekjen PSSI, Joko Driyono, Senin (9/3).

"Untuk tim-tim ISL 2015 kami lihat juga terus mematangkan permainan dengan menggelar Turnamen Pra Musim dan beberapa ujicoba. Selain itu juga klub melakukan finalisasi perekrutan pemain," tambah Joko.

Pria yang juga CEO LIGA Indonesia ini mengaku PSSI juga tengah fokus ke 3 kompetisi lainnya yakni Divisi Utama, Liga Nusantara, dan Piala Indonesia. "Pertama pada akhir Maret mendatang kami akan mengundang seluruh tim Divisi Utama untuk berbicara soal jadwal, proyeksi, sistem Grup dll," ungkap Joko.

"Kedua, Liga Nusantara yang akan menjadi ujung tombaknya adalah teman-teman di tiap Asosiasi Provinsi (Asprov). Di musim 2015 ini kita memakai administrasi dengan IT Sistem. Dengan harapan semua berjalan lancar serta akan dibantu oleh 39 hingga 45 volunteer yang kita tempatkan untuk seluruh Asprov," bebernya

Sedangkan untuk Piala Indonesia (PI), Joko mengatakan saat ini  dalam tahap Finalisasi. "Simulasi kita PI ending semifinal-final setelah kompetisi ISL sekitar bulan November. Dengan peserta dari tim ISL, Divisi Utama, dan Piala Nusantara. Kita ingin sosialisasikan pada akhir Maret ini. Format dan sistem terus kita godok. Perkiraan kick off PI antara April atau Mei. Soal peserta ada opsi 76 atau 56 klub. Namun format 56 menjadi opsi kuat.  Format home&away setelah masuk ke babak 8 besar. Sebelumnya kita akan memainkan sistem satu kali pertemuan saja," urai Joko.

Pria asal Ngawsi ini juga membeberkan Jadwal ISL putaran kedua bisa saja terkoreksi. "Untuk jadwal putaran pertama oke serta tidak ada masalah. Namun putaran Kedua, berpotensi terkoreksi karena banyak pertimbangan seperti laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan adanya FIFA Match Day. Karena kita lolos ke babak kedua di Kualifikasi Piala Dunia 2018, kita belum tahu pembagian grupnya. Info grouping nantinya akan dilakukan AFC lalu kita diberitahu. Pekan-pekan ini kan sedang berlangsung babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2018," tukas Joko.

Friday, March 6, 2015

Ari Kurniawan : Latih Kiper dengan Bayaran Sukarela

Ari Kurniawan (Paling Kanan) : Saat Menjadi Kiper Deltras Di Divisi Utama 2009

DI antara kiper-kiper yang pernah berlaga di Indonesia, Ari Kurniawan disebut-sebut sebagai salah satu kiper terbaik. Dia pernah menjadi bagian Deltras Sidoarjo, Persekabpas Kabupaten Pasuruan, dan Persiram Raja Ampat saat berlaga di level tertinggi.

Menjelang pensiun, Ari pun masih menjadi kiper utama di Deltras yang tengah berjuang di Divisi Utama 2013, Sayang, masalah internal, membuat bapak tiga anak ini harus rela menyingkir dari The Lobster,julukan Deltras.

Musim 2014, Ari menolak tawaran beberapa klub. Alasannya, dia ingin membantu istrinya, Ineke Dwi Setyawati, yang tengah mengandung anak ketiga.

Lama tak terdengar kabarnya, ternyata Ari tengah merintis karir baru. Dia mendirikan sekolah spesial bagi kiper.

'' Bukan sekolah tapi camp. Nama lengkapnya Arwan Goalkeeper Camp,'' ungkapnya.

Nama Arwan, jelas dia, merupakan kependekan dari namanya, Ari Kurniawan. Camp itu, tambah dia, didirikan November 2014.

''Memang tak banyak anggotanya. Awalnya, latihan tiga kali seminggu tapi kini dua kali saja, Senin dan Jumat sore di Lapangan Jati, Sidoarjo,'' beber ayah Alfarrel Mahendra Lazzuardi, Arshavin Diandra Syathirbaihaqi, dan Aisha Cassandra Jasmine tersebut.

