Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, September 28, 2016

On This Day 29 September 2010, The Lobster Gulung Sriwijaya Fc 3-1


DELTACYBER - Indonesia Super League 2010, skuad The Lobster waktu itu mampu bertahan di kasta tertinggi sepakbola indonesia. Deltras yang sempat dilatih Mustaqin awal musim dan akhirnya digantikan oleh assisten pelatih Nus Yadera di sisa laga, tak membuat performa The Lobster buruk.
Apabila bermain di kandang sendiri dan disaksikan ribuan Deltamania yang hadir, semangat berlipat ganda Ferry Aman Saragih dkk terpacu untuk bisa mengamankan tiga angka di stadion gelora delta.

Seperti kala menjamu tamunya dari Palembang, Sriwijaya Fc pada 29 september 2010. Tim yang berhome base di stadion gelora delta itu berhasil menaklukkan Sriwijaya fc dengan skor cukup telak 3-1.

Meskipun tim tamu diperkuat pemain-pemain berlabel bintang mulai dari pemain lokal hingga asing macam Budi Sudarsono, Firman Utina, Ponaryo Astaman, Supardi, serta Kayamba Gumbs. Deltras tak gentar dan tetap bermain fight.

Di babak pertama, Deltras unggul 1-0 melalui gelandang serangnya Ferry Aman Saragih menit ke-31. Akhir babak pertama, SFC sebenarnya memiliki peluang emas menyamakan kedudukan. Sayang tendangan pinalti Kayamba Gumbs masih bisa ditepis kiper Deltras Yanuar Firmanda yang di pertandingan itu bermain gemilang.

Babak kedua, The Lobster bahkan mampu menggandakan kedudukan menit-53 oleh striker andalannya Marcio Souza. Sriwijaya Fc tim besutan Ivan Kolev waktu itu akhirnya berhasil memperkecil skor menit-66. Setelah hands balla Anang Maaruf dikotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Kayamba Gumbs tak menyianyiakan peluang yang ada, kali ini Gumbs bisa mengelabuhi Yanuar, skor 2-1.

Namun, alih-alih menyamakan skor. Deltras Sidoarjo lah yang memperlebar jarak menjadi 3-1. Sepakan Danilo Fernando membuat seisi stadion gelora delta bergemuruh atas golnya menit-70.

Performa apik Yanuar Firmanda kala itu juga mementahkan sejumlah peluang SFC dari kaki Kayamba Gumbs, Arif Suyono dan Mahyadi Panggabean. Hingga pertandingan usai skor kemenangan 3-1 Deltras atas Sriwijaya Fc bertahan. (*)

Susunan pemain: 

- Deltras: Yanuar Fernanda (pg), Bejo Sugiantoro, Mujib Riduan, Dodok Anang/Widhi Susanto, Sutikno, Anang Ma`ruf, Khoirul Mashuda, Danilo Fernando, Ferry Aman Saragih/Fachmi Amirudin, Christiano Lopez, Marcio Souza/Wahyu Setiyanto.

- Sriwijaya FC: Fauzal Mubaroq (pg), Supardi, M. Ridwan, Ahmad Juprianto, Gunawan, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Otto Maniani/Arif Suyono, Budi Sudarsono/Dirga Lasut, Park Jung Hwan/Mahyadi Panggabean, Keith Kayamba

Tuesday, September 27, 2016

The Lobster Kalah Tipis 0-1 Atas Bhayangkara Fc (27/09)

Skuad Deltras : di laga ujicoba versus Bhayangkara fc sore tadi (27/09)

DELTACYBER - Pertandingan ujicoba yang mempertemukan tuan rumah Deltras Sidoarjo berhadapan dengan kontestan Indonesia Soccer Championsip A, Bhayangkara Fc sore tadi (27/09) di stadion gelora delta, berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor tipis 0-1.

Deltras yang menurunkan gabungan pemain Sidoarjo United, Deltras Liga Nusantara kemarin serta pemain U-17 langsung menggebrak pertahanan Bhayangkara Fc. Memanfaatkan serangan balik cepat dan diakhiri tendangan Sutrisno Hardi Kusuma sayang masih melambung.

Sementara tim tamu, Bhayangkara Fc di laga ujicoba sore tadi menguji para pemain-pemain mudanya dan lapis kedua. Seperti Putu Gede, Ilham Udin Armain, dan Indra Setiawan.

Menit ke-26 solo run Ahmad Setiawan dari sisi kiri dan shootingnya masih lemah ditangkap kiper Bhayangkara Fc.

Bhayangkara tak mau kalah, tim milik Polri itu mencoba serangan dengan beberapa kali melakukan tendangan spekulasi, namun masih melambung diatas gawang Deltras yang dijaga Papang Nurjaman.
Justru, Bhayangkara menit-42 berhasil mencuri gol. Umpan tarik dari sisi kanan dapat dikonversikan mantan punggawa Timnas U-19 yakni Ilham Udin Armain. Skor 0-1 menutup babak pertama.

Babak kedua, dua tim sama-sama mengganti para pemainnya. Jual beli serangan tetap dilancarkan baik Deltras dan Bhayangkara. Tetapi, hasil akhir 0-1 bagi keunggulan Bhayangkara Fc bertahan hingga laga usai. (bid)

Monday, September 26, 2016

Uji Coba, Deltras Jajal Kekuatan Bhayangkara Fc (27/09)


DELTACYBER - The Lobster julukan Deltras Sidoarjo seusai menggelar pertandingan uji coba melawan Persela Lamongan U21 sabtu sore kemarin (24/09), sore nanti (27/09) tim kebanggaan Deltamania tersebut juga siap menjajal kekuatan salah satu tim kontestan Indonesia Super Championsip A, yakni Bhayangkara Fc di stadion gelora delta, kick off pukul 15.15 wib.

Uji coba ini menjadi salah satu agenda seleksi bagi para pemain Deltras Sidoarjo guna siapa saja pemain yang layak dipertahankan untuk musim depan.

Manajemen Deltras mendatangkan satu pemain baru yang mengikuti proses seleksi, yaitu Ricky Hamzah. Pemain yang diturunkan sejak menit awal dalam laga ujicoba kemarin (24/09) mengenakan jersey nomor punggung 24 itu didatangkan The Lobster guna menambah daya gedor lini depan. Ricky musim lalu memperkuat Laga Fc Surabaya di Indonesia Soccer Championsip B satu grup dengan Sidoarjo United.

Sementara di kubu tamu Bhayangkara Fc. Beberapa pilar andalannya macam gelandang serang Evan Dimas Darmono serta kapten yang sekaligus mantan pemain Deltras Sidoarjo yakni Indra Kahfi harus mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia di Solo, Jawa Tengah. Dua pemain mudanya juga seperti Zulfiandi dan Syahrul Kurniawan membela tim Bhayangkara Fc U21 di Semarang.
Bhayangkara fc memastikan merekrut mantan pemain PSM Makassar, Valentino Telaubun.

Saat ini BFC berada posisi kelima klasemen sementara ISC A. Dalam dua laga terakhirnya di Indonesia Soccer Championsip A, tim asuhan Ibnu Grahan tersebut tak pernah menang. Kala menjamu Barito Putra dipaksa imbang 1-1 dan harus bertekuk lutut dari Arema Cronus 0-1.

