Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Monday, November 28, 2016

Deltamania Candi Bersatu Rayakan Hari Jadinya ke 5th Dengan Meriah

Meriah : Perayaan Ulang Tahun Deltamania Candi kemarin (27/11)

DELTACYBER - Sudah 5 tahun, Deltamania Candi Bersatu berdiri serta merangkul semua rekan-rekan Deltamania yang ada di kecamatan Candi bersatu untuk menjadi satu kordinasi kecamatan yakni Deltamania Candi Bersatu. Tanggal 27 November 2011 silam resmi Deltamania Candi mendeklarasikan korcam mereka.

Kemarin hari minggu malam (27/11), Deltamania Candi Bersatu mengadakan syukuran sekaligus memperingati hari ulang tahunnya ke 5 tahun di salah satu rumah anggotanya, tepatnya di wilayah Kairo, Candi.

Beberapa perwakilan dari Kordinasi kecamatan atau komunitas lain pun tampak hadir, macam perwakilan Deltamania Tulangan, Deltamania Buduran, The Dark Krian, komunitas Jones Famiglia, dan YoungsterBoys 1989. Pyro Show Flare serta smoke menjadi penutup acara pada malam itu. (*)


Saturday, November 26, 2016

Songsong LINUS Musim Depan, Deltras Gelar Latihan Perdana 1 Desember 2016


DELTACYBER - Tekat Deltras Sidoarjo untuk mempersiapkan tim lebih baik ketimbang di Liga Nusantara musim lalu. Membuat The Lobster sudah menggeber latihan perdana pada hari kamis besok (01/12).

Informasi yang didapat redaksi DeltaCyber, untuk sementara ini. Pemain-pemain yang bakal mengikuti latihan perdana, yakni pemain gabungan antara Deltras Sidoarjo di LINUS 2016 kemarin serta para pemain Sidoarjo United.

Untuk teka teki jajaran pelatih yang bakal menangani tim Deltras. Sementara ini, manajemen belum mengeluarkan pernyataan resmi siapa yang ditunjuk sebagai pelatih kepala The Lobster.

Meskipun begitu, dengan menggelar latihan lebih cepat tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Deltras.

Karena bisa memberikan kekompakan antar pemain lebih cepat untuk bisa menyatu satu dengan lainnya. Juga guna membentuk tim lebih panjang dan matang. (bid)

Friday, November 25, 2016

Ayo Manajemen Persiapkan Tim Sejak Dini Sebelum LINUS 2017


DELTACYBER - Bila tak ingin berlama-lama di kasta ketiga alias Liga Nusantara. The Lobster julukan Deltras Sidoarjo sudah harus bersiap diri menata kekuatan untuk mempersiapkan skuadnya sebelum Liga Nusantara 2017. Kompetisi yang sesungguhnya, yakni ada Promosi ke Divisi Utama setelah kongres PSSI kemarin.

Manajemen tim The Lobster memiliki beban yang bisa dibilang cukup berat untuk bersaing di Liga Nusantara. Kompetisi kasta ketiga yang memiliki jumlah peserta paling banyak ketimbang ISC B ataupun ISC A.

Apabila Deltras ingin lolos alias kembali lagi ke Divisi Utama, tentu persiapan panjang serta matang wajib dilakukan tim yang di LINUS 2016 kemarin menorehkan hasil negatif.

Deltras harus sudah menunjuk tim pelatih guna menyeleksi pemain serta membentuk kerangka tim. Lalu dengan begitu pemain bisa cepat menyatu lebih cepat. Belajar dari musim-musim sebelumnya. Adanya beberapa pemain senior serta pengalaman menjadi faktor penting didalam tim.

Kepemimpinannya di lapangan didukung sosok yang disegani di tim, menjadikan pemain senior bisa memberi arahan kepada para pemain muda di atas rumput hijau.

Selain menyusun kekuatan. Manajemen juga harus menyusun beberapa hal yang juga tak kalah penting guna mendukung tim agar berjalan beriringan. Manajemen wajib bertugas mencari sponsor agar memberikan kucuran dana segar kepada klub dan menjadikan tim ini masih memiliki daya jual.

