Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, August 31, 2016

Setiawan : Siapapun Lawannya Kami Sudah Siap

Pelatih kepala Adi Putra Setiawan (kiri) dan assisten pelatih Irvan (kanan)

DELTACYBER- Selalu optimis, percaya kepada pemainnya, disertai disiplin dan kerja keras menjadi ciri khas Adi Putra Setiawan melatih tim asuhannya The Lobster muda. Hasilnya, Deltras U-17 walaupun bermain di luar Sidoarjo mereka membuktikan bisa lolos grup dengan raihan peringkat runner up.

Babak 18 besar dengan sistem knock out alias sistem gugur, Deltras U-17 harus bertemu tim sesama Sidoarjo sendiri yakni Persida Sidoarjo. Laga pamungkas itu akan digelar besok minggu (04/08) di stadion Canda Bhirawa Kediri. Sementara Persik Kediri selaku tuan rumah juga harus bentrok dengan saudara sendiri melawan tim Triple Kediri.

Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit dan ketat tersebut, bakal mempertemukan dua tim yang sudah siap saling jegal demi bisa lolos ke fase selanjutnya.

Nada optimis selalu dikatakan Adi Putra Setiawan. Ia tetap yakin dan percaya kepada kemampuan pemain-pemain mudanya.

"Anak-anak sudah siap. Lawan siapapun kami akan hadapi, meskipun harus lawan tim sidoarjo sendiri," ungkap Setiawan.

Setiawan juga menekankan kepada anak asuhnya, bahwa pemainnya harus selalu siap melawan tim siapapun.

"Pemain kami harus selalu siap saat menghadapi siapapun lawannya, jangan sampai menyerah dulu sebelum pertandingan. Dan saya minta mereka harus bermain habis-habisan di tiap laganya," imbuh Setiawan. (bid)

Deltras U-17 Jumpa Persida Di Babak 18 Besar Piala Suratin

Deltras U-17 saat latihan di lapangan Damarsih Buduran
DELTACYBER - Setelah memastikan lolos fase grup dengan status runner up grup 4, The Lobster muda melangkah percaya diri menghadapi babak 18 besar. Tim besutan pelatih Adi Putra Setiawan itu bakal menemui tim dari Sidoarjo sendiri, yakni Persida Sidoarjo.

Di babak 18 besar ini dengan sistem knock out alias langsung gugur bila kalah. Deltras bentrok dengan Persida besok minggu (04/08) di stadion Canda Bhirawa Kediri.

Tuan rumah grup ini yakni Persik Kediri. Sementara Persik Kediri akan juga menghadapi tim sesama kediri yaitu Triple Kediri. Pemenang pertandingan antara Persik dan Triple akan bertanding dengan pemenang laga Deltras versus Persida.

Bertemu tim sesama Sidoarjo di fase 18 besar ini menjadikan perwakilan tim dari Sidoarjo di Piala Suratin akan dipastikan gugur satu dan juga memastikan lolos ke babak berikutnya satu tim.

Pelatih Kepala Deltras U-17 Adi Putra Setiawan tetap optimis pada anak asuhnya. Hanya saat ini, pemain belakang andalannya Rendy Bayu masih mengalami sedikit cedera pada kaki kanannya.

"Tim kami tentunya sudah siap, untuk pemain hanya Rendy Bayu Aji saja yang saat ini masih cedera. Tapi insyallah sudah sembuh sebelum lawan Persida," ungkap Setiawan. (bid)

Tuesday, August 30, 2016

Alfred Riedl Panggil 22 Pemain Untuk Uji Coba Lawan Malaysia (06/09)


Timnas Indonesia dipastikan melakoni laga ujicoba internasional perdana melawan Malaysia pada Selasa (6/9) malam di Stadion Manahan, Solo. Untuk itu, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl sudah menyiapkan 22 nama pemain untuk menghadapi laga tersebut. Timnas Senior bakal datang di kota Solo pada hari Minggu, 4 September nanti.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia bakal menghadapi AFF Cup 2016 mulai tanggal 19 November hingga 17 Desember mendatang. Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Filipina, Thailand dan Singapura.

Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan mengatakan nama-nama pemain sudah diserahkan pelatih Alfred Riedl kepada PSSI sejak kemarin dan tak lupa pelatih asal Austria ini memberikan update perkembangan Timnas hingga saat ini.

"Nama-nama pemain ini adalah pilihan coach Riedl dan tim pelatih. PSSI ingin di laga ujicoba nanti Stadion Manahan dipenuhi suporter dan meraih kemenangan tentunya," kata Erwin, Senin (29/8)

"Laga ujicoba ini kami harap menjadi momentum kebangkitan Timnas Senior. Apalagi, Timnas Senior lama tidak bertanding dan kita baru saja terlepas dari sanksi FIFA. Doa dan dukungan masyarakat Indonesia tentu sangat kami harapkan demi raihan prestasi Timnas di Piala AFF nanti," tambah Erwin.

Sementara itu, Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal mengaku pelatih Alfred Riedl memang mengutamakan banyak pemain muda di laga ujicoba ini. Namun ia menyebut bahwa ini hanya skuat sementara Timnas, hal ini karena pemain lainnya masih ada kesempatan untuk keluar masuk Timnas hingga nanti TC di bulan Oktober nanti.

