Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Monday, December 31, 2018

Mantan Manajer Deltras Menyerahkan Diri ke Kejari Sidoarjo

Ditahan : Vigit Waluyo, akan mendekam di hotel prodeo selama 1,5 tahun

DELTACYBER - Terakhir kali nama Vigit Waluyo (VW) menjadi bagian penting dalam manajemen tim The Lobster julukan Deltras Sidoarjo, yakni saat menangani tim di musim 2010. Dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010, The Lobster menjadi tim kuda hitam dengan status tim promosi dari Divisi Utama 2009 kala itu.

  Tetapi, selepas itu, VW seakan sudah lepas dari cawe-cawe ngurusi Deltras. VW memang dikenal sebagai manajer tim bola di Indonesia. Sepak terjangnya sudah lama melintang di Liga Indonesia. Namun, di ISL 2010 itu juga, VW terjerat kasus.

  VW terjerat kasus korupsi yang melibatkan Dirut PDAM Sidoarjo kala itu, Djayadi. Saat itu, PDAM Sidoarjo mencairkan dana kepada Deltras sebesar Rp 3 M. Padahal, seharusnya dana tersebut tidak boleh dicairkan PDAM, karena itu bukan kewenangannya.

  Pencairan dana tersebut dilakukan secara bertahap.Yakni pada tanggal 16, 18 dan 19 bulan Agustus 2010. Meski sudah dilarang dewan pengawas, Djayadi akhirnya tetap mencairkan dana tersebut dengan status dana pinjaman kepada VW untuk Deltras.

  Djayadi sendiri sudah dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo dan dijeploskan ke hotel prodeo. Djayadi divonis 1,8 tahun sejak awal tahun 2017 lalu. Informasi yang dihimpun redaksi Deltacyber, Djayadi sudah keluar tahanan pada bulan puasa tahun 2018 lalu. Sementara VW, saat itu masih berstatus buronan Kejari Sidoarjo, masuk dalam list Daftar Pencarian Orang (DPO).

  VW sebenarnya sempat dinyatakan bebas. Dalam proses banding di Pengadilan Tinggi (PT). Namun, pihak penuntut umum masih mengajukan kasasi. Akhirnya vonis dari Mahkamah Agung (MA), VW dijatuhi hukuma selama 1,5 tahun. Salinan putusan MA diterima Kejari Sidoarjo pada Juni 2017 lalu.

  Sempat buron cukup lama. Juga akhir-akhir ini nama VW disebut-sebut terlibat dalam pengaturan skor dan sebagai mafia. Dalam acara talk show di sebuah stasiun televisi swasta. Nama VW menjadi trending topik, bagi seluruh pencinta si kulit bunda dalam negeri.

  Namun, akhirnya VW menyerahkan diri ke Kejari Sidoarjo. VW didampingi keluarganya menyerahkan diri pada tanggal 28 Desember kemarin.

"Vigit datang dengan diantar keluarganya. Dia menyerahkan diri Jumat malam lalu. Sekarang sudah kami tahan di Lapas Delta, " kata Budi Handaka, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo. (bud)
 





VW Sukses Bawa Promosi Sampai Tak Sanggup Bayar Gaji Pemain

Vigit Waluyo : Manajer Deltras kala itu, Vigit Waluyo

Promosi ke ISL 2010 Sampai Akhirnya Pindah Manajemen

DELTACYBER – Klub Delta Putra Sidoarjo (Deltras) memang pernah Berjaya di kompetisi Divisi Utama musim 2009. Kala itu, The Lobster julukan Deltras mampu menjadi tim jago kandang, dengan tak pernah menyentuh kekalahan saat bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Malah, pernah mendapat julukan tim raja pinalti dari suporter lawan, saat menghadapi Deltras.

Di musim 2009 itu Fery Aman Saragih dkk, akhirnya mampu melewati fase grup dengan mulus. Juga saat berlaga di babak delapan besar, yang juga dihelat di GDS. Di semifinal pun, The Lobster berhasil melewati hadangan Kabau Sirah julukan Semen Padang. Sekaligus memastikan diri promosi kembali ke Indonesia Super League (ISL) 2010. Karena hanya tiga tim yang diambil untuk lolos ke ISL 2010.

Meskipun di partai puncak DU 2009 saat itu, Deltras harus mengakui keunggulan Persibo Bojonegoro melalui babak tos-tosan adu pinalti. Namun, yang terpenting, adalah tiket promosi kembali ke ISL. Sebelum bermain di DU 2009, Deltras berstatus tim degradasi. Dari kompetisi ISL gelaran perdana musim 2008.

Di jaman itu, kesuksesan The Lobster tak lepas dari kerja keras official, pemain, dan jajaran pelatih. Selain mereka, Deltras saat itu masih dimanajeri Vigit Waluyo (VW). Yang sekarang ini, menjadi trending topik dengan kasus menimpa dirinya.