Liga Nusantara sendiri memutar roda kompetisi lebih awal ketimbang ISC B atau ISC A. Banyaknya tim yang ikut, membuat LINUS harus menjalankan kompetisi lebih awal karena memang kompetisi ini sangat panjang.
Namun, untuk situasi saat ini Deltras harus segera membentuk armadanya dahulu sebelum merambah ke faktor-faktor terkait lainnya. (bid)

Thursday, November 24, 2016

Lupakan Hasil Imbang, Timnas Indonesia Fokus Lawan Singapura

Masih Jadi Andalan : Boaz Salossa

Timnas Indonesia kembali melakoni latihan usai ditahan imbang 2-2 dengan Filipina, Selasa (22/11) kemarin. Kali ini Boas Salossa dkk berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Rabu (23/11) siang.

Di laga selanjutnya Timnas Indonesia akan melawan Singapura di Stadion Rizal Memorial, Jumat (25/11) malam. Mau tidak mau Indonesia harus menang dan Thailand menahan imbang atau mengalahkan Filipina agar Skuat Garuda lolos ke semifinal Piala AFF 2016.

Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl mengatakan latihan di Rizal Memorial Stadium siang ini jelang menghadapi Singapura. Ia mencoba melakukan rotasi dan memiliki pemain cadangan yang bagus. "Para pemain starter semalam di latihan kali ini melakukan adaptasi lapangan dan latihan operan, sementara pemain cadangan berlatih taktik penetrasi ke pertahanan Singapura," kata Alfred usai latihan.

"Singapura bermain dengan cara yang sangat berbeda dengan tim lain, banyak menumpuk di belakang dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik," tambahnya.

Pelatih asal Austria ini mengaku tiga pemain yakni Stefano sedikit cedera pergelangan kaki, Evan Dimas pada ototnya, Rizky Pora terkena benturan di punggung. "Kami pantau mereka hingga latihan besok. Kami harap tidak ada masalah yang berarti jadi bisa dimainkan lawan Singapura," tukas Alfred.

sumber - www.pssi.org

Wednesday, November 23, 2016

Indra Kahfi : Bila Main di GDS Saya Selalu Ingat Deltras

Indra Kahfi : Ketika Membela Deltras di ISL 2011 silam

DELTACYBER - Pilar Bhayangkara Fc sekaligus kapten tim yang berlaga di Indonesia Soccer Championsip A 2016, yakni Indra Kahfi. Selain sebagai pemain sepakbola, ia juga seorang anggota Polisi.

Kakak kandung dari kiper andalan Persija Jakarta, Andritany tersebut pernah memperkuat The Lobster di Indonesia Super League 2011. Indra Kafhi menjadi rekrutan Deltras pada putaran kedua. Di beberapa laga terakhir Deltras, pemain kelahiran 5 Oktober 1986 itu menjadi starter. Seperti saat tandang melawan Arema Indonesia, atau partai kandang Psps Pekanbaru dan Persija Jakarta.

Saat ditemui redaksi Deltacyber beberapa hari lalu pada saat seusai latihan rutin Bhayangkara Fc di stadion Gelora Delta, Indra Kahfi memaparkan bahwa ia senang pernah membela The Lobster.

Ketika redaksi Deltacyber menanyakan apakah Indra Kahfi masih ingat dengan Deltras, tim ia bela. pemain yang berposisi sebagai stopper itu menjawab dengan tegas bahwa ia selalu ingat dengan Deltras.

"Ya tidak lupa donk, kalau bermain di Gelora Delta saya selalu ingat dengan Deltras Sidoarjo," ujar pemain yang dipanggil seleksi Timnas beberapa waktu lalu itu.

Mantan pemain Persikota Tangerang dan Psps Pekanbaru itu, juga berharap Deltras lekas bangkit dari Liga Nusantara untuk promosi ke Divisi Utama musim depan. (bid)

Monday, November 21, 2016

Lama Tak Jumpa, Deltamania Sambut MaczMan di Sidoarjo

MaczMan Jawa Timur : Saat mendampingi PSM uji lapangan (20/11) di Gelora Delta
DELTACYBER - Lawatan PSM Makassar dalam lanjutan Indonesia Soccer Championsip A 2016 ke kota Delta kemarin (21/11) saat menjamu Bhayangkara Fc di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tak ketinggalan juga suporternya Macz Man yang turut mendampingi tim kesayangannya berlaga.

Kelompok suporter PSM yang tergabung dalam Macz Man Jawa Timur, rekan-rekan fans PSM yang berdomisili di sekitara Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan langsung mendampingi PSM di Sidoarjo. Baik sebelum pertandingan pada sesi uji lapangan dan puncaknya ketika PSM bentrok dengan Bhayangkara Fc. Hasil akhir, tim asuhan pelatih Rene Albert tersebut mampu mencuri 3 poin dengan kemenangan 0-1 melalui gol Rizky Pellu.

