Senin, 24 Agustus 2015

Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh

Nyalakan Flare : Deltamania Di Laga Uji Coba Melawan Persela (22/08)

Deltras Sidoarjo pernah menjadi tim yang disegani. Penonton pun selalu datang menjubeli stadion saat menjamu lawan-lawannya.
--
PARKIRAN Gelora Delta, Sidoarjo, pada Sabtu (22//2015) penuh dengan sepeda motor. Padahal,  sore itu tidak ada kompetisi Indonesia Super League (ISL) ataupun ada pertandingan final Copa Indonesia.

Ya, Stadion Gelora Delta memang menjadi langganan pertandingan kedua ajang tersebut. Hanya, itu terjadi beberapa tahun lalu.

Bahkan, parkiran tersebut sering tak mampu menampung moda roda dua itu. Semuanya berlangsung saat The Lobster, julukan Deltras, berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, baik masih Divisi Utama ataupun sudah menjadi ISL.

Memang, Sabtu itu Deltras memang yang bertanding. Hanya, levelnya sebuah uji coba. Lawannya adalah Persela Lamongan, musuh bebutan Deltras saat masih di level tertinggi.

Spanduk pun terpasang di tribun sebelah barat. Suara letasan pun sekali terdengar.

Tribun sebelah barat pun berubah menjadi merah. Pendukung Deltras pun seolah menyaksikan sebuah laga di kompetisi ISL.

'Teman-teman sudah kangen melihat pertandingan Deltras,'' kata Ketua Deltamania, suporter Deltras, Saiful Bakirok.

Hanya, pada musim ini, sebelum dihentikan oleh Menpora, Deltras harus berlaga di kasta terendah di kompetisi sepak bola Indonesia, Liga Nusantara. The Lobster harus melakoni itu karena degradasi dari Divisi Utama pada tahun lalu.

Di tangan Riono Asnan, Deltras benar-benar terpuruk. Dalam 10 kali pertandingan, mereka pernah tak memetik kemenangan.

Di awal musim ini, sebenarnya, tim yang reinkarnasi dari Gelora Dewata itu cukup serius menatap Liga Nusantara. Pemain dengan label bintang meski sudah gaek direkrut. Ada nama Mat Halil, Uston Nawawi, dan Jefri Dwi Hadi.

Ketiganya sudah kenyang pengalaman dan pernah membawa tim yang dibelanya menjadi juara di level tertinggi. Halil dan Uston bersama Persebaya Surabaya sedangkan Jefri Dwi Hadi dengan Persik Kediri.

Ketiganya juga pernah mengenakan kostum timn nasional Indonesia. Namun, Uston memang yang paling lama.

Tujuannya hanya satu, mengembalikan Deltras kembali ke habitat aslinya, yakni Divisi Utama dan berlanjut ke ISL. Dukungan suporter pun bisa menjadi suntikan semangat tersendiri.

Minimal, dorongan tersebut sudah terlihat saat Deltras menjamu Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, dalam uji coba. Semua rindu melihat The Lobster. (*)

sumber - www.pinggirlapangan.com

0 komentar:

Posting Komentar