Beda dengan sekolah sepak bola pada umumnya, Arwan Goalkeeper Camp, jelasnya, tak menarik iuran. Menurut Ari, sementara belum ada tarikan uang.

''Yang latihan ngasihkan uang secara suka rela. Tapi, saya salut dengan mereka yang ikut di camp, semuanya semangat,'' puji Ari.

Selain berdasarkan pengalaman yang dimiliki selama hampir 20 tahun berkecimpung di berbagai klub, Ari juga telah mengantongi lisensi kepelatihan kiper. (*)

sumber - http://www.pinggirlapangan.com/

Thursday, March 5, 2015

Timnas Senior Hadapi Kamerun Dan Myanmar Di Sidoarjo

Di Sidoarjo Lagi : Timnas Senior Akan Menggelar Uji Coba Akhir Maret

DELTACYBER - Setelah menunjuk pelatih sementara Benny Dollo untuk menangani Timnas Senior di laga Uji Coba akhir maret mendatang, BTN ( Badan Tim Nasional ) memastikan akan menggelar laga uji coba internasional di Gelora Delta Sidoarjo bulan maret ini.

FIFA Match Day akan berlangsung tanggal 25 dan 30 Maret 2015. Timnas Senior akan bentrok dengan Kamerun tanggal 25 Maret serta Myanmar 30 Maret . PSSI melalui sekjen Joko Driyono telah mengkonfirmasi semua itu.

"Pemain akan dipanggil pada 22 Maret, dan kemudian menghadapi Kamerun pada 25 Maret. Setelah itu akan melawan Myanmar pada 30 Maret," ungkap Joko.

Dalam rapat BTN ( Badan Tim Nasional ) Benny Dollo menjadi arsitek sementara Timnas serta dibantu oleh assiten pelatih macam Widodo Cahyono Putro dan WolfgangPikal, untuk pelatih kiper yakni Alan Haviudin.

Sementara itu, susunan nama pemain-pemain Timnas yang akan dipanggil jajaran pelatih dan ditentukan pada tanggal 10 Maret mendatang. (bid)

Monday, March 2, 2015

Beberapa Pemain Deltras Memilih Hengkang

Mantan : Rama Dika ketika masih membela Deltras
DELTACYBER - Berlaga di kompetisi amatir musim depan memang mengurangi gengsi tersendiri bagi The Lobster, yang beberapa tahun lalu menjadi tim yang sangat disegani di jawa timur bahkan kasta teratas liga indonesia yakni Indonesia Super League (ISL) . Seakan terjun bebas ke Divisi 1, setelah hanya mencicipi Divisi Utama 2 musim saja, Deltras saat ini harus tertatih-tatih di Divisi 1 musim depan .

Tetap mengandalkan pemain-pemain muda muka lama, yang sudah membela The Lobster dari Deltras U-21 hingga masuk ke tim senior . Minimnya dana anggaran untuk The Lobster musim depan, masih menjadi kendala utama Deltras guna merekrut pemain senior .

Dana yang terbatas serta target yang belum jelas untuk mengarungi Liga Nusantara kedepan masih menjadi problem besar . Ditambah, beberapa pemain memilih hengkang dari Deltras . Seperti diketahui, Andik Rendika Rama yang sudah membela Deltras dua musim lalu, musim depan ia resmi mengenakan jersey Laskar Joko Tingkir julukan kontestan ISL Persela Lamongan . Apalagi ia sudah resmi dalam list 23 nama pemain Timnas U-22 tim asuhan Aji Santoso tersebut .

Tak hanya Rendika Rama, kabarnya gelandang mungil asal kecamatan Wonoayu yakni Moch.Choiron dikabarkan akan berganti kostum musim depan . Choiron dikabarkan akan membela tim asal Kab.Blitar yakni PSBI Blitar yang berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia .

Lepasnya beberapa pemain muda andalan serta belum adanya rekrutan anyar manajemen untuk pemain senior membuat manajemen masih menggunakan pemain yang ada di laga-laga uji coba Deltras serta latih tanding . (bid)

Jangan Ulangi Kesalahan Putaran Pertama


DELTACYBER - Bermain di liga amatir musim depan dan minimnya dana bagi The Lobster, membuat tim yang berhome base di Stadion Gelora Delta ini beralasan tetap menggunakan keringat dari eks punggawa Deltras U-21 . Pemain muda Deltras ini rata-rata sudah masuk ke tim senior 2 musim kemarin sewaktu masih di Divisi Utama .