Sekitar 100 anggota Macz Man berhasil memberi semangat lebih kepada tim kebanggaannya di Gelora Delta kemarin sore.

Sebelumnya, perwakilan Macz Man Jawa Timur sudah mengkonfirmasi sekaligus kulonuwun kepada suporter tuan rumah Sidoarjo, Deltamania.
Bahkan beberapa Deltamania juga bersama Macz Man Jatim melihat PSM uji lapangan di Gelora Delta. Pada pertandingannya pun, perwakilan Deltamania bersama Macz Man di tribun 10 stadion Gelora Delta.

Di sosial media Twitter, baik akun official Macz Man Makassar serta Jawa Timur berterima kasih atas sambutan dari Deltamania.
"Terima Kasih teman-teman @Delta_Cyber @deltrassidoarjo," twitt akun official Macz Man Jawa Timur.

Twitter Macz Man Jawa Timur

Sementara itu, pertemuan kedua suporter yang memang sudah lama tak jumpa ini membuat silahturahmi antara Deltamania dengan saudara jauhnya Macz Man masih tetap terjalin dengan baik.

Pertemuan terakhir Deltras Sidoarjo kontra PSM Makassar di Indonesia Super League 2010 (07/11). Kala itu The Lobster mampu mengatasi Juku Eja julukan PSM Makassar dengan skor 2-0 di stadion Gelora Delta Sidoarjo. (bid)

Friday, November 18, 2016

Lomba Desain Jersey Deltras Sidoarjo 2017

 

LOMBA DESAIN JERSEY DELTRAS SIDOARJO 2017

DELTACYBER – Menyambut musim baru Liga Nusantara 2017 serta mengusung harapan dan semangat yang baru, manajemen skuad Deltras Sidoarjo bersama suporter setianya Deltamania bakal mengadakan salah satu lomba desain jersey untuk tim Deltras Sidoarjo berlaga di LINUS 2017 mendatang.

Deltamania yang sudah menunggu akan tim Deltras menjual merchandise berupa jersey kepada suporter, serta bisa melihat Deltras menggunakan jersey dengan desain hasil karya arek sidoarjo sendiri dan menggandeng apparel. Semua itu sudah diserap oleh pihak manajemen Deltras sendiri.
Langkah awal kali ini yakni mengajak Deltamania dan warga kabupaten sidoarjo untuk mengikuti lomba desain jersey Deltras 2017.

Lomba desain ini resmi dimulai dan peserta bisa mengirim karyanya mulai tanggal 18 November 2016 hingga batas akhirnya pada tanggal 27 Desember 2016 mendatang. Untuk Pengumuman siapa pemenangnya baru diumumkan pada 07 Januari 2017.
Berikut syarat dan ketentuan lomba desain jersey Deltras Sidoarjo =

PERSYARATAN PESERTA =

1. Deltamania-Deltanita / Warga Sidoarjo (KTP Sidoarjo)

PERSYARATAN KARYA =

1. Desain karya merupakan karya asli, bukan jiplakan maupun contekan dalam lomba desain lain
2. Deltras tidak membatasi tema tertentu untuk kategori desain jersey.
3. Logo Deltras bisa download di www.deltamania-cyber.com
4. Desain dikirimkan dalam format JPEG/PNG/GIF beserta file project asli (PSD/CDR) dijadikan 1 dalam bentuk zip/rar
5. Desain dikirim ke email redaksi.deltacyber@ymail.com dengan mencantumkan subject “LOMBA DESAIN JERSEY DELTRAS”
Disertai data-data diri :
Nama, Alamat, No KTP, Pekerjaan, No Telp/HP
6. Sertakan diskripsi tentang arti jersey tersebut / penjelasan singkat alasan kenapa desain jersey anda harus kami menangkan.
7. Lomba desain jersey Deltras ini dinyatakan dibuka, terbuka untuk Deltamania dan warga Sidoarjo, dimulai pada tanggal Jumat, 18 November 2016 dan desain paling lambat diterima panitia pada Selasa tanggal 27 Desember 2016, pukul 23.59 wib.

