Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, December 20, 2017

Deltras Dalam Angka di Liga 3 2017


DELTACYBER - Total The Lobster julukan Deltras Sidoarjo sudah melakoni 22 pertandingan di kompetisi amatir Liga 3 musim ini. Dari Liga 3 Kapal Api PSSI Jawa Timur sampai babak 32 besar nasional. Mulai dari fase grup C Liga 3 Jawa Timur, terus melaju ke babak 12 besar Jawa Timur sampai babak semifinal dan perebutan peringkat ketiga.

Tim besutan pelatih kepala Harmadi dan asisten Adi Putra Setiawan itu berhasil menang sebanyak 12 kali, imbang 4 kali dan menelan kekalahan hanya 2 kali yakni kala melawan Persid Jember di babak 12 besar (3/9) di jember dengan skor 2-0 dan kalah 1-2 di partai semifinal menghadapi Blitar United (26/9).

Memasuki babak 32 besar nasional, The Lobster tergabung dalam grup D bermain di Kabupaten Kendal. Fase grup D, Deltras memainkan 3 pertandingan hasilnya mampu menjadi juara grup dengan 2 kali meraih 3 poin dan sekali kalah saat melawan Persitangsel Tangerang Selatan (6/12) dengan skor tipis 1-0.

Lolos ke babak 16 besar fase knock out, lawan yang harus dihadapi Deltras adalah tuan rumah Persik Kendal (11/12). Langkah Deltras terhenti di babak 16 besar setelah kalah 1-3 dari Persik Kendal.

Total 22 laga dijalani Deltras dari babak regional provinsi sampai babak nasional dengan hasil 14 kali meraih kemenangan, 4 kali bermain sama kuat, 4 kali menelan kekalahan dan 49 berhasil memasukan gol ke gawang lawan, serta 14 kali kebobolan. (*)

Salut, Deltamania Selalu Hadir di Laga Tandang Deltras Musim Ini

Away Kendal : Deltamania memberi dukungan di babak nasional [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Deltamania bisa dibilang menjadi suporter paling setia untuk tim yang didukungnya di kawasan Jawa Timur, bahkan di kalangan suporter indonesia. Bagaimana tidak, meskipun tahun ini tim kebanggaanya berlaga di kompetisi amatir Liga 3, tak menyurutkan dukungan Deltamania pudar terhadap The Lobster.

Baik di Liga 3 regional Jawa Timur hingga babak nasional di Kendal, Jawa Tengah. Suporter yang identik dengan kaos warna merah-merah serta slogan "Salam Virus Damai" ini, tetap mengawal The Lobster dimanapun berlaga.

Total 10 pertandingan tandang yang dijalani Deltras Sidoarjo sendiri di Liga 3 Jawa Timur. Dari fase grup, babak 12 besar sampai pertandingan semifinal dan perebutan peringkat ketiga di kabupaten Kediri.
Di fase grup saja, beberapa kota sudah disinggahi Deltamania seperti Gresik, Surabaya, Pamekasan, dan Bojonegoro. Baiknya, Deltamania bisa berjingkrak memberi dukungan kepada Deltras di dua kota Gresik dan Surabaya. Yang notabennya, beberapa tahun belakangan ada sedikit konflik antara pendukung Persebaya Surabaya, Bonek dan Ultras Gresik fans Gresik United dengan Deltamania. Namun, niat Deltamania yang mendukung Deltras di kota orang sekaligus silahturahmi dengan suporter tuan rumah mendapat respon baik.

Buktinya, di Lapangan Karanggayam Surabaya (9/8) kala menghadapi PS. Kota Pahlawan, pentolan Bonek Andi Peci dan cak Joner memberi sambutan kepada Deltamania. Begitu juga saat tandang ke lapangan Dalegan Gresik (20/8) melawan Persegres Putra, perwakilan pengurus pusat Ultras Gresik menyambut hangat kedatangan Deltamania. Bahkan bukan hanya Ultras Gresik, rekan-rekan perwakilan suporter LA Mania dan Bonek Gresik turut menyambut Deltamania.

Di Surabaya : Deltamania waktu away ke lapangan Karanggayam, Surabaya [foto : M.Ainul]
Ke Gresik : Saat bertandang di lapangan Dalegan Gresik [foto : Riccoh]
Jalin Silahturahmi : Perwakilan Ultras Gresik, Deltamania dan LA Mania [foto : Maulana]
Di babak 12 besar regional Jawa Timur, Deltamania tak absen menemani Deltras kala bertandang ke kandang Macan Raung julukan Persid Jember (3/9) di stadion Jember Sports Garden. Ratusan Deltamania hadir di Jember, dengan menggunakan berbagai moda transportasi seperti mobil pribadi, bus, sepeda motor, dan kereta api.