"Selain barisan pemain muda, ada tiga pemain yang bermain di luar negeri yang kami panggil saat kami lawan Malaysia. Mereka adalah Irfan Bachdim, Dedi Gusmawan, dan Andik Vermansyah," kata Pikal saat dihubungi.

"Pemain muda yang kami pilih sangat potensial tentunya. Target ujicoba tentu kami ingin melihat pemain terbaik di setiap posisi. Selain itu, kami akan mencari komposisi yang oke dan sudah mulai satukan visi dalam sistem permainan. Di Solo nanti kami hanya akan berlatih satu atau dua kali saja sebelum laga ujicoba," tambah Pikal.

Kiper:

1. Kurnia Meiga Hermansyah (Arema)
2. Andritany Ardhiyasa (Persija)
3. Dian Agus Prasetyo (Pusamania Borneo FC)

Belakang

4. Benny Wahyudi (Arema)
5. Indra Kahfi Ardhiyasa (Surabaya Bhayangkara United)
6. Hansamu Yama Pranata (Barito Putera)
7. Dedi Gusmawan (Zeyar Shwe Myay Myanmar)
8. Rodolof Yanto Basna (Persib Bandung)
9. Fachrudin Wahyudi Aryanto (Sriwijaya FC)
10. Abdul Rachman (Persiba Balikapapan)
11. Muhammad Abduh Lestaluhu (PS TNI)

Tengah

12. Andik Vermansyah (Selangor FA Malaysia)
13. Evan Dimas Darmono (Surabaya Bhayangkara United)
14. Ichsan Kurniawan (Sriwjaya FC)
15. Bayu Pradana Andriatmo (Mitra Kukar)
16. Adam Alis Setyano (Barito Putera)
17. Septian David Maulana (Mitra Kukar)
18. Irsyad Maulana (Semen Padang)

Depan

19. Zulham Malik Zamrun (Persib Bandung)
20. Boaz TE Salossa (Persipura Jayapura)
21. Lerby Eliandry Pong Babu (Pusamania Borneo FC)
22. Irfan Haarys Bachdim (Consadole Sapporo)

sumber - www.pssi.org

Monday, August 29, 2016

Deltamania Kumandangkan Anthem Virus Damai Bersama Pemain


DELTACYBER - Deltamania suporter setia The Lobster masih membuktikan walaupun tim kesayangannya saat ini sedang berada di kasta terbawah. Dukungan mereka masih saja terus mengalir. Meskipun juga harus bermain di lapangan Arhanud dalam lanjutan Liga Nusantara, tetap saja tak menyurutkan niat Deltamania mengawal, mendukung dan mendampingi Deltras berlaga kemarin sore (28/08) kala menjamu lawannya Persema Malang 1953.

Tampak, ratusan Deltamania menyaksikan laga sore itu yang berkesudahan dengan skor 1-1.
Di pinggirlapangan, rekan-rekan Deltamania tak memperdulikan walau bernyanyi bukan di atas tribun yang biasa mereka tempati. Deltamania tetap semangat menyanyikan lagu-lagu penyemangat bagi pemain The Lobster di lapangan.

Seusai pertandingan, Deltamania bernyanyi bersama-sama pemain Deltras anthem Virus Damai dengan kompak. Flare, smoke turut menjadi pembakar semangat sore tersebut.



Penyelesaian Akhir Masih Jadi Kendala Deltras


DELTACYBER - Urusan mencetak gol The Lobster musim ini bisa dibilang cukup buruk. Dari enam laga yang sudah dilakoni punggawa muda Deltras, baru bisa membobol jala lawang hanya dua kali saja. Tercatat 14 gol sudah menggetarkan gawang Deltras.

Ya, problem dalam hal membobol gawang lawan ini jadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih. Apalagi satu dari dua gol Deltras tersebut dicetak dari bola mati hasil tendangan bebas Ali Faizin pada pertandingan perdana lalu kala menghadapi Persikoba Batu di Gelora Delta (24/07). Satu gol baru bisa dihasilkan pada pekan keenam melalui kaki Bayu Alfarizi kemarin sore (28/08).

Puji Daryo mengakui hal tersebut masih menjadi kendala Deltras saat ini. Menurutnya pemain-pemainnya masih tergesa-gesa ketika sudah mendapat peluang emas di daerah pertahanan lawan.
"Anak-anak masih terlalu bernafsu cepat-cepat mencetak gol. Padahal harus lebih tenang seharusnya," ujar Pelatih asal kecamatan Porong itu.

Tercatat, dalam tiga laga terakhir Deltrass baik kandang maupun tandang, The Lobster sudah bisa menekan lawan dengan bermain mengepung lini belakangnya. Tiang gawang musuh masih menjadi penghalang bagi skuad Deltras untuk mencetak gol. Pada laga melawan Perseta Tulungagung di kandang (10/08) peluang emas heading dari kapten Rachmad Hidayat di pertengahan babak kedua masih membentur tiang gawang atas.

Juga begitu kala Deltras away ke tulungagung kemarin (24/08). Tendangan terakhir Ali Faizin di penghujung laga menit-89 masih saja mengenai mistar gawang. Terakhir di pertandingan kemarin, peluang pertama Deltras didapat Bayu Alfarizi. Tendangannya kembali digagalkan tiang sebelah kanan gawang Persema Malang 1953.

