Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, January 25, 2018

Pendaftaran Tim Liga 3 Regional Jawa Timur 2018 Sudah Dibuka

Amir Burhanuddin : selaku sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur
DELTACYBER - Asosiasi PSSI Jawa Timur sudah mulai membuka pendaftaran bagi para klub yang bakal mengikuti kompetisi Liga 3 regional Jawa Timur 2018. PSSI Jawa Timur pada tanggal 18 januari kemarin sudah mengirim surat email bernomor 008/PSSI-JATIM/B/I/2018 kepada para Askab/Askot dan klub anggota PSSI Jawa Timur.

Di dalam suratnya tersebut, PSSI Jawa Timur membuka pendaftaran untuk tiga kompetisi yakni Liga 3, turnamen piala suratin U17, dan piala Pertiwi 2018 (sepakbola wanita). Pendaftaran dimulai tanggal 18 januari sampai batas akhirnya tanggal 2 februari 2018 besok.

Liga 3, turnamen piala suratin U17, dan piala Pertiwi akan diputar melalui Asprov masing-masing. Sedangkan kompetisi U15 & U13 diputar oleh masing-masing Askab/Askot.

Berkaitan dengan regulasi, pendaftaran pemain dan teknis pelaksanaan kompetisi, pihak Asprov PSSI Jawa Timur akan menyampaikan itu semunya menyusul lagi. (*)

Monday, January 22, 2018

Jelang Hari Jadi, Deltamania Agendakan Laga Uji Coba dan Pengajian

Meriah : Ulang Tahun Deltamania tahun lalu 2017

DELTACYBER - Menjelang hari ulang tahun Deltamania yang ke 17 tahun tanggal 16 februari bulan depan. Deltamania bakal menggelar beberapa kegiatan. Dalam rapat kemarin minggu siang (21/1) di sekretariat Deltamania GOR Sidoarjo, dibentuk juga panitia anniversary Deltamania 17 tahun tersebut.

Ketua panitia tahun ini ialah mas Ales, perwakilan Deltamania dari kordinasi kecamatan Sukodono. Saat dihubungi redaksi DeltaCyber, Ales mengatakan akan ada beberapa agenda untuk hari ulang tahun Deltamania bulan depan.

"Insyallah agenda itu ada pertandingan ujicoba dan pengajian untuk mendoakan tim ini lebih baik lagi di kompetis 2018." ujarnya.

Ales menambahkan uji coba tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 11 februari di stadion Gelora Delta Sidoarjo dan acara pengajiannya sendiri digelar tanggal 16 februari di sekretariat Deltamania.

Sementara itu untuk siapa lawan Deltras Sidoarjo di pertandingan uji coba nanti, Ales akan berkordinasi lagi dengan skuad Deltras Sidoarjo. Juga dengan konsep pengajiannnya pada tanggal 16 februari nanti. (bid)

Saturday, January 20, 2018

Fahrul Aditia Gelandang Deltras U17 ini Dipanggil Pelatnas Timnas U16

Fahrul Aditia (depan) : saat membela Deltras U17 [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Salah satu pemain pilar skuad muda Deltras Sidoarjo U17 musim kemarin di Piala Suratin U17 2017. Yakni, Fahrul Aditia, kini dipanggil masuk pelatnas timnas U16 asuhan pelatih kepala Fakhri Husaini.

Timnas U16 dalam persiapannya jelang mengikuti turnamen Jenesys di Yamazakura Kirishima Miyazaki Prefectural Comprehensive Sports Park, Jepang, yang rencananya akan digelar tanggal 6-15 maret 2018, coach Fakhri Husaini memanggil 30 pemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Turnamen tersebut adalah program turnamen undangan dari Jepang yang diikuti 10 negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Timor Leste, Singapura, Filipina, dan Malaysia.
Menurut Fakhri Husaini, dalam turnamen tersebut timnya menargetkan untuk menjadi juara. Program-program latihan sudah diterapkan kepada anak asuhnya. Skuad Timnas U16 menggelar pemusatan latihan hingga tanggal 27 januari 2017 untuk periode pertama. Periode kedua rencananya dilaksanakan 1 februari hingga 3 maret 2018. Dengan beberapa kali ujicoba sebelum berangkat ke Jepang.