Laga ujicoba kali ini termasuk dalam rangkaian persiapan tim yang sahamnya sudah seratus persen milik Polri itu melawat ke kandang Laskar wong kito julukan Sriwijaya Fc minggu (02/10). (bid)

Sunday, September 25, 2016

Sarasehan Guna Membahas Sepakbola Sidoarjo Siap Digelar

Tak Pernah Lelah : Deltamania sata bernyanyi bersama punggawa Deltras
DELTACYBER - Tim Deltras setelah menjalani jalan terjal di Liga Nusantara 2016 dan tersingkir tidak lolos ke fase selanjutnya finish di peringkat paling bawah sendiri, membuat Deltamania berinisiatif siap menggelar acara rapat mengumpulkan semua elemen sepakbola sidoarjo.

Mas Yoyok selaku sekretaris Deltamania mengatakan dalam waktu dekat dilaksanakannya pertemuan semua pihak yang terkait dengan sepakbola kota delta ini guna membahas permasalahan yang ada di sepakbola sidoarjo. Agenda rapat yang bertajuk sarasehan itu secepatnya harus terealisasi

"Sudah jauh-jauh hari agenda sarasehan membahas semua permasalahan sepakbola Sidoarjo direncanakan," kata Yoyok.

Dalam sarasehan yang mempertemukan semua elemen-elemen pecinta sepakbola Sidoarjo mulai dari suporter, manajemen tim, askab PSSI Sidoarjo, hingga para wartawan olahraga senior yang ada di Sidoarjo.

"Nanti semua ini dibicarakan dalam sarasehan itu, segera akan digelar secepatnya," ujar Yoyok kepada redaksi DeltaCyber. (bid)

Saturday, September 24, 2016

Gallery Foto Uji Coba, Deltras Sidoarjo vs Persela U21 (24/09)



DELTACYBER - Hasil sama kuat 1-1 jadi skor dalam laga ujicoba Deltras menjamu tamunya asal Lamongan, Persela U21 kemarin sore (24/09) di stadion gelora delta sidoarjo. Pertandingan yang cukup seru, pasalnya baik Deltras maupun Persela muda menampilkan permainan sama-sama menyerang walaupun hanya laga uji tanding.

Deltras membuka skor terlebih dahulu melalui kaki Ali Faizin menit ke-50. Sedangkan Persela U21 tim asuhan Didik Ludianto tersebut berhasil membalas di menit ke-61.
Hingga peluit panjang ditiup wasit, skor 1-1 bertahan hingga usai.

Uji Coba ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi The Lobster bagi pemain Deltras yang berlaga di Liga Nusantara kemarin untuk siapa saja yang layak dipertahankan. Dan ada beberapa pemain Deltras U17 juga mengikuti seleksi. Serta pemain-pemain Sidoarjo United yang sudah lama tak kumpul turut latihan bersama Deltras dan membela Deltras dalam laga ujicoba kemarin.

Berikut Gallery Foto Uji Coba, Deltras Sidoarjo vs Persela U21 (24/09)  =












Review Uji Coba, Deltras Sidoarjo vs Persela U21 1-1 (24/09)


DELTACYBER - Pertandingan uji tanding sore di stadion gelora delta sidoarjo (24/09) tadi antara Deltras Sidoarjo menjamu tamunya Persela Lamongan U21 harus berakhir imbang 1-1. Meskipun laga bertajuk ujicoba kedua tim sama-sama tampil ngotot.

Menit-menit awal tuan rumah Deltras langsung memegang kendali permainan. Baru berjalan dua menit tendangan Ricky Hamzah dari luar kotak pinalti membentur tiang gawang atas Persela. Ricky Hamzah musim lalu memperkuat Laga Fc di ISC B Grup 4, dan sekarang melakoni seleksi di The Lobster

Terus mengurung lini belakang Persela, Deltras lengah di pertahanan. Menit 21 Striker Persela berhasil lolos jebakan offside, sayang tendangannya masih bisa ditepis Papang Nurjaman.
Ahmad Setiawan bek kiri andalan Sidoarjo United yang sekaligus tadi sore mengemban ban kapten Deltras memiliki peluang emas menit ke-27. Tendangan kaki kanannya tepat di kiper Persela.

Menit ke-32, lagi-lagi gawang Persela diancam oleh Ricky Hamzah. Tendangan pemain berpostur mungil ini masih mengenai tiang gawang Persela. Skor kacamata 0-0 bertahan sampai jeda babak pertama.

Di babak kedua, pelatih Deltras Harmadi memasukkan beberapa pemain tipikal menyerang macam Ali Faizin di sayap kanan Deltras. Buktinya menit 50, berawal dari umpan silang Akhmad Hamdan dari sektor kiri pertahanan Persela, tendangan Ali Faizin berhasil mengoyak jala Persela, 1-0 Deltras unggul.

Namun, setelah itu Persela U21 yang dilatih Didik Ludiyanto berani keluar menyerang, bahkan mampu mengurung Deltras setengah lapangan. Menit ke-61 gawang Deltras yang dijaga Papang Nurjaman benar-benar jebol oleh striker Persela, 1-1.

Setelah gol balasan Persela, tim tamu justru mengendalikan permainan dan terus menyerang Deltras. Tetapi sampai laga bubaran skor imbang 1-1 bertahan hingga usai. (bid)

Friday, September 23, 2016

The Lobster Siap Hadapi Persela U-21 di Laga Uji Coba (24/09)


DELTACYBER - Setelah memulai latihan kembali di hari jumat kemarin (23/09), Deltras Sidoarjo akan menghadapi tim Persela Lamongan U-21 dalam laga ujicoba nanti sore (24/09) di stadion Gelora Delta.

Dalam latihan sore kemarin, latihan gabungan antara skuad Deltras dengan para pemain Sidoarjo United. Di pertandingan sore nanti, Deltras juga akan diperkuat beberapa pemain Sidoarjo United.

"Ya nanti sore Deltras uji tanding melawan Persela Lamongan U-21 di stadion Gelora Delta. Uji Coba kali ini sekaligus menjadi ajang seleksi lagi bagi para pemain Deltras yang layak dipertahankan untuk musim depan," ujar Agustina Purwanto selaku assisten manajer tim.

Sementara itu tim Persela Lamongan U-21 datang ke bumi Delta dalam rangka persiapan sebelum tim mereka away ke Kanjuruhan meladeni tim tuan rumah Arema Cronus hari jumat minggu depan (30/09) lanjutan Indonesia Super Championsip A U-21.

Dalam klasemen sementara ISC A U-21 Grup 2, tim asal kota soto tersebut sekarang berada di puncak klasemen sementara dari lima kali berlaga 13 poin sudah dikumpulkan Persela. (bid)

Klarifikasi Terkait Pemberitaan Sidoarjo United Berganti Nama Persida Adalah Salah

Tetap Kawal : Deltamania saat mendukung Sidoarjo United di away Tuban
DELTACYBER - Beberapa hari kemairn, Deltamania sempat mendapat kabar tidak sedap di media tulis. Berita tersebut memberitakan bahwa tim Sidoarjo United di musim depan akan berganti nama lagi menjadi Persida.

Sontak, Deltamania sebagai suporter yang memang mengawal tim Sidoarjo United dari awal sempat tersinggung dengan berita miring itu.

Di dalam berita yang berjudul Sidoarjo United kembali bernama Persida juga ada pernyataan dari ketua Askab Sidoarjo yakni Ahmad Riyadh beserta sekretarisnya Ibnu Hambal, tentang tim Sidoarjo United yang akan berganti nama kembali menjadi Persida musim depan.

Namun, ini semua cepat diklarifikasi oleh sekretaris Deltamania yakni mas Yoyok. Yang memang sudah mempertemukan beberapa pihak-pihak terkait.

