Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Sunday, July 15, 2018

Come Back Dramatis Antarkan Malaysia Mengunci Gelar Juara Piala AFF U-19 2018

Juara : Malaysia U-19 Kampiun Piala AFF U-19 2018 [foto : M.Ainul]

Pertandingan sengit saling berbalasan gol tersaji di partai final Piala AFF U-19 kemarin sabtu malam (14/7) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Harimau Malaya julukan tim Nasional Malaysia keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan lawannya Myanmar dengan skor tipis 4-3 (2-3).

Dua tim yang sama-sama ingin menasbihkan juara untuk pertama kalinya di ajang ini. Bermain terbuka sejak menit awal. Malaysia unggul cepat 1-0 di menit ketiga melalui gol Muhammad Faiz. Tim besutan Bojan Hodak itu bahkan menggandakan keunggulan di menit ke-18 kali ini oleh Nik Akif Syahrian. Tertinggal dengan defisit dua gol, Myanmar tak patah arang. Menit-24 Myanmar memperkecil kedudukan 2-1 dari gol Win Naing Tun.

Dua menit berselang, Myanmar berhasil menyamakan skor 2-2 melalui sepakan Myat Kaung Khant. Bahkan Myanmar mampu membalikkan keadaan menjadi 2-3
di menit akhir babak pertama melalui gol Myat Kaung Khant.

Berhasil mengubah keadaan, Myanmar justru sedikit mengendurkan serangan di babak kedua. Malaysia yang tertinggal terus menekan lini belakang lawan.
Akhirnya di menit-73 Shivan Pillay Asokan dapat menyamakan skor 3-3. Tiga menit injury time babak kedua, drama itu terjadi. Myanmar yang lengah dan kehilangan fokus dimanfaatkan Malaysia untuk mengunci kemenangan dengan golnya keempat dari Nik Akif Syahiran.

Harimau Malaya come back dramatis di final. Kemenangan 4-3 menobatkan mereka menjadi kampiun turnamen ini. Usai pertandingan pelatih Malaysia Bojan Hodak mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya. Ia juga sempat menyayangkan dua gol lawan di babak pertama akibat kesalahan pemainnya.

"Babak kedua saya katakan kepada pemain untuk tetap bermain tenang karena lawan sudah pasti kelelahan. Saya lakukan tiga pergantian pemain dan mereka melakukan tugasnya dengan baik," ucapnya.

Pelatih asal Kroasia ini memuji penampilan kedua tim di laga kemarin. Yang berjalan menghibur penonton dengan berbalas gol.  "Gelar juara ini berkat kerja keras tim. Saya juga berharap tim ini dapat memberi kejutan lagi di Piala AFC," imbuh Bojan. (m.ainulbudi)

Garuda Nusantara Berhasil Revans Atas Thailand

Selebrasi : Feby Eka Usai Cetak Gol Perdananya [foto : Mutiara. K.G]
Garuda Nusantara akhirnya berhasil revans melawan tim Gajah Putih julukan Thailand di pertandingan perebutan peringkat ketiga sabtu sore tadi (14/7). Todd Rivaldo Ferre menyudahi perlawanan Thailand dengan kemenangan skor tipis 2-1 (1-0). Dua gol Indonesia dicetak oleh Feby Eka di babak pertama, dan Syahrian Abimanyu di babak kedua. Satu-satunya gol Thailand oleh Matee Sarakum di penghujung babak kedua.

Bermain dengan beberapa pemain yang belum fit, macam Saddil Ramdani yang harus absen dan Egy Maulana yang dicadangkan oleh coach Indra Sjafri. Permainan Nurhidayat cs bermain lepas. Stadion Gelora Delta yang sebelumnya dipadati suporter, laga sore tadi hanya ditonton 3 ribu suporter saja.
Babak pertama kedua tim saling berbalas serangan terbuka. Indonesia baru membuka keunggulan di menit ke-34. Penetrasi Feby Eka di sisi kanan gawang Thailand, dan tendangannya tak mampu dihalau kiper Thailand Nopphon Lakhonphon. 1-0 Indonesia unggul sampai jeda pertandingan.

Di babak kedua, Thailand meningkatkan intensitas serangan. Indonesia nyaris di menit-menit awal babak kedua mengandalkan serangan balik melalui Witan Sulaiman atau Todd Rivaldo. Egy Maulana Vikri dimasukan oleh Indra di menit-58 menggantikan Feby Eka yang sedikit menderita cedera. Serta menit ke-77 Rafli Mursalim digantikan oleh M. Rafi.

Indonesia kembali menggandakan skor di menit ke-81, tendangan mendatar kaki kiri Syahrian Abimanyu merobek jala Thailand. Tim tamu memperkecil kedudukan tiga menit berselang melalui gol Matee Sarakum. Skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia bertahan hingga peluit panjang wasit Xaypaseth Phongsanit asal Laos.

Usai laga, Indra Sjafri memohon maaf kepada masyarakat Indonesia belum bisa mempersebahkan gelar juara kembali di Piala AFF U-19 tahun ini. Ia berharap suporter terus memberikan dukungan kepada timnya.

"Mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Indonesia yang sudah begitu antusias dan punya ekspetasi tinggi kepada timi ini. Jangan patah semangat, doakan serta dukung selalu kami. Karena kami punya tugas berat untuk lolos ke Piala Dunia dalam kualifikasi Piala AFC di Gelora Bung Karno," ucap Indra.

Indra menambahkan di Piala AFF U-19 kali ini juga menjadi ajang penilaian semua pemain untuk siapa saja yang bakal dibawa ke Piala AFC bulan oktober mendatang. "Terima kasih kepada semua pemain yang sudah ikut di turnamen kali ini. Untuk kami tim pelatih semakin jelas semakin tahu komposisi terbaik nanti atau pemain yang akan dibawa ke Piala AFC," imbuh Indra.

Sementara di kubu Thailand, asisten pelatihnya Jetniphat Ratchatatoemphon laga sore menjadi pertandingan yang cukup berat.  "Pertandingan tadi sangat berat bagi. Kami sudah bekerja keras semaksimal mungkin, tetapi kami harus kalah. Babak kedua pemain berusaha untuk menyerang, tetapi kami belum beruntung saja," bebernya. (m.ainulbudi)