Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Saturday, June 4, 2016

Penyelamatan Gemilang Papang Nurjaman dari Pinalti Psbk

Papang Nurjaman : sukses mengamankan gawang Sidoarjo United
DELTACYBER - Penampilan apik ditunjukkan kiper muda andalan Sidoarjo United musim ini Dian Pierre Papang Nurjaman. Selain mampu menjaga gawang Sidoarjo United dari kebobolan, ini pertama kalinya Sidoarjo United tanpa kebobolan.

Selain skuad Sidoarjo United menang telak 4-0, penampilan bagus juga diperlihatkan Papang Nurjaman. Penyelamatan heroiknya di menit ke-57, setelah Psbk Blitar mendapat hadiah pinalti dari wasit Husen asal Banten. Sugeng Basuki dianggap melakukan pelanggaran di area kotak terlarang.

Reza Aditya menjadi eksekutor dari Psbk Blitar. Sayang, tendangan Reza bisa ditebak Papang dengan menepis bola, namun bola rebound justru kembali jatuh di kaki Reza Aditya. Lagi-lagi tendangan kedua Reza Aditya mampu dihalau kiper kelahiran 20 April 1993 ini, bola melambung diatas mistar gawang Sidoarjo United.

Sontak, gagalnya pinalti Reza Aditya dan aksi Papang Nurjaman membuat permainan dari kedua tim begitu timpang. Sidoarjo United kembali bersemangat menambah gol. Sementara mental para pemain-pemain Psbk Blitar mengalami penurunan, dan praktis hanya mengandalkan serangan balik serta tetap belum bisa keluar dari serangan Sidoarjo United. (bid)


Baca Juga =

Statistik, Sidoarjo United vs Psbk Blitar (04/06)


DELTACYBER - Berhasil revans, itulah yang ditargetkan Sidoarjo United untuk membalas kekalahan atas Psbk Blitar, di putaran pertama lalu. Menang dengan skor 4-0, menjadikan obat luka atas perlakuan buruk saat away ke kandang Psbk Blitar.

Dari hasil statistik redaksi DeltaCyber, ball posession sejak babak pertama dimulai, skuad Sidoarjo United langsung mengambil inisatif penguasaan bola penuh. Lini tengah duet Agung Fitrayanto dan Jefry Dwi Hadi menjadi motor Sidoarjo United di lapangan tengah.

Sidoarjo United unggul ball possesion dengan presentase 65% dibandingkan Psbk Blitar yang hanya 35%. Untuk urusan inisatif serangan, Sidoarjo United melakukan percobaan tendangan sebanyak 12 kali, 8 shoot on target serta 4 shoot off target.

Psbk Blitar hanya 2 kali shoot on target, itupun dua kali tendangan dari hadiah pinalti. Tendangan pertama mampu ditepis Papang Nurjaman, dan tendangan kedua bisa dihalau Papang. Serta satu kali shoot off target.

Namun, Sidoarjo United paling banyak dalam terjebak offside. Sebanyak 9 kali, Sidoarjo United terjebak offside, dan Psbk Blitar hanya satu kali offside.

Secara keseluruhan, permainan Sidoarjo United bermain menguasai jalannya pertandingan. Serangan-serangan yang dibangun dari lini tengah dan dialirkan ke depan sangat merepotkan pertahanan Psbk Blitar.

Walaupun di menit awal menguasai permainan, tetapi tak efektif dalam penyerangan, namun Sidoarjo United tak terpancing dengan pola bertahan Psbk dan masih bisa memutus serangan balik Psbk Blitar.

Di babak kedua, pertandingan seakan sepenuhnya milik Sidoarjo United. Gol Zainal Abidin menit ke-47 semakin memompa semangat Sidoarjo United. Apalagi, gagalnya pinalti Psbk di menit ke-57, membuat permainan Psbk menurun dan semakin semangat bagi Sidoarjo United menambah gol. Terbukti gol Sutrisno menit-60 dan gol penutun Mauludin menit ke-88.
Membuat Sidoarjo United berhasil membungkam Psbk Blitar dengan skor telak 4-0. (bid)

Baca Juga =

Muzakki : Ini Menjadi Obat Kekalahan lalu di Blitar

Muzakki (paling kanan) di konferensi pers
DELTACYBER - Assisten pelatih Sidoarjo United, yakni Muzakki merasa cukup senang dengan penampilan anak asuhnya sore tadi (04/06), seusai menang telak atas Psbk Blitar 4-0.

Seusai pertandingan, di sesi konferensi pers, ia bersama salah satu punggawa Sidoarjo United Agung Fitrayanto.

"Terima kasih untuk tiga poin hari ini. Ini juga sebagai obat, atas kekalahan kami di Blitar putaran pertama lalu. Di mana kita dikerjai habis-habisan di sana," Ungkap Muzakki, di konferensi pers.

Muzakki mengakui, bahwa permainan Sidoarjo United di babak pertama, tepatnya menit-menit awal bermain kurang efektif walau menguasai bola.

"Di menit-menit awal, kami akui permainan anak-anak agak melempem dan terkesan monoton," Ujarnya.

Saat dikonfirmasi oleh redaksi DeltaCyber, soal Rifky Sholekhedin ditarik keluar dan digantikan Mauludin di pertengahan babak pertama, serta Bisri Mustofa digantikan Mochammad Farid di babak kedua.

"Untuk Rifky sendiri, kami tarik karena ia kurang bisa menjalankan instruksi di menit-menit awal. Dan untuk Bisri Mustofa, dia kami gantikan dengan Mochammad Farid lantaran kaki Bisri sakit," Imbuh Muzakki.