"Terkait dengan apa yang diberitakan dalam salah satu media tulis beberapa hari kemarin, perihal perubahan nama tim Sidoarjo United kembali bernama Persida Sidoarjo, pemberitaan tersebut adalah salah," ujar Yoyok.

Yoyok menambahkan kalau Pak Riyadh dan Ibnu Hambal tidak pernah mengatakan Sidoarjo United kembali bernama Persida. Ia mempunyai alasan bahwa pihaknya bukannya tidak suka dengan nama Persida, tetapi munculnya tim Sidoarjo united ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Askab PSSI Sidoarjo, Persida, Deltras dan Deltamania sendiri.

Jadi apabila tiba-tiba saja salah satu pihak memutuskan sepihak tanpa kordinasi dahulu dengan pihak-pihak  yang ada itu sama artinya tidak komitmen dengan apa yang sudah di sepakati bersama saat nama Sidoarjo United itu muncul.

"Kami sudah pertemukan perwakilan suporter deltamania, perwakilan Askab Sidoarjo, dan wartawan yang menulis berita tersebut di Kantor Askab PSSI Sidoarjo kemarin (22/09), pihak wartawan itu sendiri mengakui bahwa berita tersebut salah dan sudah berkenan meminta maaf atas kesalahannya," imbuhnya. (bid)

Thursday, September 22, 2016

Adi Putra Setiawan dan Harmadi Nahkodai Deltras Sementara

Setiawan : saat melatih tim Deltras U-17 di Piala Suratin beberapa waktu lalu
DELTACYBER - Manajemen The Lobster memutuskan untuk mengumpulkan kembali skuad Deltras. Dengan latihan bersama gabungan antara pemain Deltras serta beberapa pemain Sidoarjo United dalam latihan perdana yang akan dimulai jumat siang (23/09) nanti.

Untuk siapa yang akan melatih, jajaran pelatih Deltras yang menangani di Liga Nusantara kemarin, pelatih kepala Puji Daryo, assisten M.Khusen, dan pelatih kiper Sholikin resmi diberhentikan manajemen.

Agustina Purwanto mengungkapkan bahwa sementara ini manajemen Deltras mempercayakan kepada pelatih Deltras U-17 di Piala Suratin kemarin, yakni Adi Putra Setiawan dibantu dengan pelatih Sidoarjo United, Harmadi.

"Untuk pelatih sementara ini, tim dipegang Adi Putra Setiawan dan Harmadi," ungkap Agus.

Beberapa pemain Sidoaro United yang memang sudah lama tak kumpul setelah gagal lolos ke 16 besar Indonesia Soccer Championship B 2016, kali ini akan berlatih bersama skuad Deltras Sidoarjo.

Pemain macam Ahmad Setiawan, Akhmad Hamdan, Sutrisno Hardi Kusuma, Saiful Rizal sudah siap untuk belatih gabungan dengan Deltras.

Agus juga menambahkan, kalau ada beberapa agenda ujicoba kedepan dan latihan rutin ini menjadi ajang seleksi lagi bagi para pemain Deltras yang benar-benar akan dipertahankan guna kompetisi Liga Nusantara musim depan. (bid)

The Lobster Sudah Mulai Latihan Lagi


DELTACYBER - Setelah gagal di Liga Nusantara grup 4 zona Jawa Timur kemarin dan finisih di peringkat kelima dari delapan kali bermain hanya bisa meraih satu poin. Skuad The Lobster julukan Deltras sudah kembali berkumpul lagi.

Para pemain-pemain muda Deltras sudah mulai latihan bersama besok siang. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Agustina Kris Purwanto selaku assisten manajer Deltras.

"Pemain Deltras yang berlaga di Liga Nusantara kemarin sudah dikumpulkan lagi untuk latihan bersama. Tetapi, tidak semua pemain. Besok siang (23/09) rencananya latihan perdana juga bersama pemain-pemain Sidoarjo United yang bergabung latihan bersama," ujar Agustina Purwanto selaku assisten Manajer tim Deltras.

Selain itu, ia juga memberi informasi soal laga ujicoba Deltras di akhir pekan ini.
"Iya, hari sabtu sore besok (24/09) Deltras akan berujicoba melawan tim Persela U-21 di Gelora Delta Sidoarjo," ungkap Agus. (bid)

Tuesday, September 20, 2016

On This Day 21 September 2008, Deltras Ditahan Laskar Wong Kito


DELTACYBER - Lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2008, The Lobster julukan Deltras Sidoarjo harus puas ditahan tamunya asal Sumatra Selatan yakni Sriwijaya Fc di partai kandangnya (21/09) di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Deltras dan Laskar Wong Kito julukan Sriwijaya Fc berbagi poin 1 setelah bermain seri 1-1.

Bermain di kandang sendiri dari awal pertandingan baik Deltras maupun tim tamu jual beli serangan. Sriwijaya Fc yang datang ke kota delta dengan kekuatan penuh dangan pemain-pemain asing andalannya seperti gelandang serang Zah Rahan Krangar, duo striker Kayamba Gumbs serta Ngon A Djam terus mengancam gawang Deltras yang dijaga kiper Mukti Ali Raja. Sayang penyelesaian akhir yang buruk masih belum membuahkan gol.

Sebaliknya, Deltras justru membuka skor terlebih dahulu dimenit ke-41. Setelah bek kawakan Sriwijaya Fc Charis Yulianto melanggar striker Deltras Boy Jati Asmara di kotak terlarang. Ekseskusi dua belas pas Roberto Acosta sukses mengelabuhi kiper Ferry Rotinsulu. Hingga turun minum, skor 1-0 keunggulan sementara bagi tuan rumah.

Di babak kedua tim tamu kembali terus mencecar lini belakang The Lobster. Solidnya pertahanan Deltras yang dikomandani Christian Rene Martinez serta bagusnya performa kiper Mukti Ali Raja kala itu membuat serangan Sriwijaya Fc masih bisa dihalau Deltras. Dan akhirnya gawang Deltras benar-benar jebol di menit-59. Umpan silang Kayamba Gumbs mampu dimanfaatkan Obiora Richard untuk mengoyak gawang Mukti Ali Raja. Sriwijaya Fc berhasil menyamakan skor 1-1.

Menit-70 pelatih Deltras kala itu Abdulrahman Ibrahim memasukan striker muda Dede Hugo menggantikan Roberto Acosta untuk menambah daya gedor. Sedangkan di kubu tim tamu, Pencetak gol Obiora ditarik keluar digantikan Muhammad Nasuha menit-72.

Sayang, sampai peluit panjang ditiup wasit asal Bandung Jajat Sudrajat skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Line Up
Deltras Sidoarjo :
Mukti Ali Raja (gk), Bayu Sutha, Rene Martinez, Firdaus Nyong, Junior, Firmansyah, Bakrie Umarela, Sonny Kurniawan, Juan Revi, Boy Jati Asmara, Roberto Acosta

Sriwijaya Fc :
Ferry Rotinsulu (gk), Charis Yulianto, Tony Sucipto, Ambrizal, Isnan Ali, Wijay, Warobay, Kayamba Gumbs, Obiora, Zah Rahan, Ngon A Djam

Tuesday, September 13, 2016

Berawal Informasi Seleksi Dari Twitter, Kakak Adik Ini Kompak Pernah Bela Deltras

Achmad Mufid : Saat latihan rutin Deltras di lapangan Damarsi Buduran
DELTACYBER - Rasanya tak pas bila pemain asli putra daerah belum pernah membela tim daerahnya itu sendiri. Sidoarjo adalah salah satu gudangnya pemain rumput hijau di kalangan Jawa Timur bahkan sepakbola Nasional. Sudah banyak talenta-talenta emas arek Sidoarjo yang sukses meniti karir di Ligina dan bahkan memperkuat skuad Garuda.

