Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, March 30, 2017

Deltamania Siapkan Spanduk 'Kulonuwun Banyuwangi'

Ingin Silahturahmi : Spanduk Deltamania yang bertuliskan "Kulonuwun Banyuwangi"

DELTACYBER - Selain tim Deltras Sidoarjo yang tengah bersiap dengan menggenjot latihan sebelum bertolak ke Banyuwangi di laga ujicoba besok minggu sore (02/04) melawan tim tuan rumah Laskar Blambangan julukan Persewangi Banyuwangi di stadion Diponegoro, kick off pukul 15.00 wib.
Suporter setia Deltras, Deltamania juga melakukan persiapan. Bahkan rekan-rekan Deltamania sudah membuat spanduk bertuliskan "Kulonuwun Banyuwangi" yang berarti Deltamania bertujuan ingin menjalin silahturahmi dengan warga Banyuwangi dan suporter tuan rumah Laros Jenggirat.

Rapat kordinasi keberangkatan juga akan dilakukan nanti malam (31/04) di sekretariat Deltamania pukul 19.00 wib. Diharap teman-teman Deltamania yang memastikan berangkat ke Banyuwangi hadir dalam rapat nanti.

Terutama untuk perwakilan kordinasi kecamatan, kordinasi wilayah, komunitas yang bakal memberi informasi ke para anggotanya. (*)

Wednesday, March 29, 2017

Ini Dia 4 Hal Yang Wajib Dilakukan Deltamania Saat Away Ke Banyuwangi

Setia : Tim Deltras dan Deltamania saat bernyanyi bersama [foto:lobsterman]

DELTACYBER - Skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo bakal melawat ke kandang Laskar Blambangan sebutan Persewangi Banyuwangi dalam pertandingan ujicoba besok minggu sore (02/04) di stadion Diponegoro Banyuwangi, kick off mulai pukul 15.00 wib. Laga uji tanding ini, menjadi pertandingan ujicoba Deltras yang perdana di luar kandang, dalam persiapannya sebelum terjun di kompetisi liga 3 musim ini.

  Suporter setia mereka, Deltamania dipastikan akan hadir di stadion Diponegoro Banyuwangi. Deltamania datang ke kandang Persewangi dengan tujuan selain mendukung serta mengawal tim kebanggaannya berlaga di Banyuwangi. Deltamania sekaligus ingin bersilahturahmi dengan suporter tuan rumah Laros Jenggirat yang memang sudah lama tidak berjumpa dalam satu stadion.

  Saat suporter bertamu ke stadion tuan rumah, tentu ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan sebagai suporter tamu. Ini dia 4 hal yang wajib dilakukan deltamania saat away ke Banyuwangi :

1. Tidak Corat-coret tembok
Kebanyakan suporter tamu saat melakukan away ke kandang tuan rumah. Yakni melakukan kegiatan-kegiatan jahil yang sangat-sangat merugikan pihak tuan rumah. Salah satunya mencorat-coret tembok stadion ataupun tembok selama perjalanan yang dilewati suporter. Aksi ini diharap tak dilakukan rekan-rekan Deltamania saat away ke Banyuwangi.

2. Beli Tiket
'No Ticket No Game', kewajiban membeli tiket untuk sebuah pertandingan menjadi sesuatu yang wajib dilakukan fans demi melihat tim kesayangannya bermain. Dengan hanya tiket sebesar Rp 15.000 pada laga ujicoba besok (02/04), semua anggota Deltamania harus membeli tiket. Tanpa ada yang mencoba masuk stadion Diponegoro tidak memiliki tiket.

3. Tertib Dalam Mendukung Deltras
Selama perjalanan berangkat dan pulang ke Sidoarjo, maupun di dalam stadion nantinya. Deltamania yang datang ke Banyuwangi dengan misi perdamaian, harus bisa mengkontrol ketertiban dalam hal mendukung The Lobster walaupun sekelas laga ujicoba.

4. Bernyanyi 90 Menit
Waktu datang ke pertandingan tandang, menjadi salah satu laga yang ditunggu-tunggu oleh suporter. Karena kreativitas, loyalitas, totalitas kelompok suporter tersebut bisa ditunjukkan kepada penonton tuan rumah karena bangga bisa mengawal timnya sampai ke kandang lawan. Bernyanyi sepanjang pertandingan menjadi sebuah atraksi yang bisa memompa semangat bertanding tim. Meskipun dalam keadaan seri maupun kalah sekalipun.

