Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Wednesday, April 18, 2018

Harapan PSSI Di Hari Jadi ke-88

Sekjen PSSI Ratu Tisha (kiri) saat pemotongan tumpeng memperingati hari jadi PSSI [Foto : pssi.org]

PSSI genap berusia 88 tahun pada Kamis (19/4/2018). Usia yang menunjukkan jika federasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini telah mencapai usia yang sangat matang dan melewati perjalanan dan sejarah yang panjang di Republik Indonesia.

Pada momentum ini PSSI menggelar perayaan ulang tahun secara sederhana di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4) malam. Pertandingan sepak bola antara PSSI, sponsor, tim legenda Timnas Indonesia, tumpengan dan menerbangkan lampion menjadi penghias acara yang dipimpin langsung oleh Plt Ketua Umum, Joko Driyono ini.

"Hari ini, kita menyongsong 88 tahun usia PSSI. Kita rayakan dengan sederhana karena esensinya sepak bola memang sederhana," kata Joko Driyono dalam sambutannya.

"Usia PSSI yang sudah 88 tahun jelas lebih tua daripada negeri ini. PSSI memahami ada tantangan besar ke depan, harapan publik yang tinggi demi sepak bola yang baik," tambahnya.

Joko yang juga Wakil Presiden AFF ini berharap dengan perayaan sederhana ini, PSSI bisa semakin kuat untuk menghadapi segala tantangan yang ada di depan. Apalagi banyak agenda yang akan digelar di Indonesia sepanjang 2018, seperti tuan rumah Piala AFF, Piala AFC U-19, dan Asian Games.

"PSSI tidak mungkin sendirian untuk menyongsong tantangan ke depan. Melalui ulang tahun ini, meneguhkan kembali tekad kita semua mulai dari pengurus, fans dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola Insya Allah memulai lembaran baru dengan sangat baik," ungkap Joko.

"Hari ini berkumpul pengurus, legenda-legenda hidup Timnas, dan semua pihak yang setiap hari setia menemani PSSI dalam suka dan duka. Atas nama pengurus dan semua anggota, PSSI ingin menyongsong usia baru dengan optimisme," jelasnya.

Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha menambahkan tantangan terberat PSSI pada usia yang ke-88 adalah di area pembinaan. Apalagi pembinaan terhadap wasit dan pelatih melalui peningkatan kualitas instruktur pelatih dan wasit.

"Kami memulai pembangunan sepak bola Indonesia dari pembinaan instruktur pelatih. Ini adalah suatu fondasi yang menjadi akar permasalahan sepak bola Indonesia selama ini. PSSI harus benar-benar bekerja keras," kata Tisha.

Tisha menambahkan hal yang sama juga terjadi dalam perwasitan. Bukan pada area pengembangan wasitnya, namun harus mengembangkan dari instrukturnya. PSSI telah mendatangkan Toshiyuki Nagi selaku Direktur Wasit dari Jepang yang notabene pernah memimpin laga Piala Dunia 2014.

"Kami berharap PSSI dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Untuk masyarakat, berikan kami waktu dan kepercayaan. Yakinlah kami berjalan di jalur yang benar untuk memajukan sepak bola Tanah Air," ujarnya.

sumber - www.pssi.org

Hatrick Pertama Wimba di Musim Ini

Masih tajam : Wimba Sutan Fanosa [foto : Romario]

DELTACYBER - Striker pilar The Lobster julukan Deltras Sidoarjo, yakni Wimba Sutan Fanosa kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain senior. Setelah dua pertandingan kemarin melawan Cahaya Muda (11/5) di laga tandang dan versus Persesa Sampang (15/4) di laga kandang, Wimba absen untuk urusan membobol gawang lawan.

Namun, di matchday-5 kemarin (18/4) menghadapi tuan rumah Perseba Bangkalan. Mantan striker Persik Kediri, Persebaya Surabaya dan Mojokerto Putra ini mengukuhkan hatrick pertamanya untuk Liga 3 musim ini. Apalagi ia didapuk sebagai kapten tim menggantikan Arif Ariyanto yang harus absen lantaran cedera tangan.

Satu gol Wimba ia cetak di babak pertama menit ke-27. Menerima umpan dari Guntur Agung Ramadhan, tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti meluncur tajam ke gawang Perseba Bangkalan. Dua gol tambahannya dicetak di babak kedua. Di menit ke-52 melalui tendangan 12 pas, dan di menit ke-77 dari tendangan bebas.

Total dari lima laga yang sudah dilakoni Deltras, 6 gol sudah dicatatkan Wimba Sutan Fanosa sebagai top skor tim saat ini. Wimba menekankan kepada rekan-rekannya para pemain muda untuk bermain lepas dan tanpa beban.

"Kemarin anak-anak bisa bermain lepas, dan saya minta bermain tanpa bebas. Siapapun yang cetak gol, itu semua untuk kemenangan tim," ungkapnya. (*)

Baru Dimainkan dari Bangku Cadangan, Mei Danang Sukses Buktikan Dengan Cetak Satu Gol

Satu gol : Moch. Mei Danang di laga ujicoba Deltras [foto : Romario]

DELTACYBER - Empat gol yang membawa kemenangan The Lobster atas tuan rumah Perseba Bangkalan di matchday ke-5 kemarin (18/4) dari sumbangan tiga gol Superwimba julukan Wimba Sutan Fanosa, satu gol di babak pertama dan dua gol di babak kedua. Serta satu gol penutup dicetak gelandang muda Moch. Mei Danang di menit ke-83 melalui tendangan bebas.