Musim 2016 The Lobster julukan Deltras seratus persen diperkuat para pemain-pemain muda Sidoarjo. Pemain dari hasil seleksi selama seminggu itu akhirnya masuk dalam tim Deltras yang berlaga di Liga Nusantara zona Jawa Timur tergabung di grup 4.

Salah satunya yakni Achmad Mufid Ivany yang merupakan adik kandung dari mantan pemain Deltras Syamsudin.

Berawal dari informasi yang dishare oleh redaksi DeltaCyber di semua sosial medianya, termasuk twitter. Achmad Mufid akhirnya mengikuti tahap seleksi Deltras dan musim ini ia jadi salah satu pemain penting di lini belakang.

"Saya disuruh oleh mas saya Syamsudin untuk ikut seleksi di Deltras. Mas Syamsudin tahu informasi soal seleksi dari sosial media Twitter Deltamania, dan menyuruh saya ikut," ujar Mufid saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Di putaran pertama lalu, pemain asal kecamatan Jabon itu belum pernah sekalipun diturunkan oleh jajaran pelatih. Ia baru pertama kali menjadi starter saat Deltras tandang ke Perseta Tulungagung (24/08). Kemudian ia juga masuk line up utama ketika Deltras menjamu Blitar United di Sidoarjo.
Terakhir, ia tetap dipercaya bermain sejak awal pertandingan dalam laga terakhir musim ini melawan Persikoba Batu kemarin (05/09).

Ia mengaku senang membela tim kota kelahirannya.
"Saya senang bisa bermain di Deltras. Saya juga ingin membanggakan kedua orang tua saya, yang sudah bekerja keras untuk saya," imbuh Mufid.

Posisi aslinya yakni Stopper. Namun, pada dua laga Deltras melawan Blitar United serta Persikoba Batu ia ditempatkan di posisi bek kiri. Pemain kelahiran 06/06/1996 itu menjawab kepercayaan pelatih dengan permainan yang terus berkembang di tiap laganya.

Sementara itu, sang kakak Syamsudin. Yakni juga pernah berjersey The Lobster saat Deltras berlaga di kompetisi Divisi Utama tahun 2013 dengan pelatih Djoko Susilo. Pemain yang juga pernah memperkuat Persebaya DU musim 2011 itu kini sudah bekerja.

Baik sang kakak Syamsudin dan adiknya Achmad Mufid kini keduanya sudah pernah membela tim kebanggaan Deltamania itu, Deltras Sidoarjo. (bid)

Data Diri :
Nama : Achmad Mufid Ivany
Tempat Tanggal Lahir : Sidoarjo, 06-06-1996
Nomor Punggung : 15
Nama Panggilan : Mufid
Posisi : Stopper


Sunday, September 11, 2016

Gallery Foto Deltamania Away Batu (11/09)


DELTACYBER - Meskipun sudah pasti finish di peringkat kelima alias urutan paling dasar di klasemen grup 4 Liga Nusantara zona jawa timur, Deltamania suporter setia Deltras Sidoarjo tetap mengawal dan mendukung The Lobster ketika berlaga di laga tandang melawan Persikoba Batu sekaligus partai terakhir musim ini kemarin sore (11/09) di stadion Brantas Batu.

Skor akhir dengan kemenangan tuan rumah Persikoba 1-0, gol dicetak Ciputra Ari Wibowo di menit ke-5 babak pertama. Namun, deltamania yang datang ratusan itu tetap menunjukkan semangat pantang menyerah walaupun timnya kalah. Rekan-rekan Deltamania datang ke Batu dengan berbagi macam kendaraan. Ada beberapa komunitas yang sengaja menyewa bus mini, ada juga yang lebih memilih menggunakan mobil pribadi serta tak sedikit pula mengendarai sepeda motor.

Bernyanyi 90 menit sepanjang pertandingan, tak henti-hentinya dikumandangkan deltamania dengan lantang. Atraksi koreo di babak kedua, giant flag, serta aksi pyro show flare di akhir laga menjadi suguham menarik.

Berikut Gallery Foto Deltamania Away Batu (11/09) = 












Ayo Evaluasi Untuk Musim Depan di Liga Resmi

Tetap setia : Dukungan Deltamania kepada Deltras, saat away Batu (11/09)
DELTACYBER - Musim 2016 sudah dilalui Deltras Sidoarjo dengan hasil negatif. Tergabung di grup 4 Liga Nusantara 2016 zona jawa timur, Deltras harus puas finish diurutan buncit klasemen akhir. Banyak problem menghinggapi The Lobster julukan Deltras musim ini.

Memang, tujuan manajemen Deltras musim ini ialah pembinaan bagi para pemain-pemain muda asli putra daerah Sidoarjo dan memberi jam terbang kepada mereka di liga amatir. Namun, setelah hanya bisa meraih 1 poin dari 8 laga yang berakhir dengan 7 kekalahan, membuat semua kalangan termasuk suporter bisa dibilang tetap kecewa dengan performa Deltras kali ini.

Selain itu, kendala Deltras seperti persiapan yang sangat mepet untuk membentuk tim yang solid, minimnya pengalama hampir semua pemain, tidak ada pemain senior yang berpengalaman di tim yang bisa menjadi leader di lapangan.

Hal-hal teknis mecam penyelesaian akhir para pemain yang di tiap laganya masih jadi kekurangan tim, selalu kecolongan gol menit-menit awal, mental beberapa pemain yang di tiap laganya masih belum stabil, permainan individu yang juga masih naik turun. Menjadi masalah besar di kubu Deltras.

Banyak yang harus dievaluasi pihak manajemen kedepannya, apa-apa saja yang jadi kelemahan tim. Beruntungnya musim ini hanya turnamen jangka panjang, yang tak menghasilkan promosi dan degradasi. Tetapi, bila di musim depan Liga resmi sudah mulai diputar. The Lobster harus siap mempersiapkan tim. Jangan sampai performa buruk musim ini kembali terulang. (*)

Persikoba Batu vs Deltras Sidoarjo : 1-0 (11/09)

Tim Deltras : saat away Batu kemarin (11/09)
DELTACYBER - Deltras Sidoarjo gagal mengakhiri laga penutup Liga Nusantara 2016 grup 4 dengan manis. Tim asuhan Puji Daryo tersebut harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persikoba dengan skor tipis 1-0, kemarin sore (11/09) di stadion Brantas Batu.

Deltras sebenarnya tampil percaya diri. Didukung suporter setianya Deltamania yang hadir di stadion Brantas, Deltras juga menurunkan skuad utamanya.

Menit awal babak pertama, Deltras sudah menggebrak. Peluang kapten Rahmad Hidayat masih belum berbuah hasil. Tendangannya masih saja bisa dimentahkan kiper Persikoba.

Menit ke-5 justru The Lobster yang harus kecolongan. Lagi-lagi menit awal. Pemain Persikoba Ciputra Ari Wibowo membawa Persikoba unggul 1-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, The Lobster mulai berani keluar menyerang lagi. Dua striker dipasang coach Puji di lini depan, Rahmad Hidayat dan Andy Wicaksono.
Didukung dengan tiga pilar lini tengah macam Fendik Dwi, M. Hari Siswanto dan Ibnu Hajar.

Sayang, peluang demi peluang masih belum menjadi gol. Problem penyelesaian akhir di depan gawang lawan masih saja menjadi kendala. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit, kedudukan 1-0 untuk kemenangan Persikoba bertahan hingga laga usai.