Dari 30 pemain tersebut, salah satu punggawa Deltras U17 Fahrul Aditia masuk dalam pemanggilan pelatnas. Fahrul sendiri di skuad Deltras U17 ia berposisi di lini tengah, sebagai gelandang bertahan, gelandang serang atau lini sayap. Pemain kelahiran 26 Juni 2003 itu merasa bangga dan senang bisa dipanggil dalam skuad tim nasional kelompok usia.

"Alhamdulilah senang dan bangga masuk pelatnas timnas u16 ini." ujar pemain bernomor punggung 10 itu saat berjersey Deltras U17 lalu.

Dari Jawa Timur sendiri ada 4 pemain yang masuk pelatnas mereka adalah Fahrul Aditia, Miftahul Husyen, Liba Valentino, dan Brylian Negietha Aldama.

Bagi Fahrul, ini menjadi pertama kalinya ia dipanggil timnas. Dan bakal menjadi tantangan tersendiri bagi adik kandung dari Gerik Kaniago, yang notabennya Gerik punggawa Deltras di Liga 3 regional Jawa Timur kemarin.

"Kalau untuk persaingan masuk tim inti. Pastinya saya juga berharap masuk dalam skuad inti. Tetapi disini pemain-pemainnya punya kualitas yang juga bagus semua." ungkap Fahrul.

Wednesday, January 17, 2018

Deltamania E-Magazine Edisi ke-3 2018


DELTACYBER - Di awal tahun 2018 ini, redaksi media Delta Cyber kembali menerbitkan E-Magazine edisi yang ke-3. Setelah edisi kedua dibuat tahun 2014 silam. Cukup lama pembaca dan Deltamania menanti majalah digital yang berbentuk file pdf ini terbit.

Baru di awal tahun 2018, akhirnya kembali menyapa para pembaca dan rekan-rekan Deltamania. Pada edisi ketiga ini, beberapa artikel menarik seputar profil pemain muda The Lobster di Liga 3 2017 kemarin, juga galeri foto aksi tim Deltras Sidoarjo di Liga 3 dan suporter Deltamania saat away mengawal Deltras berlaga. Tentu masih banyak lagi artikel menarik lainnya.

Jadi kalian bisa mendownload gratis di sini :
Klik Disini

Sunday, January 14, 2018

PSSI Siap Gelar Kembali Piala Indonesia 2018


DELTACYBER - Dalam kongres PSSI 2018 yang digelar di ICE BSD Tangerang kemarin (13/1) menyetujui pelaksanaan Piala Indonesia 2018 atau yang dulunya disebut dengan Copa Indonesia.

Piala Indonesia ini rencananya bakal dihelat mulai bulan April sampai bulan Desember 2018. Turnamen antar klub ini bisa diikuti oleh tim-tim dari Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Sekjen PSSI Ratu Tisha mengungkapkan menginginkan masyarkat yang berada di daerah-daerah pun dapat menyaksikan secara langsung pemain bintang saat melawan klub lokalnya.

Sekaligus menjadi ajang kesempatan bagi kontestan Liga 2 dan tim-tim amatir Liga 3 beradu kualitas dengan tim Liga 1.

"Turnamen domestik ini bakal diikuti total 128 tim dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Juaranya mewakili Indonesia di AFC Cup nantinya," ungkap Ratu Tisha.

Sementara itu ketua umum Edy Rahmayadi mengatakan format Piala Indonesia nantinya adalah dengan sistem gugur, yang akan digelar di sela-sela pertandingan kompetisi Liga.

Piala Indonesia sendiri terakhir kali digelar pada tahun 2012, waktu itu terjadi dualisme kompetisi Indonesia Primer League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL) dan yang menjadi kampiun Piala Indonesia 2012 adalah Persibo Bojonegoro.