Saturday, March 25, 2017

Ahmad Riyadh Resmi Menjabat Ketua Umum PSSI Jatim 2017-2021

Berjalan Lancar : Kongres PSSI Jatim hari ini (25/03) di Surabaya

DELTACYBER
- Kongres PSSI Jawa Timur sore tadi (25/03) di hotel Garden Palace Surabaya memilih ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur periode 2017-2021. Setiap tim yang sudah diundang oleh Asprov PSSI Jatim mengirimkan dua perwakilannya, yakni sebagai voter dan delegasi.

Kongres dibuka oleh wakil gubernur jawa timur Drs. Syaifullah Yusuf atau yang biasa disebut Gus Ipul dan wakil KONI jawa timur, La Nyalla Mataliti.

Ahmad Riyadh (dua dari kiri) saat pertemuan di Pendopo kabupaten Sidoarjo, beberapa waktu lalu

Sebenarnya ada 103 voter, tim Arema Indonesia memilih absen untuk kongres kali ini. 102 suara sah serta 1 suara tidak sah. Terpilihlah Ahmad Riyadh sebagai ketua umum Asprov PSSI Jatim dengan 54 suara. Riyadh mengalahkan pesaingnya Hidayat yang hanya mendapat 47 suara saja.

Untuk wakil ketua umum, Wardi Azhari menjabat waketum setelah para pesaing Wardi di calon wakil ketua umum mengundurkan diri. Usai Ahmad Riyadh terpilih menjadi ketum, baik pesaingnya Hidayat dan para voter langsung menghampiri serta mengucapkan selamat kepada mantan komisaris Utama PT Deltras tahun 2008 itu. (bid)


Friday, March 24, 2017

The Lobster Terus Siapkan Tim Dengan Program Latihan


DELTACYBER - Regulasi Liga 3 yang menetapkan setiap tim memakai pemain batasan usia maksimal 23 tahun, tak membuat semangat Deltras kendur. The Lobster tetap mempersiapkan tim semaksimal mungkin. 

The Lobster terus mematangkan skuadnya sebelum Liga 3 zona jawa timur diputar. Program-program latihan sudah disusun oleh jajaran pelatih Deltras. Latihan rutin setiap sore, dari senin sampai jumat juga sudah digelar Deltras.

"Dalam satu minggu ini, kami akan memprogram latihan teknik, taktikal, dan game. Untuk latihan fisik sudah berjalan beberapa minggu kemarin satu minggu dua kali latihan fisik," ungkap Adi Putra Setiawan, assisten pelatih Deltras.

Setiawan menambahkan para pemain muda Deltras ini sudah bagus dalam hal transisi, kerja keras bagi tim, dan penetrasi ke gawang lawan.

"Lima fase progam latihan tersebut kami jadikan satu. Kami tidak memakai tahapan bulanan, tetapi mingguan. Karena belum ada kejelasan kapan Liga 3 zona jawa timur kick off," imbuh Setiawan.

Untuk ujicoba, agenda Deltras dalam waktu dekat ini yakni besok minggu sore (02/04) melawat ke Banyuwangi meladeni tuan rumah Persewangi Banyuwangi di stadion Diponegoro Banyuwangi. (bid)

Thursday, March 23, 2017

Rencananya Laga Ujicoba Persewangi vs Deltras, Dihadiri Ketum PSSI

Ketua umum PSSI : Edy Rahmayadi

DELTACYBER - Walaupun hanya pertandingan ujicoba dalam rangka persiapan kedua tim sebelum berlaga di kompetisi Liga 3 2017, antara tuan rumah Persewangi Banyuwangi dengan The Lobster julukan Deltras Sidoarjo, minggu 02 April 2017 mendatang diprediksi bakal berjalan seru dan bergengsi.

Selain kedua tim yang bakal sama-sama menurunkan pemain mudanya, untuk menyesuaikan regulasi Liga 3 musim ini yang hanya memperbolehkan batas usia pemain 23 tahun saja, tidak ada pemain senior. 

Manajemen dan panpel Persewangi seperti informasi yang didapat redaksi Deltacyber. Selain ada hadiah umroh gratis dari sobekan tiket yang diundi. Menurut informasi yang sudah dishare oleh media Persewangi, kabarnya laga ujicoba sore itu akan dihadiri oleh ketua umum PSSI, Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi.

"Insyallah akan hadir bapak Edy Rahmayadi," ungkap Ardiansyah selaku assisten manajer Persewangi, saat dikonfirmasi redaksi Deltacyber.