Dengan kekalahan ini, The Lobster resmi menduduki peringkat kelima klasemen akhir grup 4 Liga Nusantara zona Jawa Timur dengan hanya 1 poin dari 8 laga yang sudah dilakoni. (bid)

Laga Terakhir Musim Ini Penuh Emosional

Kawal : Deltamania bernyanyi dengan tim Deltras, di akhir pertandingan kemarin (11/09)
DELTACYBER - Musim yang berat sudah dilalui The Lobster julukan Deltras di Liga Nusantara 2016 grup 4. Pertandingan terakhir tandang Persikoba Batu kemarin sore (11/09) harus diakhiri tanpa mencuri poin sama sekali. Namun, terlepas dari itu, ratusan Deltamania suporter setia The Lobster tetap hadir menyaksikan tim kesayangannya berlaga.

Deltamania dan Deltanita tak kenal lelah bernyanyi sepanjang pertandingan, serta menyajikan atraksi-atraksi mereka macam koreo, giant flag, dan diakhiri dengan pyro show flare.

Ini membuktikan, bahwa Deltamania meskipun tim kebanggaannya sedang terpuruk sekalipun. Suporter yang berdiri di tahun 2001 itu tetap mengawal Deltras berlaga kandang maupun tandang. Bisa dipastikan musim ini, Deltamania tak pernah absen mendukung Deltras di tiap laganya.

"Terima kasih Deltamania, terima kasih sudah menemani kami sepanjang musim ini. Tanpa kalian kami bukan apa-apa," ujar Fajar Kurniawan, pemain asal kecamatan Waru tersebut.

Sementara gelandang andalan Deltras, Fendik Dwi juga mengungkapkan perasaan yang sama.
"Semangat Deltamania dan nyanyian mereka di pinggir lapangan, membuat saya tetap semangat di lapangan," ungkapnya.

Semangat Deltamania harus tetap dipupuk, jangan sampai dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan segelintir pihak. Karena semangat suporter murni hanya datang dan mendukung tim kebanggaannya yang bermain di depan mata mereka.

Ya, pertandingan terakhir musim ini sangat emosional bagi Deltamania. Di tengah-tengah perjalanan Deltras yang tak pernah menang, rasa kekeluargaan dari tim dengan suporter sudah terjalin. (bid)

Saturday, September 10, 2016

Waspadai Menit-menit Rawan


DELTACYBER - The Lobster julukan Deltras sudah siap melakoni laga tandang sekaligus pertandingan terakhir musim ini di Liga Nusantara grup 4 2016. Rahmad Hidayat dkk bakal menjamu tim tuan rumah Persikoba Batu nanti sore (11/09) di stadion Brantas Batu, kick off pukul 15.00 wib.

Menit-menit rawan pertandingan yakni di awal laga babak serta di menit menjelang akhir babak menjadi fokus tersendiri bagi tim besutan Puji Daryo untuk konsentrasi dalam pertahanan mereka.

Dalam catatan rekor buruk selalu menghantui Deltras musim ini ketika menit-menit awal, The Lobster selalu kecolongan gol dari lawan.

Begitupun saat melawan Persikoba Batu di pertandingan pertama putaran pertama lalu (24/06), skor 1-1 harus dibayar mahal ketika striker Persikoba Koko Dwi mampu mengoyak jala Deltras di menit ke-90.

Ini yang harus diwaspadai barisan lini tengah dan belakang Deltras. Konsentrasi dalam bertahan menjadi kunci The Lobster untuk mencuri poin, serta meminialisir kesalahan-kesalahan sendiri.

"Anak-anak harus bisa konsentrasi penuh, apalagi di menit awal pertandingan yang selalu kita kebobolan," ungkap Agustina Purwanto, pengurus Deltras Sidoarjo. (bid)

Friday, September 9, 2016

Mengenal Lebih Dekat Rahmad Hidayat

Dayat (depan) saat warming up
DELTACYBER - Putra daerah Sidoarjo dikenal memang sudah menjadi gudangnya pemain bagi sepakbola jawatimur dan bahkan liga indonesia. Sudah banyak generasi pemain-pemain Sidoarjo yang sukses bermain di Liga Indonesia bahkan skuad Timnas.

Musim ini Deltras memiliki tujuan untuk pembinaan pemain asli putra daerah. Dari hasil seleksi semua pemain arek sidoarjo sudah tersaring dan memperkuat The Lobster di Liga Nusantara tahun 2016 ini.

Salah satunya Rahmad Hidayat. Pemain yang mengenakan jersey nomor punggung 14 itu jadi pilar tim musim ini

Rahmad Hidayat menjadi salah satu pemain yang paling tua di Deltras kelahiran 30/12/1992 setelah Andy Wicaksono kelahiran 1991.

Pemain asal Bluru Kidul Sidoarjo itu masih menjadi andalan lini depan Deltras. Puji Daryo masih mempercayakan ia sebagai starter serta target man di lini depan.

Pergerakan dan kecepatannya yang lincah, serta kerap membuka ruang di lini pertahanan lawan menjadi keunggulan Dayat sapaan akrab Rahmad Hidayat. Punya postur yang cukup tinggi ia juga bisa duel bola-bola atas.

Pengalamannya yang pernah membela tim Jember United di tahun 2012 lalu serta mengantarkan Jember United promosi ke divisi dua, membuat ia dipercaya pelatih kepala Puji Daryo mengemban ban kapten Deltras.

Sayang, sampai laga ketujuh yang sudah dijalani The Lobster. Rachmad Hidayat masih saja kesulitan mencetak gol, problem finishing menjadi kendala utama saat ini bagi skuad Deltras. Peluang emas di depan gawang lawan banyak didapat, namun minim gol tercipta untuk The Lobster. Semoga evaluasi tim serta performa Rahmad Hidayat bisa lebih baik kedepannya. (*)


Preview Persikoba Batu vs Deltras Sidoarjo (11/09)


DELTACYBER - Partai terakhir Deltras Sidoarjo di grup 4 Liga Nusantara 2016 akan berlangsung besok minggu sore (11/09) melawat ke kandang Persikoba Batu, di stadion Brantas Batu. Tujuh laga belum pernah menang, sekali seri, dan sisanya menelan kekalahan membuat The Lobster masih penasaran bagaimana caranya meraih tiga angka, sekalipun harus bermain di kandang lawan.

Di laga terakhir kemarin (05/09) Deltras kembali dipermalukan tim tamu Blitar United dengan skor 1-3 di kota delta.

Meskipun sudah tak bisa lolos dan musim ini penuh rintangan bagi The Lobster. Agus official tim tetap ingin punggawa muda Deltras tetap bisa konsentrasi penuh di pertandingan besok.

"Semoga anak-anak tetap fokus untuk laga away kali ini. Meskipun bermain di kandang lawan, harapan kami tetap sama. Tampil fight dan semoga bisa mencuri poin," ujar Agustina Purwanto pengurus Deltras.

Sementara tim tuan ruma Persikoba Batu. Dalam laga terakhirnya kemarin (31/08) sukses meggulung Perseta Tulungagung dengan skor 4-2 di stadion Brantas. Saat ini tim Persikoba berada di peringkat 3 klasemen sementara grup 4, tujuh kali bermain sudah mengumpulkan poin 11.