Penyelesaian akhir harus segera dibenahi jajaran pelatih. Karena di laga selanjutnya merupakan pertandingan kandang terakhir Deltras saat menjamu tamunya Blitar United Rabu tanggal 7 September, sebelum tandang ke Persikoba Batu. (bid)

Sunday, August 28, 2016

Tiga Pemain Lincah Andalan Lini Tengah Deltras

Dari kiri ke kanan : M. Hari Siswanto, Ibnu Hajar, Fendik Dwi
DELTACYBER - Untuk urusan menguasi lini tengah dalam pertandingan, Deltras tak perlu khawatir dengan hal itu. Puji Daryo tak risau dengan bagaimana menguasai permainan lini tengah yang dianggap vital dalam pertandingan. Seperti tujuan awal Deltras musim ini yakni percaya kepada pemain-pemain muda asli Sidoarjo dengan memberi jam terbang dan kesempata bermain menjadikan pemain muda Deltras sekarang terus meningkat.

Gelandang-gelandang Deltras macam Ibnu Hajar, Fendik Dwi dan M. Hari Siswanto menjadi otak permainan The Lobster musim ini.

Permainan apiknya tiga pemain ini memang cukup menarik perhatian. Postur tubuh yang hampir sama, sama-sama kecil, lincah mempunyai akselerasi tinggi, serta mempunyai umpang-umpan terukur menjadikan ketiganya penyeimbang lini tengah tim.

Ibnu Hajar, pemain asli desa Sarirogo Buduran tersebut menjadi motor serangan The Lobster untuk mengalirkan bola-bola kedepan maupun kedua lini sayap dan kiri. Baik umpan panjang atau pendeknya cukup terukur. Penetrasinya kerap kali merepotkan pertahanan lawan. Bahkan ia didapuk sebagai kapten saat Deltras tandang ke tulungagung kemarin (24/08).

Sementara, M.Hari Siswanto pemain yang baru bisa dimainkan Deltras di putaran kedua tersebut langsung mendapat tempat di skuad utama. Aksi skillnya mengelabuhi pemain-pemain lawan, ketenangannya dalam menguasai bola di lini tengah, serta umpan-umpan pendeknya cukup akurat menjadi keunggulan Aziz sapaan akrab M. Hari Siswanto.

Dan, Fendik Dwi pun sama. Jadi andalan Deltras sejak awal musim Liga Nusantara 2016 Fendik hampir di tiap laga selalu diturunkan baik sejak menit awal maupun harus memulai dari bangku cadangan. Posturnya yang kecil mudah bagi dia bergerak lincah membagi bola

Sayang. Untuk urusan duel-duel bola atas maupun duel dengan pemain lawan yang memiliki postur lebih besar mereka masih lemah untuk hal itu.

Bahkan, dalam dua pertandingan terakhir saat melawat ke kandang Perseta kemarin (24/08) walau sudah tertinggal 3-0. Deltras masih berani menyerang dan bahkan mengurung setengah lapangan pertahanan Perseta. Ya, tiga pemain kunci tersebut menjadi aktor terkurungnya Perseta di pertahanan sendiri. Aliran bola dari kaki ke kaki, pindah dari kanan ke kiri menjadi aksi-aksi M. Hari Siswanto, Ibnu Hajar dan Fendik Dwi.

Lawan Persema Malang juga sama. Walau bermain dari bangku cadangan, Fendik Dwi tetap bisa langsung nyetel dengan M. Hari Siswanto dan Ibnu Hajar di tengah. Kordinasi ketiga pemain ini sudah cukup padu, komunikasi cukup berjalan dengan baik. Operan bola dari tiga pemain itu hampir tak terputus.

Ini yang menjadi nilai plus The Lobster di lini tengah. Sayang, aliran bola ke depan sudah cukup bagus ataupun saat menyerang masih saja problem penyelesaian akhir di depan gawang lawan masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik. (bid)

Poin Perdana Deltras Walau Satu Poin


DELTACYBER - Tiga poin di laga kandang pertama putaran kedua Liga Nusantara 2016 grup 4 masih tertunda. Deltras dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tamunya Persema Malang 1953 kemarin sore (28/08) di lapangan Arhanud Gedangan, Sidoarjo.

Gol Deltras dicetak Bayu Alfarizi menit-25 sedangkan gol balasan tim tamu melalui striker andalannya Jaya Teguh Angga menit ke-29.

Bermain di Sidoarjo sendiri, The Lobster sudah inisiatif menyerang sejak awal sampai akhir pertandingan. Lagi-lagi sederet peluang emas masih belum bisa dikonfersikan pemain muda Deltras menjadi gol. Masalah finishing di depan gawang lawan kembali jadi sorotan.

"Anak-anak sudah mulai bisa bermain lepas, hanya masih tergesa-gesa dalam finishing di depan gawang. Masih terlalu nafsu, mestinya harus lebih tenang," ujar pelatih kepala Deltras Puji Daryo, saat diwawancarai redaksi DeltaCyber sesuasi laga.