KETENTUAN DESAIN =

1. Peserta bisa mengirim 3 desain jersey utama (jersey home, dan 2 jersey away)
2. Desain jersey beserta celana pendeknya
3. Desain jersey home wajib menggunakan warna dominan merah
4. Desain jersey away pertama wajib menggunakan warna dominan hijau
5. Desain jersey away kedua wajib menggunakan warna dominan putih
6. Deltras tidak memungut biaya dalam lomba ini.
7. Semua desain yang masuk akan menjadi karya intelektual Deltras Sidoarjo
8. Desain yang dipilih sebagai pemenang akan digunakan dalam jersey Deltras Sidoarjo musim 2017
9. Dengan menerima hadiah lomba, maka pemenang lomba telah setuju untuk menyerahkan hak cipta atas desain nya kepada Deltras Sidoarjo.
10. Deltras Sidoarjo dan apparel yang ditunjuk nantinya akan memegang hak eksklusif untuk mencetak dan mengedarkan hasil desain pemenang dalam bentuk jersey tim atau jersey replika suporter dan atau media lain.

PENILAIAN =

1. Penilaian akan melibatkan perwakilan seluruh unsur yang berhubungan dengan Deltras Sidoarjo
2. Pengumuman pemenang desain jersey akan diumumkan pada hari Sabtu, tanggal 07 Januari 2017
3. Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggung gugat
4. Pemenang lomba  akan dihubungi panitia dalam agenda acara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.

HADIAH =

Pemenang lomba desain jersey Deltras mendapatkan =
1. Pemenang desain jersey home (uang tunai 500 ribu, jersey Deltras hasil desainnya, 2 tiket VIP terusan laga kandang, dan nama pemenang akan ditulis di jersey)
2. Pemenang desain jersey away pertama (uang tunai 250 ribu, jersey Deltras hasil desainnya, 2 tiket VIP terusan laga kandang, dan nama pemenang akan ditulis di jersey)
3. Pemenang desain jersey away kedua (uang tunai 250 ribu, jersey Deltras hasil desainnya, 2 tiket VIP terusan laga kandang, dan nama pemenang akan ditulis di jersey)

CONTACT PERSON =

WA : 083857111989 (Agustina) / 083832397942 (Budi)
Web : www.deltamania-cyber.com
Official Akun Facebook : Delta Mania NewsGallery
Fanspage Facebook : Deltamania Cyber
Official Twitter : @Delta_Cyber @deltrassidoarjo @deltrasjersey
Official Instagram : deltamania_id

Thursday, November 17, 2016

Prediksi Papang Nurjaman dan Achmad Mufid untuk Laga Perdana Indonesia di Piala AFF 2016

Papang Nurjaman (kiri) dan Achmad Mufid (kanan)
DELTACYBER - Helatan Piala AFF 2016 segera dimulai. Tahun ini Filipina dan Myanmar lah yang menjadi tuan rumah turnamen antar negara-negara ASEAN tersebut. Bila kita tengok persiapan Timnas Indonesia, bisa dibilang sangat lah minim persiapan, mepetnya masa TC, sampai badai cedera yang mendera beberapa pemain kunci menjelang kick off turnamen.
Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Filipina, Thailand dan Singapura. Lawan-lawan berat yang harus mampu diterjang oleh Andik Vermansyah dkk.

Terlepas dari semua itu, banyak faktor yang mempengaruhi skuad garuda untuk bisa melaju mulus digelaran Piala AFF tahun ini.

Sayang, beberapa hari menjelang pertandingan pembuka Indonesia. Dua pemainnya striker naturalisasi Irfan Bachdim serta kiper Dian Agus Prasetya harus menjadi penonton lantaran mereka mengalami cedera disaat latihan rutin.

Kurnia Meiga cs bersiap menghadapi lawan berat Gajah Putih julukan timnas Thailand besok sabtu, 19 November 2016, di stadion Philipines Sports, Bocaue. Kick off pukul 15.30 wib.

Jelang laga berat ini, dua pemain kota Delta, kiper Sidoarjo United Papang Nurjaman dan bek Deltras Achmad Mufid memberi prediksi mereka.

Saat ditanya oleh redaksi Deltacyber soal siapa pemain kunci skuad Garuda, pemain asal kecamatan Jabon tersebut memilih kapten Boaz Salossa dan bek pilar dari Persib Bandung, Yanto Basna.

"Boaz Solossa dia tanggung jawab untuk urusan kapten. Juga tidak jarang membantu lini pertahanan. Kalau Yanto Basna, menurut saya selama jadi stopper ia paling istimewa dengan ketenangannya tanpa emosi," ujar Mufid.

