Senin, 29 Agustus 2016

Penyelesaian Akhir Masih Jadi Kendala Deltras


DELTACYBER - Urusan mencetak gol The Lobster musim ini bisa dibilang cukup buruk. Dari enam laga yang sudah dilakoni punggawa muda Deltras, baru bisa membobol jala lawang hanya dua kali saja. Tercatat 14 gol sudah menggetarkan gawang Deltras.

Ya, problem dalam hal membobol gawang lawan ini jadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih. Apalagi satu dari dua gol Deltras tersebut dicetak dari bola mati hasil tendangan bebas Ali Faizin pada pertandingan perdana lalu kala menghadapi Persikoba Batu di Gelora Delta (24/07). Satu gol baru bisa dihasilkan pada pekan keenam melalui kaki Bayu Alfarizi kemarin sore (28/08).

Puji Daryo mengakui hal tersebut masih menjadi kendala Deltras saat ini. Menurutnya pemain-pemainnya masih tergesa-gesa ketika sudah mendapat peluang emas di daerah pertahanan lawan.
"Anak-anak masih terlalu bernafsu cepat-cepat mencetak gol. Padahal harus lebih tenang seharusnya," ujar Pelatih asal kecamatan Porong itu.

Tercatat, dalam tiga laga terakhir Deltrass baik kandang maupun tandang, The Lobster sudah bisa menekan lawan dengan bermain mengepung lini belakangnya. Tiang gawang musuh masih menjadi penghalang bagi skuad Deltras untuk mencetak gol. Pada laga melawan Perseta Tulungagung di kandang (10/08) peluang emas heading dari kapten Rachmad Hidayat di pertengahan babak kedua masih membentur tiang gawang atas.

Juga begitu kala Deltras away ke tulungagung kemarin (24/08). Tendangan terakhir Ali Faizin di penghujung laga menit-89 masih saja mengenai mistar gawang. Terakhir di pertandingan kemarin, peluang pertama Deltras didapat Bayu Alfarizi. Tendangannya kembali digagalkan tiang sebelah kanan gawang Persema Malang 1953.

Penyelesaian akhir harus segera dibenahi jajaran pelatih. Karena di laga selanjutnya merupakan pertandingan kandang terakhir Deltras saat menjamu tamunya Blitar United Rabu tanggal 7 September, sebelum tandang ke Persikoba Batu. (bid)

0 komentar:

Posting Komentar