Tapi bagaimanapun Puji Daryo mengakui kalau lawan Persema kemarin harusnya 3 poin yang didapat.
"Bila dilihat dari permainan anak-anak, dan peluang-peluang yang didapat, mestinya bisa dapat 3 poin hari ini (28/08)," imbuh Puji.

Puji menambahkan, ia menilai lini belakangnya masih kurang solid.
"Saya juga menyoroti organisasi pertahanan kami yang masih sering salah dalam pengambilan bola dari lawan. Ini yang harus saya evaluasi kedepannya," ujar Puji. (bid)


Deltras Sidoarjo vs Persema Malang 1953 : 1-1 (28/08)


DELTACYBER - Belum pernah mendapat kemenangan, apalagi bermain di kandang membuat keuntungan besar bagi The Lobster untuk bisa meraih 3 poin pertamanya. Bertanding di lapangan Arhanud Gedangan kemarin sore (28/08) lanjutan pekan ke-6 Liga Nusantara 2016 Grup 4, Deltras menjamu tamunya Persema Malang 1953.

Di babak pertama, tim asuhan Puji Daryo langsung tancap gas menekan pertahanan Persema. Tiga pemain tipikal menyerang baik striker, sayap kiri dan kanan menjadi ujung tombak Deltras. Yakni Kapten Rachmad Hidayat, sayap kiri Bayu Alfarizi dan di sisi kanan ada Ali Faizin.

Peluang pertama Deltras didapat oleh Bayu Alfarizi menit ke-10, tendangannya masih membentur tiang gawang Persema yang dijaga M.Bima Sakti.

Baru menit ke-25 tuan rumah membuka angka. Berawal dari umpan silang Ali Faizin dari sayap kanan, Bayu Alfarizi yang berdiri tanpa kawal di depan gawang Persema menyambutnya dengan tendangan kaki kiri mendatar. Deltras memimpin 1-0.

Unggul 1-0 Rachmad Hidayat dkk justru kehilangan fokus. Buktinya keunggulan 1-0 hanya bertahan 4 menit saja. Menit ke-29 Persema Malang mampu membalas melalui striker senior andalannya  Jaya Teguh Angga. Hingga turun minum skor 1-1 bertahan.

Di babak kedua, Deltras yang disaksikan ribuan Deltamania yang hadir di lapangan Arhanud terus menggempur habis-habisan Persema. Sementara tim tamu hanya sesekali memanfaatkan serangan balik dari strikernya Piter Manggibodibo.

Terbukti, beberapa peluang emas didapat The Lobster. Bola rebound hasil tendangan bebas Fajar Kurniawan belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Andy Wicaksono. Begitupun juga tendangan volly Ali Faizin yang masih melenceng. Ataupun tendangan M. Hari Siswanto juga belum menggetarkan jala Persema.

Sampai peluit panjang ditiup wasit Anselmus asal Surabaya, skor imbang 1-1 tak berubah. Ini sekaligus menjadi poin perdana Deltras di Liga Nusantara musim ini, walau belum berbuah dengan hasil kemenangan. (bid)

Saturday, August 27, 2016

Deltras Main Di Arhanud, Ada Apa ?


DELTACYBER - Tekad Deltamania untuk mendukung tim kebanggaannya walau bermain di stadion mana saja sudah menjadi hal wajib yang harus dilaksanakan bagi suporter. Apalagi bila bermain di kota sendiri. Ya, di pekan ke enam Liga Nusantara 2016 zona jawa timur The Lobster julukan Deltras Sidoarjo bakal menjamu tamunya Persema Malang 1935 besok minggu sore (28/08).

Informasi yang diperoleh redaksi DeltaCyber semula pertandingan home kali ini akan dimainkan di stadion Jenggolo Sidoarjo. Mengapa tidak bisa dilaksanakan di stadion kebanggaan warga Sidoarjo sendiri yakni Gelora Delta Sidoarjo ?

Jawabannya, karena stadion yang menjadi saksi bisu perjalanan Deltras selama mengarungi Liga Indonesia tersebut harus steril H-1 akibat di hari senin besok (29/08) tim yang menyewa Gelora Delta musim ini Bhayangkara Surabaya United menggunakan Gelora Delta meladeni Perserui Serui dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship A 2016.

Sementara itu di stadion Jenggolo, dari siang hari hingga sore stadion jenggolo sesuai jadwal pada hari sabtu dan minggu dipakai oleh turnamen sepakbola antar SMA se-kabupaten Sidoarjo yang didukung oleh Jawa Pos dan Dispora Kab. Sidoarjo.

Dengan kata lain, setelah Deltras berusaha merayu Gelora Delta Sidoarjo maupun Jenggolo tidak ada celah untuk bisa bermain di salah satu stadion tersebut untuk hari minggu besok sore.
Padahal, Gelora Delta dengan Deltras sejak GPD pindah ke kota Delta hingga saat ini tak bisa dipisahkan. Walau saat ini Deltras hanya bermain di kasta ketiga alias Liga Nusantara.

Ironis memang. Tentu, Deltamania sebagai warga asli Sidoarjo sendiri cukup kecewa dengan hal ini karena tim kebanggaannya harus bermain di lapangan bukan stadion pada laga kandang.

