Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, August 24, 2016

Kalah Telak, Pemain Deltras Menitihkan Air Mata Seusai Laga

Fajar Kurniawan : menangis seusai pertandingan kemarin (24/08)

DELTACYBER - Rasa kecewa berat atas hasil negatif yang didapat The Lobster julukan Deltras saat ditundukkan tim tuan rumah Perseta Tulungagung (24/08) dengan skor 3-0 membuat semua penggemar The Lobster kecewa, termasuk para pemain yang sudah berjuang keras di lapangan.

Ya, itulah yang dirasakan salah satu pemain Deltras Sidoarjo seusai laga Perseta vs Deltras kemarin (24/08). Tentu, bila tim kebanggaan kalah bukan hanya pemain yang sedih, suporter setia juga merasa sangat-sangat kecewa dengan hasil buruk tersebut.

Fajar Kurniawan salah satu punggawa muda Deltras musim ini yang bermain di bek kiri tersebut, menangis setelah Deltras kalah atas Perseta kemarin sore. Bahkan, dia pemain pertama yang berlari menghampiri tribun Deltamania guna mengucap maaf kepada suporter.

Pemain asal kecamatan Waru itu diturunkan oleh coach Puji Daryo sejak menit awal dan bermain hingga 90 menit. Ia menangis di bench pemain seuasi pertandingan, rekan-rekan setimnya tetap memberi semangat kepadanya.

Fajar yang juga merupakan anggota suporter Bonek Kampus tersebut sangat terpukul, ia merasa belum bisa memberi senyuman kepada suporter.

Deltamania yang datang dari Sidoarjo away ke tulungagung sudah pasti kecewa, namun mereka masih memberi semangat dan tetap salut atas perjuangan pemain muda di atas lapangan.
"Semangat semangat cak," kata yang diuacapkan Deltamania kepada pemain. (bid)

Selalu Kecolongan Menit Awal


DELTACYBER - Lima laga sudah dilalui armada Puji Daryo dalam Liga Nusantara grup 4. Lima laga pula Deltras Sidoarjo terus menelan kekalahan demi kekalahan. Mepetnya persiapan serta Deltras musim ini mengandalkan punggawa muda tanpa ada pemain senior, menjadikan jajaran pelatih harus memutar otak untuk bagaimana caranya tim ini bisa meraih hasil apik dalam sisa laga kedepan.

Pekerjaan rumah yang menjadi evaluasi dalam skuad ini, salah satunya mudahnya gawang Deltras kebobolan di menit awal.

Tercatat lima laga Deltras, baik kandang maupun tandang, Ali Faizin cs selalu mudah ditembus di menit-menit awal jalannya pertandingan. Gol-gol tim lawan begitu mudahnya menggetarkan gawang Deltras di menit awal babak pertama. Rata-rata 30 menit awal sudah kebobolan satu gol.

Bisa dilihat dalam lima pertandingan tersebut. Laga perdana melawan Persikoba Batu (24/07) tim Persikoba mampu mencetak gol menit 36 melalui Apristya. Pertandingan tandang versus Blitar United pun juga sama (27/07), baru berjalan 16 menit Yulisetyono membawa Blitar Unggul.

Ketika away ke Gayajana Malang (03/08) striker senior tuan rumah Jaya Teguh Angga berhasil membuka skor menit ke-34 melalui aksi saltonya di depan gawang Deltras. Laga kandang menjamu Perseta di sidoarjo (10/08), Prayitno Sugiantoro sukses membawa Perseta unggul menit-11.

Dan di laga terakhir dilakoni Deltras kemarin (24/08), kecolongan di awal-awal berjalannya pertandingan kembali terulang. Baru menit-11 Deltras sudah tertinggal dari kaki Andre reansyah.

Tentu, masalah tersebut jadi faktor utama Deltras musim ini untuk bisa meraih poin di tiap laganya. Apalagi faktor pemain muda yang tertinggal gol di menit-menit awal dapat menjatuhkan mental tandingnya. (bid)

Perseta Tulungagung vs Deltras Sidoarjo : 3-0 (24/08)

Skuad Deltras sebelum bertanding melawan Perseta (24/08)
DELTACYBER - Perseta Tulungagung lagi-lagi menjegal skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo di Liga Nusantara 2016 zona jawa timur grup 4 pekan ke-5 putaran kedua. Berlaga di kandang sendiri Perseta menggulung Deltras dengan skor 3-0 kemarin sore (24/08) di stadion rejo agung, Tulungagung.

Permainan keseluruhan The Lobster tak buruk, tim besutan Puji Daryo itu cukup percaya diri dengan menguasai permainan dan pemain-pemain muda Deltras cukup merepotkan lini belakang Laskar Badai Selatan julukan Perseta. Beberapa peluang emas yang dimiliki Deltras masih saja belum bisa menembus jala Perseta yang dijaga kiper Thobaroni.

Babak pertama Deltras mencoba menguasai permainan. Kapten Deltras sore kemarin, Ibnu Hajar memimpin rekan-rekannya di lini tengah. Namun, lagi-lagi kecolongan gol menit-menit awal menjadi malah petaka bagi Deltras. Perseta membuka skor menit ke-11, tendangan Andre reansyah di area kotak pinalti Deltras tak mampu dihalau kiper Deltras Fiki Ariyanto.

Tuan rumah unggul 1-0. Jajaran pelatih memutuskan menarik Arga Renta menit ke-28 digantikan oleh Fendik Dwi guna menyeimbangkan lagi permainan lini tengah Deltras.

Perseta kembali menggandakan skor menit ke-32, setelah heading Andik Zulianto tak menghujam gawang Muh. Fiki Ariyanto. Sampai turun minum skor 2-0 untuk tim tuan rumah.
Di babak kedua, punggawa muda Deltras tetap tak gentar dengan Perseta. Bayu Alfarizi dkk keluar menyerang bahkan bisa mengurung pertahanan Perseta setengah lapangan.

Sesekali Perseta memanfaatkan serangan balik cepat, striker Perseta Andik Zulianto mendapat peluang emas, sayang tendangannya masih dapat diblok oleh bek Deltras M. Hasannudin.
Perseta mampu memperlebar jarak di menit-60 melalui tendangan keras strikernya Nunung Dwi Cahyo. Perseta unggul 3-0.

Walaupun sudah tertinggal 3-0, The Lobster masih berhasrat keluar menyerang dan mencetak gol. Dua peluang emas didapatkan. Menit ke-75 mendapat umpan silang dari Ali Faizin dari sektor kanan, tendangan setengah volly Bayu Alfarizi di area kotak pinalti masih bisa ditepis kiper Perseta.
Peluang emas kembali didapat, menit-89 kali ini tendangan keras Ali Faizin belum bisa menggetarkan jala Perseta, tiang gawang atas menjadi penghalangnya.

Hingga peluit panjang ditiup wasit Erwan Abadi asal malang skor 3-0 bertahan hingga laga usai. Dengan kekalahan ini, menambah daftar panjang hasil minor skuad Deltras musim ini. Dari 5 laga yang sudah dijalani, semuanya berakhir dengan kekalahan. (bid)