Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Sunday, January 25, 2015

Berharap Tuah Dari Sidoarjo


SIDOARJO bukan kota besar. Daerah berjuluk Kota Udang tersebut juga bukan kiblat sepak bola nasional seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, ataupun Jayapura.

 Klub milik pemerintah, Persida Sidoarjo, pun hanya berlaga di Divisi Utama atau level II kompetisi di Indonesia. Bahkan, klub yang pernah memiliki fans puluhan ribu, Deltras, kini sudah terdampar di Liga Nusantara, ajang kompetisi terendah di tanah air.

 Namun, Sidoarjo selalu menjadi pilihan utama Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam beberapa waktu terakhir untuk menggelar pemusatan latihan (training center). Mulai dari Timnas U-19 dengan pelatih Indra Sjafri.

 Hasilnya, Evan Dimas dkk mampu menjadi juara Piala AFF U-19. Dalam final yang dilaksanakan di Gelora Delta, Sidoarjo, pada 22 September 2013, Garuda Muda, julukan Timnas U-23, mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti 7-6.

 Kemudian,kota yang berbatasan dengan Surabaya tersebut dipilih timnas senior sebagai persiapan menyongsong Piala AFF 2014. Hariono dkk pada 7-15 September 2014.

 Selama di daerah yang dipimpin Bupati Saiful Ilah tersebut, anak asuh Alfred Riedl tersebut menjalani laga persahabatan melawan musuh beratnya, Malaysia. Hasilnya, Zulkifli Syukur dkk menang 2-0.
 Sayang, menjelang Piala AFF 2014 yang dilaksanakan di Singapura dan Vietnam, TC di pindahkan ke Jakarta. Riedl kurang berkenan dengan kondisi Sidoarjo. Hasilnya, Pasukan Garuda, julukan Timnas Indonesia, tersingkir di babak penyisihan.

 Kini, Sidoarjo pun diharapkan memberikan tuah  kepada Timnas U-23 yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2015. Pelatih Aji Santoso akan memboyong anak asuhnya ke kota yang kini juga mendapat julukan Kota Lumpur tersebut.
 ‘’Mulai 1 Februari, TC akan dilaksanakan di Sidoarjo.’’ Ungkap Aji.

sumber - http://www.pinggirlapangan.com/

On This Day 26 Januari 2012, Persidafon Bungkam Deltras

Mijo Dadic (kiri) menghadang laju Patrick Wanggai
DELTACYBER - Upaya The Lobster julukan Deltras mencuri poin di kandang Persidafon, harus pupus setelah tim asuhan Jorg Peter Steinubrunner tersebut ditekuk tuan rumah Persidafon dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012 saat itu .

Bermain di stadion Barnabas Yoube, Kabupaten Jayapura, Papua (26/01/12) kemenangan Gabus Sentani julukan Persidafon menjadi titik balik mereka menjauhi zona degradasi dari penampilan impresif Patrick Wanggai dan Eduard Ivakdalam, keduanya menyumbang masing-masing satu gol . Sementara itu Mijo Dadic dkk hanya bisa membalas melalui striker asingnya Amos Marah .

Di babak pertama, strategi bertahan dan memanfaatkan serangan balik awalnya berjalan dengan baik, sebelum pemain pengalaman Eduard Ivakdalam memanfaatkan kemelut didepan gawang Wawan Hendrawan di menit ke-27 . Skor 1-0 bertahan hingga turun minum .

Di babak kedua, tim asal kota udang ini tampil berani menyerang pertahanan Persidafon yang dijaga Erick Bayemi Edison Ames, Andri Ibo. Alhasil di menit ke-50 Amos Marah mampu melesakkan gol penyeimbang 1-1 setelah memanfaatkan umpan silang dari M.Fakhrudin .

Mampu menyamakan keduduk, justru menjadi boomerang bagi The Lobster. Memanfaatkan serangan balik, Patrick Wanggai berhasil membuat Persidafon unggul 2-1 setelah menyambut umpan rasmoyo dari sisi kanan gawang Deltras yang dikawal Wawan Hendrawan .

Meskipun di sisa-sisa pertandingan kedua tim jual beli serangan, namun skor 2-1 untuk keunggulan Gabus Sentani tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang .
Dalam laga tersebut, skuad The Lobster banyak yang absen lantaran cedera seperti Budi Sudarsono, bomber asing asal Australia yakni Sean Rooney, gelandang serang macam Walter Brizuela .(bid)