Sedangkan skuad Deltras Sidoarjo sendiri bukan tak pernah menorehkan catatan manis di ajang turnamen ini. The Lobster pernah menjadi juara ketiga dalam Copa Dji Sam Soe Indonesia tahun 2008. Deltras kala itu mampu mengalahkan Persija Jakarta di babak 8 besar, sayang, kalah atas Persipura di partai semifinal. Di laga perebutan juara 3, akhirnya Deltras berhasil menang 3-1 versus Persijap Jepara. Di turnamen tahun itu juga, 5 pemain Deltras menyabut gelar individual pada Penghargaan Bintang Emas Copa Dji Sam Soe 2008. (bid)

Saturday, January 13, 2018

Strata Kompetisi Liga Indonesia 2018 Tetap 3 Kasta


DELTACYBER - Kejelasan soal kompetisi Liga Inndonesia tahun 2018 sudah dijelaskan semua dalam kongres PSSI 2018 hari ini (13/1) di ICE BSD Tangerang, Banten. Pada kongres PSSI tersebut menghasilkan banyak keputusan. Salah satu yang terpenting adalah soal kompetisi 2018.

Keputusan soal kejelasan kompetisi 2018 sudah diputuskan hanya ada 3 kasta kompetisi Liga Indonesia. Itu diungkapkan oleh sekjen PSSI Ratu Tisha.

"Ada keputusan pentin lainnya adalah strata kompetisi 2018 yakni Liga 1 yang berisikan 18 klub, Liga 2 24 klub dan Liga 3 dua fase. Khusus untuk Liga 3 ada fase regional provinsi dan nasional," ucap Ratu Tisha seperti dilansir di sport.detik.com

Senada dengan Ratu Tisha ketua umum PSSI Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa Liga 1 tetap akan diikuti oleh 18 klub saja. Liga 2 diisi 24 klub saja. Sedangkan Liga 3 64 klub yang terdiri dari 40 tim yang musim kemarin degradasi dari Liga 2 2017 dan 24 tim diambil dari regional provinsi.

Di babak nasional Liga 3, 64 tim tersebut bakal bertarung untuk kembali memperebutkan 3 tiket promosi ke Liga 2. Sama seperti tahun kemarin, hanya ada 3 tiket promosi. Selain itu, PSSI juga siap menggelar kembali Piala Indonesia.

"Domestiknya itu adalah Piala Indonesia yang digelar April hingga Desember 2018. Formatnya 128 tim yang terdiri dari Liga 1, Liga 2 serta Liga 3. Dan yang paling kami harapkan event ini bisa jadi gegap gempita klub daerah." imbuh Tisha. (*)

Tetap Liga 3

Kongres tahunan PSSI 2018 [foto: bola.com]
DELTACYBER - Kongres tahunan PSSI 2018 yang digelar tadi (13/1) di ICE BSD Tangerang, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) sudah menghasilkan 5 keputusan. Dan dilanjutkan ke Kongres Biasa. Kongres Biasa ini mengagendakan lebih banyak agenda untuk kompetisi tahun depan. Yakni yang ditunggu-tunggu soal kejelasan level kompetisi tahun 2018.

Seperti wacana yang sudah beredar. Liga 1 musim depan akan menjadi 20 klub yang semula 18 klub. Dua tim yang degradasi yakni Semen Padang dan Persiba Balikpapan mengusulkan 20 klub agar mereka bisa bertahan di Liga 1. Di Kongres PSSI tadi, usulan mereka ditolak dan Liga 1 musim depan tetap menjalankan dengan 18 klub.

Dari tim-tim Liga 2 2017 yang degradasi ke Liga 3 sebanyak 40 tim harus bermain di Liga 3 2018. Liga 2 musim depan hanya diisi oleh 24 tim saja, 3 tim degradasi dari Liga 1, 3 tim promosi dari Liga 3 2017 dan sisanya tim yang bertahan di Liga 2.

Sementara itu wacana yang berkembang kemarin, tim Liga 3 2017 yang tidak bisa lolos ke Liga 2 2018 harus berlaga di Liga 4. Namun, hasil kongres biasa tadi, tidak menyepakati  adanya Liga 4. Kasta kompetisi Liga Indonesia tetap 3 kasta, Liga 1, Liga 2, Liga 3.