Gol Moch. Mei Danang tersebut menjadi gol perdananya di kompetisi Liga 3 musim ini. Pasalnya, dari lima laga yang sudah dilakoni The Lobster. Danang sapaan akrab pemain asal Tulungagung tersebut baru dimainkan pertama kali di laga kemarin. Itupun, ia harus memulai dari bangku cadangan dimasukkan di pertengahan babak kedua.

Dari lima laga tersebut, dua kali Danang masuk line up tim. Yang pertama ia masuk line up saat Deltras menjamu Maestro Parabola di kandang sendiri (4/4), namun, ia hanya menjadi penghangat di bangku cadangan. Juga sama di laga versus Perseba Bangkalan kemarin, tetapi akhirnya ia dimainkan oleh head coach Hanafi.

Mantan kapten Persenga Nganjuk di Liga 3 regional Jawa Timur musim kemarin, dan menjadi bagian dari Persibo Bojonegoro di fase nasional tersebut sangat senang mampu membuktikan dengan ia mencetak gol perdananya kemarin.

"Gol perdana saya ini, saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, suporter, rekan-rekan satu tim dan juga jajaran pelatih serta pengurus yang sudah memberikan kepercayaan dan kesempatan bermain." ujar Danang kepada redaksi Deltacyber.

Saat ditanya mengenai tekanan suporter dari hasil seri melawan Persesa, dan Deltras berhasil bangkit meraih kemenangan menjamu Perseba Bangkalan. Danang mengatakan itu semua hasil kerja keras tim dari evaluasi yang ada.

"Tim selalu berbenah dengan adanya hasil yang kurang memuaskan. Dan itu berkat kerja keras tim dan suporter yang telah mendukung kami sepenuh hati," imbuhnya. (*)

Kembali Fokus Untuk Laga Selanjutnya

Fokus lagi di laga kandnag : Pemain Deltras saat bersalaman dengan pemain Perseba kemarin (18/4) [foto : Romario]

DELTACYBER - Usai mendapat hasil seri di kandang sendiri dan menerima tekanan yang cukup besar dari Suporternya Deltamania. The Lobster julukan Deltras Sidoarjo akhirnya berhasil menuntaskan misi mencuri 3 poin di kandang Perseba Bangkalan kemarin sore (18/4) di stadion Gelora Bangkalan Madura.

Deltras mampu membungkam perlawanan Perseba Bangkalan dengan skor yang cukup telak 0-4. Hatrick Wimba Sutan Fanosa dan satu gol Moch. Mei Danang mengantarkan Deltras kini berada di peringkat runner-up klasemen sementara grup A.

Namun, skuad The Lobster tentu tak boleh berleha-leha dan jumawa atas hasil 3 poin di tandang kemarin. Pasalnya, di sisa putaran pertama ini, Wimba Sutan cs masih menyisakan satu kali laga besok minggu sore (22/4) menjamu tamunya Surabaya Muda di stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Kemenangan di laga besok, bakal menambah pundi-pundi poin The Lobster di papan atas grup A. Asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan bersyukur atas hasil melawan Perseba kemarin sekaligus ia mengingatkan kepada punggawanya untuk kembali fokus di pertandingan selanjutnya.

"Terima kasih untuk dukungan semua Deltamania. Permainan kami masih banyak kesalahan, semoga semua tidak jumawa atas hasil kemarin. Dan kami siap bekerja keras demi lambang Deltras di dada. Ingatkan kami untuk tidak berleha-leha sampai target ini terpenuhi nantinya," ungkapnya. (*)


The Lobster Sukses Bungkam Perseba 0-4 di Bangkalan

Curi 3 Poin di Bangkalan : Skuad Deltras sore tadi [foto : Romario]

DELTACYBER - Bermain dengan misi wajib mencuri 3 angka guna terus menempel Perseba serta Persesa di papan atas grup A. The Lobster bermain garang di matchday ke-5 sore tadi (18/4) menghadapi tuan rumah Perseba Bangkalan, di stadion Gelora Bangkalan Madura. Setelah mendapat hasil negatif imbang 0-0 di kandang sendiri, dan banyak menerima kritik serta tekanan dari Deltamania.

The Lobster akhirnya berhasil membungkam perlawanan Perseba dengan hasil akhir 0-4. Empat gol Deltras dari hatrick Wimba Sutan Fanosa dan satu gol Moch. Mei Danang. Bermain tanpa sang kapten Arif Ariyanto yang absen lantara cedera tangan kanannya. Wimba Sutan didapuk menjadi kapten di laga sore tadi. Di babak pertama, Deltras sudah unggul melalui gol Wimba di menit ke-27. Menerima umpan dari Guntur Agung, Wimba sukses menceploskan bola ke gawang Perseba, 0-1 bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, keunggulan 0-1 masih belum aman bagi Deltras. Menit-52 Deltras mendapat pinalti. Wimba Sutan yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menggandakan skor 0-2. Belum berhenti sampai disitu. Wimba menunjukkan ketajamannya sore ini, menit-77 tendangan bebasnya berhasil memperlebar jarak menjadi 0-3. Gol keempat Deltras akhirnya ditutup oleh gelandang muda Moch. Mei Danang di menit ke-83 juga melalui tendangan bebas.

Sampai peluit panjang dibunyikan wasit Abdul Halim dari Surabaya, skor 0-4 untuk kemenangan Deltras bertahan hingga laga usai. Kemenangan keempat bagi Deltras dari lima laga sudah dilakoni. The Lobster mengumpulkan 10 poin sampai matchday ke-5 ini. Di laga selanjutnya, tim asuhan Hanafi itu bakal bermain di kandang lagi melawan Surabaya Muda besok minggu (22/4) di stadion Gelora Delta Sidoarjo. (*)