Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, September 7, 2016

Deltamania Siap Kawal Deltras di Away Batu


DELTACYBER - Merah dihidupku masih terus menyala, perjuangan ini tetap sama. Sepenggal bait lagu Virus Damai dari Lobsterman, memang menggambarkan Deltamania yang harus tetap berjuang sampai kapanpun mengawal tim kebanggaan ini mencapai prestasi lebih baik lagi.

Lima belas tahun sudah Deltamania masih setia mendampingi The Lobster berlaga di pentas sepakbola nasional. Walaupun belum pernah mencicipi gelar juara sekalipun, tetapi suporter yang identik dengan warna kebesaran merah-merah itu masih saja, dan selalu ada bagi Deltras.

Perjalanan The Lobster musim ini bisa dikatakan jalan terjal. Banyak problem yang mendera tim yang pernah meraih juara 3 Copa Dji Sam Soe 2008 itu. Yang berimbas hingga pekan ketujuh ini, Deltras masih tercecer di peringkat kelima klasemen sementara alias peringkat buncit.

Laga terakhir Deltras di grup 4 Liga Nusantara harus bertamu ke kandang Persikoba Batu besok minggu sore (11/09) di stadion Brantas Batu. Hasil minor sudah tak dipungkiri lagi, tujuh kali bermain belum pernah menang menjadi tren negatif musim ini.

Namun, bagi Deltamania mengawal tim kesayangan yang sudah jelas ada di depan mata, wajib bagi mereka. Sekalipun harus tandang ke kota orang.

Salah seorang Deltamania, Iqbal mengungkapkan bahwa ia bersama rekan-rekannya sudah niat berangkat ke Batu untuk tetap mendukung Deltras.
"Meskipun keadaan tim sekarang dalam kondisi tidak pernah menang, tapi kami tetap akan terus mengawal dan mendukung tim ini," ujarnya.

"Kami juga berharap Deltras bisa mencuri poin di Batu, ya kalau bisa tiga poin." Imbuh Iqbal. (*)

Rekor Buruk The Lobster


DELTACYBER - Persiapan yang mepet, tim yang dihuni seratus persen pemain-pemain muda yang rata-rata belum pernah bermain di kasta nasional, dan tidak adanya leader di lapangan atau pemain senior berpengalaman menjadi beberapa kendala Deltras Sidoarjo musim ini.

Ya, memang skuad Deltras musim ini memprioritaskan pembinaan pemain muda bagi para pemain putra daerah. Namun, semua kalangan Deltamania juga rindu akan tiga poin diraih Deltras.

Hingga pekan ketujuh grup 4 Liga Nusantara zona jawa timur, tim asuhan Puji Daryo tersebut masih belum beranjak dari peringkat buncit klasemen sementara.

Kalaupun bisa meraih tiga poin di kandang Persikoba Batu besok minggu (11/09) Deltras tetap dipastikan tak bisa naik peringkat, pasalnya di peringkat keempat Persema Malang sudah mengumpulkan poin 9.

Baru tiga gol saja yang mampu menjebol gawang lawan sejauh ini. Sedangkan 17 gol sudah bersarang di jala The Lobster.

Perjalanan yang sangat berat dilalui Deltras musim ini. Dari laga awal hingga yang terakhir menjamu Blitar United kemarin (05/09), kemenangan masih belum berpihak pada tim kesayangan Deltamania itu.

Satu poin pun baru bisa diraih Bayu Alfarizi dkk pada putaran kedua. Kala Deltras melawan tamunya Persema Malang 1953 di kandang sendiri (28/08), yang berakhir imbang 1-1.

Musim ini bisa dibilang menjadi salah satu catatan negatif Deltras selama berlaga di pentas sepakbola Nasional. Pertama kali bermain di liga amatir alias Liga Nusantara setelah terdegradasi dari Divisi Utama musim 2014 lalu, The Lobster tetap terseok-seok kala bermain di Linus.

Tetapi, terlepas dari beberapa problem yang ada di Deltras kali ini, suporter setia Deltamania tetap mengawal tim ini apapun kondisinya dan bermain dimanapun kastanya.

Masih Saja Kecolongan Menit Awal


DELTACYBER - Tujuh laga sudah dijalani The Lobster di Liga Nusantara Grup 4 zona jawa timur. Hanya bisa meraih satu poin hasil sekali imbang lawan Persema Malang 1953 (28/08), sisanya harus puas berakhir dengan kekalahan. Dari tujuh laga tersebut, kelemahan pemain-pemain muda Deltras selalu saja di sepuluh menit awal pertandingan.

Konsentrasi serta fokus dalam pertahanan masih jadi kelemahan mendasar bagi skuad The Lobster di menit-menit krusial awal laga. Laga terakhir kala menjamu Blitar United kemarin senin sore (05/09), gawang Deltras yang dijaga Muh. Fiki sudah harus kebobolan di menit ke-6.

Rata-rata gawang Deltras sudah bisa dibobol tim lawan 30 menit babak pertama. Di laga melawan Persema Malang 1953 di kandang sendiri (28/08) Deltras mampu mencetak gol pembuka di menit ke-25 melalui Bayu Alfarizi. Namun tim besutan Puji Daryo tersebut tak bisa mempertahankan keunggulan dengan lama. Baru menit ke-29 Persema mampu menyamakan skor dari strikernya Jaya Teguh Angga.

"Tim masih saja harus kecolongan gol di menit-menit awal pertandingan. Ini menjadi sorotan kami sebelum bermain laga terakhir lawan Persikoba Batu besok minggu (11/09)," ungkap Agustina salah satu pengurus tim Deltras Sidoarjo. (bid)