Ketua umum Edy Rahmayadi baru kemarin (19/03) menghadiri laga ujicoba di surabaya, dan dua hari setelahnya juga menyaksikan pertandingan ujicoba timnas U22 melawan timnas Myanmar di stadion pakansari Bogor dengan kekalahan timnas 1-3. (bid)

Tuesday, March 21, 2017

Meskipun Ujicoba, Deltamania Siap Kawal Deltras di Banyuwangi


DELTACYBER - Walaupun bertajuk laga ujicoba antara tim tuan rumah Laskar Blambangan julukan Persewangi Banyuwangi menjamu tamunya Deltras Sidoarjo (02/04) sore, di stadion Diponegoro Banyuwangi. Pendukung setia Deltras, Deltamania sudah siap mendukung tim kesayangannya bermain di luar kota.

Beberapa korcam atau kordinasi kecamatan, komunitas, ataupun secara individu sudah bersiap mendukung Deltras di Banyuwangi.

"Kami datang ke Banyuwangi untuk support Deltras. Dan juga untuk silahturahmi ke rekan-rekan suporter Laros Jenggirat Banyuwangi dengan salam virus damai," ujar Iqbal Maulana, salah seorang Deltamania.

Rekan-rekan dari korcam bahkan sudah mendata siapa saja anggota mereka yang pasti ikut dalam tour banyuwangi besok minggu (02/04). Bagi yang berangkat individu akan naik kereta api atau kendaraan pribadi.

Informasi dari redaksi Deltacyber, sejauh ini teman-teman Deltamania Pusat belum membuka pendaftaran resmi terkait tour Banyuwangi. Sementara ini, bila ingin berangkat bisa menghubungi perwakilan kordinasi kecamatan masing-masing untuk bergabung dalam rombongan. (*)

Persiapan Khusus Dilakukan Manajemen Persewangi di Laga Ujicoba Tanggal 2 April Mendatang


DELTACYBER - Pertandingan ujitanding yang mempertemukan tuan rumah Persewangi Banyuwangi dan Deltras Sidoarjo pada hari minggu, 02 April mendatang diprediksi akan berjalan seru. Kedua tim yang sama-sama sedang mempersiapkan punggawa mudanya sebelum terjun di kompetisi yang sama, Liga 3 2017. Bakal menguji skuadnya dalam laga ujicoba.

Laga ujicoba ini akan digelar di stadion Diponegoro Banyuwangi, kick off pukul 15.00 wib. Informasi dari manajemen Persewangi harga tiket masuk kategori umum yakni hanya sebesar Rp. 15.000 saja, bisa dibeli pada hari H pertandingan di loket stadion. Dan sobekan tiket akan diundi bagi penonton yang beruntung mendapat hadiah umroh gratis.

"Kami mengajak warga banyuwangi, suporter persewangi, dan rekan-rekan Deltamania untuk berbondong-bondong menyaksikan laga ujicoba besok," ujar Ardiansyah, selaku assisten manajer tim Persewangi, saat dihubungi redaksi Deltacyber.

Skuad Persewangi Banyuwangi sendiri sudah disahkan oleh PSSI beberapa waktu dan dipastikan berlaga di kompetisi kasta ketiga alias Liga 3. Ribut Santoso dipercaya Manajemen menangani tim Persewangi. Laga ujicoba besok bisa diprediksi akan berjalan seru. Karena kedua tim sama-sama menurunkan skuad pemain mudanya. Regulasi Liga 3 yang hanya memperbolehkan pemain usia 23 tahun. (bid)

Deltras Sudah Mulai Latihan Rutin Setiap Hari

Harus Siap : pemain muda Deltras saat latihan rutin di stadion gelora delta

DELTACYBER - Punggawa The Lobster julukan Deltras Sidoarjo sudah mulai memanaskan tim untuk lebih matang lagi guna menyongsong kompetisi Liga 3 mendatang. Kini skuad besutan pelatih kepala Harmadi itu sudah masuk dalam latihan rutin setiap harinya. Yang sebelumnya hanya seminggu tiga kali saja, kini mulai hari senin sampai dengan sabtu sore di stadion jenggolo dan stadion gelora delta Sidoarjo.

Latihan rutin tiap harinya ini untuk lebih membentuk skuad agar bisa kompak dan solid lagi. Pasalnya beberapa waktu lalu perwakilan Asosiasi PSSI Provinsi diundang ke Jakarta untuk membicarakan regulasi Liga 3 2017. Informasi yang didapat redaksi Deltacyber. Regulasi untuk Liga 3 musim ini menggunakan semua pemain U-23 atau pemain kelahiran tahun 1994 saja tanpa pemain senior.

