Senin, 16 April 2018

Kerja Keras Ivan Ramadhan, dan Loyonya Peran Danny Alvianes

Ivan Ramadhan (kiri) Dannya Alvianes (kanan)

DELTACYBER - Dari empat laga yang sudah dilakoni The Lobster. Meskipun belum terkalahkan menghasilkan 3 kali kemenangan dan sekali seri. Dengan poin murni 10 poin, namun harus dikurangi 3 poin akibat sanksi yang diterima dari FIFA menjadi 7 poin saat ini. Skuad Deltras Sidoarjo bukan tanpa celah. Pekerjaan rumah besar untuk jajaran tim pelatih menjadi sorotan tajam saat ini.

Puncaknya, kala Deltras menelan hasil seri 0-0 di kandang sendiri kemarin sore saat menjamu Persesa Sampang (15/4) di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Mengemban misi mengamankan 3 poin kandang, permainan Wimba Sutan cs malah justru loyo dan tanpa greget.

Empat laga, menurut Hanafi kesalahan yang terus diulangi lagi. Tiga striker Deltras, Guntur Agung di kiri, Dian Transiska di kanan, dan Wimba di tengah. Selalu menjadi kendala. Guntur dan Dian kerap masuk ke tengah, bukan melainkan menyisir sektor sayap. Juga, Wimba Sutan minim mendapat suplai bola-bola matang dari lini tengah. Tiga gol yang ia cetak, bukan dari permainan open play. 1 tendangan bebas, 1 pinalti, dan 1 bola rebound.

Lini tengah juga bukan tanpa masalah. Ini menjadi lini vital bagi tim. Peran gelandang bertahan mendapat sorotan. Dua gelandang bertahan yang selalu dimainkan inti adalah Ivan Ramadhan dan Dannya Alvianes di empat laga beruntun Deltras kemarin. Ivan Ramadhan yang berstatus sebagai pemain muda, justru lebih mobile dalam pergerakan, memotong bola serangan lawan, duel-duel keras di lini tengah. Di laga kemarin (15/4) bisa dibilang peran mantan punggawa Persekap Pasuruan itu sangat vital di tengah. Permainannya begitu menonjol dan taktis memutus serangan lawan dari lini tengah.

Sementara Danny Alvianes, dapat dikatakan laga sore kemarin menjadi penampilan dibawah performnya. Beberapa kali sering kehilangan bola dan tak mengejar bola. Sering salah dalam mengalirkan bola ke lini depan, telat mengcover pergerakan lawan, serta bingung menempatkan posisi. Mantan pemain Persegres Gresik di Liga 1 musim kemarin tersebut, seharusnya mampu menjadi leader di lini tengah bermodalkan pengalaman bermain dan kesenioritasnya di tim saat ini. 
Evaluasi secepatnya wajib dilakukan manajemen untuk menanggapi hasil seri di kandang sendiri kemarin. Terutama bagi jajaran pelatih yang mendapat sorotan tajam. (*)

0 komentar:

Posting Komentar