Selasa, 12 Juli 2016

Oke di Depan, Keropos di Belakang

Pemain Sidoarjo United, saat sesi latihan rutin di std. jenggolo

Sidoarjo – Skuad Sidoarjo United kembali memulai latihan rutinnya untuk mempersiapkan laga pekan ketujuh Indonesia Soccer Championship B, kemarin (11/7). Laga terdekat yang akan dijalani tim asal kota udang tersebut adalah bertamu ke Stadion Loka Jaya, untuk menghadapi tuan rumah Persatu Tuban pada minggu 17 Juli.

Berbagai catatan telah dikantongi oleh pelatih kepala Sidoarjo United, Harmadi untuk mengevaluasi performa anak asuhnya. Hingga pekan keenam sebelum jeda kompetisi, Sidoarjo United menjadi tim yang memasukkan gol terbanyak diantara kontestan ISC B lainnya.

Jefri Dwi Hadi dkk berhasil menceploskan 14 gol ke gawang lawan.“Itu karena pemain depan selalu saya berikan latihan finishing. Ditambah power untuk kekuatan tendangan. Sehingga insting mereka jadi lebih kuat,” terang Harmadi tentang jumlah gol timnya.

Harmadi menyatakan dalam sisa beberapa laga ISC B, dirinya tidak akan mengubah susunan pemain untuk lini depan. Ia menilai para penyerangnya masih menampilkan performa yang tergolong bagus. “Saya akan tetap mempercayakan pemain muda seperti Akhmad Hamdan dan Zainal Abidin,” tambah Harmadi.

Meski menjadi tim dengan jumlah memasukkan terbanyak sementara di ISC B, Harmadi berharap anak asuhnya tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, catatan positif tersebut tidak akan berarti apa-apa jika Sidoarjo United gagal lolos dari fase grup.

“Yang terpenting mereka harus terus bekerja keras agar bisa membawa tim ini lolos ke babak selanjutya,” tambah pelatih asli Sidoarjo tersebut.

Hingga pekan keenam, Sidoarjo United memang masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Menempati peringkat ketiga grup 6 dengan koleksi 9 poin, Sidoarjo United masih bersaing memperebutkan peringkat kedua yang sementara ditempati Persepam Madura Utama.
Tajam di depan, namun Sidoarjo United juga meninggalkan lubang besar di area lini pertahanan. Tercatat gawang Sidoarjo United sudah kebobolan 10 gol hingga pekan keenam ISC B. Jumlah tersebut juga menjadi salah satu yang terbanyak sementara di kasta ISC B musim ini.

Keroposnya lini belakang memang menjadi PR berat bagi Harmadi. Menurutnya, para pemain Sidoarjo United memang masih sangat lemah dalam urusan bertahan. Terutama saat menghadapi counter attack lawan.

Hal tersebut, ujarnya, dikarenakan para pemain belakang Sidoarjo United juga sering ikut menyerang dan melewati garis tengah lapangan. Selain itu performa para pemain belakang Sidoarjo United juga masih belum matang.

“Kelemahan di barisan belakang itu sudah terlihat sejak pekan pertama. Memang sulit sekali membenahinya. Tapi semoga saja latihan intensif kita selama ramadhan kemarin, dan ditambah sisa beberapa hari ke depan, bisa memperbaiki kelemahan-kelemahan itu,” kata Harmadi. (rah)

Baca Juga =

0 komentar:

Posting Komentar