Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Monday, August 21, 2017

Kembali Harmonisnya, Ultras Mania Gresik dan Deltamania


DELTACYBER - Matcday ke-11 kemarin (20/8) tuan rumah Laskar Poesponegoro julukan Persegres Putra menghadapi Deltras Sidoarjo di lapangan Dalegan, Gresik mempertemukan kedua belah suporter. Suporter setia Deltras Sidoarjo, Deltamania benar-benar mengawal tim kebanggaannya saat bertandang ke Gresik. Mereka disambut hangat oleh suporter tuan rumah, Ultras Mania Gresik yang beberapa hari sebelumnya menerima niat baik Deltamania bersilahturahmi ke basecamp mereka.

Sekitar 150 Deltamania datang ke Gresik dengan berbagai macam kendaraan. Beberapa kordinasi kecamatan sengaja menyewa mini bus, atau beberapa komunitas yang mengendarai kendaraan pribadi. Namun, juga ada Deltamania yang mengendarai dengan santai sepeda motor ke lapangan Dalegan, Gresik.

Di Gresik, Deltamania sudah disambut oleh Ultras Mania Gresik, juga rekan-rekan Bonek Gresik dan beberapa perwakilan LA.Mania yang juga turut hadir.
Deltamanai ditempatkan di tribun tepat belakang bench pemain Deltras. Terdengar saling berbalas lagu antara Ultras dan Deltamania di pertengahan laga.

"Alhamdulilah, ini menjadi kabar baik untuk semua Deltamania dan Ultras Mania. Bahwa kami menjalin rasa persaudaraan antar suporter. Terima kasih untuk Ultras Mania, Bonek Gresik, LA.Mania yang sudah menyambut kami kemarin," ungkap Dimas, salah satu korlap Deltamania kecamatan Prambon. (*)

Galeri Foto Persegres Putra vs Deltras Sidoarjo (20/8)

Seri : Tim Deltras melawan Persegres Putra [foto : Rio Zulkarnain]
 DELTACYBER - Deltras harus puas meraih hasil imbang lagi di matchday ke-11 kemarin sore (20/8) menghadapi perlawanan sengit dari tuan rumah Laskar Poesponegoro julukan Persegres Putra. Deltras hanya membawa pulang satu poin dari lapangan Dalegan, Gresik.

Permainan kedua tim sama-sama alot di babak pertama. Deltras langsung mengambil inisiatif serangan dan tuan rumah memilih bertahan mengandalkan serangan balik. Strategi mengandalkan serangan balik cepat berbuah manis untuk Persegres Putra.

Bahkan Deltras harus tertinggal dahulu dari Ahmad Robiyanto di menit ke-25 babak pertama. Tim asuhan pelatih kepala Harmadi itu baru bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan pinalti Levi Fahmi di pertengahan babak kedua. Hingga peluit panjang wasit ditiup skor 1-1 bertahan hingga usai.

Berikut Galeri Foto Persegres Putra vs Deltras Sidoarjo (20/8) =
[Foto : Rio Zulkarnain]









Tetap Fokus Hadapi Pamekasan FC Besok Rabu

Kerja Keras : Jajaran Pelatih Deltras [foto : Rio Zulkarnain]
DELTACYBER - Meraih hasil imbang di tiga laga terakhir secara beruntun, yakni melawan PS. Kota Pahlawan (0-0), PS. Sinar Harapan (3-3), dan terakhir menjamu tuan rumah Persegres Putra (1-1). Membuat kubu The Lobster wajib mengevaluasi ada apa dengan permainan mereka di tiga laga terakhir tersebut.

Saat disinggung mengenai tiga kali hasil seri beruntun kemarin. Adi Putra Setiawan mengaku bahwa hasil tersebut tetap harus disyukuri. Deltras masih berada di tren positif  belum terkalahkan. Dan hasil tersebut menjadi evaluasi jajaran pelatih dan para pemainnya.

"Ya tetap bersyukur dengan hasil seri. Ternyata kita semua pelatih, pemain saling intropeksi dan evaluasi untuk lebih baik lagi. Inilah sepakbola kapanpun dan saat apapun bisa terjadi begitu saja disaat kita lengah," ujar Setiawan.