"Ya, tim sudah latihan rutin setiap hari mulai hari senin kemarin (20/03), yang sebelumnya hanya seminggu tiga kali." ungkap Agustina, sekretaris tim Deltras.
Dengan regulasi pemain U-23, The Lobster harus mempersiapkan benar armada pemain mudanya. Seperti diketahui, di beberapa ujicoba kemarin dan latihan rutinnya, Deltras diperkuat para pemain kawakan macam Arif Ariyanto, Wimba Sutan Fanosa, Zainal Abidin, dan Bisri Mustofa. Kini dengan tidak dibolehnya pemain senior memperkuat tim Liga 3, jajaran pelatih harus memaksimalkan punggawa muda.

Rencananya kompetisi Liga 3 akan diputar dalam bulan April besok dan harus selesai pada bulan September. Setiap tim bermain 14 kali dengan sistem home away pada grup babak penyisihan. (bid)

Friday, March 17, 2017

Ujicoba Deltras Jajal Persewangi Awal Bulan April di Banyuwangi


DELTACYBER - Skuad The Lobster julukan Deltras Sidoarjo bakal menguji para pemainnya di parta ujicoba luar kandang. Kali ini tim tuan rumah yang akan dihadapi Deltras yakni tim sesama Liga 3, Persewangi Banyuwangi, awal bulan april hari minggu tanggal 2 di stadion diponegoro Banyuwangi.

The Lasblang julukan Persewangi Banyuwang seperti diketahui baru saja kembali disahkannya pada kongres PSSI Januari lalu dan resmi berlaga di kompetisi amatir Liga 3 musim ini.

Pertandingan persahabatan yang mempertemukan tim yang lama tak bersua ini dikonfirmasi langsung oleh assisten manajer Persewangi.

"Insyallah sudah fix, kick off pukul 15.00 wib. Untuk harga tiket akan kami rapatkan terlebih dahulu hari selasa besok (21/03)," ujar Ardiansyah selaku assisten manajer Persewangi saat dihubungi via phone oleh redaksi Deltacyber.

Persewangi yang kini dilatih pelatih Ribut Santoso sudah memanaskan armadanya. Latihan rutinpun sudah digelar guna mempersiapkan skuad sebelum kompetisi liga 3.

"Ini ujicoba perdana tim Persewangi. Kami masih mencari-cari komposisi yang pas untuk tim," imbuh Ardiansyah. (bid)

Thursday, March 16, 2017

The Lobster Agendakan Ujicoba Di Banyuwangi


DELTACYBER - Belum adanya informasi resmi dari Asprov PSSI Jawa Timur terkait regulasi kompetisi Liga 3 musim ini. Skuad asuhan pelatih kepala Harmadi, Deltras Sidoarjo. Tetap mempersiapkan timnya sebaik mungkin. Latihan rutin masih digelar seminggu tiga kali di stadion jenggolo dan gelora delta sidoarjo.

Beberapa pemain senior juga masih aktif ikut bergabung latihan seperti Arif Ariyanto, Bisri Mustofa, Wimba Sutan Fanosa, dan Zainal Abidin. Dalam waktu dekat ini, kabar dari meja manajemen. The Lobster bersiap uji tanding di kota Banyuwangi meladeni tim tuan rumah Persewangi Banyuwangi.
Informasi dari manajemen, laga ujicoba tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 2 April mendatang di Banyuwangi.

"Dengan adanya ujicoba di Banyuwangi, kami berharap agar pemain dapat tertempa mentalnya dan menguji pemain bagaimana merasakan atmosfer bermain di luar kandang," ungkap Agustina Purwanto, sekretaris tim Deltras.

The Lasblang julukan Persewangi Banyuwangi sendiri merupakan kontestan kompetisi di Liga 3. Sebelumnya Deltras sudah melakoni pertandingan di luar sidoarjo saat mengikuti Trofeo Kediri awal bulan lalu di standon Candrabhirawa, Pare.

"Ini kesempatan bagus untuk pelatih mencoba komposisi pemain ketika bermain di laga away," imbuh Agustina. (bid)

Sunday, March 12, 2017

Deltanita Terus Gelar Pertemuan Rutin

Tetap Kompak : Deltanita dalam pertemuan rutin di kecamatan Krian tadi (12/03)
DELTACYBER - Pendukung wanita Deltras Sidoarjo yang tergabung dalam Deltanita kini terus mengadakan pertemuannya setia satu bulan sekali. Selain tetap lantang mendukung Deltras di tribun dengan nyanyiannya, Deltanita juga kerap kali mengadakan pertemuan antar anggotanya membahas kelanjutan organisasi suporter wanita pendukung Deltras itu.

Setelah membentuk kepengurusan baru beberapa waktu lalu, Deltanita saat ini lebih sering aktif mendampingi Deltras.

Seperti tadi siang (12/03). Rekan-rekan Deltanita kopdar rutin di rumah salah satu anggotanya di kecamatan Krian. Agenda pembahasan tadi siang, untuk membahas tentang perputaran uang kas dan kaos resmi Deltanita.