Liga 3 musim depan tetap menjadi kompetisi amatir. 40 tim yang terdegradasi dari Liga 2 musim kemarin, akan berlaga di Liga 3. Sedangkan tim-tim Liga 3 2017 yang tak bisa promosi ke Liga 2 musim depan juga tetap akan berlaga di Liga 3. Hanya saja, harus kembali memulai dari kompetisi masing-masing Asprov dan hanya diambil 24 tim saja dari semua Asprov untuk melaju ke babak nasional bergabung dengan 40 tim tadi. (*)

Keputusan Kongres Biasa PSSI 2018 =
Hanya ada 3 Strata Kompetisi 2018
- 2 Profesional (Liga 1,Liga 2)
- 1 Amatir (Liga 3)
Seperti Tahun Kemarin, 2017.
- Liga 1 diikuti 18 tim
- Liga 2 diikuti 24 tim
- Liga 3 Amatir, diikuti 64 tim (40 tim yang degradasi dari Liga 2 2017 berada di babak nasional, 24 tim sisanya di ambil dari kompetisi Liga 3 masing-masing Asprov).

Kongres Luar Biasa PSSI 2018 Hasilkan 5 Keputusan

Edy Rahmayadi membuka Kongres PSSI 2018 [foto: Liputan6.com]

DELTACYBER - Gelaran Kongres tahunan PSSI 2018 digelar hari ini (13/1/) di ICE BSD Tangerang. Dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang dibuka langsung oleh ketua umum Edy Rahmayadi itu menghasilkan lima keputusan.
Wakil ketua PSSI Joko Driyono membacakan keputusan yang disetujui oleh semua peserta kongres.

Berikut 5 Keputusan Hasil dari KLB PSSI =
1. Hierarki Organisasi.
Dalam statuta PSSI ini ditambahkan klausul baru soal Askab dan Asprov. Itu terermin di pasal 2 a.
2. Badan Hukum Klub.
Klub harus connect dengan badan hukum yang teregistrasi di PSSI. Untuk menghindari dualisme klub klub atau anggota PSSI.
3. Pengembangan sepakbola.
Tidak boleh berhenti sampai level Asprov dan klub saja. PSSI menambahkan 1 pasal melalui lembaga terafiliasi. Lembaga tersebut teresgritasi meski statusnya bukan anggota.
4. Voter.
Struktur voter refleksi dengan jalannya kompetisi, 18 klub dari Liga 1, 16 klub Liga 2,16 klub Liga 3, 8 klub Liga 4, dan 34 Asprov, serta asosiasi futsal, women, pelatih dan wasit.
Untuk pemain, tidak menjadi anggota PSSI. PSSI menginduk bagaimana hubungan FIFA dengan pemain (FIFPro). Karenanya asosiasi pemain berinteraksi PSSI dalam platform MoU.
5. Komite Tetap.
Diubah dari 17 komite tetap menjadi 12.

Dalam kongres PSSI 2018 ini juga membahas tentang regulasi masing-masing liga tahun depan, dan kejelasan soal strata kompetisi. Setelah KLB yang sudah menghasilkan keputusan, hari ini juga akan dilanjut dalam Kongres Biasa. Beberapa agendanya seperti pengesahan agenda kongres, penambahan agenda baru, laporan kegiatan dan keuangan PSSI di tahun 2017, rencana program startegis kerja PSSI di tahun 2018, pengesahan anggota baru PSSI, pengangkatan, peresmian dan pemberhentian orang atau badan. (bid)

Friday, January 5, 2018

Jelang Hari Jadi Deltamania 17 Tahun Bulan Depan, Apa Tema Yang Pantas ?

Tetap Kompak : Deltamania [foto : Dio Fahmi]
DELTACYBER - Kekompakan serta kesolidtan Deltamania untuk mengawal dan mendukung Deltras tak surut sedikitpun. Semangat membara semua kalangan Deltamania baik muda, tua, hingga suporter wanita yang biasa disebut Deltanita tidak berhenti.