     Dengan isu-isu mengenai mafia dan pengaturan skor yang melibatkan dirinya. Apalagi, namanya disebut-sebut dalam sebuah acara talk show di televisi swasta beberapa waktu lalu. Juga di channel youtube presenter kenamaan, Najwa Shihab.

Di ISL 2010, Vigit Waluyo pun masih menangani Deltras. Namun, saat itu, sang putri Ayu Sartika lah yang maju menjadi manajer. Tetapi, Vigit Waluyo juga masih cawe-cawe Deltras kala itu.

Jalan terjal ISL 2010 memang berat. Naik kasta ke liga teratas pun dilalui Deltras dengan tertatih-tatih. Julukan jago kandang masih tersemat di Deltras saat masih bermain di GDS. Namun, kalau sudah melakoni laga away. Berharap satu poin pun sudah realistis kala itu. 

Kompetisi saat itu akhirnya menyisakan problem bagi Deltras. Pihak manajemen ternyata meninggalkan permasalahan. Masalah klasik, gaji pemain yang tertunggak masih saja menghantui tim. Gaji Marcio Souza cs harus tertunggak beberapa bulan di akhir musim. Dan manajemen tak mampu membayar gaji tersebut. Meskipun mereka berhasil menyelamatkan tim dari zona degradasi, dan bertahan di ISL 2011.

Hasilnya, manajemen baru Deltras untuk ISL 2011 datang. Mereka adalah Mafirion cs bersama anaknya Yudha Pratama, mantan manajer futsal tim nasional. Mafirion sendiri juga berstatus mantan pengurus PSSI kala itu.

Mereka akhirnya mampu melunasi gaji-gaji para pemain, dan mengambil alih manajemen dari tangan Vigit Waluyo dkk berpindah ke Mafirion. Dan membuat PT, bernama PT Delta Raya Sidoarjo (sampai sekarang, meskipun berlaga di Liga amatir, Liga 3).

Berbicara mengenai VW. Tentu tak lepas dari alm. H. Mislan. Ayah dari VW, yang juga pendiri dari Gelora Dewata. Cikal bakal Gelora Putra Delta tim plat merah Sidoarjo, sebelum berubah nama menjadi Delta Putra Sidoarjo (Deltras) hingga sekarang. VW dimasanya, era 2000-an memang dikenal sebagai manajer. Semasa bergeliat di olahraga kulit bundar, dia dikenal oleh kalangan pelaku sepakbola, mulai dari pemain dan pelatih memang berstatus manajer sebuah tim.

Sampai pada akhirnya, sekarang di berstatus bukan lagi sebagai manajer tim bola. Tetapi menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Karena terlilit kasus korupsi PDAM Sidoarjo dengan kerugian negara sebesar Rp 3 Milyar.

Dan pada tanggal 28 Desember lalu, VW akhirnya menyerahkan diri ke Kejari Sidoarjo. Dia diantarkan langsung oleh keluarganya menghampiri kantor Kejari Sidoarjo. Dan kini, VW berstatus sebagai tahanan kejaksaan, serta akan melanjutkan kasusnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) nantinya. (bud)

Tulisan : Muchammad Ainul Budi

Wednesday, December 26, 2018

Ayo Order T-Shirt Anniversary 18th Deltamania


OPEN PRE ORDER
T-shirt : Anniversary 18th Deltamania
——————————
Harga : Rp.9O.OOO
DP      : RP.5O.OOO(Lunas lebih baik)
+Rp.5OOO (lengan panjang/size diatas XL)
Free Stiker
——————————
Spesifikasi :
•Cotton Combed 30s
•Sablon Plastisol
——————————
Pembayaran terakhir 15 Januari 2019
Produksi 16 Januari 2019
——————————
Info pemesanan :
Redhabit : 08998189700
Aragosta.id : 085808400766
Darjofans merchandise : 081808354562
Sobat merch : 08985508823
Lobster abang : 083835532444
Deltafams : 083835546915
Supit urang wear : 085704938707
Lobstore : 085646584293
Kemiri store : 088803214481

Nb: dengan membeli official Merchandise ini, maka kalian ikut serta berkontribusi dalam terselenggaranya acara Anniversary 18th Deltamania nanti.

Monday, December 24, 2018

Kami Kembali Update Rek !



Salam Redaksi.
Asalamualaikum.
Deltras fans, Deltamania dan Deltanita.
Setelah sekian lama media kami tidak update dalam hal memberi informasi tekait tim Deltras Sidoarjo dan suporter Deltamania. Kini, sekarang kami mencoba update kembali.
Mohon maaf apabila beberapa akun sosial media kami vakum pemberitaan tim kebanggaan kita semua. Dikarenakan beberapa kendala dari tim redaksi, yang tidak bisa ditinggal. Mengenai pekerjaan atau kesibukan kami lainnya.
Saran dan kritik untuk membangun media ini kedepan. Akan selalu kami terima.
Walaikumsalam..

SALAM VIRUS DAMAI
#DeltamaniaNeverGiveUp