"Pertemuan tadi ada pembagian kaos Deltanita dan pembahasan untuk pembuatan syal Deltanita," ujar Adhe Rosita salah seorang anggota Deltanita. (bid)

Saturday, March 11, 2017

Karya Pemenang Lomba Desain Jersey Deltras 2017 Tetap Digunakan, Ini Penjelasannya


DELTACYBER - Seperti diketahui manajemen The Lobster mengadakan sayembara desain jersey Deltras 2017, lomba desain jersey yang sudah digelar beberapa bulan lalu dan juga mendapatkan para pemenangnya.

Tetapi setelah rapat dengan beberapa pihak terkait mengenai desain yang bakal digunakan oleh tim Deltras senior di Liga 3, manajemen sepakat untuk menggunakan desain yang sudah disediakan oleh pihak apparel Deltras musim ini, yakni Allvane.

Beberapa faktor terkait tidak bisa digunakannya desain pemenang lomba untuk Deltras senior menjadi faktor yang tak bisa dilanggar oleh pihak apparel terkait desain yang sudah menjadi ciri khas tiap-tiap apparel untuk digunakan oleh tim yang disupportnya.

"Jadi untuk desain yang akan digunakan tim Deltras senior berlaga di Liga 3 besok dari pihak apparel kami. Karena beberapa faktor yang tidak bisa dilanggar oleh apparel terkait ciri khas desain tiap-tiap apparel," kata Agustina, sekretaris Deltras Sidoarjo.

Namun, setelah rapat yang dilakukan oleh manajemen, panitia dan pihak apparel menentukan bahwa desain para pemenang lomba tetap dihargai dan akan menjadi desain jersey bagi skuad muda Deltras yang akan berlaga di turnamen piala suratin tahun ini.

"Tetapi manajemen dan panitia tetap menghargai karya desain pemenang lomba. Yang nantinya desain tersebut tetap kami pakai untuk tim junior Deltras U15 dan Deltras U17," imbuh Agustina.

Agus menambahkan kalau para pemenang nantinya akan mendapat hadiah yang sudah menjadi haknya tersebut pada saat launching jersey tim Deltras nanti. (bid)

RESMI ! Ini Dia Jersey Deltras Untuk Liga 3 2017


DELTACYBER - Tim yang hanya berlaga di kompetisi amatir alias Liga 3 musim ini, The Lobster julukan Deltras Sidoarjo mendapat suntikan semangat baru dari apparel yang resmi bekerja sama dengan Deltras dalam hal mendukung tim untuk perlengkapan serta Jersey.

Apparel lokal asal Bandung, Allvane Sports Apparel Indonesia sudah meluncurkan desain jersey skuad The Lobster guna berlaga di Liga 3.

Ada enam desain jersey yang sudah diupload di sosial media Allvane dan media online Deltamania. Jersey home merah dengan kombinasi putih, jersey away dominan hijau, jersey away kedua hitam dan warna emas. Sedangkan jersey kiper home dominan hitam dan biru muda, jersey kiper away kuning, serta jersey kiper ketiga dominan biru.

"Kami dari Allvane mengucapkan terima kasih kepada Deltras Sidoarjo atas kerjasama ini. Harapannya kami bisa saling support. Allvane mensupport kebutuhan Deltras dan Deltras bisa semakin berprestasi," ujar M. Harryanto owner Allvane di kota Surabaya.

Di belakang jersey,Allvane memberikan moto dengan tulisan 'mar16angkit' sama dengan hastag resmi pada hari jadi Deltamania ke 16 tahun bulan februari kemarin. Yang memberikan suntikan semangat baik kepada Deltras untuk bangkit dan Deltamania yang juga tetap semangat mendampingi The Lobster. (*)

Berikut Desain Jersey Deltras Sidoarjo 2017 =















Thursday, March 2, 2017

Masih Menunggu Kejelasan Regulasi Liga 3

Pelatih Deltra Harmadi (kanan) memberi arahan kepada pemainnya. Wimba Sutan (tengah)

DELTACYBER - Regulasi resmi terkait Liga 3 masih belum diberikan kepada para kontestan tim yang bakal berlaga di kompetisi dulunya bernama Liga Nusantara tersebut. Deltras Sidoarjo menjadi salah satu klub yang sudah menyiapkan tim sembari menunggu kejelasan regulasi kompetisi.

Kini The Lobster sudah mempersiapkan para pemain muda U23 juga diimbangi oleh beberapa pemain senior. Latihan rutin tetap digelar tim besutan pelatih kepala Harmadi di stadion Jenggolo, Sidoarjo.