Naik turun prestasi Deltras di kancah Liga Indonesia, dari berlaga di kasta teratas Liga Bank Mandiri, Divisi Utama Liga Djarum, Indonesia Super League, hingga turun ke kasta kedua Divisi Utama sampai kini di Liga 3 kompetisi amatir.

Bukti kesetiaan Deltamania bisa dilihat di dua tahun terakhir. Sejak Deltras terdegradasi dari Divisi Utama 2014 kasta kedua Liga Indonesia, dan bermain di Liga Nusantara tahun 2016 kompetisi amatir dan Liga 3 2017 juga kompetisi amatir, Deltamania tak meninggalkan The Lobster.

Bahkan di musim kompetisi 2017 kemarin Liga 3, Deltamania tak pernah absen sekalipun mengawal Deltras berlaga di laga tandang. Sebuah catatan mengagumkan bagi suporter yang tak ingin meninggalkan tim kesayangannya walau berlaga di level liga indonesia terendah.

Kini tahun 2018, suporter yang berdiri sejak tahun 2001 tersebut tak terasa bulan depan februari sudah menginjakkan usianya yang ke 17 tahun tepatnya tanggal 16 februari. Dari ulang tahun ke-12 beberapa tahun lalu, Deltamania selalu memberi tema hari jadinya. Di usia ke-12 seperti bertemakan 'RED 12 MINE' Red Is Mine yang artinya merah ini adalah milikku. Di tahun ke-13, dengan tema "A13ANGKU NYATA', berarti merahku nyata adalah Deltamania bangga akan warna kebesaran merah.

Usia ke-14 ada 'SET14 BUKAN EUFOR14' adalah di tahun tersebut Divisi Utama 2014 Deltras degradasi ke Liga Nusantara 2015, Deltamania ingin menunjukkan kesetiaan kepada tim kesayangannya bukan hanya sekedera euforia disaat kemenangan saja.

Ulang tahun ke-15, bertemakan 'KONS15TEN DELTAMANIA', rekan-rekan Deltamania hingga usia ke-15 tahun konsisten mendukung The Lobster dan menjadi bagian dari Deltamania. Sedangkan 16 tahun februari tahun kemarin, dengan teman 'MAR16ANGKIT' mengusung semangat maribangkit bagi Deltras dan Deltamania.

Dan di tahun 2018 ini, apa tema yang pantas bagi hari jadi Deltamania yang ke-17 tahun ?

Tuesday, January 2, 2018

Kaleidoskop Deltras Sidoarjo di Tahun 2017


DELTACYBER - Delta Putra Sidoarjo memang belum bisa meraih prestasi terbaik musim ini di Liga 3 2017. Tekat untuk promosi ke Liga 2 pupus, setelah langkah The Lobster terhenti di babak nasional 16 besar fase knock out. Dari total 22 pertandingan dilakoni Deltras di Liga 3 dari regional Jaw Timur sampai babak nasional, bila dilihat dari jumlah kemenangan yang meraih 14 kali, seri 4 kali dan kalah 4. Sebenarnya performa skuad Deltras patut diapresiasi. Tetapi, hasil yang tak diharapkan itu terjadi. Kali ini redaksi Deltacyber mengulas perjalanan tim dari awal kompetisi sampai babak nasional.

Toss : Skuad Deltras sebelum memulai pertandingan vs Cahaya Muda [foto : Facry Amsyahri]
FASE GRUP LIGA 3 KAPAL API PSSI JAWA TIMUR 2017
GRUP C
Laga Perdana vs Cahaya Muda (10/5) = Tergabung di grup C, Deltras menjadi tim yang diunggulkan untuk lolos dari fase grup. Pertandingan perdana The Lobster di Liga 3 regional Jawa Timur, menjamu tamunya dari Madura, Cahaya Muda di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Menurunkan kekuatan penuh, lima pemain senior menjadi starter semua Papang Nur Jaman kiper, Achmad Setiawan, Sutrisno Hardi, Zainal Abidin dan sang kapten Wimba Sutan Fanosa. Deltras berhasil menang 2-0. Dua gol Deltras dicetak Aisy Budi  menit ke-14 dan Wimba Sutan di menit ke-52 melalui titik putih.