Dipastikan juga Persikoba tak bisa lolos fase grup, karena peringkat dua Blitar United serta Perseta Tulungagung sama-sama sudah mengemas 15 poin. Dan dua tim tersebut juga akan saling bertemu di laga terakhirnya. (bid)

Deltamania Tetap Akan Kawal Deltras dan Sidoarjo United

Loyal : Deltamania saat mendukung Deltras di stadion surajaya Lamongan
DELTACYBER -  Kabar tak sedap menghinggapi Deltamania saat ini. Kesetian mereka terhadap tim yang mereka kawal kembali diuji oleh isu-isu yang kurang sedap. Baik Deltras maupun Sidoarjo United musim ini sama-sama tak lolos fase grup. Tetapi semua itu tak mengurangi rasa total dan royal mereka dalam mendampingi tim berlaga baik kandang maupun tandang.

Salah seorang sesepuh Deltamania. Mengajak rekan-rekan Deltamania untuk hadir dan mendukung dalam Launching tim Surabaya Bhayangkara besok hari sabtu 10 september di Gelora Delta dilanjutkan laga Bhayangkara United melawan Barito Putera. Ia menulis dalam akun facebook pribadinya.

Tentu, hal ini menjadi tanda tanya besar ? Ada apa dan kenapa semua ini terjadi. Apa maksud dibalik pernyataan itu semua.

Ya, memang pada hari Jumat (09/09) pukul 19.00 wib Deltamania pusat akan mengadakan rapat konsolidasi Deltamania guna membahas kelanjutan nasib tim, dan beberapa agenda Deltamania yang akan dilaksanakan.

Terpisah salah seorang Deltamania, Panji mengatakan bahwa Deltamania tetap pada komitmen untuk selamanya mendukung Deltras dan Sidoarjo United.

"Benang merah antara Deltamania dengan Sidoarjo United ada karena roh tim itu adalah Deltras. Dan Deltamania dengan Deltras sudah jelas tak bisa dipisahkan," ujar Panji.

Iqbal Deltamania kota juga membernarkan hal yang sama.
"Kami tetap akan mengawal tim ini sampai kapanpun. Karena kebanggaan kami nyata di depan mata," Ungkap Iqbal. (*)

Thursday, September 8, 2016

Bakal Calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum Dan Anggota Exco PSSI Resmi Diumumkan


Komite Pemilihan PSSI (KP PSSI) telah resmi mengumumkan siapa saja yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran dan kelengkapan ke Sekretariat KP PSSI di jalan Pangeran Diponegoro no. 53 Jakarta Pusat, Rabu (7/9).

Perlu diketahui kembali, pembukaan pendaftaran dan penyerahan formulir beserta kelengkapannya sudah dimulai dari tanggal 22 Agustus hingga 5 September 2016 yang kemudian hari ini disebutkan nama-namanya.

“Ada 16 nama bakal calon Ketua Umum PSSI, 24 nama untuk calon Wakil Ketua Umum dan 67 nama yang mendaftarkan sebagai calon Anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2016-2020,” ungkap Azwan Karim, Sekretaris KP PSSI saat jumpa pers.

Ketua KP PSSI, Agum Gumelar mengatakan kalau nama-nama tersebut belum valid, masih harus di verifikasi oleh timnya. Proses verifikasi tersebut berlangsung dari tanggal 6 sampai dengan 11 September 2016. Berikutnya di tanggal 12 September 2016 – 16 September 2016: Proses Banding, 17 September 2016 – 18 September 2016: Sidang Penentuan Hasil Banding, 18 September 2016: Pengumuman Hasil Banding.

“Setelah ini adalah tugas kami untuk menyeleksi dan memverifikasi mana bakal calon yang lolos verifikasi dan yang tidak. Proses akan berakhir hingga tanggal 11 September 2016 dan kami umumkan di tanggal tersebut. Bagi mereka yang merasa tidak puas dengan keputusan KP. Mereka akan naik banding. Disinilah Komite Banding mulai bekerja, dari tanggal 12 hingga 16 September 2016,” jelas Agum Gumelar.

“Saya berharap dan memohon kepada rekan-rekan media dan seluruh masyarakat sepak bola untuk memberikan kesempatan kepada kami melaksanakan proses verifikasi. Biarkan kami bekerja dengan utuh dan tenang hingga nanti bisa menghasilkan keputusan yang tepat.”

Pengumuman Calon Exco setelah proses banding akan berlangsung tanggal 19 September 2016 – 17 Oktober 2016 dan tanggal 17 Oktober 2016: Kongres Biasa PSSI (Pemilihan) 2016 bisa diselenggarakan di kota Makassar.

Berikut ini nama-nama bakal calon Ketum, Waketum dan Anggota Exco PSSI:

Bakal Calon Ketua Umum:         

1          BENHARD LIMBONG

2          DJOHAR ARIFIN HUSIN

3          ARIEF PUTRA WICAKSONO

4          EDDY RUMPOKO

5          SARMAN

6          TONNY APRILANI

7          EDY RAHMAYADI

8          MOELDOKO

9          ERWIN AKSA

10        KURNIAWAN DWI YULIANTO

11        EDDY SOFYAN

12        J. ERWIANTORO

13        JOKO DRIYONO

14        IMAM NAHRAWI

15        FERRY PAULUS

16        ANDI RUKMANA KARUMPA



Bakal Calon Wakil Ketua Umum:          

1          JUNI ARDIANTO RACHMAN

2          HADIYANDRA

3          YESAYAS OKTAVIANUS

4          SIHAR PH SITORUS

5          DODI REZA ALEX NOERDIN

6          GATOT HARIYO SUTEJO

7          LLANO MAHARDIKA S

8          IWAN BUDIANTO

9          JOKO DRIYONO

10        HINCA IP PANDJAITAN

11        EDI NURINDA

12        SUBARDI

13        MAURICE TUGUIS

14        ERWIN DWI BUDIAWAN

15        ANDI RUKMANA KARUMPA

16        SARMAN

17        ARIEF PUTRA WICAKSONO

18        EDDY RUMPOKO

19        TONNY APRILANI

20        ERWIN AKSA

21        KURNIAWAN DWI YULIANTO

22        PIETER TANURI

23        OGROSENO

24        CHEPPY T WARTONO



Bakal Calon Anggota Komite Eksekutif:        

