Minggu, 21 Mei 2017

Hatt Trick Super Wimba


DELTACYBER - Wimba Sutan Fanosa kembali menunjukkan dirinya sebagai mesin pencetak gol utama bagi Deltras. Setelah mencetak lima gol di tiga laga pertama, kemarin (21/5) Wimba berhasil mencetak hatt-trick pertamanya di kompetisi Liga 3 Jawa Timur. Tiga gol tersebut membantu Deltras mengalahkan rekan sekotanya Sinar Harapan (SH) dengan skor 5-1 di Lapangan Kenongo, Tulangan.

Menariknya tiga gol tersebut tercipta lewat cara yang berbeda. Gol pertama Wimba pada menit ke-49 diciptakan melalui free kick dari jarak sekitar 20 meter. Tendangan Wimba melesak tepat di pojok kiri gawang Sinar Harapan yang dijaga oleh Suhadi.

Pada gol kedua giliran sundulan Wimba yang mampu menjebol gawang SH pada menit ke-62. Memanfaatkan umpan crossing dari Sutrisno di sayap kanan, Wimba yang lolos dari penjagaan berhasil menyundul bola dengan tepat ke gawang SH.

Gol ketiga lain lagi. Kembali mendapat umpan crossing dari Rizky Renaldy di sayap kanan, Wimba terlebih dahulu mengecoh satu pemain SH. Ketika mendapat ruang tembak yang pas, Wimba segera menempatkan bola mendatar di pojok kanan gawang SH.

“Hatt-trick pertama ini memang target pribadi di liga tahun ini, saya ingin berkontribusi lebih bagi Deltras,” ujar Wimba seusai laga.

Asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan mengaku cukup puas dengan performa barisan depan terutama Wimba. Sebab, para pemain dapat memaksimalkan berbagai peluang yang ada. “Ada peningkatan (di finishing), pada pertandingan sebelumnya seringkali banyak peluang lewat, hari ini setiap ada peluang bisa gol,” ungkap Setiawan.

Ya, dilihat dari statistik Deltras menciptakan 9 peluang on target, dan lima diantaranya berhasil dimaksimalkan menjadi gol. Selain tiga gol Wimba, dua gol dari Deltras lainnya diciptakan oleh Sutrisno pada menit ke-29 dan Akmal Fakri pada menit ke-88.

Meski menang 5-1, Deltras sebenarnya tidak bermain dengan “cara” biasanya. Tidak nampak umpan-umpan terobosan yang sering dilakukan Deltras. Sebagai gantinya, pelatih Deltras Harmadi menerapkan bola bola long pass. “Kalau bermain pendek sulit, terkendala lapangan (kurang rata),” ujar Setiawan.

Namun bermain dengan bola long pass ternyata tidak menjadi masalah bagi Deltras. Terbukti lima gol berhasi diciptakan Deltras dan mengukuhkan Deltras di puncak klasemen sementara Grup C.
Sementara itu, pelatih SH, Ashari menuturkan bahwa timnya memang kalah segalanya dari Deltras. Terlebih persiapan SH menurutnya tergolong minim. “Persiapan sebulan, kita dibentuk tanpa target, selain itu banyak pemain usia 21 tahun kebawah,” ujar Ashari. (rpd)

0 komentar:

Posting Komentar