Jumat, 11 November 2016

Ini Komentar Rekan-rekan Deltamania atas Ketua Umum Baru PSSI

Menang telak : Edy Rahmayadi terpilih menjadi ketua umum PSSI perioede 2016-2020 [foto : twitter @pssi_fai]
DELTACYBER  - Kongres PSSI yang diadakan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, kemarin Kamis, 10 November 2016. Akhirnya memiliki ketua umum baru periode 2016 - 2020 Pangkostrad Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi.

Edy yang merupakan Pangkostrad TNI mengalahkan para pesaingnya seperti Bernhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Moeldoko, dan Sarman. Edy yang didukung kelompok 85 itu dalam penghitungan suara ia menang telak atas lawan-lawannya. Edy meraup 76 suara sedangkan Moeldoko 23 suara, Eddy Rumpoko 1 suara, serta 7 suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Untuk slot wakil ketua umum PSSI resmi mengumumkan dua nama yang tak asing lagi di sepakbola indonesia, yaitu Djoko Driyono dan Iwan Budianto.

Setelah resmi menjadi ketua umum PSSI, Edy sudah dibebani banyak harapan dan target yang mengalir dipundaknya.

Mulai dari sistem kompetisi dari atas hingga bawah, prestasi skuad garuda yang dari tahun ke tahun tak kunjung apik, pembinaan usia dini, dualisme klub, banyaknya korban dari kalangan suporter yang harus bertaruh di tiap laganya, serta masalah hukuman dan sanksi baik tim dan individu terkait.

Defi Ayu salah seorang anggota Deltanita kelompok suporter wanita Deltras ini juga memberikan unek-uneknya bagi ketua umum baru PSSI.

"Harapannya semoga beliau tak menjadikan jabatannya di PSSI sebagai alat politik. Jangan ada lagi mafia pengaturan skor dan mafia-mafia lainnya," ujarnya.

Agustina Purwanto selaku assisten manajer tim Deltras musim lalu berharap dengan adanya kepengurusan PSSI periode ini bisa membawa sepakbola Indonesia lebih baik lagi. Dan timnas indonesia mampu berprestasi di kancah internasional

"Semoga mereka para pengurus baru bisa menyelesaikan banyak masalah di sepakbola ini. Seperti masalah wasit yang belum baik dan masih seringnya bentrokan antar suporter, serta masalah tim dualisme di indonesia," ungkap Agus.

Sama halnya dengan Iqbal Maulana, Deltamania. "Semoga masalah dualisme tim serta maraknya rivalitas suporter yang berujung dengan hilangnya nyawa cepat berakhir, PSSI dalam hal ini harus memberi solusi," kata Iqbal. (bid)

0 komentar:

Posting Komentar