Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, August 10, 2016

Putaran Pertama Jadi Evaluasi Menyeluruh Kinerja Tim

Puji Daryo : Kanan (putih) pelatih Deltras Sidoarjo
DELTACYBER - Putaran pertama Liga Nusantara zona Jawa Timur grup 4 telah usai. Tim kesayangan Deltamania, Deltras Sidoarjo harus puas berada di posisi buncit peringkat 5 klasemen sementara. Empat kali bertanding, empat kali pula The Lobster menderita kekalahan. Total 10 gol yang masuk ke gawang Deltras, dan hanya mencetak 1 gol ke gawang lawan.

Puji Daryo selaku pelatih kepala Deltras mengatakan bila ia perlu mengevaluasi semua kinerja para pemain-pemain mudanya. Posisi mana saja yang menjadi celah.

"Jadi ini evaluasi putaran pertama, terlepas persiapan yang mepet. Ini memberatkan saya mencoba eksperimen pada tim untuk Liga. Seharusnya sebelum pra kompetisi dimulai sudah harus dijalankan," kata Puji Daryo saat diwawancarai redaksi DeltaCyber seusai pertandingan melawan Perseta Tulungagung kemarin sore (10/08).

Pelatih asal Kecamatan Porong tersebut mengaku sudah mengetahui peta kekuatan tim lawan yang berada di grup 4 ini.

"Tentu ini jadi bahan evaluasi bagi saya, di putaran kedua saya sudah bisa membaca kekuatan lawan, dan memperkuat beberapa lini vital yang dianggap lemah," imbuh Puji.

Tentu, jajaran manajemen dan pelatih sudah membahas evaluasi kinerja tim selama putaran pertama kemarin.

Bukan hanya Deltamania, semua elemen tim menginginkan hasil yang terbaik, walau musim ini Liga Nusantara tidak ada promosi degradasi dan tim Deltras musim ini bertujuan pembinaan pemain muda asli putra daerah, tetap saja harus ada perkembangan di putaran kedua. (bid)

Lawan Persekam Metro Fc, Laga Menentukan Bagi Deltras U-17

Ketat : pemain Deltras (merah) Aldi Setya mencoba melewati hadangan pemain Akor Jombang
DELTACYBER - Pertandingan menentukan sudah siap dilakoni The Lobster muda nanti sore (11/08) pukul 15.15 wib di stadion Kahuripan Talok, Kab. Malang melawan tuan rumah Persekam Metro Fc. Dua kali bermain dua kali pula Deltras merasa kepemimpinan wasit berat sebelah, dua kali juga Deltras mendapat kartu merah.

Namun, kubu Deltras tetap percaya diri serta yakin kepada pemainnya.
Mas Wawan salah satu manajemen di skuad Deltras U-17 mengungkapkan bahwa timnya masih optimis meraih hasil postif dan lolos ke babak berikutnya. Keyakinan itu didasari oleh semangat juang anak-anak Deltras U-17 yang tinggi, walau bermain dalam tekanan, ditambah keputusan sang pengadil lapangan yang berat sebelah.

"Optimis itu selalu ada, karena menurut saya daya juang dan kekompakan tim ini sudah terjalin semua antar pemain, pelatih dan manajemen. Semoga di laga melawan Persekam Metro Fc ini tidak ada faktor non teknis yang dapat menggagalkan permainan anak-anak di lapangan," ungkap Wawan.

Di matchday ke-2 kemarin selasa sore (09/08) Deltras ditahan imbang Persikoba Batu 2-2. Pertandingan lainnya tim tuan rumah Persekam Metro Fc harus mengakui kemenangan Akor Jombang.

Sore nanti, tim tuan rumah Persekam Metro Fc yang sudah mendapat dua kali kekalahan diprediksi tetap tampil fight, meskipun dipastikan tidak lolos namun mereka bakal tampil habis-habisan karena memburu kemenangan di laga terakhir.

Sementara tim besutan Adi Putra Setiawan, hasil seri pun bisa membawa Deltras lolos babak selanjutnya. Bila seri, Deltras akan mengantongi 5 poin dan berada di posisi runner-up, itupun juga bakal tergantung pada laga Akor Jombang vs Persikoba Batu mereka akan saling jegal di pertandingan terakhir nanti. (bid)

Gallery Foto Deltras Sidoarjo vs Perseta Tulungagung (10/08)


DELTACYBER - Empat kali hasil negatif alias kekalahan, mendera punggawa muda The Lobster. Terakhir Deltras dipaksa malu di kandang sendiri oleh tamunya Laskar Badai Selatan julukan Perseta Tulungagung di pekan ke-4 Liga Nusantara kemarin sore (10/08) di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Deltras kalah 0-2 dari Perseta, melalui gol-gol Prayitno Sugiantoro dan Andik Zulianto di babak pertama.