Selebrasi Bersama : Sutrisno (paling depan) usai mencetak gol ke Gawang PS. Kopa [foto : Facry Amsyahri]
Laga Ketiga vs PS. Kota Pahlawan (17/5) = Matchday ketiga, Deltras kembali bermain di kandang setelah di laga kedua melawan Bojonegoro FC () away berhasil menang 0-3. Melawan PS. Kota Pahlawan yang notabennya tim asal Surabaya juga tim amatir dari Persebaya, Deltras mampu menekuk dengan skor cukup telak 4-1. Dua gol Sutrisno Hardi dan Wimba Sutan membawa Deltras memuncaki klasemen grup C. Di akhir putaran pertama grup C, Deltras berhasil menyapu bersih 6 laga dengan tren kemenangan mengumpulkan 18 poin. Di putaran kedua,

Wimba Sutan (kanan) sebelum melawan PS. Kopa di Karanggayam [foto : M.Ainul]
Laga Kesembilan vs PS. Kota Pahlawan (9/8) = Pertandingan kesembilan Deltras, kali ini harus away ke lapangan Karanggayam, Surabaya melawan tuan rumah PS. Kota Pahlawan. Setelah dua laga sebelumnya di putaran kedua menghadapi Cahaya Muda away dan Bojonegoro FC home, Zainal Abidin cs masih meraih 3 poin. Di kandang PS. Kota Pahlawan, Deltras harus puas pulang ke Sidoarjo dengan meraih hasil imbang 0-0. Untuk pertama kalinya Deltras tak bisa menang di fase grup C setelah 8 kali kemenangan beruntun dan juga pertama kalinya Deltras tak mampu mencetak gol.

Cetak 5 Gol : Rezky Renaldy [foto : M.Ainul]
Laga Kedua belas vs Pamekasan FC (23/8) = Pertandingan terakhir fase grup C. Deltras sudah dipastikan menjadi juara grup C dan tak bisa dikejar oleh para pesaingnya. Laga terakhir harus menjamu Pamekasan FC. Bermain di publik Deltamania, The Lobster bermain garang. Tiga laga sebelumnya Deltras mengejutkan dengan hanya meraih 3 poin dari 3 kali imbang. Pamekasan FC akhirnya menjadi lumbung gol Deltras, dengan Rezky Renaldy bintangnya ia mencetak 5 gol ditambah satu gol dari kaki Rifky Sholekhuddin.

Kalah dari Persid Jember di babak 12 besar [foto : M.Ainul]
Susah : Sutrisno (kiri) mencoba melewati hadangan bek Pspk [foto : Agung Alfian]
BABAK 12 BESAR
LIGA 3 KAPAL API PSSI JAWA TIMUR 2017
GRUP G
Di babak 12 besar, Deltras tergabung di grup G dengan dua tim lainnya yakni Persid Jember dan Pspk Pasuruan. Laga perdana Deltras harus away ke Jember (3/9). Persid Jember berstatus sebagai juara di fase grup A menjadi lawan yang cukup berat. Buktinya, Persid mampu mengandaskan perlawanan Deltras dengan skor 2-0. Hasil itu, menjadi kekalahan perdana Deltras di Liga 3 musim 2017. Pertandingan kedua tim asuhan Harmadi melawan Pspk Pasuruan di Gelora Delta (6/9), gol semata wayang Levi Fahmi membawa Deltras mengamankan tiga poin. Di laga lain keesokan harinya (10/9) Pspk berhasil menang 2-1 atas Persid Jember di Pasuruan. Ini yang menjadikan jalan Deltras terbuka untuk lolos pasalnya di putaran pertama fase grup, ketiga tim sama-sama meraih 3 poin semua. Putaran kedua Deltras akhirnya berhasil membalas kekalahan atas Persid dengan skor tipis 1-0 di Sidoarjo (13/9). 6 poin didapat Deltras. Laga terakhir Deltras melawan Pspk di Pasuruan (17/9) berakhir dengan skor imbang 0-0. Deltras sudah dipastikan lolos sebagai juara grup, pasalnya laga terakhir Persid vs Pspk sudah tak lagi menentukan, dan berakhir dengan kemenangan Persid 1-0. Deltras lolos dengan 7 poin, Persid 6 poin, dan Pspk 3 poin.

