Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Friday, August 4, 2017

Dua Pemain Asal Jabon ini Kembali Bergabung Bersama Deltras

Ali Faizin (kiri) dan Achmad Mufid (kanan)

DELTACYBER - Setelah menambah dua tenaga baru di putaran kedua ini terlebih dahulu gelandang asal Nganjuk, Dhomas Aditya, dan stopper muda dari kecamatan Krian M. Nizar Firmansyah. Kini The Lobster menggaet dua mantan punggawanya di musim lalu saat Deltras bermain di liga nusantara 2016. Dua pemain itu gelandang Ali Faizin serta bek Achmad Mufid Ifany.

Keduanya adalah sama-sama membela Deltras dan menjadi pemain pilar di kompetisi liga nusantara 2016 kemarin. Dua pemain yang sama-sama berasal dari kecamatan Jabon, Sidoarjo itu sudah mengikuti sesi latihan tim Deltras.

Bahkan, Ali Faizin dibawa saat lawatan Deltras kemarin menjamu tuan rumah Cahaya Muda di stadion R.Soenarto Pamekasan (2/8).

"Alhamdulilah saya dipercaya manajemen dan pelatih untuk bisa bergabung kembali bersama Deltras Sidoarjo di putaran kedua ini," ujar Ali Faizin.

Sementara itu, Achmad Mufid saat disinggung persaingan pemain belakang Deltras yang cukup ketat, membuatnya terpacu untuk selalu memberikan penampilan terbaik dalam sesi latihan.

"Para pemain belakang Deltras sekarang bagus-bagus. Saya juga ingin memberikan yang terbaik," kata Mufid.

Achmad Mufid berkomentar bahwa peluang The Lobster untuk melajut ke babak selanjutnya terbuka lebar.

"Menurut saya di grup C ini, tim Deltras sudah menjadi tim yang solid, dan bisa untuk lolos ke babak selanjutnya," ungkap Mufid. (bid)

Jefri Dwi Hadi, Cicipi Timnas Usai Antar Klub Juara (5)

Jefry Dwi Hadi (tengah) Saat membela Sidoarjo United tahun lalu

Pilih Memulai Karir Pelatih dari Bawah

Usia  yang merambat tua membuat Jefri Dwi Hadi memilih pensiun sebagai pesepak bola. Hanya, dia belum bisa lepas dari olahraga yang telah melambungkan namanya itu.
--
Untuk ukuran pesepak bola, Jefri Dwi Hadi termasuk sukses. Gelar juara kasta tertinggi pernah diraih saat membela Persik Kediri.

Sebagai pemain nasional pun pernah diraskana di era pelatih Peter Withe dari Inggris. Ini membuat Jefri pun punya caps.

Hanya, semua itu belum jaminan di dunia yang kini ditekuni, pelatih. Lelaki 36 tahun tersebut masih dianggap hijau.

''Saya menangani klub internal Persida Sidoarjo. Ada tawaran yang akhirnya saya terima,'' kata Jefri.

 Meski masih minim pengalaman menjadi pelatih tapi sentuhannya cukup mumpuni. Banyak pesepak bola muda yang terasah bakatnya di tangan Jefri.

''Beberapa anak asuh saya main di Liga 2 dan banyak di Liga 3,'' ungkap Jefri.

Modal itulah yang membuat Uston Nawawi, salah satu legenda Persebaya Surabaya, mengajaknya menjadi asisten di klub Liga 3, Putra Jombang. Jefri tak menolak karena baginya Uston bukan orang asing. Keduanya sering bermain bersama dalam satu tim lokal Sidoarjo, 81.

Jefri berharap karirnya sebagai pelatih tidak terlalu jauh dengan ketika masih aktif sebagai pesepak bola. Untuk itu, dia memilih memulai dari bawah.

''Sekalian mau cari lisensi AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia). Mumpung masih muda,'' pungkasnya. (*/habis)

sumber - www.pinggirlapangan.com