Deltras juga tetap fokus menggenjot pemain U23. Karena, di Liga 1 saja regulasi untuk kompetisi tertatas itu menggunakan pemain U23 dan hanya diisi beberapa pemain senior saja. Begitupun dengan Liga 2 yang hanya memperbolehkan 5 pemain senior dalam tim.

"Tapi kami selalu menyiapkan pemain senior, apabila regulasi Liga 3 memakai pemain senior," ujar Harmadi.

Beberapa pemain senior seperti eks gelandang Persebaya, Arema, Persela yakni Arif Ariyanto. Striker Wimba Sutan Fanosa, gelandang Zainal Abidin serta bek kawakan Bisri Mustofa masih rutin mengikuti latihan Deltras di stadion Jenggolo. (bid)

Isdianto, Mantan Pemain Nasional yang Tekuni Bisnis Warkop (3-Habis)

Warkop Giras : warung kopi milik Isdianto [foto : Sidiq Prasetyo / pinggirlapangan.com]

Ingin Kembangkan Jadi Pujasera
Usia yang terus bertambah membuat kemampuan Isdianto ikut menurun. Meski, semangatnya untuk bermain masih tetap menyala.
--
USIANYA sudah 35 tahun di 2013. Bagi pesepak bola, usia tersebut sudah mengisyaratkan harus segera lengser keprabon.

Isdianto pun mulai menyadari itu. Apalagi, cedera masih sering membekap.

Sebenarnya, dia sempat ingin kembali ke klub perdananya di profesional, Deltras. Klub berjuluk The Lobster tersebut, merupakan evolusi dari Gelora Dewata. Sayang, kondisinya dianggap sudah tak seperti dulu. Ini membuat asanya kandas.

Bisa dikatakan, Isdianto dipaksa gantung sepatu. Tapi, beda dengan rekan-rekannya sesama pesepak bola. usai pensiun dia malah menjauh dari sepak bola.

Dia mulai menyeriusi hobinya di sela-sela bermain bola. Apa itu? Isdianto terjun ke bidang fotografi.

Dia sering mengadakan kegiatan fotografi. Apalagi, bapak dua anak tersebut sudah mempunyai komunitas di Sidoarjo.

Namun, bidang jepret kamera tersebut belum bisa membuat kepulan dapur Isdianto besar. Dia pun mulai memeras otak.

Akhirnya, buka warung kopi menjadi pilihan utama. Sebenarnya, ini tak jauh beda dengan rekan-rekannya seperti Agung Prasetyo dan Uston Nawawi.

Bedanya, Agung yang berposisi sebagai kiper tersebut memilih berjualan rawon dan pecel. Sedang Uston membesarkan Rumah Makan Sri Raras.

''Modalnya dari uang yang saya tabung saat masih bermain bola. Meski kelihatan sederhana,  uang yang kepakai lumayan juga,'' ujar Isdianto.

Dia mengaku beruntung bisa mendapatkan lahan yang lumayan luas di Beciro, Sukodono, Sidoarjo. Warung kopinya bisa menampung banyak orang.

''Sebenarnya,sempat berpikir mau membuat konsep pujasera juga. Namun kelihatannya tak bisa dalam waktu dekat,'' lanjut lelaki yang dikenal punya takling keras tersebut.

Kini, warung kopinya yang belum genap tiga bulan tersebut mulai dikenal warga sekitar. Selain itu, para pelintas juga mulai menepi.

''Doakan saja ramai terus,'' pungkasnya. (*)

sumber - www.pinggirlapangan.com

Kordinasi Kecamatan Lebih Aktif Lagi

Solid : Deltamania korcam Prambon, seusai deklarasi beberapa waktu lalu

DELTACYBER - Tema 'mar16angkit' dari hari jadi deltamania yang ke 16th tanggal 16 februari bulan kemarin, menjadi semangat tersendiri bagi deltamania dalam memberi dukungan total, loyal, royal kepada The Lobster julukan Deltras Sidoarjo sebelum berlaga di Liga 3 musim ini.

Tampak, beberapa kordinasi kecamatan atau yang biasa disebut korcam deltamania lebih aktif lagi. Seperti deklarasi yang sudah didirikan oleh korcam buduran maupun prambon beberapa waktu lalu. Selain itu, korcam-korcam lainnya macam porong, candi bersatu, wonoayu, sukodono, buduran, prambon, jabon, taman juga sering mengadakan kopdar bersama anggotanya ataupun silahturahmi antar korcam.

Ini menjadi hal positif deltamania. Selain menambah kekompakan serta kesolidtan deltamania, mereka juga akan serasa menjadi keluarga besar deltamania.