Selain Jember, babak 12 besar Deltras harus melawan tuan rumah PSPK Pasuruan di stadion Untung Suropati kota Pasuruan. Himbauan untuk tidak away ke Pasuruan lantaran masih belum membaiknya hubungan Deltamania dengan suporter pasuruan membuat pengurus pusat Deltamania melarang away ke Pasuruan. Apalagi di hari (17/9) yang sama Persekabpas juga bertanding di stadion Pogar Bangil, tentu dengan dukungan penuh Sakera Mania. Namun, masih ada saja puluhan Deltamania yang nekat mengawal Deltras ke Pasuruan.

Tour Jember : Deltamania waktu mengawal Deltras ke Jember [foto : M.Ainul]
Away Std. Untung Suropati : Deltamania memberi dukungan Deltras melawan PSPK Pasuruan [foto : Aryawi]
Di babak nasional 32 besar pun Deltamania tak pernah absen berada di tribun menyanyikan chants-chants bernada semangat. Empat laga di Kendal, 3 pertandingan fase grup dan 1 laga babak 16 besar, Deltamania selalu ada untuk Deltras. Bahkan, beberapa Deltamania melakukan perjalanan estafet dari Sidoarjo ke kendal dengan menumpang truk. Juga ada yang menginap di sekretariat suporter Kendal dari laga pertama sampai laga keempat. Meskipun dua pertandingan Deltras melawan Batang Anai FC dan Persbit Bitung dimainkan di jam pertama kick off pukul 13.00 wib, tak menyurutkan langkah Deltamania berada di tribun dengan cuaca yang panas hanya untuk memberi dukungan kepada The Lobster. (bid)

Panas : Deltamania di tribun stadion Kebondalem Kendal, waktu bermain pukul 13.00 [foto : M.Ainul]

Monday, December 18, 2017

Wimba Sutan Top Skor Deltras Musim Ini

Top Skor Tim : Wimba Sutan Fanosa [foto : Agung Alfian]
DELTACYBER - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) beruntung musim ini berhasil menggaet salah satu bomber tajam di Jawa Timur, Wimba Sutan Fanosa untuk mengarungi kompetisi Liga 3 2017. Pemain berusia 30 tahun ini, memang belum bisa membawa The Lobster naik kasta ke Liga 2 musim depan. Namun, catatan individunya bagi The Lobster memberi andil dari total 49 gol Deltras, setengahnya dicetak oleh Wimba Sutan.

Total 23 gol ia cetak, 18 gol di Liga 3 regional Jawa Timur, 5 gol tambahan dilesakkannya pada babak nasional. Bahkan ia mampu mencatatkan 3 kali hatrick bersama Deltras di laga resmi. Berbekal pernah menjadi pilar di beberapa tim besar Jawa Timur macam Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, Wimba Sutan menjadi idola baru di kalangan suporter setia Deltras, Deltamania.

Bahkan ia dijuluki "SUPERWIMBA". Mulai dari aksi kreatif di tribun membentangkan hand banner bergambar Wimba sampai dibuatkan syal khusus Wimba Sutan oleh Deltamania.

Namun, performa Wimba bukan selalu mulus alias top perform saja. Di penghujung Liga 3 regional Jawa Timur, tepatnya fase grup. Wimba mengalami cedera engkel kaki kiri yang bisa dibilang cukup parah dalam laga versus Persegres Putra (20/8) di lapangan Dalegan Gresik. Di babak 12 besar, saat Deltras membutuhkan tenaga Wimba, ia harus absen. Wimba baru diturunkan lagi saat babak semifinal melawan Blitar United (27/9) dan perebutan peringkat ketiga menghadapi Persekabpas Pasuruan (30/9).

"Saya berterima kasih kepada pelatih & rekan-rekan yang sudah membantu saya menjadi top skor Deltras. Sayang keran gol saya terhenti karena cedera dan gagal di babak 16 besar". Ujar pemain bernomor punggung 19 ini.

Tetapi, di dua laga tersebut kondisi kaki Wimba belum sepenuhnya pulih 100 persen, meski ia mampu mencetak satu gol pada laga kontra Persekabpas yang membuatnya menemukan kepercayaan diri lagi.
Rehat kurang lebih selama dua bulan menjelang babak nasional, pemulihan cedera Wimba berangsur membaik. Tetapi di laga-laga ujicoba, ia belum bisa dimainkan 90 menit full. Beberapa hari sebelum laga perdana babak nasional, SUPERWIMBA dinyatakan siap dimainkan oleh dokter tim Deltras, dr. Atho Illah.

Alhasil, di laga perdana melawan Batang Anai FC (4/11) walau Wimba masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua ia langsung membuktikan dengan mencetak 2 gol. Di pertandingan ketiga menjamu Persbit Bitung (8/11), bahkan Wimba mampu mencatatkan hatrick ketiganya musim ini. Sayang, di babak 16 besar fase knock out, Wimba belum bisa membawa Deltras meraih kemenangan kala menghadapi tuan rumah Persik Kendal. Deltras kalah dengan skor 1-3.

"Tim kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi apa daya langkah kami terhenti di babak 16 besar. Tetapi setiap hasil pasti ada pembelajaran untuk lebih baik di musim depan, kami kalah saat ini untuk menjadi pemenang di pertandingan selanjutnya." Ungkap Wimba.

