Jumat, 05 Februari 2016

Marwal Iskandar, Kenang Saat Ia Berjersey Deltras

Marwal Iskandar : Saat membela Deltras, ISL 2008
DELTACYBER - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2008, menjadi ajang kompetisi perdana ISL. Deltras Sidoarjo pun turut masuk dalam ISL 2008, setelah di musim sebelumnya, The Lobster mampu menembus babak 8 besar Divisi Utama untuk pertama kalinya.

Terjun di ISL 2008, The Lobster berburu pemain lokal yang berpengalaman di Liga Indonesia. Macam bek Firmansyah, kiper Mukti Ali Raja, mantan bomber Persib Bandung Boy Jati Asmara, hingga gelandang bertahan keras Marwal Iskandar.

Siapa yang tak kenal gelandang mungil nan keras ini. Ya, Marwal Iskandar. Pemain kelahiran 17 Agustus 1979 itu, menjadi sosok penting di skuad Deltras Sidoarjo ISL 2008. Walau, ia hanya bermain untuk The Lobster di putaran pertama saja.

Marwal adalah salah satu pemain kawakan, yang selalu berganti jersey tim-tim Liga Indonesia, seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Persikota Tangerang, Perseden Denpasar, Persikab Kab.Bandung,

Pemain yang mempunyai ciri khas melipat kedua lengan jerseynya setiap kali ia main itu, bahu membahu dengan pemain asing macam Carlos Bergottini dan Edesio Oliveira Junior di lini tengah Deltras.
Sebelum bergabung dengan Deltras di ISL 2008, di musim sebelumnya, Marwal menjadi pemain tim tetangga sebelah, yakni Persebaya Surabaya.

Saat ditanya, kenangan waktu ia membela Deltras, Marwal Iskandar mengungkapkan ketika Deltras bertemu dengan salah satu tim dari Australia, yakni Perth Glory. Dalam laga ujicoba di Stadion Gelora Delta, laga pramusim persiapan sebelum kompetisi ISL 2008.

"Waktu itu memang kita kalah 2-1, Saya sempat jaga pemain timnas Australia. Kebetulan ada teman saya di tim Perth Glory, Adrian Trinidad ," Ungkap Marwal.

Di tim Deltras, Marwal Iskandar menjadi pemain penting untuk memutus serangan dari lawan, sebelum memasuki lini pertahanan The Lobster.

Marwal (kiri) berduel dengan Lorenzo Cabanas (kanan)

Memang, skuad The Lobster ISL 2008 putaran pertama yang diasuh oleh Abdulrahman Ibrahim, pelatih asal negeri jiran Malaysia, mendapat terpaan banyak masalah. Dari kekalahan yang terus diderita, sampai peran pemain asing yang jauh dari harapan penampilannya.

"Ya, waktu saya di Deltras, memang banyak problem disana. Sebenarnya materi kita sudah bagus, hanya manajemen merubah semuanya. Terus pemain banyak yang digantikan karena manajer kurang memahami. " Ujarnya.

Sampai pada akhirnya, di putaran kedua. Marwal Iskandar memutuskan hengkang dari tim yang identik dengan warna merah ini. Pemain asing seperti Hkam Mahraq, Roberto Acosta, Carlos Bergottini, sampai pelatih kepala Abdulrahman Ibrahim pun harus angkat koper dari Gelora Delta.

Saat ini, Marwal Iskandar sudah memutuskan untuk pensiun menjadi pemain lapangan hijau. Walau pensiun menjadi pemain, namun, ia tidak bisa lepas sepenuhnya dari rumput hijau. Marwal Iskandar kini menjadi asisten pelatih. Terakhir, ia menukangi tim Pusamania Borneo Fc.

Bahkan, Marwal Iskandar sudah mempunyai lisensi kepelatihan B AFC. Pria asal Palopo ini, juga pernah menangani sebuah pembinaan usia dini di Malaysia, tepatnya di Frenz United.

Saat disinggung apa yang dialami mantan timnya saat ini, The Lobster. Marwal juga memberi semangat untuk bisa bangkit lagi bagi Deltras dan Deltamania.
"Semoga Deltras dan Deltamnia sukses selalu ," Imbuhnya. (bid)

Baca Juga =
Deltras Tak Jodoh Dengan Pemain Asing Asia ?
Cak Sabar, Kitman Deltras Sejak 2001
Tuah Jersey Away Deltras !
Anang Ma'ruf, Memulai Hidup dari Nol Lagi
Rindu Lihat Deltras Hadapi Tim Tangguh
Mat Halil : Target Kami Promosi Divisi Utama
Mat Halil Resmi Berseragam The Lobster
Walau Laga Uji Coba, Deltamania Tetap Berikan Dukungan

0 komentar:

Posting Komentar