Wawan, salah satu kordinator deltamania korcam krian berujar bahwa satu langka positif kordinasi antar kecamatan lebih aktif kembali tahun ini.

"Bagus karena bisa mempererat antar korcam. Yang rekan-rekan semula tak ada bergabung di korcam, bisa gabung agar lebih terkodinir. Dampaknya juga positif sudah mulai bergerak semua dari facebbok," kata Wawan saat dihubungi redaksi DeltaCyber.

Korcam-korcam tersebut juga update di jejaring sosial media facebook. Beberapa korcam malah sudah punya akun official sendiri di facebook. Yang nantinya bila ada informasi seputar korcam akan di share disana. Seperti informasi pembuatan kaos korcam, kegiatan kumpul rutin bersama, pembagian merchandise korcam ataupun informasi jadwal pertandingan Deltras. (bid)

Isdianto, Mantan Pemain Nasional yang Tekuni Bisnis Warkop (2)

Isdianto saat melayani di warkop miliknya [foto : Sidiq Prasetyo / pinggirlapangan.com]
Cedera saat Membela Arema
Keputusannya memilih bergabung klub galatama Gelora Dewata menjadi pijkan karir yang tepat. Bakatnya mulai terasah hingga bisa menjelah ke berbagai klub.
--
JARAK Banyuwangi dan Bali tak terlalu jauh. Meski berbeda pulau, keduanya bisa ditempuh dengan kapal selama dua jam.

Sehingga, bagi warga Banyuwangi, Pulau Dewata, julukan Bali, bukan tempat yang asing.  Banyak warga daerah ujung timur Pulau Jawa tersebut merantau ke sana.

Itu pula yang dilakukan oleh Isdianto. Jiwa mudanya yang masih 21 tahun bergolak.

''Saya diajak bermain di kompetisi internal Perseden Denpasar. Dari sana saya kenal Misnadi,'' ungkap Isdianto.

Misnadi adalah penyerang andalan klub galatama asal Bali, Gelora Dewata. Namanya juga sudah dikenal sebagai penyerang lokal paling berbahaya di kancah sepak bola nasional.

''Dari Misnadi, saya diajak bergabung ke Gelora Dewata. Tawaran tersebut tak bisa saya tolak,'' kenang lelaki yang kini berusia 38 tahun tersebut.

Saat pindah ke Sidoarjo pada 2001, Isdianto pun ikut. Dia bertahan hingga musim 2002.

''Setelah itu, saya ke Arema pada 2003-2004,''ujarnya.

Di Singo Edan, julukan Arema, pula dia mendapat petaka.Dalam sebuah pertandingan, kakinya patah yang memaksanya naik ke meja operasi.

'Sebelum cedera, saya ikut seleksi timnas di era (Ivan) Kolev.  Karena cedera, selama satu musim, 2005-2006, saya tak bermain,'' lanjut Isdianto sambil menunjukkan bekas cederanya saat ditemui di warung kopi (warkop) miliknya di Beciro, Sukodono.

Setahun absen di lapangan guna penyembuhan luka, Isdianto pun dinyatakan pulih. Hanya, dia tak kembali ke Arema.

Isdianto memilih membela Persijap Jepara. Di Kota Ukir, julukan Persijap, lelaki yang semasa aktif sebagai pemain dikenal dengan rambut gondrongnya tersebut bergabung selama tiga musim (2007-2010).

Tuah Isdianto kembali moncer saat memutuskan membela Persisam Samarinda, Kalimantan Timur. Dia mengangkat tim tersebut menjadi juara Divisi Utama.

Persisam ternyata juga menjadi pelabuhan terakhir karirnya di lapangan hijau. Usia yang terus merambah tua membuat klub-klub menolak kehadirannya. (*/bersambung)

Isdianto punya hobi yang membuat dia bisa menghilangkan penat. Hanya, dia tetap butuh tambahan pemasukan buat mengepulkan asap dapur.

sumber - www.pinggirlapangan.com

Setelah ISL 2011, Liga 3 2017 Deltras Dapat Apparel Kembali



DELTACYBER - Terakhir kali The lobster mendapat sokongan apparel jersey pada musim 2011 kompetisi teratas liga indonesia, Indonesia Super League (ISL). Pada waktu itu Deltras diisi skuad yang bisa dibilang bertabur bintang. Nama-nama seperti Budi Sudarsono, kiper Wawan Hendrawan, M.Fakhrudin, Juan Revi, Purwaka Yudhi, Waluyo menjadi tulang punggung tim.