Empat laga Wimba bersama Deltras di babak nasional ia sudah mencetak 5 gol, ambisinya membawa Deltras promosi ke Liga 2 sekaligus ia menyabet gelar top skor Liga 3 pupus. Gelar top skor Liga 3 diberikan oleh Arianto striker Aceh United, yang mencetak 7 gol di babak nasional dengan 7 kali pertandingan dilakoni.

"Kita gagal sekarang untuk menjadi lebih baik di waktu berikutnya, kita harus tetap berusaha, karena seorang pemenang sejati adalah mereka yang mau belajar dari kesalahan masa lalu." Imbuhnya. (bid)

Sunday, December 17, 2017

Belum Pasti Liga 4

Tak ingin kalah : Wimba Sutan (hijau) berebut bola dengan pemain Persbit Bitung di babak nasional lalu. [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Kompetisi Liga indonesia musim depan bakal mengalami banyak perubahan. Wacana sebelumnya, ketua PSSI Edy Rahmayadi menyatakan akan ada empat kasta sepakbola indonesia. Hal itu disampaikan Edy saat managers meeting klub Liga 2 beberapa bulan yang lalu (30/3/2017). Yakni Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan yang paling bawah Liga 4.

Liga 1 sendiri adalah kasta tertinggi, Liga 2 kasta kedua diisi tim-tim yang bertahan di Liga 2 musim ini ditambah 3 klub degradasi dari Liga 1 serta 3 klub promosi dari Liga 3 musim ini total ada 24 tim, sedangkan Liga 3 musim depan berisikan tim terdegradasi dari Liga 2 musim ini sekitar ada 40 klub yang degradasi. Sedangkan Liga 4 musim depan adalah tim dari Liga Nusantara atau Liga 3 musim ini yang tidak bisa promosi ke Liga 2.

Namun, semua format kompetisi tersebut kini belum dipastikan benar-benar fix dan bisa saja mengalami perubahan. Keputusan tersebut diputuskan pada agenda kongres PSSI awal tahun 2018 besok, 13 Januari 2018 di Jakarta.

Pasalnya, wacana perubahan untuk kompetisi Liga 4 mendapat banyak penolakan. Ketua komisi wasit Asprov Jawa Timur, Cholid Abubakar menyatakan keberatan dengan adanya Liga 4. Menurutnya lebih baik dengan ada 3 kasta kompetisi saja, Liga 3 langsung dibawah naungan Asprov masing-masing.

"Kita yang paling banyak dirugikan. Klub-klub dari Jawa Timur paling banyak, karena itu kemarin saya minta kompetisi Liga Indonesia tetap Liga 1,2, dan 3. Sedangkan kasta paling bawah diatur untuk Liga pembinaan saja," ujarnya, seperti dilansir dari radar banyuwangi.

Senada dengan Cholid Abubakar, CEO Persibo Bojonegoro Abudllah Umar juga sangat keberatan apabila tim-tim Liga 3 musim ini tahun depan harus berlaga lagi dari Liga 4.

"Semua keputusan akan disahkan dalam kongres tahunan PSSI. Tim yang sudah lolos ke 32 besar nasional mendapat hak suara di kongres, otomatis kami Persibo berhak menyampaikan kritik, saran dan pendapat untuk regulasi," ujarnya.

Abudllah Umar berharap tim yang sudah masuk dalam babak nasional 32 besar akan tetap bertahan di Liga 3 musim depan, karena sudah berjuang lolos dari Liga 3 regional masing-masing Provinsi. Atau tim yang lolos hingga babak 16 besar yang bertahan di Liga 3.

Tim Deltras Sidoarjo sendiri masuk dalam babak 32 besar babak nasional Liga 3, The Lobster berhasil lolos dari fase grup D dan lolos sampai ke babak 16 besar. Sayang, langkahnya terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari tuan rumah Persik Kendal. (*)

Friday, December 15, 2017

Terima Kasih Kepada Pihak Sponsor


Tim Deltras Sidoarjo mengucapkan Terima kasih kepada pihak sponsor tim : Allvane Sports Apparel Indonesia, Radio Suara Sidoarjo, Arek TV, Radar Sidoarjo, dan Concave yang telah mendukung dan bekerjasama dengan Deltras Sidoarjo musim 2017 ini. Semoga musim depan baik Deltras dengan  Allvane Sports Apparel Indonesia, Radio Suara Sidoarjo, Arek TV, Radar Sidoarjo, Telkomsel dan Concave dapat menjalin kerjasama kembali.

#TerimaKasih
#deltrassidoarjo #deltamania #thelobster

Langkah Deltras Terhenti di Babak 16 Besar


DELTACYBER - Pupus sudah harapan The Lobster untuk meraih tiket promosi ke Liga 2 musim depan. Di babak nasional, langkah Wimba Sutan Fanosa dkk harus rela terhenti di fase knock out 16 besar menghadapi tuan rumah Persik Kendal (11/12). Bermain di hadapan publiknya sendiri, keuntungan berpihak kepada tuan rumah Laskar Bahurekso julukan Persik Kendal.