Sementara Papang Nurjaman juga sama memilih kapten timnas Boas Solossa menjadi key player di skuad Garuda.
"Selama beberapa tahun terakhir pemain timnas yang tampil konsisten menurut saya hanya Boas Solossa. Selain itu ia juga berpengalaman di turnamen ini," ujar Papang.

Namun, papang memprediksi Indonesia bakal kesulitan meladeni perlawanan dari Thailand. Papang memberi prediksi Indonesia bisa kalah 1-3. (bid)

Wednesday, November 16, 2016

Riedl Sudah Punya Kerangka Starter Timnas Indonesia

Alfred Riedl : Sesudah latihan di stadion Gelora Delta tahun lalu

Timnas Indonesia terus menggeber latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) jelang tampail di Piala AFF Suzuki 2016. Sebanyak 23 pemain terus bersemangat menjalani menu latihan yang diberikan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Seperti diketahui, tergabung di Grup A bersama juara bertahan Thailand, tuan rumah Filipina, dan Singapura. Thailand yang berpedikat sebagai juara bertahan akan jadi lawan pertama Indonesia

"Sampai sekarang 80-90 persen sudah ada (kerangka tim inti), tapi belum pasti karena ada pemain yang cedera. Dan kami mau timbulkan persaingan sehat di tim untuk tiap posisi, idealnya setiap pemain siap untuk turun di posisi masing-masing," kata pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl.

"Untuk kondisi Evan dan Rachman, mereka mendapatkan suntikan lagi hari ini agar bisa cepat sembuh, kami masih melihat perkembangan mereka yang diperkirakan bisa sembuh dalam beberapa hari," tambah Riedl.

"Saya merasa pemain inti dan cadangan tak ada jarak. Saya punya bek tengah yang bagus, begitu juga di posisi bek sayap. Tapi orang bebas untuk mempunyai pendapatnya sendiri," tegas pelatih asal Austria.

23 pemain Timnas Indonesia yang TC di Karawaci:

Kiper

Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Dian Agus Prasetyo (Pusamania Borneo FC), Kurnia Meiga Hermansyah (Arema Cronus).

Bek

Beny Wahyudi (Arema Cronus), Manahati Lestusen, Abduh Lestaluhu (PS TNI), Fachruddin Wahyudi Aryanto (Sriwijaya FC), Rudolof Yanto Basna (Persib Bandung), Hansamu Yama Pranata (Barito Putera), Abdul Rachman (Persiba Balikpapan), Gunawan Dwi Cahyo (Persija Jakarta).

Tengah

Bayu Gatra Sanggiawan (Madura United), Evan Dimas Darmono (Bhayangkara FC), Dedi Kusnandar (Sabah FA), Bayu Pradana Andriatmoko (Mitra Kukar), Stefano Lilipaly (Telstar FC), Zulham Malik Zamrun (Persib Bandung), Rizky Pora (Barito Putera), Andik Vermansah (Selangor FA).

Depan

Irfan Haarys Bachdim (Consadole Sapporo), Boaz Theofillius Erwin Solossa (Persipura Jayapura), Lerby Eliandry Pong Babu (Pusamania Borneo FC), Ferdinand Alfred Sinaga (PSM Makassar).

sumber - www.pssi.org

Monday, November 14, 2016

Manajemen Segera Konferensi Pers untuk Lomba Desain Jersey


DELTACYBER - Langkah manajemen bersama Deltamania untuk merealisasikan lomba desain jersey Deltras Sidoarjo berlaga di kompetisi musim depan, tampaknya tinggal pengumumannya saja di media.

"Segera kami akan adakan konferensi pers yang insyallah dalam beberapa hari kedepan terkait ketentuan apa saja lomba desain jersey Deltras 2017," ungkap Achmad Amir Aslichin, salah satu pengurus tim Deltras.

Sedikit bocoran, pemanang lomba desain jersey tersebut bakal mendapat hadiah uang tunai, dua tiket free pas laga kandang Deltras Sidoarjo, jersey hasil desainnya dan nama si pemenang akan ditulis di jersey Deltras musim depan.
Untuk menandakan desain jersey tersebut adalah desain yang ia menangkan dalam lomba desain jersey Deltras.