Namun apa daya, Deltras justru terdegradasi di akhir musim. Tetapi, apparel yang mendukung Deltras kala itu yakni Adidas. Jersey original dari apparel asal jerman itupun menjadi jersey mewah Deltras musim tersebut.

Setelah 2011, nyaris apparel yang menyupport Deltras berlaga dalam balutan benang yang dipakai pemain tak ada sama sekali. Divisi Utama 2013 dan 2014 pun Delta Putra Sidoarjo hanya bermodalkan jersey biasa itupun dengan motif desain yang sama pula. Mirisnya, jersey skuad muda U-21 sama dengan tim senior motif ataupun bahannya. Tak ada perbedaan.

Tahun 2016 bermain di kasta ketiga atau yang biasa disebut Liga Nusantara. Jersey punggawa Deltras lagi-lagi tak ada perubahan sama sekali. Motif yang sama, tidak ada apparel, sampai kualitas yang bisa dibilang seadanya.

Menyambut Liga 3 2017. Tim pujaan Deltamania itu berbenah. Manajemen bergerak untuk lebih memperhatikan dan ingin merubah tampilan jersey. Dari mulai diadakannya lomba desain jersey sampai berhasil pula menggaet apparel lokal dari Bandung, yaitu Allvane Sports Apparel.

"Tentu kami sangat senang. Deltras musim ini mendapat suntikan dukungan dari hal jersey sampai perlengkapan tim. Terima kasih Allvane Sports Apparel," tegas Agustina Kris Purwanto, selaku sekretaris tim Deltras Sidoarjo.

Rencananya jersey original Deltras dari Allvane Sports Apparel akan dijual untuk umum. Kisaran harga masih belum diinformasikan. Tetapi yang jelas, manajemen beserta apparel sudah siap menjual bebas jersey The Lobster musim ini, setelah launching jersey tim nantinya. (bid)

Wednesday, March 1, 2017

Isdianto, Mantan Pemain Nasional yang Tekuni Bisnis Warkop (1)

Isdianto saat membuat kopi [foto:Sidiq Prasetyo / pinggirlapangan.com]

Persaingan Ketat di Era Kolev
Dia sempat masuk nominasi Timnas di era Ivan Kolev. Tapi, kini, dia malah menekuni dunia yang jauh dari sepak bola.
----
SEBUAH warung kopi berdiri sebuah lahan kosong. Dari bentuknya, bangunan tersebut belum lama berdiri.

''Baru tiga bulan saya dirikan. Saya menyewa tempat yang dulunya kosong,'' kata sang pemilik warkop Isdianto.

Untuk mendapatkannya, dia pun rela berkeliling ke beberapa lokasi. Isdianto langsung kepincut begitu melihat ada lahan yang belum digarap tersebut.

''Saya menemui pemilik lahan ini dan langsung mengontraknya. Ternyata, baru beberapa hari, pembeli sudah lumayan banyak,'' ungkap Isdianto.

Bahkan, melayani pembeli juga dilakukan oleh lelaki 38 tahun tersebut. Para pembeli pun hanya tahunya bahwa Isdianto adalah pemilik warkop di wilayah Beciro, Sukodono, tersebut.

Padahal, dia merupakan salah satu pesepak bola yang pernah mendapat kesempatan mengenakan kaos Tim Nasional Indonesia. Hanya, Isdianto memang tak bisa bertahan lama di Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia.

"Saya dapat panggilan di Timnas Indonesia saat ditangani Ivan Kolev.Hanya, saya sampai tahap seleksi,'' ungkap Isdianto.

Dia mengakui, saat itu,di era pertengahan 2000-an,persaingan di posisinya sebagai wing back sangat ketat.

Menembus seleksi Timnas Indonesia bisa dikatakan menjadi puncak karir di lapangan hijau. Meski, Isdianto pernah merasakan membawa Arema Indonesia menjadi juara Piala Indonesia di 2004.

''Ketika itu, Arema ditangani Benny Dolo. Bukan hal yang mudah bisa masuk inti,'' ucap Isdianto.

Arema sendiri bukan satu-satunya klub yang dibela bapak dua anak tersebut. Isdianto memulai karir sepak bolanya dari klub di kampung halamannya, Banyuwangi.

''Saya membela Persewangi Junior,'' kenangnya.

Di libur kompetisi, Isdianto pergi ke Bali. Tujuannya ke Pulau Dewata, julukan Bali, bukan untuk wisata.

''Saya berlaga di kompetisi internal di sana. Hitung-hitung tambah pengalaman dan cari rezeki,'' ujarnya. (bersambung)

Di Bali, Isdianto semakin meningkat kemampuannya. Dia pun dilirik klub galatama. (*)

sumber - www.pinggirlapangan.com