Pertandingan terakhir fase grup C, The Lobster bermain di pertandingan home besok rabu sore (23/8) di stadion Gelora Delta Sidoarjo, menjamu tamunya Pamekasan FC.

Adi Putra Setiawan asisten pelatih bersama pelatih kepala Harmadi tetap bersiap untuk fokus kembali menghadapi matchday ke-12 tersebut.

"Kami tetap fokus di laga terakhir fase grup dan bekerja keras untuk mengamankan 3 poin di kandang," kata Setiawan. (*)

Tiga Pemain Pilar Deltras Cedera

Istirahat : Wimba Sutan yang mengalami cedera engkel [foto : Rio Zulkarnain]

DELTACYBER - Deltras Sidoarjo sudah dipastikan lolos ke babak 12 besar. Status The Lobster di grup C ialah sebagai pemuncak klasemen. Poin Deltras hingga pertandingan ke-11 yakni 27 poin. Hasil dari 8 kali menang dan 3 kali bermain imbang.

Poin The Lobster sudah tak bisa dikejar oleh para pesaingnya di peringkat kedua atau ketiga. Namun, Deltras harus bersiap tak bisa memainkan beberapa pemain pilarnya yakni striker andalan mereka Wimba Sutan Fanosa, gelandang Zainal Abidin dan stopper muda Akmal Fakhri.
Ketiganya menderita cedera pada pertandingan terakhir kemarin (20/8) melawan Persegres Putra di lapangan Dalegan, Gresik.

"Untuk 3 pemain yang cedera ini menjadi masalah bagi kami tim pelatih. Tetapi kami tidak boleh diam dan harus berlatih lebih keras dengan pemain yang ada," ungkap Adi Putra Setiawan, asisten pelatih Deltras.

Wimba Sutan cedera engkel di pertengahan babak pertama. Akmal Fakhri menderita cedera ringan di kaki kanannya pada pertengahan babak kedua. Sedangkan Zainal Abidin di penghujumg laga usai ia salah jatuh dengan posisi tangan kanan tertindih badannya.

Mereka kini sudah mendapat perawatan dari dokter tim The Lobster.
"Kami meminta doanya agar 3 pemain tersebut cepat sembuh dan bisa kembali bersama kami," imbuh Setiawan. (*)

Terus Menyerang, Deltras Kebobolan Melalui Serangan Balik

Belum Beruntung : Wimba Sutan di laga kemarin [foto : Rio Zulkarnain]

DELTACYBER - Menjamu tuan rumah Persegres Putra kemarin sore (20/8), The Lobster julukan Deltras Sidoarjo tetap berani untuk keluar menyerang meskipun bermain di laga tandang. Mengandalkan Wimba Sutan Fanosa di lini depan, dan para gelandang Deltras yang bermain energik kemarin, Deltras justru banyak mendapat peluang.

Penetrasi dari Aisy Budi di sektor kanan Persegres Putra beberapa kali merepotkan lini belakang mereka. Namun, peluang yang didapat masih belum berbuah menjadi skor. Satu gol penyama kedudukan 1-1 Deltras, dicetak dari kaki stopper Levi Fahmi di pertengahan babak kedua.

"Sayang sekali, walau pertandingan berjalan bagus kami hanya mendapat satu poin. Kami unggul di permainan dan menciptakan banyak peluang. Tetapi keberuntungan belum berpihak," ujar Adi Putra Setiawan seusai pertandingan.

Setiawan, sapaan akrab Adi Putra Setiawan selalu mengingatkan kepada para punggawanya untuk tak mengulangi kesalahan yang sama.

"Kami mengingatkan kepada para pemain untuk tidak melakukan kesalahan yang sama di laga berikutnya," kata Setiawan.
Penyelesaian akhir, konsentrasi permainan dan fokus lini belakang menjadi tugas jajaran pelatih di laga berikutnya.

"Kemasukan gol disaat menyerang adalah sebuah pertandingan. Itu menjadi evaluasi kami yang harus diperbaiki kedepannya," imbuh Setiawan. (bid)