Namun, keputusan sudah fix. Jadi sesuai hasil Technical Meeting tadi malam (27/08), pertandingan besok sore akan dilaksanakan di Lapangan Arhanud, kecamatan Gedangan, kick off pukul 15.15 wib tanpa dipungut tiket masuk.

Semoga, kedepannya The Lobster bisa bermain di Gelora Delta pada laga kandang meskipun stadion tersebut disewa oleh tim lain. Karena tim ini, tim warga Sidoarjo, tim kebanggaan arek sidoarjo, tim kesayangan Deltamania, tim yang juga membesarkan para pemain Sidoarjo ke kancah sepakbola nasional.

Friday, August 26, 2016

Ayo Sapu Bersih Dua Laga Kandang

Tak Ingin Lengah : Mufid (kanan) saat berduel dengan pemain perseta
DELTACYBER - Deltras Sidoarjo sudah dipastikan tak lolos ke babak selanjutnya Liga Nusantara 2016 zona Jawa Timur. Saat ini tim besutan Puji Daryo itu menghuni dasar klasemen sementara dengan nol (0) poin dari lima kali main.

Walau sudah tak bisa berlanjut, namun Ibnu Hajar dkk masih ingin tetap meraih poin 3 di laga kandang yang tersisa.

Pelatih Deltras, Puji Daryo ingin anak asuhnya melupakan kekalahan atas Perseta kemarin (24/08) dan harus kembali fokus di laga kandang melawan Persema Malang 1953 besok minggu (28/08)

Seperti di jadwal, The Lobster bakal melakoni 2 laga home yakni meladeni Persema Malang 1953 besok minggu sore (28/08) dan menjamu Blitar United (07/09). Aroma balas dendam masih diusung skuad Deltras, baik melawan Persema maupun Blitar United. Pasalnya The Lobster dipaksa kalah di putaran pertama lalu.

Sementara, assisten manajer Agustina Kris Purwanto menekankan bahwa dukungan lebih dari suporter setia Deltamania ini harus jadi motivasi bagi para pemainnya untuk bisa meraih kemenangan perdana.

"Besok minggu dipastikan suporter bakal lebih banyak yang datang, dan itu bukan menambah beban tim untuk menang. Tetapi harus menjadi dukungan motivasi," ujar Agus kepada punggawa Deltras. (bid)

Gallery Foto Perseta Tulungagung vs Deltras Sidoarjo (24/08)


DELTACYBER - Liga kali berlaga lima kali pula The Lobster menelan kekalahan di tiap laganya. Terakhir mereka ditekuk oleh tuan rumah Laskar Badai Selatan julukan Perseta Tulungagung kemarin sore (24/08) di stadion rejo agung Tulungagung. Deltras dibungkam dengan skor 3-0.

Dua gol Perseta dicetak di babak pertama dari kaki Andre Reansyah menit ke-11, heading Andik Zulianto menit-32. Gol ketiga Perseta melalui tendangan strikernya Nunung Dwi Cahyo menit-60.

Berikut Gallery Foto Perseta Tulungagung vs Deltras Sidoarjo (24/08) =







 





Thursday, August 25, 2016

Lolos 18 Besar, Deltras U-17 Tak Jumawa


DELTACYBER - Bermain stabil tiap laga serta tak cepat puas diri menjadi salah satu kunci skuad The Lobster muda lolos grup 4 Piala Suratin U-17 2016. Enam kali berlaga, dua kali menang, dua kali imbang, dua kali pula menelan kekalahan. Deltras U-17 finish di peringkat kedua dengan 8 poin. Grup 4 Deltras dan Persikoba Batu yang lolos.

Di pertandingan terakhir kemairn (24/08), Aldi Setya Wicaksono bermain imbang 1-1 atas tuan rumah Persekam Metro Fc di stadion Brantas, Batu.

Komentar pelatih kepala Adi Putra Setiawan, tetap tak puas dengan capaian yang sudah diraih timnya saat ini.

"Meskipun tim ini lolos, kami belum sepenuhnya menemukan performa yang memuaskan. Tapi kami tetap optimis tim ini akan berkembang bagus kedepannya, untuk dari sisi teknik, mental, dan chemistry antar pemain," ujar Adi Putra Setiawan kepada redaksi DeltaCyber.

Tim-tim yang lolos ke babak 18 besar macam Persik Kediri, Jember United, Persiga Trenggalek, Persesa Sampang, Gen-B Mojokerto, Psil Lumajang.
Seusai jadwal Aspro Pssi Jatim, fase berikutnya diputar mulai tanggal 4 sampai dengan tanggal 8 september. (bid)

Gallery Foto Deltamania Tandang Tulungagung (24/08)


DELTACYBER - Tren negatif The Lobster musim ini, tak membuat suporter setia Deltras yakni Deltamania dan Deltanita tak patah arang. Suporter yang identik dengan warna kebesaran merah-merah itu tetap berangkat mengawal Deltras saat tandang melawan Perseta Tulungagung kemarin sore (24/08) di stadion rejo agung Tulungagung.

Meskipun secara resmi Deltamania Pusat tak memberangkatkan, namun gabungan rekan-rekan Deltamania baik dari korcam ataupun komunitas memutuskan berangkat. Sekitar 50 puluh Deltamania berangkat pagi hari ke Tulungagung menggunakan moda transportasi kereta api dari stasiun kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Lagu anthem Virus Damai juga dikumandangkan Deltamania seusai pertandingan, saat para pemain menghampiri tribun Deltamania.

