Senin, 21 Desember 2015

Pemain Sidoarjo, Belum Lengkap Bila Tak Membela Deltras

Legend Sugiarto : Spanduk dari Deltamania

DELTACYBER - Kabupaten Sidoarjo, memang bukanlah kota besar. Sidoarjo juga dikenal dengan sebutan Kota Delta,  karena berada di antara dua sungai besar pecahan Kali Brantas, yakni Kali Mas dan Kali Porong.

Sidoarjo memiliki stadion kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Udang ini. Gelora Delta Sidoarjo. Stadion yang pernah menjadi saksi bisu, Garuda Jaya atau Timnas U-19 mengangkat piala AFF U-19 tahun 2013 silam.

Selain mempunyai stadion yang sudah dipercaya menjadi tuan rumah even nasional maupun internasional itu, Sidoarjo juga memiliki tim sepakbola yang sudah lama berkiprah di Liga Indonesia. Deltras Sidoarjo dan Persida Sidoarjo, namun Deltras sudah terlebih dahulu mentas di Liga Indonesia baik Divisi Utama maupun ISL (Indonesia Super League).

Deltras juga sudah menjadi buah bibir bagi penikmat sepakbola nasional. Mulai dari merekrut pemain asing top, mengorbitkan pemain putra daerah, sampai naik turunnya prestasi The Lobster, promosi dan degradasi.
Ya, pemain putra daerah siapa yang tak ingin membela tim kotanya sendiri.

Mengenakan jersey tim kota dimana ia berasal, menjadi suatu kebanggaan tersendiri dan kehormatan bisa menjadi bagian tim tersebut. Sidoarjo terkenal dengan asal para pemain nasional, baik jaman primavera maupun hingga timnas sekarang.
Sudah banyak pemain asli Sidoarjo yang malang melintang di tim-tim Liga Indonesia.

Namun, mereka tentu mempunyai rasa keinginan untuk membela tim kota kelahirannya.
Salah satu pemain sidoarjo berujar, yakni Indra Setiawan. Pemain yang membela Deltras di musim 2010-2012 dan pernah memperkuat Laskar Jenggolo julukan Persida di Divisi Utama 2014 lalu, mengatakan "Kenangan terindah saat saya membela Deltras, karena bisa membela tim kelahiran sendiri ,"Ungkap Jallet, sapaan akrab Indra Setiawan. Musim ini, Indra Setiawan bergabung dengan PSIS Semarang di kompetisi Divisi Utama.

Sekelas mantan pemain timnas Primavera macam Nurul Huda pun pernah merasakan berkostum Deltras. Selain Nurul Huda, mantan pemain PSSI Baretti yakni Uston Nawawi, kini untuk pertama kalinya resmi berseragam The Lobster. Lelaki kelahiran 1978 ini sudah kenyang pengalaman di pentas Liga Indonesia, mantan pemain andalan Persebaya di era 1990-an hingga 2000-an dan pernah membela Timnas Indonesia, saat ini menjadi kapten bagi rekan-rekannya di Deltras guna menjalani kompetisi Liga Nusantara.

Arek Sidoarjo lainnya macam Hariono pun, sebelum bergabung dengan Persib Bandung, pemain berambut gondrong ini lebih dulu moncer namanya bersama Deltras di musim 2007 saat dibesut Jaya Hartono. Bahkan, hingga sekarang, pemain asal Desa Klagen, Sukodono itu masih dipercaya memperkuat Timnas Indonesia.

Tak hanya pemain yang sudah punya nama di sepakbola dalam negeri. Para pemain junior dari Deltras U-19 ataupun Deltras U-21 turut mempunyai peluang emas, berkiprah lebih jauh dari para seniornya. Pemain jebolan Deltras U-21 misalnya. Sudah beberapa nama yang pernah bergabung dengan tim lain bahkan mencicipi gelar Juara, seperti Bagus Alkatiri. Gelandang andalan Deltras U-21 dua tahun lalu itu, musim kemarin berhasil membawa Borneo FC menjadi juara Divisi Utama 2014.

Selain itu, ada satu nama pemain asli Sidoarjo yang pernah bergabung bersama Deltras selama 6 musim, yakni Sugiarto. Striker yang tinggal di Desa Sugihwaras itu membela Deltras sejak musim 2008 hingga 2013.
Memang, Sugiarto lebih banyak menghangatkan bangku cadangan Deltras, namun, bukti kesetiannya patut diacungi jempol dan respect bahwah sudah tidak diragukan lagi bukti kecintaan seorang pemain asli sidoarjo yang sudah membela tim sidoarjo sendiri.

Ataupun beberapa pemain senior lainnya yang pernah menjadi bagian dari Deltras seperti, kiper Ari Kurniawan, Sutaji, Khoirul Mashuda, Mujib Ridwan, M.Fakhurdin, Dodok Anang, Jefry Dwi, Miftakhul Huda, Nur Kholik, dan masih banyak lainnya.

Sidoarjo sudah mengorbitkan bintang-bintang lapangan hijau di Liga Indonesia. Para pemain Sidoarjo pun banyak tersebar di berbagai kompetisi Indonesia, mulai dari Liga Nusantara, Divisi Utama hingga Indonesia Super League. Lahirnya para seniman lapangan hijau ini, membuktikan bahwa potensi emas bagi pemain putra daerah Sidoarjo lebih berpotensi bersinar.

Namun, apabila para pemain tersebut pernah atau ingin bergabung dengan The Lobster tentu, publik Sidoarjo lebih bangga melihat pemain putra daerah bermain untuk tim kotanya. Tetapi, pada kenyataanya, banyak problem yang membuat para pemain tersebut mau bergabung dan belum cocok bergabung dengan skuad Deltras. Dari tidak cocok kontrak, sudah lebih dulu digaet tim lain, hingga problem non teknis lainnya.

Ya, bila harapan Deltamania atau masyarakat Sidoarjo. The Lobster bisa menggunakan pemain putra daerah tersebut untuk mengarungi kompetisi, dengan catatan, tim harus diisi perpaduan para pemain Senior dan Junior, sehingga menyeimbangkan kekuatan tim tersebut. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

0 komentar:

Posting Komentar