Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Thursday, July 19, 2018

Galeri Foto Deltras Sidoarjo vs Perseba Bangkalan (18/7/2018)

Kejar Bola : Kapten Deltras Wimba Sutan di Laga versus Perseba kemarin (18/7) [foto : Saiful]

DELTACYBER - Kemenangan kandang perdana Delta Putra Sidoarjo (Deltras) kala menghadapi tamunya Perseba Bangkalan dengan skor telak 4-0 (0-0) di putaran kedua babak penyisihan grup A Liga 3 Jawa Timur semakin menambah pundi-pundi poin The Lobster guna membuntuti sang pemuncak klasemen Persesa Sampang.

Deltras kini berada di peringkat kedua dengan raihan 22 poin, sementara Persesa di peringkat pertama dengan 23 poin. Namun, jumlah laga Deltras masih menyisakan 3 laga lagi, sementara Persesa tinggal satu pertandingan saja.

Baik Deltras maupun Persesa sama-sama sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, sebab tim yang berada dibawah mereka sudah tertinggal jauh koleksi poinnya. Hanya saja penentuan juara grup dan runner-up masih diperebutkan kedua tim.

Di laga kemarin, empat gol Deltras dicetak Rezky Renaldy dan Arif Ariyanto masing-masing dua gol. Keempat gol tercipta di babak kedua semua.

Berikut Galeri Foto Deltras Sidoarjo vs Perseba Bangkalan (18/7/2018) =







Foto : Saiful/Lobsterman









Foto : Facry Amsyahri

Lawan Datang Mepet Sampai Hilangnya Konsentrasi di Babak Pertama

Terus serang : Bek kanan Deltras (merah) Sigit Hudowo juga kerap kali membantu serangan [foto : M.Ainul]

DELTACYBER - Memasuki putaran kedua babak penyisihan grup kompetisi amatir Liga 3 Jawa Timur. Sudah mulai terlihat beberapa tim sudah mulai kehabisan bensin. Mulai tertunggaknya gaji pemain hingga tak mampu untuk mengeluarkan biaya melakoni laga tandang.

Jelas, ini menjadi persoalan besar di Liga 3 Jawa Timur musim ini. Tak jarang, sudah beberapa pertandingan harus ditunda, atau tim tuan rumah menang dengan status WO karena tim tamu tak kunjung datang.

Persoalan tersebut hampir terjadi di Stadion Gelora Delta Sidoarjo kemarin rabu sore (18/7). Tuan rumah The Lobster julukan Deltras Sidoarjo menjamu tamunya Perseba Bangkalan. Kick off sesuai jadwal pukul 15.15 Wib pun harus molor sekitar 10 menit. Lantaran tim tamu terlambat datang.

Bahkan para pemain Perseba pun tidak melakukan pemanasan di lapangan, sebagaimana mestinya sesuai jadwal yang diberikan oleh Pengawas Pertandingan (PP). Perseba tepat pukul 15.00 Wib baru datang di Stadion langsung menuju ruang ganti pemain, dan bersalin jersey.  Masuk ke lapangan langsung berjalan beriringan dengan anthem fair play seperti biasa.

Di kubu tuan rumah, Deltras yang sudah mempersiapkan seluruhnya. Tentu mendengar akan kabar tim lawan terlambat datang dengan persiapan mepet. Namun, hal tersebut malah menjadi boomerang bagi The Lobster.

Di menit-menit awal pertandingan, inisiatif menyerang sudah dilancarkan Wimba Sutan Fanosa dkk. Perseba yang bermain realistis hanya menunggu di area mereka dan sesekali melakukan serangan balik. Peluang demi peluang diciptakan Zainal Abidin, Arif Ariyanto, Wimba Sutan maupun Renaldy. Skor babak pertama pun akhirnya usai dengan hasil kacamata.

Di babak kedua Deltras yang tetap bermain menekan akhirnya mampu membuka skor di menit ke-56 melalui heading Rezky Renaldy. Setelah gol pertama itu, keran gol Deltras terus mengalir. Di menit ke-59 kembali Renaldy, serta dua gol Arif Ariyanto menit ke75 dan 79. Deltras menang 4-0 (0-0).
Pelatih kepala Deltras Adi Putra Setiawan menyayangkan pemainnya yang masih banyak membuang peluang di depan gawang. Ia bakal mengevaluasi secepatnya.

"Pemain dengar bahwa lawan datangnya mepet dengan jadwal kick off. Tetapi kami tetap menekankan para pemain untuk fokus, namun, konsentrasi itu hilang di babak pertama," ungkap Setiawan usai pertandingan.

Setiawan menambahkan persoalan penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Di jeda pertandingan, ia bilang ke pemain di ruang ganti. Begitu ada peluang manfaatkan kesempatan itu dengan baik.

“Meski mencetak empat gol, tetapi finishing masih menjadi masalah. Jika saja finishingnya bagus, kami bisa menang lebih dari empat gol. Tetapi kami tetap bersyukur bisa meraih tiga poin,” ujarnya. (*)