Berikut Gallery Foto Deltamania Tandang Tulungagung (24/08)











Wednesday, August 24, 2016

Kalah Telak, Pemain Deltras Menitihkan Air Mata Seusai Laga

Fajar Kurniawan : menangis seusai pertandingan kemarin (24/08)

DELTACYBER - Rasa kecewa berat atas hasil negatif yang didapat The Lobster julukan Deltras saat ditundukkan tim tuan rumah Perseta Tulungagung (24/08) dengan skor 3-0 membuat semua penggemar The Lobster kecewa, termasuk para pemain yang sudah berjuang keras di lapangan.

Ya, itulah yang dirasakan salah satu pemain Deltras Sidoarjo seusai laga Perseta vs Deltras kemarin (24/08). Tentu, bila tim kebanggaan kalah bukan hanya pemain yang sedih, suporter setia juga merasa sangat-sangat kecewa dengan hasil buruk tersebut.

Fajar Kurniawan salah satu punggawa muda Deltras musim ini yang bermain di bek kiri tersebut, menangis setelah Deltras kalah atas Perseta kemarin sore. Bahkan, dia pemain pertama yang berlari menghampiri tribun Deltamania guna mengucap maaf kepada suporter.

Pemain asal kecamatan Waru itu diturunkan oleh coach Puji Daryo sejak menit awal dan bermain hingga 90 menit. Ia menangis di bench pemain seuasi pertandingan, rekan-rekan setimnya tetap memberi semangat kepadanya.

Fajar yang juga merupakan anggota suporter Bonek Kampus tersebut sangat terpukul, ia merasa belum bisa memberi senyuman kepada suporter.

Deltamania yang datang dari Sidoarjo away ke tulungagung sudah pasti kecewa, namun mereka masih memberi semangat dan tetap salut atas perjuangan pemain muda di atas lapangan.
"Semangat semangat cak," kata yang diuacapkan Deltamania kepada pemain. (bid)

Selalu Kecolongan Menit Awal


DELTACYBER - Lima laga sudah dilalui armada Puji Daryo dalam Liga Nusantara grup 4. Lima laga pula Deltras Sidoarjo terus menelan kekalahan demi kekalahan. Mepetnya persiapan serta Deltras musim ini mengandalkan punggawa muda tanpa ada pemain senior, menjadikan jajaran pelatih harus memutar otak untuk bagaimana caranya tim ini bisa meraih hasil apik dalam sisa laga kedepan.

Pekerjaan rumah yang menjadi evaluasi dalam skuad ini, salah satunya mudahnya gawang Deltras kebobolan di menit awal.

Tercatat lima laga Deltras, baik kandang maupun tandang, Ali Faizin cs selalu mudah ditembus di menit-menit awal jalannya pertandingan. Gol-gol tim lawan begitu mudahnya menggetarkan gawang Deltras di menit awal babak pertama. Rata-rata 30 menit awal sudah kebobolan satu gol.

Bisa dilihat dalam lima pertandingan tersebut. Laga perdana melawan Persikoba Batu (24/07) tim Persikoba mampu mencetak gol menit 36 melalui Apristya. Pertandingan tandang versus Blitar United pun juga sama (27/07), baru berjalan 16 menit Yulisetyono membawa Blitar Unggul.

Ketika away ke Gayajana Malang (03/08) striker senior tuan rumah Jaya Teguh Angga berhasil membuka skor menit ke-34 melalui aksi saltonya di depan gawang Deltras. Laga kandang menjamu Perseta di sidoarjo (10/08), Prayitno Sugiantoro sukses membawa Perseta unggul menit-11.

Dan di laga terakhir dilakoni Deltras kemarin (24/08), kecolongan di awal-awal berjalannya pertandingan kembali terulang. Baru menit-11 Deltras sudah tertinggal dari kaki Andre reansyah.

Tentu, masalah tersebut jadi faktor utama Deltras musim ini untuk bisa meraih poin di tiap laganya. Apalagi faktor pemain muda yang tertinggal gol di menit-menit awal dapat menjatuhkan mental tandingnya. (bid)

Perseta Tulungagung vs Deltras Sidoarjo : 3-0 (24/08)

Skuad Deltras sebelum bertanding melawan Perseta (24/08)
DELTACYBER - Perseta Tulungagung lagi-lagi menjegal skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo di Liga Nusantara 2016 zona jawa timur grup 4 pekan ke-5 putaran kedua. Berlaga di kandang sendiri Perseta menggulung Deltras dengan skor 3-0 kemarin sore (24/08) di stadion rejo agung, Tulungagung.

Permainan keseluruhan The Lobster tak buruk, tim besutan Puji Daryo itu cukup percaya diri dengan menguasai permainan dan pemain-pemain muda Deltras cukup merepotkan lini belakang Laskar Badai Selatan julukan Perseta. Beberapa peluang emas yang dimiliki Deltras masih saja belum bisa menembus jala Perseta yang dijaga kiper Thobaroni.