"Persyaratan pesertanya yang pasti adalah suporter deltras yakni deltamania dan seluruh warga sidoarjo tentunya," kata Agustina Purwanto selaku assisten manajer Deltras di LINUS 2016 kemarin. (bid)

Sunday, November 13, 2016

Ulang Tahun Korcam Krian, Namun ada Oknum Yang Tak Bertanggung Jawab Merusak

Kompak : Deltamania Krian tadi siang di acara ulang tahun mereka
DELTACYBER - Kordinasi kecamatan Krian yang biasa disebut dengan The Dark, tadi siang di desa ponokawan (13/11) merayakan hari jadinya yang ke-5 tahun. Sudah lima tahun rekan-rekan Deltamania krian terbentuk dalam The Dark dan tak pernah lelah mengawal serta mendukung The Lobster dimanapun kastanya.

Namun sayang acara yang bermula berjalan dengan lancar dengan kehadiran perwakilan dari korcam, komunitas, korwil Deltamania lainnya serta dihadiri salah satu punggawa Sidoarjo United yakni kiper Papank Nurjaman. Harus diakhiri dengan merugikan bagi Deltamania Krian.

Informasi yang berhasil dihimpun redaksi Deltacyber cukup banyak fakta yang ada. Rekan-rekan Deltamania yang sudah pulang setelah acara tersebut, dan tersisa hanya beberapa Deltamania sekaligus sang pemilik rumah mas Omplong yang dijadikan tempat acara tersebut.

Datanglah sekolompok oknum suporter yang tidak bertanggung jawab menyerang rumah mas Omplong. Mereka melempari batu sehingg kaca rumah pecah, merampas bendera Deltamania korwil watugulung, dan bahkan merampas Handphone salah seorang anggota Deltamania Krian.

Foto : kaca rumah mas Omplong pecah akibat dilempar

Dari media sosial facebook, akun yang bernama Yobek Songolaspitulekor mengupload foto-foto yang menjelaskan bahwa ia bersama rekan-rekannya merampas spanduk atau bendera Deltamania dan membakarnya.

Foto : dari akun facebook tersebut

"Kawal proses hukumnya dan percayakan kepada pihak yang berwenang," ungkap mas Oddonk, salah seorang Deltamania.

Redaksi Deltacyber sudah mendapat informasi bahwa, perwakilan Deltamania Krian sudah melaporkan kejadian yang sangat merugikan dan bisa dibilang sebagai tindakan kriminal ini kepada pihak kepala lurah setempat dan kepolisian daerah setempat.

Tentu, Deltamania sangat menyangkan hal ini bisa terjadi. Karena rekan-rekan Deltamania Krian mulanya tak ada masalah dengan beberapa suporter yang ada didaerah tersebut. Deltamania welcome kepada seluruh supoter yang ingin bertamu ke kota Delta. Semoga tidak terulang kembali. (*)

Friday, November 11, 2016

Ini Komentar Rekan-rekan Deltamania atas Ketua Umum Baru PSSI

Menang telak : Edy Rahmayadi terpilih menjadi ketua umum PSSI perioede 2016-2020 [foto : twitter @pssi_fai]
DELTACYBER  - Kongres PSSI yang diadakan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, kemarin Kamis, 10 November 2016. Akhirnya memiliki ketua umum baru periode 2016 - 2020 Pangkostrad Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi.

Edy yang merupakan Pangkostrad TNI mengalahkan para pesaingnya seperti Bernhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Moeldoko, dan Sarman. Edy yang didukung kelompok 85 itu dalam penghitungan suara ia menang telak atas lawan-lawannya. Edy meraup 76 suara sedangkan Moeldoko 23 suara, Eddy Rumpoko 1 suara, serta 7 suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Untuk slot wakil ketua umum PSSI resmi mengumumkan dua nama yang tak asing lagi di sepakbola indonesia, yaitu Djoko Driyono dan Iwan Budianto.

Setelah resmi menjadi ketua umum PSSI, Edy sudah dibebani banyak harapan dan target yang mengalir dipundaknya.

Mulai dari sistem kompetisi dari atas hingga bawah, prestasi skuad garuda yang dari tahun ke tahun tak kunjung apik, pembinaan usia dini, dualisme klub, banyaknya korban dari kalangan suporter yang harus bertaruh di tiap laganya, serta masalah hukuman dan sanksi baik tim dan individu terkait.

Defi Ayu salah seorang anggota Deltanita kelompok suporter wanita Deltras ini juga memberikan unek-uneknya bagi ketua umum baru PSSI.

"Harapannya semoga beliau tak menjadikan jabatannya di PSSI sebagai alat politik. Jangan ada lagi mafia pengaturan skor dan mafia-mafia lainnya," ujarnya.