Mereka mendapat dukungan penuh dari suporter, penonton sampai bupatinya sendiri yang turun langsung di pinggir lapangan mensupport tim Kendal tersebut. Buktinya, Deltras dikalahkan dengan skor 3-1. Di babak pertama Persik Kendal bahkan sudah memimpin 3-0, satu gol Deltras dicetak di menit akhir babak kedua melalui strikernya Imam Bandaniji.

Dengan hasil tersebut, usai sudah perjalanan Deltras Sidoarjo melanjutkan langkahnya ke babak selanjutnya. Sementara Persik Kendal, berhasil meneruskan tren kemenangannya di kandang sendiri. Dari fase grup babak nasional sampai babak semifinal, Laskar Bahurekso diuntungkan dengan venue tuan rumah. Mereka selalu bermain di stadion Kebondalem Kendal hingga laga semifinal. Baru laga final pertandingan digelar di stadion Gelora Bumi Jepara. (*)

Sunday, December 10, 2017

Ayo All Out

Harus Ngotot : Striker Deltras Imam Bandaniji (kiri) duel dengan pemain lawan Batang Anai FC [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Pertandingan sengit dan ketat bakal tersaji besok senin sore (11/12) di stadion Kebondalem Kendal, laga babak nasional Liga 3 2017 fase knock out 16 besar antara Deltras Sidoarjo menghadapi Persik Kendal. Bermain di hadapan publik sendiri, sudah jadi keuntungan tersendiri bagi Persik Kendal.

Deltras Sidoarjo melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar setelah di penyisihan grup D, Sutrisno Hardi dkk berhasil menjadi juara grup dengan 6 poin. Sedangkan Persik Kendal di grup C menempati posisi runner-up sama meraih 6 poin.

Kedua tim sudah dipastikan sama-sama ngotot untuk melanjutkan langkah mereka ke babak 8 besar. Persik Kendal sangat diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri, dukungan suporter dan publik mereka menjadi pelecut semangat.

Namun, skuad Deltras juga tak ingin menyerah begitu saja. Tim asal kota udang ini, juga bakal dikawal suporter setianya Deltamania. Bahkan tiga laga di fase grup kemarin, Deltamania tak pernah absen memberi support penuh untuk Deltras.

Fase knock out ini semua pertandingan ibarat laga final. Meskipun bermain di tandang, semangat tak gentar dengan tuan rumah dan bermain habis-habisan wajib ditunjukkan punggawa Deltras, untuk kembali melangkah ke babak 8 besar.

Sementara, di pertandingan lain babak 16  besar yang digelar di stadion Kebondalem Kendal tadi siang kick off pukul 14.00 wib antara Maung Anom berhadapan dengan Persitangsel Tangerang Selatan dimenangkan Persitangsel skor 1-2. (*)

Friday, December 8, 2017

Melaju ke Babak 16 Besar, Deltras Hadapi Tuan Rumah Persik Kendal


DELTACYBER - Deltras Sidoarjo memastikan melaju ke babak 16 besar fase nasional Liga 3 2017 setelah di laga ketiga grup D kemarin (8/12) berhasil menang telak 4-0 atas Persbit Bitung, dan menjadi juara grup D. Di babak 16 besar besok senin sore (11/12), Sutrisno Hardi Kusuma cs sudah ditunggu oleh runner-up grup C, yang notabennya tim tuan rumah sendiri, Persik Kendal.

Kedua tim harus saling mengalahkan pada laga senin sore besok. Pasalnya, di babak 16 besar ini, format yang dipakai adalah fase knock out atau sistem gugur, apabila kalah sudah dipastikan tak bisa lagi melanjutkan ke babak 8 besar.

Persik Kendal sendiri di grup C, mereka menelan 1 kali kekalahan dan menang dua kali. Sama halnya dengan Deltras di fase grup D, juga kalah sekali serta sukses mengalahkan Persbit Bitung dan Batang Anai FC.

Persik Kendal diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri, dukungan publik kendal dan suporternya menjadi tambahan semangat bagi mereka. Namun, Deltras juga dituntut harus siap menerima tekanan tuan rumah. Sudah melaju sampai babak 16 besar, menjadikan Deltras wajib tampil habis-habisan. Apalagi kekalahan melawan Persitangsel di fase grup D, jadi lecutan semangat tersendiri untuk mengevaluasi tim guna lebih baik lagi kedepan.

Terbukti, di laga penentuan lolos 16 besar melawan Persbit Bitung, Deltras sukses membungkam perlawanan Persbit dengan skor telak 4-0.

Melawan tuan rumah, seharusnya tak menjadikan masalah bagi Deltras. Bermain dimanapun dan lawan siapapun, Wimba Sutan Fanosa sudah harus siap menghadapinya nanti. (*)

Kalahkan Persbit Bitung, Deltras Jadi Juara Grup D dan Lolos 16 Besar


DELTACYBER - Setelah menelan kekalahan melawan Persitangsel kemarin rabu (6/12), Deltras Sidoarjo akhirnya berhasil mengamankan satu tiket lolos ke babak 16 besar dengan menjadi juara grup D. Di laga ketiga fase grup tim asuhan pelatih kepala Harmadi ini berhasil menekuk Persbit Bitung dengan skor telak 4-0 kemarin jumat siang (8/12) di stadion Kebondalem, Kendal.

Empat gol Deltras dicetak Wimba Sutan Fanosa dengan hatricknya serta satu gol disumbang Akmal Fakhri. Bahkan di babak pertama Deltras sudah unggul 2-0. Gol cepat Wimba Sutan di menit ke-2 dan menit-25. Babak kedua, Wimba kembali memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui golnya di menit-57, serta gol keempat Deltras oleh sundulan Akmal Fakhri menit-77.

Di penghujung pertandingan, wasit menunjukk titik putih bagi Persbit Bitung, setelah pemain belakang Deltras Achmad Setiawan hands ball di kotak terlarang. Kiper Deltras, Pras Aditya mampu menjaga gawangnya untuk clean sheet setelah berhasil menepis tendangan pemain Persbit. Skor 4-0 untuk keunggulan Deltras bertahan hingga usai. Dengan hasil tersebut, Deltras memuncaki klasemen akhir grup D, unggul selisih gol dari Persbit meskipun sama-sama meraih 6 poin.

Sementara di pertandingan lain, Persitangsel Tangerang Selatan juga memenangkan pertandingan menghadapi Batang Anai FC 2-1 pada laga sore harinya (8/12). Persitangsel juga mengumpulkan 6 poin unggul selisih gol dari Persbit Bitung, berada di peringkat dua, berhak melaju ke babak 16 besar. (*)

Wednesday, December 6, 2017

Wajib Menang Lawan Persbit, Kunci Lolos ke Babak 16 Besar


DELTACYBER - Fase grup D babak 32 besar nasional Liga 2017 matchday ke-2 menunjukkan persaingan sengit 3 tim dari 4 tim yang berada satu grup. Deltras Sidoarjo, Persitangsel Tangerang Selatan, serta Persbit Bitung sama-sama punya peluang yang sama untuk melaju ke babak 16 besar Liga 3 2017.
Hasil laga kedua kemarin, Persitangsel secara mengejutkan mengalahkan Deltras dengan skor tipis 1-0. Sementara Persbit Bitung sukses meraih 3 angka dari Batang Anai FC 3-1.

Di pertandingan ketiga besok, laga terakhir fase grup sebelum melangkah ke babak 16 besar fase knock out. Deltras Sidoarjo menghadapi Persbit Bitung di jam pertama kick off pukul 13.20 wib. Sedangkan Persitangsel menjamu Batang Anai FC di jam kedua kick off pukul 15.30 wib.

Syaratnya Deltras untuk bisa lolos ke 16 besar ialah wajib mengamankan 3 angka saat melawan Persbit Bitung. Menang dengan skor berapapun sudah membawa Deltras lolos ke 16 besar. Namun, hanya penentuan runnerup dan juara grup ditentukan oleh laga Persitangsel vs Batang Anai FC. Apabila Persitangsel juga meraih kemenangan, Persitangsel dipastikan sama-sama lolos ke 16 besar.

Disini penentuan juara grup dan runnerup Deltras serta Persitangsel ditentukan dengan selisih gol, apabila keduanya sama-sama menang mengumpulkan poin yang sama 6 poin. Sementara Persbit Bitung yang sudah mengumpulkan 6 poin hingga laga kedua, selisih gol mereka masih kalah dengan Deltras. Deltras unggul dalam kebobolan hanya satu gol, sementara Persbit dua gol.
Ya, syarat Deltras guna lolos ke fase selanjutnya wajib menang lawan Persbit Bitung besok jumat (8/12).

Kalah Lawan Persitangsel, Deltras Wajib Menang di Laga Ketiga Fase Grup D


DELTACYBER - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) harus menelan kekalahan perdana di babak nasional 32 besar Liga 3 2017, fase grup D. Kemarin sore (6/12) Deltras kalah tipis 0-1 dari Persitangsel Tangerang Selatan. Gol semata wayang Persitangsel terjadi di menit-menit awal pertandingan yakni di menit ke-9.

Kecolongan menit awal, Deltras terus melakukan penyerangan ke lini pertahanan Persitangsel. Persitangsel yang sudah menumpuk banyak pemain di lini belakang, hanya menunggu Deltras menyerang dan sesekali melakukan serangan balik.

Sayang, sampai babak kedua selesai Deltras tak mampu menyamakan kedudukan, skor 0-1 untuk keunggulan Persitangsel bertahan hingga laga usai.

Kekalahan Deltras ini harus membuat tim asuhan pelatih kepala Harmadi wajib memenangkan pertandingan laga ketiga fase grup D, besok jumat (8/12) menghadapi Persbit Bitung, kick off pukul 13.20 wib di stadion Kebondalem Kendal untuk melaju ke babak 16 besar. (*)

Tuesday, December 5, 2017

Ayo Amankan 3 Poin Lawan Persitangsel

Rebut Bola : Imam Bandaniji (kanan) duel dengan pemain Batang Anai FC [foto : M.Ainul]
DELTACYBER - Sukses meraih 3 poin pertama di babak nasional kemarin siang (4/12) melawan Batang Anai FC dengan skor 4-0, menjadi modal berharga bagi skuad Deltras Sidoarjo untuk lolos ke babak 16 besar fase nasional Liga 3 2017. Di grup D, sementara ini Deltras menduduki peringkat pertama klasemen sementara dengan 3 poin, unggul selisih gol dari peringkat kedua Persbit Bitung.

Kini, Deltras Sidoarjo akan melakoni laga kedua menjamu Persitangsel Tangerang Selatan nanti sore (6/12) di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 15.15 wib.

Apabila Wimba Sutan Fanosa cs berhasil mengamankan 3 poin sore nanti, Deltras total sudah mengumpulkan 6 poin dari dua pertandingan dan bisa dipastikan lolos ke babak 16 besar berstatuse sebagai runner-up grup atau juara gurup.

Di babak 16 besar, 8 besar, semifinal, dan final format turnamennya ialah knock out alias sistem kalah langsung gugur. Dengan format seperti itu, Deltras harus menjadikan setiap pertandingan adalah ibarat laga final untuk meraih kemenangan dan melaju terus sampai laga final nanti tanggal 17 desember guna mendapatkan tiket promosi ke Liga 2 musim depan. (*)

Deltras Harus Manfaatkan Kondisi Kebugaran Persitangsel

Jumpa Deltras : M. Husein saat pemanasan bersama tim Persitangsel [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Persitangsel Tangerang Selatan berhasil melaju ke fase nasional Liga 3 2017 memalui babak play off terlebih dahulu. Runner-up Liga 3 regional Banten tersebut sukses menyingkirkan dua lawannya di babak play off grup 4 yakni Persidago Gorontalo dan Persigumas Gunung Mas.

Setelah berduel di babak play off, Persitangsel langsung fokus menatap babak nasional 32 besar. Kondisi fisik kebugaran pemain bisa menjadi titik lemah Persitangsel. Pasalnya, bermain dua hari sekali dan waktu istirahan yang sedikit dapat membuat para punggawa Persitangsel kelelahan.

Alhasil, di laga perdana 32 besar babak nasional kemarin sore (4/12) melawan Persbit Bitung, Persitangsel harus menyerah 2-1.
Melawan Deltras sore ini (6/12) Persitangsel hanya punya waktu satu hari istirahat. Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal bagi Deltras dengan keletihan pemain Persitangsel untuk mengamankan 3 poin.

Di skuad Persitangsel sendiri, stopper andalan mereka yang juga salah satu punggawa seniornya yakni M. Husein adalah mantan punggawa Deltras Sidoarjo di kompetisi Divisi Utama tahun 2014 silam. (*)

Preview Deltras Sidoarjo vs Persitangsel Tangerang Selatan (6/12)

Jangan Lengah : Pemain Deltras (merah) Wahyu Firmansyah saat melawan Batang Anai FC [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Wimba Sutan Fanosa dan kolega sore nanti bakal menjalani pertandingan kedua penyisihan grup D babak nasional Liga 3 2017 melawan Persitangsel Tangerang Selatan, di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 15.15 wib.

Di laga pertama kemarin (4/12) Deltras sukses meraup poin penuh setelah menaklukkan Batang Anai FC dengan skor cukup telak 4-0, dua gol masing-masing dicetak M. Zainal Abidin dan Wimba Sutan Fanosa.
Sedangkan lawan Deltras sore ini Persitangsel, di laga perdana kemarin sore mereka harus menyerah 1-2 dari Persbit Bitung. Runner-up Liga 3 regional Banten itu, kini berada di peringkat 3 klasemen sementara grup D.

"Kami harus tetap fokus dan konsentrasi menghadapi Persitangsel Tangerang Selatan sore ini. Meskipun kemarin mereka kalah, jelas kami wajib fokus untuk memenangkan pertandingan." ungkap Adi Putra Setiawan, asisten pelatih Deltras.

Deltras sendiri apabila sore ini berhasil meraih 3 poin dari Persitangsel, menjadikan 6 poin sudah dikumpulkan Sutrisno Hardi dkk serta berada di puncak klasemen sementara grup D dan dipastikan melangkah ke babak 16 besar. (*)

Sempat Dilarikan Ke Rumah Sakit Akibat Benturan, Kondisi Pras Sudah Membaik

Dalam Perawatan : Pras Aditya [foto : Agustina]
DELTACYBER - Pertandingan perdana Deltras di grup D babak nasional kemarin (4/12) melawan Batang Anai FC sempat terjadi insiden benturan keras antara pemain Batang Anai FC dengan kiper Deltras, Pras Aditya. Kondisi Deltras sudah unggul 3-0, kiper bernomor punggung 12 itu benturan cukup keras, setelah ujung sepatu kaki lawan mengangkat terlalu tinggi sampai masuk ke leher Pras.

Pertolongan pertama langsung ditangani oleh massaeur tim Deltras, yang masuk ke lapangan. Kondisi Pras memang sudah agak sadar, serta tim tandu juga sudah masuk dan digotong ke pinggir lapangan.
Mobil Ambulans yang jaraknya agak jauh dari titik Pras dirawat di pinggir lapangan, membuat Ambulans agak sedikit terlambat untuk menjangkaunya.

Kiper kelahiran 13 Mei 1996 itu akhirnya dibawa Ambulans ke rumah sakit terdekat, RS. H. Soewondo. Di rumah sakit, kondisi Pras Aditya sudah sadarkan diri dan mendapat perawatan Dokter juga di foto ronsen untuk meyakinkan hasilnya.

"Alhamdulilah kondisi saya sudah baik, terima kasih atas doanya keluarga Deltras dan Deltamania." ujar Pras.

Kini kondisi Pras sudah pulih dan sudah kembali bergabung bersama tim Deltras untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Persitangsel Tangerang Selatan besok sore (6/12) di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 15.15 wib. (*)

Monday, December 4, 2017

Review Deltras Sidoarjo vs Batang Anai FC (4/12)

Ngotot : Rezky Renaldy (kanan) dijaga ketat Pemain Batang Anai FC [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Tim asal kota Udang, Deltras Sidoarjo berhasil melewati laga perdana babak nasional Liga 3 2017 grup D dengan hasil kemenangan telak 4-0 atas Batang Anai FC, pada pertandingan siang tadi (4/12) di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 13.00 wib.

Empat gol Deltras Sidoarjo dicetak oleh M. Zainal Abidin serta Wimba Sutan Fanosa masing-masing dua gol. Babak pertama Deltras Sidoarjo unggul dulu 1-0, 3 gol tambahan dicetak di babak kedua.

Di babak pertama, menit-menit permainan kedua tim berjalan seimbang. Batang Anai FC sesekali berani menyerang lini belakang Deltras, begitupun dengan peluang-peluang Deltras yang juga masih mentah. Menit ke-16 wasit menunjuk titik putih, penetrasi Rezky Renaldy yang menusuk dilanggar oleh bek Batang Anai. Sayang, tendangan Imam Bandaniji masih bisa ditepis kiper lawan.

Baru di menit ke-19 gol pembuka Deltras dari kaki M. Zainal Abidin, tendangan dari luar kotak pinaltinya tak bisa dihalau kiper Batang Anai FC, Rizky Bima Saputra. Deltras unggul 1-0 di turun minum.
Babak kedua, tim asuhan pelatih kepala Harmadi ini langsung berinisiatif menyerang. Sutrisno Hardi ditarik keluar digantikan Wahyu Firmansyah. Menit-51 wasit kembali menunjuk pinalti, kali ini pemain Batang Anai FC jelas hands ball dikotak terlarang. Zainal Abidin dengan tenang mengecoh kiper Batang Anai FC, 2-0 unggul.

Di menit-68 Deltras memasukan Wimba Sutan menggantikan Imam Bandaniji. Hasilnya menit-70 lolos dari kawalan bek lawan, tendangan plesing Wimba melebarkan skor 3-0.
Gol keempat Deltras, assiste Rezky Renaldy dari sektor kanan lini pertahanan Batang Anai, sukses dimanfaatkan Wimba Sutan dengan headingnya. 4-0 bertahan hingga laga usai.

Kemenangan perdana Deltras Sidoarjo ini menempatkan Deltras sementara di peringkat pertama grup D dengan 3 poin, sementara di laga lainnya grup D Persbit Bitung sukses menang tipis 2-1 atas Persitangsel Tangerang Selatan. (*)

Menang 4-0 Atas Batang Anai FC, Tim Pelatih Masih Belum Puas

Menang Perdana di Babak Nasional : M. Zainal Abidin Selebrasi gol Pertama [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Delta Putra Sidoarjo memulai laga perdana grup D babak nasional Liga 3 2017 dengan hasil positif. Siang tadi (4/12) Deltras berhasil meraih 3 poin atas Batang Anai FC dengan skor 4-0 di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 13.00 wib.

Empat gol Deltras dicetak oleh dua pemain, M. Zainal Abidin dan Wimba Sutan Fanosa, masing-masing dua gol.

Namun, Assisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan mengaku masih belum puas dengan kinerja para punggawanya.

"Masih kurang puas dengan permainan tim tadi siang. Karena anak-anak belum bisa menjalankan skema dengan baik." ujarnya.

Deltras akan melakoni laga keduanya besok rabu (6/12) melawan Persitangsel Tangerang Selatan di stadion Kebondalem, Kendal, kick off pukul 15.15 wib. (*)

Sunday, December 3, 2017

Preview Laga Perdana Deltras vs Batang Anai FC di Babak Nasional

Optimis : Skuad Deltras berlatih di salah satu lapangan desa di kabupaten Kendal tadi pagi (3/12)

DELTACYBER - Pertandingan perdana Deltras Sidoarjo babak nasional grup D digelar besok siang (4/12) di stadion Kebondalem, Kendal, kick off pukul 13.00 wib menghadapi Batang Anai FC. Detras Sidoarjo tergabung di grup D bersama Batang Anai FC, Persitangsel Tangerang Selatan dan Persbit Bitung.