Dibayangi : Ridwan Haci (depan) dijaga pemain Blitar United [foto : M.Ainul]
SEMIFINAL
LIGA 3 KAPAL API PSSI JAWA TIMUR 2017
Deltras Sidoarjo vs Blitar United (26/9) = Di semifinal Deltras sudah ditunggu Blitar United, setelah di babak 12 besar kedua tim sama-sama lolos. Deltras juara grup G dan Blitar United juara grup H. Laga semifinal digelar di stadion Brawijaya Kediri, kick off pukul 15.15 wib. Bermain dengan kekuatan penuh, Deltras sempat unggul dulu di menit ke-21 dari tendangan Ridwan Haci. Dua gol cepat Blitar United di menit ke-23 dan 27 membalikkan keadaan. Di babak kedua Deltras terus menggempur lini belakang Blitar, sayang disiplinnya pertahanan Blitar United mampu membendung serangan Deltras. Skor akhir 1-2 untuk kemenangan Blitar United.

Gol Pembuka : Zainal Abidin [foto : M.Ainul]
Juara 3 Liga 3 Jawa Timur [foto : M.Ainul]
PERINGKAT KETIGA
LIGA 3 KAPAL API PSSI JAWA TIMUR 2017
Deltras Sidoarjo vs Persekabpas Pasuruan (30/9) = Deltras kalah melawan Blitar United 1-2, dan Persekabpas kalah dari Persibo Bojonegoro 0-2 di partai semifinal. Kedua tim bertemu memperebutkan juara tiga regional Jawa Timur. Pasalnya, kala itu hanya 3 tiket yang diperebutkan 4 tim untuk dapat lolos ke babak nasional 32 besar. Namun, pada akhirnya terdapat perubahan keputusan keempati tim dapat melaju ke babak nasional yakni Persibo, Blitar United, Deltras dan Persekabpas. Di laga perebutan ketiga itu sendiri, The Lobster sukses membungkam Persekabpas dengan skor 2-0 dari dua gol yang dicetak Zainal Abidin dan Wimba Sutan Fanosa.

Zainal Abidin (depan) selebrasi usai cetak gol ke gawang Batang Anai FC [foto : M.Ainul]
Kalah dari Persitangsel 0-1 [foto : M.Ainul]
Berhasil membungkam Persbit Bitung 4-0 [foto : M.Ainul]
BABAK 32 BESAR NASIONAL
GRUP D
Setelah lolos dari regional Jawa Timur. Deltras tergabung di grup D babak 32 besar nasional, Deltras melaju otomatis ke babak nasional tanpa melalui fase play off. Deltras bersama Batang Anai FC (Sumatera Barat), Persbit Bitung (Sulawasi Utara) dan Persitangsel Tangerang Selatan (Banten). Laga perdana melawan Batang Anai FC (4/12) The Lobster berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 4-0. Dua gol Wimba Sutan dan Zainal Abidin. Di laga kedua (6/9) versus Persitangsel, Deltras lengah. Kebobolan di menit awal menit ke-9 menjadi boomerang. Deltras harus menyerang 0-1.

Pertandingan ketiga menghadapi Persbit Bitung, 3 poin wajib diraih Deltras. Untuk bisa melanjutkan langkah ke babak selanjutnya. Kemenangan tersebut akhirnya diraih Zainal Abidin cs. Hatrick Wimba Sutan dan satu gol Akmal Fakhri 4-0 mengantar Deltras melaju ke fase knock out 16 besar.

Terhenti : Setiawan menangis usai kalah dari Persik Kendal [foto : M.Ainul]
BABAK 32 BESAR NASIONAL
FASE KNOCK OUT 16 BESAR
Di fase knock out 16 besar yang artinya bila kalah langsung gugur alias sudah tak bisa lagi melanjutkan langkah ke fase berikutnya. Lawan yang dihadapi Deltras yakni tuan rumah sendiri Persik Kendal sebagai runner-up grup C. Bermain di publik sendiri dihadapan suporter dan Bupati yang datang di pinggir lapangan menjadi keberuntungan dan dukungan tersendiri bagi Persik Kendal. Namun, The Lobster tetap fight dalam laga tersebut. 