1          VERRY MULYADI

2          DIRK SOPLANIT

3          REFRIZAL

4          ESTI PUJI LESTARI

5          AS.SUKAWIJAYA/YOYOK SUKAWI

6          H.MARZUKI

7          JUNI ARDIANTO RACHMAN

8          ST.DIZA RASYID ALI

9          HUSNI HASIBUAN

10        YUNUS NUSI

11        HASANI ABDULGANI

12        YESAYAS OKTAVIANUS

13        SIHAR PH SITORUS

14        DODI REZA ALEX NOERDIN

15        GATOT HARIYO SUTEJO

16        EVA DWIANA

17        BENHARD LIMBONG

18        ASVI MAPHILLINDO VOLTA

19        CHEPPY T WARTONO

20        BOB HIPPY

21        M.IQBAL RURAY

22        PINKY HIDAYATI

23        MUDDAI MADANG

24        MAHFUDIN NIGARA

25        SOPHAN LAMARA

26        M.A.FATIH CHABANTO

27        ROBERTHO ROUW

28        JACKSON ANDRE WILLIAM KUMAAT

29        PIETER TANURI

30        KADIR HALID

31        JOHAR LIN ENG

32        FARY DJEMY

33        ADANG GUNAWAN

34        VICTOR BENNY YT

35        RHENDIE ARINDRA FERDIAN

36        R.BAMBANG PRAMUKANTORO

37        ARIEF PUTRA WICAKSONO

38        LLANO MAHARDIKA S

39        EDDY RUMPOKO

40        ERWIN DWI BUDIAWAN

41        ANDI RUKMANA KARUMPA

42        TONNY APRILANI

43        KURNIAWAN DWI YULIANTO

44        HINCA IP PANDJAITAN

45        EDI NURINDA

46        H.HIDAYAT

47        PAPAT YUNISAL

48        MOH SJAHRULLAH HABIBIE

49        G.ACHMAD SUPRIYANTO

50        CONDRO KIRONO

51        GEDE WIDIADE

52        APUNG WIDIADI

53        ARI DEWANTO SUTEDI

54        H.AGUSTIAR SABRAN

55        MAURICE TUGUIS

56        UMUH MUCHTAR

57        SUBARDI

58        DAVID SULAKSMONO

59        DJAMAL AZIZ

60        BUDI SETIAWAN

61        DEDE SULAEMAN

62        DUDDY S SUTANDI

63        ESTINING WULAN HANDAYANI

64        ASCANUL QOSASI

65        VIVIN CAHYANI

66        OGROSENO

67        REZA ALI

sumber - www.pssi.org

Deltamania Jalur Selatan Satukan Porong, Jabon, dan Krembung

Deltamania Jalur Selatan : kompak merah-merah saat gerak jalan
DELTACYBER - Kondisi tim yang sedang dibawah, tak menyurutkan semangat Deltamania untuk mendampingi The Lobster berlaga musim ini. Terbukti walaupun belum pernah menang dalam tujuh laga yang sudah dilakoni, Deltamania selalu ada di tiap laganya. Termasuk ketika Deltras menjalani partai tandang. Seperti di Tulungagung, Blitar, maupaun Malang.

Selain urusan mendukung di atas tribun, beberapa kordinasi kecamatan atau kordinasi wilayah juga rutin menggelar rapat serta sekedar kumpul bersama menjalin silahturahmi antar anggota. Seperti dilakukan rekan-rekan Deltamania Jalur Selatan.

Deltamania Jalur Selatan yang menyatukan Deltamania korcam ( kordinasi kecamatan ) seperti Porong, Jabon, dan Krembung untuk menjadi satu wadah, yakni Deltamania Jalur Selatan.

Tak hanya aksi mereka ditribun soal bangga menjadi Deltamania dan mendukung Deltras. Tetapi aksi Deltamania Jalur Selatan kemarin (20/08) partisipasi dalam gerak jalan  . Gerak jalan tetap kompak beratributkan kaos Deltamania, menyanyikan yel-yel Deltras, serta menyalakan Flare menjadi pemandangan unik bagi para penonton. Membuktikkan suporter Deltamania juga tertib dan tak anarkis.

Jemont salah satu anggota Deltamania Krembung yang juga bagian dari Deltamania Jalur Selatan memaparkan bahwa, teman-teman Deltamania Jalur Selatan tetap setia mengawal Deltras walaupun sedang dalam kondisi terpuruk seperti sekarang.

"Kami tahu tim yang kami banggakan sedang terpuruk. Tapi semua itu tidak membuat kita menyerah untuk terus mendukung dan kawal Deltras," ujar Jemont saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Bahkan, rekan-rekan Deltamania Jalur Selatan beberapa hari lalu mengadakan rapat guna membahas pembuatan Banner baru dan Kaos. Jemont mengungkapkan ia dan rekannya juga sudah siap untuk mendukung Deltras di laga terakhir grup 4 besok minggu sore (11/09) di stadion Brantas Batu melawan tuan rumah Persikoba Batu.

"Insyallah teman-teman banyak yang sudah siap berangka away Batu dan siap merahkan stadion Brantas," Imbuh Jemont. (bid)

Wednesday, September 7, 2016

Deltamania Siap Kawal Deltras di Away Batu


DELTACYBER - Merah dihidupku masih terus menyala, perjuangan ini tetap sama. Sepenggal bait lagu Virus Damai dari Lobsterman, memang menggambarkan Deltamania yang harus tetap berjuang sampai kapanpun mengawal tim kebanggaan ini mencapai prestasi lebih baik lagi.

Lima belas tahun sudah Deltamania masih setia mendampingi The Lobster berlaga di pentas sepakbola nasional. Walaupun belum pernah mencicipi gelar juara sekalipun, tetapi suporter yang identik dengan warna kebesaran merah-merah itu masih saja, dan selalu ada bagi Deltras.

Perjalanan The Lobster musim ini bisa dikatakan jalan terjal. Banyak problem yang mendera tim yang pernah meraih juara 3 Copa Dji Sam Soe 2008 itu. Yang berimbas hingga pekan ketujuh ini, Deltras masih tercecer di peringkat kelima klasemen sementara alias peringkat buncit.

Laga terakhir Deltras di grup 4 Liga Nusantara harus bertamu ke kandang Persikoba Batu besok minggu sore (11/09) di stadion Brantas Batu. Hasil minor sudah tak dipungkiri lagi, tujuh kali bermain belum pernah menang menjadi tren negatif musim ini.

Namun, bagi Deltamania mengawal tim kesayangan yang sudah jelas ada di depan mata, wajib bagi mereka. Sekalipun harus tandang ke kota orang.

Salah seorang Deltamania, Iqbal mengungkapkan bahwa ia bersama rekan-rekannya sudah niat berangkat ke Batu untuk tetap mendukung Deltras.
"Meskipun keadaan tim sekarang dalam kondisi tidak pernah menang, tapi kami tetap akan terus mengawal dan mendukung tim ini," ujarnya.

"Kami juga berharap Deltras bisa mencuri poin di Batu, ya kalau bisa tiga poin." Imbuh Iqbal. (*)

Rekor Buruk The Lobster


DELTACYBER - Persiapan yang mepet, tim yang dihuni seratus persen pemain-pemain muda yang rata-rata belum pernah bermain di kasta nasional, dan tidak adanya leader di lapangan atau pemain senior berpengalaman menjadi beberapa kendala Deltras Sidoarjo musim ini.

Ya, memang skuad Deltras musim ini memprioritaskan pembinaan pemain muda bagi para pemain putra daerah. Namun, semua kalangan Deltamania juga rindu akan tiga poin diraih Deltras.

Hingga pekan ketujuh grup 4 Liga Nusantara zona jawa timur, tim asuhan Puji Daryo tersebut masih belum beranjak dari peringkat buncit klasemen sementara.

Kalaupun bisa meraih tiga poin di kandang Persikoba Batu besok minggu (11/09) Deltras tetap dipastikan tak bisa naik peringkat, pasalnya di peringkat keempat Persema Malang sudah mengumpulkan poin 9.

Baru tiga gol saja yang mampu menjebol gawang lawan sejauh ini. Sedangkan 17 gol sudah bersarang di jala The Lobster.

Perjalanan yang sangat berat dilalui Deltras musim ini. Dari laga awal hingga yang terakhir menjamu Blitar United kemarin (05/09), kemenangan masih belum berpihak pada tim kesayangan Deltamania itu.

Satu poin pun baru bisa diraih Bayu Alfarizi dkk pada putaran kedua. Kala Deltras melawan tamunya Persema Malang 1953 di kandang sendiri (28/08), yang berakhir imbang 1-1.

Musim ini bisa dibilang menjadi salah satu catatan negatif Deltras selama berlaga di pentas sepakbola Nasional. Pertama kali bermain di liga amatir alias Liga Nusantara setelah terdegradasi dari Divisi Utama musim 2014 lalu, The Lobster tetap terseok-seok kala bermain di Linus.

Tetapi, terlepas dari beberapa problem yang ada di Deltras kali ini, suporter setia Deltamania tetap mengawal tim ini apapun kondisinya dan bermain dimanapun kastanya.

