Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Sunday, September 11, 2016

Gallery Foto Deltamania Away Batu (11/09)


DELTACYBER - Meskipun sudah pasti finish di peringkat kelima alias urutan paling dasar di klasemen grup 4 Liga Nusantara zona jawa timur, Deltamania suporter setia Deltras Sidoarjo tetap mengawal dan mendukung The Lobster ketika berlaga di laga tandang melawan Persikoba Batu sekaligus partai terakhir musim ini kemarin sore (11/09) di stadion Brantas Batu.

Skor akhir dengan kemenangan tuan rumah Persikoba 1-0, gol dicetak Ciputra Ari Wibowo di menit ke-5 babak pertama. Namun, deltamania yang datang ratusan itu tetap menunjukkan semangat pantang menyerah walaupun timnya kalah. Rekan-rekan Deltamania datang ke Batu dengan berbagi macam kendaraan. Ada beberapa komunitas yang sengaja menyewa bus mini, ada juga yang lebih memilih menggunakan mobil pribadi serta tak sedikit pula mengendarai sepeda motor.

Bernyanyi 90 menit sepanjang pertandingan, tak henti-hentinya dikumandangkan deltamania dengan lantang. Atraksi koreo di babak kedua, giant flag, serta aksi pyro show flare di akhir laga menjadi suguham menarik.

Berikut Gallery Foto Deltamania Away Batu (11/09) = 












Ayo Evaluasi Untuk Musim Depan di Liga Resmi

Tetap setia : Dukungan Deltamania kepada Deltras, saat away Batu (11/09)
DELTACYBER - Musim 2016 sudah dilalui Deltras Sidoarjo dengan hasil negatif. Tergabung di grup 4 Liga Nusantara 2016 zona jawa timur, Deltras harus puas finish diurutan buncit klasemen akhir. Banyak problem menghinggapi The Lobster julukan Deltras musim ini.

Memang, tujuan manajemen Deltras musim ini ialah pembinaan bagi para pemain-pemain muda asli putra daerah Sidoarjo dan memberi jam terbang kepada mereka di liga amatir. Namun, setelah hanya bisa meraih 1 poin dari 8 laga yang berakhir dengan 7 kekalahan, membuat semua kalangan termasuk suporter bisa dibilang tetap kecewa dengan performa Deltras kali ini.

Selain itu, kendala Deltras seperti persiapan yang sangat mepet untuk membentuk tim yang solid, minimnya pengalama hampir semua pemain, tidak ada pemain senior yang berpengalaman di tim yang bisa menjadi leader di lapangan.

Hal-hal teknis mecam penyelesaian akhir para pemain yang di tiap laganya masih jadi kekurangan tim, selalu kecolongan gol menit-menit awal, mental beberapa pemain yang di tiap laganya masih belum stabil, permainan individu yang juga masih naik turun. Menjadi masalah besar di kubu Deltras.

Banyak yang harus dievaluasi pihak manajemen kedepannya, apa-apa saja yang jadi kelemahan tim. Beruntungnya musim ini hanya turnamen jangka panjang, yang tak menghasilkan promosi dan degradasi. Tetapi, bila di musim depan Liga resmi sudah mulai diputar. The Lobster harus siap mempersiapkan tim. Jangan sampai performa buruk musim ini kembali terulang. (*)

Persikoba Batu vs Deltras Sidoarjo : 1-0 (11/09)

Tim Deltras : saat away Batu kemarin (11/09)
DELTACYBER - Deltras Sidoarjo gagal mengakhiri laga penutup Liga Nusantara 2016 grup 4 dengan manis. Tim asuhan Puji Daryo tersebut harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persikoba dengan skor tipis 1-0, kemarin sore (11/09) di stadion Brantas Batu.

Deltras sebenarnya tampil percaya diri. Didukung suporter setianya Deltamania yang hadir di stadion Brantas, Deltras juga menurunkan skuad utamanya.

Menit awal babak pertama, Deltras sudah menggebrak. Peluang kapten Rahmad Hidayat masih belum berbuah hasil. Tendangannya masih saja bisa dimentahkan kiper Persikoba.

Menit ke-5 justru The Lobster yang harus kecolongan. Lagi-lagi menit awal. Pemain Persikoba Ciputra Ari Wibowo membawa Persikoba unggul 1-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, The Lobster mulai berani keluar menyerang lagi. Dua striker dipasang coach Puji di lini depan, Rahmad Hidayat dan Andy Wicaksono.
Didukung dengan tiga pilar lini tengah macam Fendik Dwi, M. Hari Siswanto dan Ibnu Hajar.

Sayang, peluang demi peluang masih belum menjadi gol. Problem penyelesaian akhir di depan gawang lawan masih saja menjadi kendala. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit, kedudukan 1-0 untuk kemenangan Persikoba bertahan hingga laga usai.

Dengan kekalahan ini, The Lobster resmi menduduki peringkat kelima klasemen akhir grup 4 Liga Nusantara zona Jawa Timur dengan hanya 1 poin dari 8 laga yang sudah dilakoni. (bid)

Laga Terakhir Musim Ini Penuh Emosional

Kawal : Deltamania bernyanyi dengan tim Deltras, di akhir pertandingan kemarin (11/09)
DELTACYBER - Musim yang berat sudah dilalui The Lobster julukan Deltras di Liga Nusantara 2016 grup 4. Pertandingan terakhir tandang Persikoba Batu kemarin sore (11/09) harus diakhiri tanpa mencuri poin sama sekali. Namun, terlepas dari itu, ratusan Deltamania suporter setia The Lobster tetap hadir menyaksikan tim kesayangannya berlaga.

Deltamania dan Deltanita tak kenal lelah bernyanyi sepanjang pertandingan, serta menyajikan atraksi-atraksi mereka macam koreo, giant flag, dan diakhiri dengan pyro show flare.

Ini membuktikan, bahwa Deltamania meskipun tim kebanggaannya sedang terpuruk sekalipun. Suporter yang berdiri di tahun 2001 itu tetap mengawal Deltras berlaga kandang maupun tandang. Bisa dipastikan musim ini, Deltamania tak pernah absen mendukung Deltras di tiap laganya.

"Terima kasih Deltamania, terima kasih sudah menemani kami sepanjang musim ini. Tanpa kalian kami bukan apa-apa," ujar Fajar Kurniawan, pemain asal kecamatan Waru tersebut.

Sementara gelandang andalan Deltras, Fendik Dwi juga mengungkapkan perasaan yang sama.
"Semangat Deltamania dan nyanyian mereka di pinggir lapangan, membuat saya tetap semangat di lapangan," ungkapnya.

Semangat Deltamania harus tetap dipupuk, jangan sampai dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan segelintir pihak. Karena semangat suporter murni hanya datang dan mendukung tim kebanggaannya yang bermain di depan mata mereka.

Ya, pertandingan terakhir musim ini sangat emosional bagi Deltamania. Di tengah-tengah perjalanan Deltras yang tak pernah menang, rasa kekeluargaan dari tim dengan suporter sudah terjalin. (bid)