Babak pertama Deltras mencoba menguasai permainan. Kapten Deltras sore kemarin, Ibnu Hajar memimpin rekan-rekannya di lini tengah. Namun, lagi-lagi kecolongan gol menit-menit awal menjadi malah petaka bagi Deltras. Perseta membuka skor menit ke-11, tendangan Andre reansyah di area kotak pinalti Deltras tak mampu dihalau kiper Deltras Fiki Ariyanto.

Tuan rumah unggul 1-0. Jajaran pelatih memutuskan menarik Arga Renta menit ke-28 digantikan oleh Fendik Dwi guna menyeimbangkan lagi permainan lini tengah Deltras.

Perseta kembali menggandakan skor menit ke-32, setelah heading Andik Zulianto tak menghujam gawang Muh. Fiki Ariyanto. Sampai turun minum skor 2-0 untuk tim tuan rumah.
Di babak kedua, punggawa muda Deltras tetap tak gentar dengan Perseta. Bayu Alfarizi dkk keluar menyerang bahkan bisa mengurung pertahanan Perseta setengah lapangan.

Sesekali Perseta memanfaatkan serangan balik cepat, striker Perseta Andik Zulianto mendapat peluang emas, sayang tendangannya masih dapat diblok oleh bek Deltras M. Hasannudin.
Perseta mampu memperlebar jarak di menit-60 melalui tendangan keras strikernya Nunung Dwi Cahyo. Perseta unggul 3-0.

Walaupun sudah tertinggal 3-0, The Lobster masih berhasrat keluar menyerang dan mencetak gol. Dua peluang emas didapatkan. Menit ke-75 mendapat umpan silang dari Ali Faizin dari sektor kanan, tendangan setengah volly Bayu Alfarizi di area kotak pinalti masih bisa ditepis kiper Perseta.
Peluang emas kembali didapat, menit-89 kali ini tendangan keras Ali Faizin belum bisa menggetarkan jala Perseta, tiang gawang atas menjadi penghalangnya.

Hingga peluit panjang ditiup wasit Erwan Abadi asal malang skor 3-0 bertahan hingga laga usai. Dengan kekalahan ini, menambah daftar panjang hasil minor skuad Deltras musim ini. Dari 5 laga yang sudah dijalani, semuanya berakhir dengan kekalahan. (bid)

Tuesday, August 23, 2016

Fendik Dwi : Kami Sudah Siap Lawan Perseta

Fendik Dwi : Saat latihan rutin di lapangan damarsih kec. Buduran
DELTACYBER - Pekan kelima Liga Nusantara zona jawa timur grup 4, Deltras Sidoarjo bertandang ke kandang Laskar Badai Selatan julukan Perseta Tulungagung besok rabu sore (24/08) di stadion Rejo Agung Tulungagung.

Salah satu andalan Gelandang Deltras Sidoarjo, yakni Fendik Dwi Purwanto tetap siap berusaha sekuat tenaga di atas lapangan hijau.

"Kami sudah siap menghadapi tim tuan rumah Perseta Tulungagung, teman-teman sudah siap semua,  kalau saya diturunkan sejak menit awal saya juga siap berikan yang terbaik untuk Deltras" ungkap Fendik Dwi.

Tim Deltras Sidoarjo sendiri, tadi sore (23/08) sudah uji lapangan stadion Rejo Agung Tulungagung.

Sementara, assisten manajer Deltras, Agustina Kris Purwanto mengungkapkan harapannya agar The Lobster bisa bermain lepas dan memberikan sekuat tenaga di laga besok.
"Semoga pertandingan besok Deltras bisa bermain baik, anak-anak bisa bermain tanpa beban dan yang terpenting bisa curi poin dari tulungagung," ujarnya. (bid)

Sunday, August 21, 2016

Preview, Perseta Tulungagung vs Deltras Sidoarjo (24/08)


DELTACYBER - Ujian berat bagi skuad Deltras Sidoarjo di putaran kedua sudah dimulai pada laga perdana besok rabu sore (24/08) saat Rachmad Hidayat cs melawat ke kandang pemuncak klasemen sementara grup 4 Laskar Badai Selatan julukan Perseta Tulungagung di stadion Rejo Agung Tulungagung, kick off pukul 15.00 wib.

Dalam klasemen sementara, Perseta Tulungagung berada di peringkat pertama dengan 9 poin hasil 3 kali menang dan hanya sekali kalah.

Laga terakhirnya The Lobster julukan Deltras dipermalukan Perseta di kandang sendiri (10/08) dengan skor 0-2.

Dalam lawatannya kali ini, pelatih Deltras Puji Daryo membawa 18 pemain, termasuk 3 pemain yang masuk di putaran kedua ini. Bek Faiqoh Muhtadin, bek kiri Panji Cahya, dan gelandang M. Hari Siswanto.

Striker Deltras, Ali Faizin percaya kepada rekan-rekannya. Ia mengatakan akan berjuang semaksimal mungkin di atas lapangan hijau besok rabu sore.

"Insyallah teman-teman sudah siap lawan Perseta, dan kami akan berusaha bermain maksimal," ungkap Ali Faizin, pemain asal kecamatan Jabon tersebut.

Kubu Perseta Tulungagung, tim besutan Singgih Pitono itu tentunya tak ingin begitu saja mudah kehilangan poin 3, apalagi bermain di kandang sendiri yang didukung suporternya Lasbasmania di stadion Rejo Agung.

