Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, September 7, 2017

Galeri Foto Deltras Sidoarjo vs Pspk Pasuruan (6/9)

Kapten : Achmad Setiawan (merah) [foto : Agung Alfian]
DELTACYBER - Deltras Sidoarjo berhasil menang tipis 1-0 atas tamunya Pspk Pasuruan di laga kemarin sore (6/9) di stadion Gelora Delta Sidoarjo, dalam lanjutan babak 12 besar grup G. Gol satu-satunya Deltras dicetak oleh Levi Fahmi di menit ke-69.

Dengan kemenangan ini, Deltras berada di peringkat kedua grup G dari 2 laga dengan 3 poin. Kemenangan ini juga sangat penting  bagi The Lobster untuk menjaga asa peluang lolos ke babak semifinal.

Berikut Galeri Foto Deltras Sidoarjo vs Pspk Pasuruan (6/9) =






Menang Atas Pspk, Deltras Jaga Peluang Lolos

Duel : Sutrisno Hardi saat berebut bola dengan pemain Pspk [foto : Agung Alfian]

DELTACYBER - Hasil negatif Deltras di laga perdana melawan Persid Jember kemarin (3/9) membuat The Lobster wajib menang atas Pspk Pasuruan di laga sore kemarin (6/9). Pasukan The Lobster akhirnya mampu menang tipis 1-0 atas Pspk, berkat gol semata wayang Levi Fahmi di menit ke-69.

Poin 3 tersebut menjadi poin penting Deltras untuk tetap menjaga asa lolos ke babak semifinal Liga 3 Jawa Timur di babak 12 besar ini.

Deltras kini berada di peringkat dua grup G, dibawah Persid Jember yang masih memimpin sementara, terpaut selisih gol saja. Persid Jember dan Pspk dijadwalkan bertanding pada minggu sore besok (10/9) di kandang Pspk, stadion Untung Suropati Pasuruan.

Sementara Deltras kembali bermain pada tanggal 13 september rabu pekan depan menjamu Macan Raung julukan Persid Jember di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Pertandingan melawan Persid besok menjadi laga hidup mati Deltras. 

Pasalnya, selain wajib mengamankan 3 poin di publik sendiri, Deltras harus mampu melebih skor 2-0 di pertemuan pertama kemarin. Karena dalam babak 12 besar ini, tim yang lolos sebagai juara grup selain poin, head to head menjadi sistem grup untuk lolos ke semifinal. (*)

Tim Pelatih Soroti Penyelesaian Akhir


DELTACYBER - Wajib mengamankan tiga poin di kandang sendiri kala bersua Pspk Pasuruan kemarin sore (6/9) Deltras Sidoarjo bermain menyerang sejak menit awal. Rezky Renaldy dan Sutrisno Hardi beberapa kali memperoleh peluang, sayang, di babak pertama tak ada gol tercipta.

Di babak kedua, gol Deltras baru tecipta di menit ke-69 setelah Renaldy dijatuhkan di kotak terlarang dan berbuah pinalti. Levi Fahmi, bek Deltras sukses memperdaya kiper Pspk.

Setelah unggul, Deltras masih tetap membongkar pertahanan Pspk, 10 menit jelang laga usai peluang emas didepan gawang Pspk, tendangan Sutrisno Hardi masih melenceng tipis.

Statistik pertandingan, 17 kali tendangan Deltras, 5 kali shoot on target dan 12 kali shoot off target. Membuktikan bahwa The Lobster memiliki sejumlah peluang, namun finishing yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim Pelatih.

Adi Putra Setiawan menyoroti peluang-peluang yang didapat lini depan Deltras dan tak membuahkan gol. Masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

"Kembali ke mental bertanding anak-anak. Kami sudah instruksikan untuk lebih tenang dalam menyelesaikan peluang. Harusnya lawan Pspk kami bisa cetak 5 sampai 6 gol, tetapi hanya 1 gol. Namun, Kami tetap bersyukur atas raihan 3 poin ini," kata Setiawan.