Walau sudah merasakan kerasnya persaingan ketat di Divisi Utama musim lalu yang akhrinya tetap saja Degradasi, pemain muda Deltras tetap saja harus diimbangi dengan beberapa pemain pengalaman untuk menyeimbangkan kekuatan tim  .

Seperti diketahui, di putaran pertama Divisi Utama musim lalu, skuad asuhan Riono Asnan tersebut mengandalkan pemain muda hampir di setiap lini, hanya saja ada kiper kawakan macam Syaifudin, kiper yang mendapat gelar kiper terbaik Copa Dji Sam Soe 2009 .

Tidak adanya pemain senior atau pemain berpengalaman membuat kekuatan tim harus timpang, serta skuad muda Deltras harus melawan tim-tim yang sudah kenyang berkutat di Divisi Utama .Alhasil, The Lobster menjadi peringkat buncit di grup 6 putaran pertama Divisi Utama musim lalu .

Baru di putaran kedua, manajemen mendatangkan beberapa pemain senior dan pengalaman macam Imam Sahid Albanda, Wasiyatul Akmal, Diva Tarkas, Jarot serta bomber asal papua Cornelis Kaimu . Namun, semua itu terlambat, mereka harus adaptasi kembali dengan pemain muda . Sempat meraih beberapa kali 3 poin penting, namun, sayang belum bisa menyelamatkan tim dari degradasi .

Pelajaran berharga serta tampara keras bagi Deltras . Terlambatnya menggunakan pemain senior menjadi faktor penting bagi tim untuk selamat dari jurang degradasi di musim lalu, tentu harus menjadi bahan evaluasi manajemen kedepan agar tidak mengulang kesalahan yang sama .

Menggunakan pemain muda asli asal sidoarjo memang menjadi prioritas bagi Deltras saat ini, namun itu semua juga harus diimbangi dengan beberapa pemain senior untuk mengangkat mental tanding tim dan berbagi pelajaran untuk pemain muda serta menyeimbangkan performa tim yang ada menjadi kekuatan tersendiri guna siap menghadapi kompetisi, bila ingin kembali ke Divisi Utama musim depan .(bid)

Terjun Ke Liga Nusantara, Deltras Masih Andalkan Pemain Muda


DELTACYBER - Minimnya dana dan manajemen yang buruk menjadi kendala utama bagi The Lobster dalam beberapa musim belakangan, seperti diketahui mantan kontestan Indonesia Super League ini dan Juara 3 Copa Dji Sam Soe 2009 tersebut sekarang harus memulai perjuangannya kembali dari Divisi 1 alias Liga Nusantara musim depan .

Terbatasnya anggaran untuk The Lobster menjadi masalah tersendiri bagi tim yang pernah menjadi runner-up Divisi Utama 2009/10 ini untuk tetap mengandalkan pemain muda .
Peserta atau tim yang berlaga di Divisi 1 ( Kompetisi Amatir ) berhak mendapat kucuran APBD daerah kecuali tim yang sudah lolos ke kompetisi kasta kedua Divisi Utama atau bahkan kasta teratas ISL ( Indonesia Super League ) sudah harus lepas dari APBD dan harus mandiri dalam menghidupi biaya tim .

Bermain di kompetisi amatir musim depan, Deltras Sidoarjo masih mengandalkan pemain-pemain muda muka lama yang 2 musim kemarin memperkuat The Lobster bermain di Divisi Utama .

Achmad Amir Aslicin salah satu manajemen The Lobster  mengungkapkan bahwa Deltras tetap akan mengandalkan pemain muda muka lama yang sudah mencicipi Divisi Utama . "Itu bisa menjadi modal bagus untuk kami," ungkap Aslicin . Aslicin juga berharap ada pihak sponsor yang membantu pendanaan tim ini .

Seperti diketahui, Deltras di Divisi Utama tahun lalu banyak mengandalkan punggawa eks Deltras U-21 seperti Faisal Muttaqin, Ahmad Setiawan, Papang, Rony Rosyadi, Moch.Choiron dll . (bid)