Agustina Purwanto selaku assisten manajer tim Deltras musim lalu berharap dengan adanya kepengurusan PSSI periode ini bisa membawa sepakbola Indonesia lebih baik lagi. Dan timnas indonesia mampu berprestasi di kancah internasional

"Semoga mereka para pengurus baru bisa menyelesaikan banyak masalah di sepakbola ini. Seperti masalah wasit yang belum baik dan masih seringnya bentrokan antar suporter, serta masalah tim dualisme di indonesia," ungkap Agus.

Sama halnya dengan Iqbal Maulana, Deltamania. "Semoga masalah dualisme tim serta maraknya rivalitas suporter yang berujung dengan hilangnya nyawa cepat berakhir, PSSI dalam hal ini harus memberi solusi," kata Iqbal. (bid)

Harapan Rifky Sholekuddin dan Adi Putra Setiawan untuk Pengurus PSSI Baru

Kongres PSSI kemarin (10/11) [foto : twitter @pssi_fai]
DELTACYBER - Setelah diresmikan menjadi ketua umum baru PSSI periode 2016-2020 Edy Rahmayadi beserta wakil ketua umumnya Djoko Driyono dan Iwan Budianto sekaligus para exconya tampaknya tak bisa santai-santai. Mereka dituntut harus tancap gas untuk menyelesaikan problematika masalah yang sudah akut di kubu si kulit bundar nasional ini.

Berbagai kasus menghinggapi PSSI dan Liga Indonesia. Banyak harapan yang mengalir di kepengurusan PSSI baru untuk bisa berbenah lebih baik lagi tentunya. Salah satu harapannya datang dari pemain Sidoarjo.

Rifky Sholekuddin pemain mungil nan lincah yang musim lalu menjadi andalan skuad Sidoarjo United di Indonesia Soccer Championsip B 2016 mengungkapkan harapannya pada ketua umum PSSI baru.

"Harapan saya kedepannya semoga liga indonesia lebih baik lagi, tidak ruwet seperti tahun-tahun sebelumnya. Terutama harus diperhatikan kesejahteraan hak pemain," ujar Rifky.

Sama halnya dengan Rifky. Pelatih Deltras Sidoarjo U-17 musim kemarin, yakni Adi Putra Setiawan berujar bahwa PSSI harus benar-benar membawa sepakbola indonesia kearah yang lebih profesional.

"Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini menjadikan angin segar bagi sepakbola kita. Setelah itu mudah-mudahan ada rencana cepat untuk menyelesaikan masalah yang ada. Ada rencana untuk masa depannya, organisasi klub bisa lebih profesional lagi," kata Setiawan saat dihubungi redaksi Deltacyber. (bid)

Friday, November 4, 2016

Ujicoba, Timnas Indonesia Siap Tempur Hadapi Myanmar

Konferensi Pers [foto by, admin pssi.org]
Timnas Indonesia akan melakoni laga ujicoba internasional melawan Myanmar di Stadion Thuwunna YTC, Yangon, Jumat (4/11) sore. Kick Off kedua tim direncanakan pukul 17.30 WIB dan live di RCTI.

Dua pemain yakni Irfan Bachdim dan Andik Vermansah juga sudah bergabung dengan Timnas Indonesia di Myanmar. Tentu ini menjadi tambahan tenaga bagi Timnas. Sebelum melawan Myanmar, Skuat Garuda telah melakoni ujicoba sebanyak dua kali yakni melawan Malaysia dan Vietnam.

"Tentu saja kami sedikit tahu mengenai kekuatan lawan, besok. Kami tahu mereka sudah menjalani pemusatan latihan yang lama, dan mereka punya talenta yang baik dan organisasi permainan yang bagus," kata pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl saat jumpa wartawan, Kamis (3/11).

"Mereka juga ambisius karena akan menjadi salah satu tuan rumah Piala AFF, dan saya yakin pertandingan besok akan sangat sulit untuk kami. Tetapi, kami yakin mereka takkan mudah menjalani pertandingan," imbuhnya.

Sedangkan, pelatih timnas Myanmar, Gerd Zeise, menunjukkan respeknya terhadap skuad Indonesia.