Masih Saja Kecolongan Menit Awal


DELTACYBER - Tujuh laga sudah dijalani The Lobster di Liga Nusantara Grup 4 zona jawa timur. Hanya bisa meraih satu poin hasil sekali imbang lawan Persema Malang 1953 (28/08), sisanya harus puas berakhir dengan kekalahan. Dari tujuh laga tersebut, kelemahan pemain-pemain muda Deltras selalu saja di sepuluh menit awal pertandingan.

Konsentrasi serta fokus dalam pertahanan masih jadi kelemahan mendasar bagi skuad The Lobster di menit-menit krusial awal laga. Laga terakhir kala menjamu Blitar United kemarin senin sore (05/09), gawang Deltras yang dijaga Muh. Fiki sudah harus kebobolan di menit ke-6.

Rata-rata gawang Deltras sudah bisa dibobol tim lawan 30 menit babak pertama. Di laga melawan Persema Malang 1953 di kandang sendiri (28/08) Deltras mampu mencetak gol pembuka di menit ke-25 melalui Bayu Alfarizi. Namun tim besutan Puji Daryo tersebut tak bisa mempertahankan keunggulan dengan lama. Baru menit ke-29 Persema mampu menyamakan skor dari strikernya Jaya Teguh Angga.

"Tim masih saja harus kecolongan gol di menit-menit awal pertandingan. Ini menjadi sorotan kami sebelum bermain laga terakhir lawan Persikoba Batu besok minggu (11/09)," ungkap Agustina salah satu pengurus tim Deltras Sidoarjo. (bid)

Monday, September 5, 2016

Deltras Sidoarjo vs Blitar United : 1-3 (05/09)


DELTACYBER - Laga terakhir kandang Deltras Sidoarjo di musim ini Liga Nusantara 2016 lagi-lagi harus menyerah dari tim tamu. Kali ini Blitar United yang mampu mempecundangi Deltras di kandangnya sendiri dengan skor 1-3 sore tadi (05/09), di lapangan Arhanud Gedangan, Sidoarjo.

Bermain dihadapan ratusan Deltamania yang hadir sore tadi, apalagi skuad Deltras menggadang-gadang laga kandang hari ini untuk pemecah telur 3 poin yang belum pernah di raih Bayu Alfarizi dkk selama berlaga di Liga Nusantara musim ini. Alih-alih mendapat poin, Deltras justru dipermalukan Blitar United 1-3.

Di babak pertama, inisiatif menyerang Deltras sejak menit awal. Menit ke-3 peluang tendangan Ali Faizin masih diatas mistar gawang Blitar United. Namun, lagi-lagi konsentrasi lini belakang di menit awal sudah harus kecolongan gol. Menit-6 Blitar United unggul 0-1 melalui gol Achmad Burhan. Blitar sementara memimpin 0-1.

Tertinggal satu gol, permainan Ibnu Hajar cs di lini tengah terlihat bingung. Kerap kali kesalahan mendasar, pasing, salah komunikasi ataupun salah posisi menjadi keuntungan bagi lawan untuk memanfaatkannya.

Menit ke-37, Blitar United memperoleh tendangan bebas setelah pemain belakang Achmad Mufid melanggar striker Blitar United. Hanafi gelandang Blitar United yang mengeksekusi mampu menjebol gawang Deltras yang dijaga Muh. Fiki. Blitar United unggul 0-2 hingga turun minum.
Babak kedua, pelatih kepala Puji Daryo memasukkan Andy Wicaksono menggantikan Rachmad Hidayat.

Menit-77 peluang Fendik Dwi, sayang tendangan mendatar kaki kanannya masih bisa diselamatkan kiper Blitar United.

Baru di menit-85 Deltras memperkecil kedudukan. Umpan silang Fendik Dwi dari sekor kiri pertahanan blitar di depan gawang Blitar, disambar heading Andy Wicaksono merubah skor 1-2.
Sisa menit yang ada justru tim tamu berhasil memperbesar skor menjadi 1-3 di menit-89 melalui tendangan keras Achmad Burhan di depan gawang bermula dari skrimit. Blitar United mampu mencuri tiga angka dari Sidoarjo dengan kemenangan 1-3. (bid)

Saturday, September 3, 2016

Preview Deltras Sidoarjo vs Blitar United (05/09)


DELTACYBER - Tiga poin menjadi target utama bagi skuad Deltras Sidoarjo di laga kandang terakhir musim ini Liga Nusantara grup 4, besok senin sore (05/09) kala menghadapi tamunya Blitar United di lapangan Arhanud Gedangan.

Ambisi besar masih diusung tim asuhan Puji Daryo untuk menggapai kemenangan perdananya musim ini. Apalagi, peluang untuk membalaskan kekalahan telak 4-0 dari Blitar United di putaran pertama juga terbuka di pertandingan besok sore.

Setelah dipastikan tak bisa berlanjut di babak selanjutnya alias tidak bisa lolos fase grup, The Lobster tetap ingin mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Puji Daryo masih mengandalkan trio mungil lini tengahnya yakni Ibnu Hajar, M. Hari Siswanto dan Fendik Dwi. Di lini belakang Tegar Kurniawan bek kanan absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Sementara di lini depan, Puji akan memilih antara Andy Wicaksono atau Rachmad Hidayat yang akan dimainkan sejak menit awal.

Agustina Kris Purwanto salah satu pengurus Deltras Sidoarjo mengatakan bahwa The Lobster tetap menargetkan kemenangan di laga melawan Blitar United.

"Untuk laga kandang terakhir melawan Blitar United kami ingin mendapat poin penuh. Karena kami ingin memberikan hasil positif di partai terakhir kandang dan memberikan kemenangan untuk Deltamania yang selalu ada bagi Deltras," ujar Agus.

Sementara itu dari kubu tim tamu, Blitar United datang ke Sidoarjo dengan status peringkat kedua sementara dibawah pemuncah klasemen Perseta Tulungagung, hanya selisih gol yang membedakan mereka.

Dari enam kali bermain, tim besutan Gatot itu sudah mengkoleksi 12 poin. Kans untuk lolos dari fase grup juga masih terbuka lebar bagi skuad Blitar United guna bisa melanjutkan ke babak berikutnya. (bid)

Thursday, September 1, 2016

Laga Lawan Blitar United, Digelar Tanggal 5 September

Tetap semangat latihan : Panji Cahya (kiri) dengan Ali Faizin (kanan)
DELTACYBER - Dikarenakan padatnya jadwal turnamen di Sidoarjo, sehingga stadion-stadion dan lapangan macam Gelora Delta, Jenggolo dan Arhanud pun dipakai Piala Menpora dari tanggal 6 hingga laga finalnya tanggal 9 apalagi bakal dihadiri presiden Joko Widodo. Laga Deltras Sidoarjo menjamu tamunya Blitar United dimajukan menjadi tanggal 5 september hari senin mendatang.

Setelah mengirim surat permohonan perubahan jadwal, akhirnya melalui surat balasan dari PSSI Jawa Timur tertanggal 1 september dengan nomor 230/PSSI-Jatim/IX/2016 menyetujui perubahan jadwal tersebut.

Jadwal semula laga itu dimainkan tanggal 7 september dimajukan menjadi hari senin tanggal 5 september di lapangan Yon Arhanud Gedangan, Sidoarjo.

"Ya, jadi untuk pertandingan kandang terakhir ini akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 5 september di lapangan Arhanud gedangan, kick off pukul 15.15 wib," ujar Agustina salah satu pengurus tim Deltras Sidoarjo. (bid)