Babak pertama, tuan rumah sudah unggul 3-0. Skor tersebut menjadi berat bagi Deltras di babak kedua, untuk mengejar defisit tiga gol. Akhirnya Deltras hanya mampu memperkecil kedudukan di injury time babak kedua melalui gol Imam Bandaniji. Skor 3-1 untuk kemenangan Persik Kendal.  Langkah The Lobster terhenti di babak 16 besar fase knock out dalam babak nasional. 

Dan itu lah kaleidoskop The Lobster di Liga 3 2017 kemarin. Dari awal pertandingan fase grup C Liga 3 Kapal Api Jawa Timur, babak 12 besar, laga semifinal, laga perebutan peringkat ketiga, babak nasional fase grup D, hingga fase knock out 16 besar. (bid)




Monday, January 1, 2018

Away Jember, Deltanita Ini Rela Berdesakan di Dalam Mobil Hingga Pulang Dini Hari

Yovi Novi : Atas Paling Kiri, Saat Away Jember
DELTACYBER - Berbagai pengalaman seru yang terjadi pada rekan-rekan Deltamania dan Deltanita pada musim Liga 3 2017 ini saat mereka bertandang ke luar kota untuk mengawal The Lobster berlaga. Salah satu cerita menarik datang dari Yovi Novi, anggota Deltanita. Suporter perempuan ini berbagi pengalamannya saat ia awaydays ke kota suwar suwir, Jember, Jawa Timur.

Kala itu The Lobster di partai perdana babak 12 besar Liga 3 Kapal Api Jawa Timur (3/9) menghadapi tuan rumah Macan Raung julukan Persid Jember, di stadion Jember Sports Garden, kick off pukul 15.00 wib. Novi, sapaan akrab Yovi Novi berangkat bersama keenam kawannya, total 7 orang. Ia bersama rekan-rekannya menggunakan mobil pribadi.

Namun, mobil pribadi yang mereka kendarai, yang seharusnya hanya bisa menampung 4-5 orang, harus diisi dengan 7 orang. Dari awal berangkat sampai pulang, Novi harus rela berdesak desakan di dalam mobil. Ditambah lagi, mereka tak ada yang mengetahui arah jalan menuju Jember dan stadion.

"Kita semua belum pernah ke jember dan tidak tahu jalan. Tetapi dengan niat dan tekat kami berangkat mengandalkan petunjuk jalan saja." ujar Novi kepada redaksi Deltacyber.

Beruntungnya sampai jember, mereka disambut oleh suporter tuan rumah Berni Jember. Sebelum laga sore hari, bahkan mereka mampir dahulu ke pantai Papuma, dikawasan kecamatan Ambulu, yang juga sejalur mengarah ke stadion Jember Sports Garden.

Sayangnya, di laga sore itu, The Lobster harus menelan kekalahan dari Persid dengan skor 2-0. Pulang dari jember pun, mereka bertujuh memakan waktu yang cukup lama. Normal perjalanan Jember menuju Sidoarjo yakni kurang lebih 5 jam. Namun, Novi dkk sampai di kota Delta pukul 03.00 wib pagi.

"Supir kami masih pelajar, apalagi hanya dia yang bisa menyetir. Jadi dia banyak istirahatnya dan cukup lama. Sampai di Sidoarjo pukul 3 pagi, dan saya waktu itu paginya langsung sekolah." ungkap Novi.

Pengalaman Novi di tahun 2017 tersebut, menjadi cerita uniknya saat melakukan perjalanan tandang. Harapannya di tahun 2018, ia ingin The Lobster kembali berjuang dengan maksimal.

"Mungkin tahun ini menjadi tahun yang belum meraih hasil terbaik. Tetapi saya harap tahun 2018 Deltras tetap berjuang sekuat apapun untuk mencapai kejayaan, dan saya sebagai Deltanita tetap mensuport." imbuh Novi. (bid)