"Saya berharap kami bisa tampil sesuai apa yang dilatih. Kedua pertandingan ini sangat penting. Timnas Indonesia merupakan lawan kuat. Sebelum laga digelar, kami sudah memantau mereka saat mereka ujicoba melawan Malaysia dan Vietnam," kata Gerd.

sumber - www.pssi.org

Tuesday, November 1, 2016

Lini Tengah The Lobster Wajib Ada Holding Midfielder Keras

Keras : Juan Revi berduel dengan Amarzuki, saat kompetisi ISL 2011 silam
Bila kita tengok kebelakang. Siapa yang tak kenal dengan Hariono arek asli klagen, sukodono itu melejit bersama The Lobster di era kejayaan musim 2007 silam. Hariono dikenal dengan gelandang pengangkut air yang keras. Bagaimana ia mengganggu para gelandang serang lawan untuk susah mengalirkan bola - bola manja ke strikernya. Duel - duel keras saat mengambil bola dari kaki lawan sudah menjadi hal wajib bagi pemain bernomor punggung 14 saat bersama Deltras itu.

Selepas Hariono, Deltras kembali menemukan gelandang bertahan yang juga sama karakternya dengan si gondrong. Juan Revi Auriqto. Revi bergabung bersama Deltras di musim ISL 2008. Permainannya yang taktis, lugas juga tak kalah garang saat menghadang serangan lawan dari lini tengah menjadikan Juan Revi gelandang muda andalan Deltras.

Sepeninggal Hariono dan Juan Revi, di musim - musim berikut The Lobster masih belum lagi menemukan gelandang muda yang memiliki tipikal atau bahkan lebih dari Hariono maupun Revi
Divisi Utama 2013, Deltras mempercayakan posisi gelandang bertahan kepada pemain kawakan Jefry Dwi Hadi yang juga sekaligus kapten tim saat itu.

Pengalaman Jefry yang sudah malang melintang membela tim atas Ligina macam Persik Kediri, Persiba Balikpapan, dan Persema Malang tetap menjadikan Jefry sebagai mesin pemotong serangan lawan dari area tengah.

Setelah flash back ke beberapa musim belakang tadi, mari kita lihat skuad Deltras musim kemarin yang finish di posisi juru kunci klasemen, tak lepas dari beberapa faktor penting yang mempengaruhi tim.

Dan salah satu kelemahan armada Puji Daryo di musim kemarin kala mengarungi kompetisi amatir Liga Nusantara 2016, salah satu faktornya yakni tak mempunyai seorang Holding Midfielder atau gelandang bertahan keras pengangkut air di lini tengah The Lobster.

Ya, memang gelandang - gelandang muda Deltras macam Ibnu Hajar, Fendik Dwi, maupun M.Hary Siswanto dengan umpan - umpan pendeknya yang begitu cepat dan ketenangan mereka mengalirkan bola membuat lini tengah Deltras bisa hidup. Mengurung pertahanan lawan dengan separuh lapangan begitu sering dilakukan oleh aksi gelandang muda kreatif ini.

Persoalannya adalah, Deltras di linus 2016 saat tertekan dimulai dari posisi tengah, tak ada atau bahkan nyaris sama sekali tidak ada pemain yang selalu keras dalam memotong aliran bola lawan atau menjadi gelandang bertahan yang tangguh di lini tengah deltras.

Pelatih Puji Daryo kerap menduetkan M. Hari Siswanto dengan David Zuyyin di belakang Ibnu Hajar sebagai gelandang serang. Aziz sapaan akrab M. Hari Siswanto seperti diketahui, ia bukan tipikal pemain keras di lini tengah atau gelandang bertahan. Begitu juga David Zuyyin.
Kerap kali kedua pemain ini menempatkan diri dalam posisi yang sama di area tengah lapangan.

Di dua laga ujicoba Deltras terakhir kala menjamu Persela U-21 (24/09) dan Bhayangkara Fc (27/09) di Gelora Delta. Pelatih sementara Deltras, Harmadi mempercayakan posisi gelandang bertahan justru kepada salah satu andalan tim Deltras U-17 yakni Setiawan. Posturnya yang kecil, tetapi tenaganya cukup mengimbangi para pemain senior dilapangan. Memang masih perlu jam terbang lebih panjang lagi untuk Setiawan.

Terlepas dari faktor pemain muda, jam terbang yang baru pertama kali bermain di Liga Nusantara 2016, serta tidak adanya pemain senior berpengalaman di dalam tim, membuat Deltras mendapat pelajaran sangat penting di liga nusantara kemarin. Manajemen dalam hal ini wajib evaluasi, titik lemah tim di musim depan. (bid)