Selasa, 12 April 2016

Sepak Bola, Suporter, Dan Kesetiaan

"Only Support Deltras" : Deltamania yang masih setia mengawal Deltras

Sepak bola adalah olahraga dari berbagai kalangan. Anak-anak, dewasa, pria, wanita, si kaya, si miskin semua bisa bermain bola karena sepak bola adalah olahraga yang universal. Jika kita bicara soal spak bola tidaklah jauh dari apa yang disebut suporter, setiap klub sepak bola pasti mereka memiliki suporter.

Dalam sekala SSB pun sekarang telah memiliki suporter meskipun hanya sedikit. Suporter seakan akan menjadi nyawa dari klub sepak bola. Dan jika kita mendengar kata suporter maka yang ada dibenak kita ialah ialah atribut, bernyanyi, aksi kreatif dan lain lain. Tapi suporter tidak melulu akan hal yang seperti itu banyak hal yang ada dibalik semua itu. Yang paling pokok ialah kemauan dari dalam hati yang membuat diri kita tergerak akan hal – hal tersebut.

Saat ini banyak orang yang tidak tahu tentang apa sebenarnya suporter itu bahkan seorang suporter itu sendiri terkadang tidak tau ataupun tidak punya alasan kenapa dirinya mendukung suatu klub sepak bola. Berbagai klub sepak bola banyak tersebar di penjuru dunia dan berbagai suporterpun juga datang dengan ciri khas dan kreatifitasnya masing – masing.

Banyak orang yang menjadi suporter untuk kota kelahirannya dan banyak juga orang yang mendukung klub dari kota lain sampai – sampai mendukung klub dari negara lain semua itu suda biasa kita temukan.

Memang cukup mudah bagi kita untuk menentukan pilihan klub sepak bola mana yang kita dukung. Banyak klub – klub didunia yang memiliki segudang sejarah dan segudang prestasi yang mentereng, jajaran klub besar seakan akan menarik kita untuk mendukung klub tersebut. Tapi yang saya bahas bukan suprter klub manca negara melainkan suporter klub lokal yang perlahan habis.

Apalagi ditengah – tengah persepakbolaan indonesia yang sedang terombang ambing seperti ini membuat suporter lokal mulai kehilangan kepercayaan akan klub kebanggaannya, terlebih lagi jika klub yang mereka dukung tidak berada dikasta tertinggi sepak bola tanah air. Disinilah kesetiaan para suporter diuji, satu persatu para suporter hilang dengan sendirinya, untung – untungan kalau cuma hilang yang mungkin nanti kembali jika kompetisi bergulir lagi.

Tapi yang membuat kita tercengang adalah pada saat seorang suporter berganti atribut dengan alasan agar tetap eksis dan haus akan kesombongan oleh prestasi klub barunya. Hal itu mungkin terdengar sangat kejam bagi para loyalis klub lamanya, tapi kejadian seperti ini harus diterima dengan lapang dada, dan dijadikan pelajaran agar para loyalis tau apa arti kesetiaan dan konsisten.

Ditengah ujian karena kompetisi yang tek berjalan dan juga hilangnya kawan seperjuangan kejadian seperti ini membuat para suporter semakin tertempa kesetiaannya, karena sehebat hebat suporter ialah para suporter loyalis.

Kesetiaan suporter tak diragukan tak sepetri kesetiaan pelatih, pemain, atupun menejemen, kesetiaan suporter ialah kesetiaan yang murni datang dari hati nurani mereka. Tak seperti pemain dan pelatih yang kesetiaannya sebatas kontrak, kesetiaan suporter memang benar – benar tulus, mereka rela menyisihkan uang menyempatkan waktu hanya untuk mendukung klub kebanggaannya.

Tak hanya uang dan waktu bahkan sampai jiwa dan raga mereka dedikasi kan untuk klub. Panas matahari, hujan, atau apapun itu tak bisa menghentikan niatnya untuk sekedar  berdiri dan bernyanyi. Hal paling penting yang harus dimiliki suporter ialah kebanggaan akan dirinya sendiri, kenapa ? karena para suporter memiliki jiwa yang kuat dan mereka berteriak lebih keras dari pelatih, berkerja lebih keras dari para pemain, berfikir lebih dalam dari pada menejemen. Suporter bukan sekedar pendukung tapi tentang kesetiaaan.

“ Bukan Tentang Siapa Yang Kau Pilih, Tapi Bagaimana Kau Bisa Bertahan” 

Artikel Oleh : M. Fakhri Dwi Putra 

1 komentar: