Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Saturday, July 15, 2017

Preview Pamekasan FC vs Deltras Sidoarjo (16/07)

Lindungi Bola : Achmad Setiawan (merah) duel dengan pemain Persegres Putra [foto : M.Ainul Budi]

DELTACYBER - Tren hasil positif Deltras Sidoarjo selama lima laga terakhirnya di grup C liga 3 2017 jawa timur membuat Wimba Sutan Fanosa cs kembali ingin meraih poin penuh dalam lawatannya sore ini (16/07) menjamu tim tuan rumah Pamekasan FC di stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

Menghadapi Pamekasan FC, Deltras berbekal kemenangan terakhirnya kemarin rabu (12/07) atas Persegres Putra dengan skor 3-0. Namun, The Lobster datang ke Pamekasan dengan kondisi fisik beberapa pemainnya kelelahan karena berbagai faktor.

Asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan membenarkan bahwa beberapa pemainnya masih ada yang lelah fisiknya sebelum bertanding sore nanti. Namun, ia tetap yakin anak asuhnya bisa bermain maksimal.

"Kami tetap bertekad untuk memperoleh hasil maksimal, semoga saja kami bisa melakukannya itu nanti sore," ujar Adi Putra Setiawan.

Sementara itu lawan Deltras, Pamekasan FC juga sama-sama ingin mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Sampai laga keempat yang sudah dijalani tim asuhan pelatih kepala Edy Sutrisno itu, masih berada di peringkat enam dengan poin 4. Hasil 1 kali menang, satu kali seri dan dua kali sudah menelan kekalahan. (bid)


Jefri Dwi Hadi, Cicipi Timnas Usai Antar Klub Juara (2)

Kapten : Jefry Dwi Hadi saat berjersey Sidoarjo United 

Mampu Tembus Persaingan dengan Para Senior

Bakatnya yang menjanjikan membuat Jefri Dwi Hadi jadi buruan. Namun, klub seatap, Gelora Dewata, yang beruntung meminang.
--
NYALI Jefri Dwi Hadi diuji. Di usia masih belasan, dia harus pergi ke Bali.
 Namun, kepergiannya itu bukan berwisata. Dia harus ke Pulau Dewata, julukan Bali, karena direkrut tim Divisi Utama, Gelora Dewata.

 ''Ada beberapa pemain muda yang diambil Gelora Dewata. Jadi saya tetap ada teman di sana,'' kenang Jefri.

Meski berasal dari manajemen yang sama, tapi bukan hal yang mudah baginya untuk menembus skuad Gelora Dewata. Dia harus bersaing dengan para penggawa senior seperti Nus Yadera.

''Pelatih fair, yang bagus yang dipasang. Jadi saya semangat,'' ujar Jefri.

Lambat laun, dia bisa menembus kerasnya persaingan. Bahkan, posisinya sebagai gelandang tak tergantikan.

Ternyata, Gelora Dewata mulai ancang-ancang hengkang. Sidoarjo menjadi tujuan utama. Alasannya, Kota Udang, julukan Sidoarjo, punya stadion yang sangat layak yang baru saja dipakai menggelar pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Hanya, posisi pelatih masih dipegang Sinyo Hartono. Di tangan dia, bakat dan kemampuan Jefri semakin melesat.

Hanya, nama Gelora Dewata sudah berganti menjadi menjadi Gelora Putra Delta (GPD). Musim berganti, pada 2002, Sinyo Hartono hengkang ke Persebaya Surabaya.

Otomatis jabatannya digantikan. Yudi Suryata menjadi arsitek tim dan setelah itu Suharno masuk.

Namun, itu tak membuat peranan Jefri tergantikan. Dia tetap menjadi nyawa permainan The Lobster, julukan Deltras, nama baru pengganti GPD.

Pada 2003, kemampuannya terpantau PSSI Jatim. Mereka memanggilnya untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON). (*/bersambung)

sumber - www.pinggirlapangan.com

Jefri Dwi Hadi, Cicipi Timnas Usai Antar Klub Juara (1)

Jefry Dwi Hadi : Saat membela Sidoarjo United musim lalu 2016 [foto : M.Ainul Budi]

Ke Surabaya untuk Kembangkan Karir

Namanya lama berkibar di pentas sepak bola. Dia pun tercatat sebagai pemain yang pernah mengenakan kostum dengan logo Garuda di dada.
--
KAOS yang dikenakan hijau bergaris putih. Sekilas mirip dengan kostum Persebaya.

Untung bukan. Si pemakai kaos memang belum pernah bergabung dengan klub yang didukung Bonek tersebut.

Tak lama berselang, sebuah topi ala yang dipakai pelatih senior Sartono Anwar, yang kini menangani tim Liga 2 Madiun Putra, dikenakan. Dia bersama penulis dan mantan bintang timnas Indonesia Uston Nawawi pun bergegas masuk mobil.

Saat ini, Jefri Dwi Hadi, sosok yang memakai kaos hijau dan bertopi, memang tengah dekat dengan Uston. Ini karena keduanya tengah berkolaborasi menukangi tim Liga 3 Putra Jombang.

Baginya, menjadi pelatih juga menjadi pilihan usai memutuskan pensiun sebagai pemain. Klub terakhir yang dibelanya adalah Sidoarjo United di ajang Liga 2.

''Sambil belajar. Jadi pelatih di internal Askab Sidoarjo yang pertama,'' ujar Jefri.

Dia mengakui menjadi pelatih bukan hal yang mudah. Hanya, pengalamannya segudang sebagai pesepak bola ikut membantu.

Di pentas sepak bola nasional, nama Jefri cukup dikenal. Apalagi, dia sudah lama malang melintang.

Karir sepak bola di mulai dari kampung halamannya di Blitar, Jawa Timur. Namun, keinginan untuk maju membuat dia hijrah ke Surabaya.

''Saya bergabung dengan Putra Gelora. Setelah itu, sempat ke Persebaya Junior dan Pelajar Jatim,'' lanjut lelaki yang kini berusia 36 tahun tersebut.

Bakat Jefri di Kota Pahlawan, julukan Surabaya, terendus klub di ajang kompetisi PSSI. Namun, Putra Gelora tak mau melepaskan begitu saja.
 Kebetulan, Putra Gelora berintuk di klub Divisi Utama, Gelora Dewata, Bali. Keduanya sama-sama milik tokoh sepak bola. H. M. Mislan. (*/bersambung)

sumber - www.pinggirlapangan.com

Adi Putra Setiawan : Fisik Pemain Masih Kelelahan


DELTACYBER -  Persiapan sebelum bersua tim tuan rumah Pamekasan FC besok minggu sore (16/07), skuad The Lobster masih terlihat kelelahan. Setelah perjalanan dari Sidoarjo pagi tadi, siang sudah sampai di Pamekasan, dan sorenya langsung mencoba lapangan stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

Adi Putra Setiawan, asisten pelatih Deltras menilai kondisi beberapa pemainnya terlihat jet lag dan kelelahan. Bukan hanya dari perjalanan namun juga ada beberapa pemain yang dari kerja langsung bertolak ke Pamekasan.

"Pemain-pemain terlihat kondisi fisiknya masih banyak yang kelelahan, karena berbagai faktor. Ada yang lelah dari kerja dll. Kami tentunya berharap pemain siap meskipun fisik masih lelah," ujarnya kepada Deltacyber.

Terlepas dari faktor tersebut, Setiawan tetap memompa semangat bertanding skuadnya guna meraih hasil absolut besok.
"Kami tetap bertekad untuk memperoleh hasil maksimal, semoga saja kami bisa melakukannya itu besok," imbuhnya. (bid)