Berikut Gallery Foto Deltras Sidoarjo vs Perseta Tulungagung (10/08) =
















Puji Daryo : Babak Pertama Anak-anak Panik

Ali Faizin : Deltras (merah) saat berduel dengan pemain Perseta Tulungagung
DELTACYBER - Puji Daryo pelatih kepala Deltras mengaku permainan tim asuhannya jeblok di babak pertama tadi sore (10/08). Alhasil, tim tamu Perseta Tulungagung mampu mencuri gol di menit-menit awal dari Prayitno Sugiantoro menit-11. Deltras harus mengakui kemenangan Perseta dengan skor 0-2 dalam matchday ke-4.

Gol Prayitno Sugiantoro, berawal dari sepak pojok dan terjadi skrimit di depan gawang Deltras yang dijaga Muh. Fiki Arianti. Sontekan Prayitno berhasil menggetarkan gawang Deltras.

Pelatih Deltras Sidoarjo Puji Daryo mengatakan, anak-anak di babak pertama bermain kocar kacir. Tenaga punggawanya tidak keluar di babak pertama serta kecolongan gol menit awal menjatuhkan mental tanding Rachmad Hidayat cs.

"Di babak pertama, yang menjadi fokus saya adalah hampir semua lini mati. Kondisi stamina anak-anak juga buruk, skema tidak jalan, felling ballnya hilang, komunikasinya tidak berjalan, sering kehilangan bola," kata Puji Daryo.

Ya, setelah gol cepat Perseta di menit ke-11. Membuat permainan The Lobster semakin bingung. Lini tengah tampak kesulitan mengalirkan bola ke depan. Umpan-umpan panjang dari belakang ke depan juga tidak efektif. Masalah klasik gampangnya kehilangan bola menjadi pekerjaan rumah besar bagi Puji Daryo.

Jam terbang untuk skuad mudanya serta mepetnya persiapan masih jadi kendala tim. Masih perlu kekompakan bermain antar pemain dan strategi pelatih guna lebih mempersiapkan menghadapi putaran kedua nantinya. (bid)


Deltras Sidoarjo vs Perseta Tulungagung : 0-2 (10/08)


DELTACYBER - Pil pahit kembali menghampiri kubu The Lobster, saat meladeni tamunya Perseta Tulungagung di pekan ke-4 Liga Nusantara zona Jawa Timur grup 4 tadi sore (10/08) di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Deltras harus dipaksa kalah dengan skor 0-2.

Telat panas serta kecolongan dua gol di babak pertama, Rachmad Hidayat cs akhirnya tidak bisa menutup pertandingan terakhir di putaran ini dengan manis.

Di babak pertama, Perseta Tulungagung yang datang memang dengan target mengambil 3 poin mencoba bermain efektif. Berawal dari sepakpojok, skrimit didepan gawang Deltras berbuah gol, sontekan gelandang Perseta Prayitno Sugiantoro menit ke-11 membawa Laskar Badai Selatan julukan Perseta unggul 0-1.

Kecolongan gol di menit-menit awal, Deltras belum bisa menemukan bentuk permainanya. Baik lini belakang, lini tengah hingga depan belum ada kordinasi.

Menit ke-42 Perseta tim asuhan pelatih Singgih Pitono tersebut menggandakan kedudukan 0-2 dari gol Strikernya Andik Zulianto. Hingga turun minum, skor keunggulan sementara 0-2 untuk Perseta bertahan.

Di babak kedua, The Lobster masih mencoba keluar menyerang. Menit ke-51 peluang emas Deltras didapat oleh pemain depannya Bayu Alfarizi. Sayang, sepakan kaki kananya masih melenceng tipis di sebelah kanan gawang Perseta yang dijaga Thobaroni.

Pelatih kepala Deltras, Puji Daryo mencoba memasukkan dua pemainnya sekaligus menit ke- 81. Ali Faizin dan Bayu Alfarizi ditarik, digantikan Hidayatulloh dan M. Andik Wicaksono. Namun, juga belum membuahkan hasil.

Sampai peluit panjang ditiup wasit Joan Robhi asal Kab. Jombang, kemenangan 0-2 bagi tim tamu Laskar Badai Selatan bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan kekalahan ini, Deltras Sidoarjo terjerembak di posisi juru kunci Liga Nusantara zona jawa timur grup 4. Empat kali bertanding dan sama sekali belum meraih poin serta baru mencetak satu gol saja. Sementara Perseta Tulungagung, sukses menjaga puncak klasemen dengan sembilan poin yang sudah diraih. (bid)