Tim yang identik dengan warna merah-merah ini bakal menjamu lawannya yang berstatus sebagai kampiun liga 3 regional Sumatera Barat, Batang Anai FC.

Asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan mengaku ketiga tim yang menjadi lawan Deltras di fase grup memiliki kekuatan tim yang merata.

"Yang jelas kekuatan tim lawan kami di grup D semua sama-sama berat, dan peluang untuk lolos ke fase selanjutnya semua sama." ungkapnya.

Jelas kekuatan Batang Anai FC tak bisa dianggap sebelah mata, tim asal Padang Pariaman itu menjadi jawara di Liga 3 regional sudah jadi bukti kekuatan mereka terkuat di Sumatera Barat.

Manajemen dan Pelatih Sambangi Deltamania Yang Sudah Berada di Kendal

Kebersamaan : Deltamania bersama Perwakilan Manajemen tim di stadion Kebondalem, Kendal

DELTACYBER - Delta Putra Sidoarjo besok senin siang (3/12) bakal melakoni laga perdananya di fase nasional Liga 3 2017 grup D melawan jawara Liga 3 regional Sumatera Barat yakni Batang Anai FC, di stadion Kebondalem Kendal, kick off pukul 13.00 wib.

Pendukung setia mereka, Deltamania bahkan hari ini sudah berada di kota Kendal. Sekitar 20 Deltamania disambut oleh suporter tuan rumah Persik Kendal, The Black Man dan Bombers. Bahkan perwakilan Deltamania yang kemarin malam (2/12) terlebih dulu sampai di Kendal, menginap di sekretariat The Black Man.

Manajemen Deltras Sidoarjo diwakiliki manajer Ichwan Rianto serta perwakilan pelatih Adi Putra Setiawan selaku asisten pelatih tim, tadi sore (3/12) menyambangi Deltamania yang berangkat dari Sidoarjo dengan estafet, menumpang di truk.

"Terima kasih untuk manajemen dan pelatih yang sudah melihat kondisi rekan-rekan Deltamania di Kendal." ujar cak Kaji Buyut, salah seorang korlap Deltamania Tulangan yang juga turut berangkat ke Kendal. (*)

Saturday, December 2, 2017

Deltamania Yang Awaydays Kendal Diharap Jaga Ketertiban

Dukungan Langsung : Deltamania yang estafe menuju Kendal

DELTACYBER - Beberapa perwakilan Deltamania sudah datang di kabupaten Kendal kemarin malam (2/12) dan diterima dengan baik oleh suporter tuan rumah Persik Kendal, Bombers dan The Black Man. Sekitar 20 orang Deltamania berangkat dari sidoarjo malam hari dengan cara estafet yakni menumpang truk-truk dan berpindah ke truk lain menuju Kendal.

Informasi yang diterima redaksi Deltacyber, Deltamania yang estafet sudah sampai di kabupaten Kendal siang ini (3/12) dan disambut langsung oleh suporter tuan rumah di basecamp.

Dukungan langsung Deltamania yang estafet ke Kendal tentu menjadi modal berharga bagi Deltras, untuk melakoni di laga perdana babak nasional besok siang (4/12) melawan Batang Anai FC kick off 13.00 wib di stadion Kebondalem Kendal.

Selain estafet beberapa korcam, korwil, atau komunitas ada yang berangkat menuju Kendal dengan menggunakan kendaraan mobil pribadi atau bus. (*)


Deltamania Mulai Datang di Kendal

Jalin Seduluran : Deltamania dan suporter Persik Kendal

DELTACYBER - Suporter setia Deltras Sidoarjo, Deltamania tak ingin tim kebanggaannya berjuan sendirian di fase penentuan babak nasional Liga 3 2017 kali ini. Pasalnya, babak nasional menjadi fase paling menentukan langkah Deltras Sidoarjo untuk berjuang dengan semaksimal mungkin meraih hasil terbaik.

Beberapa perwakilan Deltamania kemarin malam (2/12) sudah datang di kabupaten Kendal.
"Kami ingin mengawal tim Deltras Sidoarjo besok di laga pertama melawan Batang Anai FC (4/12) dan laga-laga penting selanjutnya." ujar Fadly salah seorang Deltamania yang sudah berada di Kendal.

Perwakilan Deltamania tersebut sudah disambut dan dijamu dengan hangat oleh suporter tuan rumah yakni Bombers dan The Black Man, suporter Persik Kendal.

Deltamania dan suporter tuan rumah sendiri, pertemuan kali ini menjadikan pertemuan yang pertama kalinya. Karena, kedua suporter belum pernah bertemu dalam sebuah pertandingan atau. Tentu, ini menjadi momen baik bagi kedua belah suporter untuk menjalin silahturahmi. (*)