Berhasil menundukkan Deltras di putaran pertama lalu, menjadi modal tim Laskar Badai Selatan untuk bisa mengulangnya lagi. (bid)

Deltamania Jalur Selatan Semarakkan Gerak Jalan Porong

Merah-merah : Deltamania Jalur Selatan saat gerak jalan (20/08)
DELTACYBER - Membawa misi memperkenalkan aksi suporter yang positif kepada masyarakat kembali ditunjukkan suporter setia Deltras, Deltamania. Kali ini, giliran Deltamania Jalur Selatan gabungan antar kordinasi kecamatan yang menyemarakkan lomba gerak jalan di kecamatan Porong yang digelar oleh UPTD & Kecamatan Porong, kemarin pagi (20/08).

Sekitar 50 anggota Deltamania Jalur Selatan dari gabungan korcam Porong, Krembung, Tulangan, Jabon, Taman yang turut memerahkan gerak jalan tersebut.
Rute yang dilewati gerak jalan pagi itu Start di pasar baru porong, melewati desa kenongo, kesambi, candipari, wunut, gedang dan finish kembali di pasar baru porong.

Aksi rekan-rekan Deltamania dalam gerak jalan tersebut tanpa kenal lelah, kurang lebih 17 KM jarak gerak jalan. Bernyanyi yel-yel Deltras, membentangkan syal kebanggan, mengibarkan bendera, dan menyalakan flare membuat grup tersebut terasa lebih hidup dan kompak.

Berikut Gallery Foto Deltamania Jalur Selatan Gerak Jalan Porong (20/08)








Ini Dia Starting XI Deltras Sidoarjo Pilihan Fajar Kurniawan

Fajar Kurniawan saat latihan rutin Deltras Sidoarjo
DELTACYBER - Salah satu punggawa muda yang dimiliki Deltras Sidoarjo saat ini, Fajar Kurniawan berposisi sebagai gelandang. Pemain asal Kecamatan Waru tersebut memiliki formasi idaman bagi Deltras Sidoarjo.

Pemain yang juga merupakan anggota dari suporter tetangga, yakni Bonek Kampus itu memilih 11 pemain yang pernah membela The Lobster.

Nama-nama skuad Deltras Divisi Utama tahun 2007 macam Hariono, Purwaka Yudhi, Claudio Damian Pronetto masih jadi favorit baginya.
Formasi menurut Fajar yang terbaik bagi 11 pemain tersebut yakni 4-3-3 dengan pelatih yang pantas melatih tim tersebut Jaya Hartono

Dari posisi kiper Fajar menempatkan Syaifudin di bawah mistar The Lobster.
"Syaifudin itu kecil-kecil cabe rawit, dia punya refleks sebagai kiper yang bagus, juga pandai membaca arah bola", ungkap Fajar.

Di lini belakang, ada empat pemain belakang. Duet bek tengah Purwaka Yudhi dan Rene Martinez berada di garis pertahanan, dengan bek kanan M.Khusen yang kini menjadi assisten pelatih Deltras serta Nur Kholik di bek kiri.

Lini tengah, Hariono dan Jose Sebastian jadi andalan lini tengah, dibantu dengan gelandang bertahan mungil nan keras macam Marwal Iskandar.

Starting Line Up pilihan Fajar Kurniawan
Fajar mengungkapkan alasannya memilih Marwal Iskandar sebagai gelandang petarung di lapangan tengah karena Marwal pernah menjadi pelatihnya saat Fajar bermain di kota Makassar.
"Jiwa petarungnya saya suka, mottonya juga saya suka. Boleh keras asal jangan kasar", ujar pemain yang dekat dengan Deltamania tersebut.

Untuk barisan tukang gedor pertahanan lawan, ada nama-nama pemain top Indonesia. Pemain asal Brazil Danilo Fernando, top skor Deltras Sidoarjo sekaligus pemain kesayangan Deltamania di musim 2007 Claudio Damian Pronetto dipercaya Fajar menempati posisi depan. Dan ujung tombak Deltras ada striker kawakan Deltras dan Timnas Indonesia, BudiGol julukan Budi Sudarsono. (bid)

The Lobster Muda Kandaskan Akor Jombang 3-1


DELTACYBER - Deltras Sidoarjo muda mengawali laga perdana putaran kedua piala suratin U-17 grup 4 dengan hasil positif. Tim yang dilatih Adi Putra Setiawan tersebut mampu menang 3-1 atas Akor Jombang, tadi siang (21/08) di stadion Brantas Batu.

Sempat tertinggal satu gol di babak pertama, tak membuat mental tim anak-anak muda Deltras jatuh.

Terbukti Deltras U-17 mampu bangkit dan berhasil mencetak tiga gol. Gol Deltras dari dua gol Niko Ade Fernanda satu gol pinalti serta Aldy Setia Wicaksono.

Dengan kemenangan ini, Deltras U-17 mengemas 7 poin dari empat laga. Di pertandingan selanjutnya, Aldi Setia Wicaksono dkk akan menghadapi tuan rumah Persikoba Batu senin (22/08) kick off pukul 13.00 wib di stadion Brantas Batu. (*)