Sabtu, 04 Juni 2016

Statistik, Sidoarjo United vs Psbk Blitar (04/06)


DELTACYBER - Berhasil revans, itulah yang ditargetkan Sidoarjo United untuk membalas kekalahan atas Psbk Blitar, di putaran pertama lalu. Menang dengan skor 4-0, menjadikan obat luka atas perlakuan buruk saat away ke kandang Psbk Blitar.

Dari hasil statistik redaksi DeltaCyber, ball posession sejak babak pertama dimulai, skuad Sidoarjo United langsung mengambil inisatif penguasaan bola penuh. Lini tengah duet Agung Fitrayanto dan Jefry Dwi Hadi menjadi motor Sidoarjo United di lapangan tengah.

Sidoarjo United unggul ball possesion dengan presentase 65% dibandingkan Psbk Blitar yang hanya 35%. Untuk urusan inisatif serangan, Sidoarjo United melakukan percobaan tendangan sebanyak 12 kali, 8 shoot on target serta 4 shoot off target.

Psbk Blitar hanya 2 kali shoot on target, itupun dua kali tendangan dari hadiah pinalti. Tendangan pertama mampu ditepis Papang Nurjaman, dan tendangan kedua bisa dihalau Papang. Serta satu kali shoot off target.

Namun, Sidoarjo United paling banyak dalam terjebak offside. Sebanyak 9 kali, Sidoarjo United terjebak offside, dan Psbk Blitar hanya satu kali offside.

Secara keseluruhan, permainan Sidoarjo United bermain menguasai jalannya pertandingan. Serangan-serangan yang dibangun dari lini tengah dan dialirkan ke depan sangat merepotkan pertahanan Psbk Blitar.

Walaupun di menit awal menguasai permainan, tetapi tak efektif dalam penyerangan, namun Sidoarjo United tak terpancing dengan pola bertahan Psbk dan masih bisa memutus serangan balik Psbk Blitar.

Di babak kedua, pertandingan seakan sepenuhnya milik Sidoarjo United. Gol Zainal Abidin menit ke-47 semakin memompa semangat Sidoarjo United. Apalagi, gagalnya pinalti Psbk di menit ke-57, membuat permainan Psbk menurun dan semakin semangat bagi Sidoarjo United menambah gol. Terbukti gol Sutrisno menit-60 dan gol penutun Mauludin menit ke-88.
Membuat Sidoarjo United berhasil membungkam Psbk Blitar dengan skor telak 4-0. (bid)

Baca Juga =

0 komentar:

Posting Komentar