Sementara itu, di kubu Psbk Blitar, pelatih kepala Psbk, yakni Muhadi mengungkapkan bahwa sejak awal timnya minim persiapan dan banyak pemainnya yang absen lantaran cedera.

"Sejak kemarin, kami sudah tahu tim kami kurang persiapan, banyak pemain inti kami yang cedera. Seperti tadi, kami memaksakan gelandang kami untuk bermain," Ujar Muhadi. (bid)

Baca Juga =

Agung Fitrayanto : Terima Kasih Deltamania

Agung Fitrayanto (tengah) saat sesi konferensi pers
DELTACYBER - Sidoarjo United sukses menekuk Psbk Blitar 4-0 sore tadi (04/06). Ini menjadikan aroma pembalasan yang setimpal, saat Sidoarjo United kalah di blitar di laga perdana lalu, dan menerima perlakuan buruk disana.

Pemain andalan Sidoarjo United, yakni Agung Fitrayanto mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekan timnya sangat senang dengan kemenangan kali ini.

"Terima kasih rekan-rekan Media, dan terima kasih khususnya untuk Deltamania yang sudah memberi dukungan untuk kami, ini hasil positif untuk kita semua," Ungkap Agung, di sesi Konferensi pers seusai pertandingan tadi.

Ia, mengakui bahwa permainan Sidoarjo United di menit-menit awal tidak efektif dan terkesan monoton. Mengambil penguasaan bola sejak awal, namun, tanpa peluang yang berarti.

"Di babak pertama kami mengakui, permainan kami monoton. Tetapi, seusai masuk ruang ganti kami diberi instruksi oleh pelatih. Dan hasilnya di babak kedua, permainan kami lebih hidup," Ujar Agung.

Dalam hitungan statistik redaksi DeltaCyber sendiri, permainan Agung Fitrayanto di lini tengah Sidoarjo United sangat lah vital. Ia bahu membahu dengan Jefry Dwi Hadi, untuk mengalirkan bola dari lini belakang ke depan.

Beberapa kali umpan-umpan panjang dengan akurasi yang cukup bagus. Total 61 passing sukses dan hanya tujuh kali passing gagal. Dengan melakukan pelanggaran sebanyak 3 kali, intersep 2 kali. Namun, sayang, walau bermain full 90 menit, Agung tak mencoba melakukan tendangan sama sekali. (bid)


Baca Juga =

Sidoarjo United vs Psbk Blitar : 4-0 (06/04)


DELTACYBER - Sidoarjo United akhirnya berhasil membungkam tamunya Laskar Peta julukan Psbk Blitar sore tadi di stadion Gelora Delta Sidoarjo (06/04). Jefry Dwi Hadi dkk menang dengan skor telak 4-0.

Gol-gol Sidoarjo United dicetak oleh Bisri Mustofa, Zainal Abidin, Sutrisno dan Mauludin. Kemenangan ini menjadikan kemenangan keempat bagi Sidoarjo United.

Bermain di kandang sendiri, inisiatif menguasai pertandingan dan langsung menyerang ditunjukkan Sidoarjo United di menit-menit awal. Bahkan, lini tengah mampu dikuasai duet gelandang Jefry Dwi Hadi dan Agung Fitrayanto. Namun, pemain belakang Psbk, hanya menunggu di lini belakang serta mengandalkan serangan balik.

Menit-19, peluang Rifky Sholekhudin masih mentah di kiper Psbk, Bayu Prisma. Umpan silang Ahmad Setiawan, belum bisa dimanfaatkan Rifky, sontekannya masih lemah.

Sidoarjo United baru bisa membuka gol melalui kaki Bisri Mustofa menit ke-36. Tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti, tak bisa dijangkau Bayu Prisma. Tuan rumah unggul 1-0.

Unggul satu gol, permainan Sidoarjo United masih menguasai pertandingan dan Psbk tetap bermain pasif menunggu di lini belakang. Hingga jeda babak pertama usai, skor sementara 1-0 untuk keunggulan Sidoarjo United.

Babak kedua, Sidoarjo United kembali langsung mengambil inisiatif penyerangan. Terbukti, pertandingan baru berjalan dua menit, tepatnya menit ke-47, kerja sama apik Sutrisno dan Zainal Abidin membuahkan gol kedua. Assist Sutrisno diselesaikan dengan tendangan kaki kiri Zainal Abidin. Sidoarjo United unggul 2-0.

Psbk Blitar mendapat asa untuk memperkecil kedudukan, seusai Basuki melanggar Striker Psbk di kotak pinalti menit ke-57. Namun, tendangan algojo Psbk masih bisa ditepis kiper Sidoarjo United, Papang Nurjaman. Bola rebound kembali ditendang pemain Psbk, lagi-lagi Papang masih bisa menghalaunya ke atas mistar gawang.

Unggul 2-0 dan gagalnya pinalti Psbk, membuat permainan Sidoarjo United diatas angin. Menit ke-60, Sutrisno menambah keunggulan. Menerima umpan silang Zainal, tendangan pelan Sutrisno mengubah skor menjadi 3-0.

Gol penutup Sidoarjo United dicetak gelandang bertahan muda, yakni Mauludin di menit ke-88. Penetrasinya berhasil lolos dari sergapan pemain belakang Psbk dan berhadapan dengan kiper Bayu Prisma, sontekan pelannya berhasil mengelabuhi kiper Psbk, dan membuat Sidoarjo United unggul 4-0.

Skor 4-0 untuk kemenangan Sidoarjo United bertahan hingga pertandingan usai. Dengan kemenangan ini, membuat Sidoarjo United naik satu peringkat di klasemen sementara, di posisi ketiga dengan sembilan poin. (bid)


Baca Juga =