Wimba Sutan Dimainkan 5 Menit Akhir Lawan Pspk

Wimba : Pada jeda babak kedua kemarin (6/9) [foto : Agung Alfian]

DELTACYBER - Ketidak hadiran sosok kapten sekaligus top skor Deltras Sidoarjo musim ini, yakni Wimba Sutan Fanosa memang sangat berpengaruh kepada performa The Lobster. Selain menjadi bomber andalan Deltras, sosok Wimba menjadi pemotivasi dan panutan bagi pemain-pemain muda Deltras lainnya.

Sumbangan 17 gol menjadi bukti betapa tajamnya mantan pemain Persik Kediri dan Persebaya Surabaya itu. Terakhir kali Wimba menjadi starter saat Deltras bertandang ke markas Persegres Putra (20/8) dan menjadi malapetaka bagi SuperWimba sebutan Deltamania kepada Wimba.

Di laga tersebut ia mengalami cedera engkel dan harus istirahat beberapa minggu. Namun, kondisinya kini sudah mulai pulih. Pertandingan penting melawan Pspk Pasuruan kemarin (6/9) ia masuk dalam line up Deltras, namun sebagai pemain cadangan.

Baru di menit ke-87 Wimba masuk menggantikan Sutrisno Hardi Kusuma. "Ya, memang untuk Wimba dia habis cedera. Kami mengembalikan mental dia untuk bertanding, kami beri kesempatan lima menit bermain," ungkap Adi Putra Setiawan, asisten pelatih Deltras usai pertandingan. (bid)


Menang Tipis, Deltras Bersyukur

Skuad Deltras di laga lawan Pspk kemarin (6/9) [foto : Agung Alfian]

DELTACYBER - Deltras Sidoarjo masih membuka jalan untuk lolos ke babak semifinal. Usai di laga kedua lanjutan babak 12 besar grup G kemarin sore (6/9), The Lobster berhasil mengamankan tiga poin di kandang sendiri menjamu tamunya Pspk Pasuruan.

Sejak menit awal babak pertama, bermain di publik sendiri sebenarnya Sutrisno Hardi dkk langsung menekan Pspk. Banyak peluang yang didapat belum bisa dikonversikan menjadi gol oleh Renaldy atau Sutrisno. Begitupun juga di babak kedua, masuknya Rifky Sholekhuddin menggantikan Ardiansyah menit 47 membuat lini tengah Deltras lebih variatif. Tusukan Rifky beberapa kali merepotkan lini belakang Pspk.

Gol semata wayang The Lobster dicetak stopper muda, Levi Fahmi di menit ke-69 melalui titik putih setelah Rezky Renaldy dilanggar bek Pspk di kotak terlarang. 1-0 Deltras unggul.

Unggul satu gol, Deltras masih bernafsu menyerang, sayang peluang yang didapat barisan Deltras masih terbuang percuma. Sampai babak kedua usai, skor akhir 1-0 untuk kemenangan Deltras.
Usai pertandingan, asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya karena banyak membuang peluang. Namun ia tetap mensyukur tiga poin yang sudah diraih timnya.

"Kali ini beban anak-anak semakin berat. Apalagi kemarin (3/9) kami kalah melawan Persid. Kalau sampai di laga lawan Pspk tadi (6/9) kami seri atau kalah, peluang kami untuk lolos habis. Tetapi kami sangat bersyukur dapat memenangkan pertandingan," ungkapnya.

Adi Putra Setiawan menyoroti peluang-peluang yang didapat lini depan Deltras dan tak membuahkan gol. Masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

"Kembali ke mental bertanding anak-anak. Kami sudah instruksikan untuk lebih tenang dalam menyelesaikan peluang. Harusnya lawan Pspk kami bisa cetak 5 sampai 6 gol, tetapi hanya 1 gol. Namun, Kami tetap bersyukur atas raihan 3 poin ini," imbuh Setiawan. (bid)