Kamis, 01 Maret 2018

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018


DELTACYBER – Regulasi terkait Liga 3 Jawa Timur akhirnya sudah jelas. Pada workshop kompetisi 2018 yang digelar oleh Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, kemarin 22 Februari lalu, regulasi yang ditunggu oleh para klub peserta akhirnya keluar. Regulasi terkait usia pemain dan format kompetisi jadi bahasan utama yang dinanti kejelasannya oleh peserta Liga 3 Jatim.

Para peserta Liga 3 nantinya akan diperbolehkan mendaftarkan maksimal 30 pemain, dengan rincian 27 pemain berstatus U-23 dan 3 orang pemain dengan usia bebas. Kemudian, perjalanan tim asal Jawa Timur pada Liga 3 tahun ini dipastikan sedikit lebih panjang dari tahun kemarin. Pasalnya, tidak seperti tahun lalu ketika juara dari masing-masing asosiasi provinsi langsung diadu di babak nasional Liga 3, tahun ini akan ada babak regional yang harus dilewati tim-tim terbaik dari masing-masing asosiasi provinsi sebelum bertarung dengan 40 tim lain yang telah menunggu di babak nasional.

Pada babak provinsi, akan ada 56 klub yang bakal bersaing. Tim-tim tadi dibagi ke 8 grup berbeda, dengan masing-masing grup diisi oleh 7 tim dan bertanding menggunakan sistem kompetisi penuh. Kemudian, juara dan runner up grup yang berjumlah 16 tim akan diadu kembali dengan sistem home tournament dan dibagi ke dalam 4 grup. Hanya juara grup yang akan melenggang ke babak semifinal, namun runner up grup juga sudah memastikan lolos ke babak regional.

Jawa Timur mendapatkan jatah 11 tim untuk babak regional. 11 tim itu akan diisi oleh para 4 juara grup, 4 runner up grup dan 3 tim peringkat tiga terbaik dari babak 16 besar provinsi. Jatim sendiri nantinya tergabung ke regional 2, regional yang mencakup keseluruhan pulau Jawa. Regional ini pun dihuni oleh provinsi yang dikenal dengan kekuatan sepakbola yang kuat, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah dan  D.I. Yogyakarta.

Nantinya akan ada 8 tim dari regional 2 ini yang akan masuk ke babak nasional. Dengan kata lain, tim-tim Jatim bisa mengambil seluruh slot yang tersedia untuk babak nasional Liga 3 jika mampu menumbangkan lawan-lawan mereka. Di babak nasional nantinya akan ada total 64 tim yang terdiri dari 40 tim dari Liga 2 musim lalu dan 24 tim dari babak provinsi dan regional.

Menanggapi regulasi yang telah jelas, pelatih Deltras Sidoarjo Hanafi mengungkapkan kesiapan timnya untuk mengarungi Liga 3 tahun ini. ”Bermain mulai babak provinsi merupakan keuntungan menurut saya. Karena kualitas pemain akan meningkat dengan banyaknya pertandingan. Kemampuan mereka akan semakin teruji,” ujar mantan pelatih Perseru Serui ini.

”Format kompetisi pun mendukung kami untuk bisa selalu memperbaiki tim. Pemain akan berkembang tahap demi tahap, provinsi, regional lalu nasional. Kemudian kami pun akan bisa melihat kekurangan dari pertandingan ke pertandingan lalu meperbaikinya,” tambah Hanafi.

Dari tim peserta Liga 3 lainnya, Ahmad Rosidi pelatih PS Kopa mengaku tidak ada masalah dengan regulasi yang ada. ”Kemungkinan kami akan maksimalkan para pemain U-23, karena orientasi kami adalah pembinaan pemain muda,” kata Ahmad. Dia juga menyampaikan dengan hanya 3 pemain senior yang dapat didaftarkan, timnya akan mampu mengimbangi tim lain meskipun mereka dihuni oleh hampir keseluruhan pemain muda.
Persekabpas Pasuruan, melalui manajer tim Abu Bakar pun menyambut baik regulasi yang telah keluar. ”Regulasi yang telah ditetapkan pastinya akan berdampak baik bagi regenerasi dan perkembangan pemain muda,” kata Abu Bakar. ”Persekabpas tidak pernah tidak siap. Tahun ini pun kami lebih siap, karena kualitas pemain kami saat ini membuat kami lebih percaya diri,” ujarnya.

Kick off  Liga 3 Jawa Timur sendiri akan dilaksanakan pada 1 April mendatang. Putaran provinsi diperkirakan akan selesai pada September mendatang. Pada bulan Oktober hingga November akan digelar babak regional dan pada Desember Liga 3 akan masuk babak nasional. (*)


Danki Yanottama Satya

0 komentar:

Posting Komentar