Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Tuesday, May 21, 2019

Timnas Wanita Gelar Uji Coba



Timnas Wanita Indonesia menjalani  rangkaian uji coba untuk mematangkan permainan dan mendapatkan formasi ideal. Laga uji coba dilangsungkan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, mulai Senin (20/5) petang, sampai Jumat (25/5).

Pada uji coba pertama Senin kemarin, Timnas menang 16-0 atas klub Srikandi Mojopahit Mojokerto. Pelatih kepala Tim Nasional Wanita, Rully Nere menyatakan uji coba yang berlangsung selama 5 hari berturut-turut ini sengaja dilakukan untuk menemukan komposisi dan kerangka tim untuk turnamen terdekat yakni Kejuaraan AFF Wanita pada Agustus mendatang.

“Ini uji coba pertama, tujuannya tak lain agar pemain-pemain ini menerapkan apa yang sudah dilatih selama ini. Seminggu terakhir kami tim pelatih memberikan pola permainan dan prinsip bermain kolektif, tinggal kita nilai pemain ini menerapkannya atau tidak di laga uji coba ini” ungkapnya.

Bermain selama 2x45 menit, skuat Garuda Pertiwi berhasil mencatatkan kemenangan atas Srikandi Mojopahit dengan skor telak 16-0. Febriana Kusumaningrum asal Jawa Tengah mencatat gol paling banyak yakni 4 gol, diikuti rekan sedaerah Risqiyanti sebanyak 3 gol, Anggi Puspita Sari asal D.I Yogyakarta dan Jesella Arifya asal Kalimantan Timur masing-masing 2 gol, serta Ade Mustikiana, Yudith Sada, Octavianti Dwi Nurmalita, Nurhayati dan Mayang ZP yang juga masing-masing berkontribusi dengan mencetak 1 angka.

Namun kemenangan besar di laga uji coba ini tak menjadi fokus dari Rully Nere. Pelatih berusia 62 tahun ini menekankan bukan besarnya angka kemenangan yang patut dirayakan, namun melihat secara rinci lagi proses dari terciptanya gol yang jauh lebih penting pada laga uji coba yang dilakoni oleh skuat polesannya. “Harus diakui lawan memang dibawah, tetapi cara bermain yang harus dinilai di sini. Bukan hasil, tetapi cara kerjasama hingga gol itu tercipta, belasan gol untuk hari ini, tetapi hanya beberapa saja yang benar-benar melalui proses yang selama ini diterapkan”

Menyangkut jadwal pertandingan uji coba yang berlangsung 5 hari secara berturut turut tanpa henti, Rully mengatakan “Sampai sekarang masih cari komposisi tim yang pas, untuk sebelas pemain pertama yang akan diturunkan, makanya hari ini sedikit berbeda pemain utama yang diturunkan. Tidak semua pemain dimainkan full di 5 laga uji coba karena banyak juga yang berpuasa, jadi pemain yang diturunkan bergantian dan komposisinya bisa berbeda di tiap laga. Saya akan kasih kesempatan untuk semua bermain yang menunjukkan kemampuan mereka”

Di sisa 4 hari berakhirnya seleksi dan pemusatan latihan, Timnas Wanita akan melakoni 4 uji coba pada 4 hari berturut-turut. Berikut jadwal uji coba Timnas Wanita Indonesia:

Selasa, 21 Mei 2019, 16.00 WIB
Stadion Jenggolo, Sidoarjo
vs Krian United Putra U-15

Rabu, 22 Mei 2019, 20.00 WIB
Stadion Gelora Delta, Sidoarjo
vs Persema Putri Kota Malang

Kamis, 23 Mei 2019, 16.00 WIB
Stadion Jenggolo, Sidoarjo
vs Gala Siswa Indonesia (GSI) Select Sidoarjo Putra U-15

Jumat, 25 Mei 2019, 16.00 WIB
Stadion Jenggolo, Sidoarjo
vs Persida Putri Sidoarjo

sumber - www.pssi.org

Regulasi Pemain Berubah



DELTACYBER - PSSI kembali meralat regulasi untuk kompetisi amatir Liga 3 musim ini. Sebelumnya, PSSI memberikan regulasi dengan batasan pemain usia maksimal 22 tahun. Dengan kelahiran maksimal 1 Januari 1997 tanpa adanya pemain senior.

Namun, federasi sepakbola Indonesia itu akhirnya merubah regulasi pemain. Mereka mengirimkan surat pemberitahuan kepada semua klub Liga 3 pada tangal 15 Mei lalu. Yang isinya mengenai regulasi pemain Liga 3 musim ini.

Setiap klub diperbolehkan mendaftarkan lima pemain senior. Namun, hanya tiga pemain senior saja yang boleh dimasukkan ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) pertandingan. Dua pemain senior lainnya, tidak boleh masuk ke dalam DSP tersebut.

Pendaftaran pemain pun, sampai sekarang ini belum ada informasi. Untuk batas terakhir tanggal pendaftaran. (bud)

Asprov Bakal Gelar Workhsop



DELTACYBER - Komitmen Asprov PSSI Jatim dalam meningkatkan performa pengelolaan kompetisi bukan sekadar pepesan kosong. Selain melakukan verifikasi ketat terhadap tim kontestan kompetisi Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim 2019, rencananya ada 4 agenda workshop sebelum kompetisi diputar.

Dimulai dari workshop panpel, workshop general coordinator, workshop media officer, dan workshop pelatih.

“Workshop ini wajib diikuti oleh perwakilan tim peserta. Supaya mereka mengetahui aturan-aturan dalam menggelar pertandingan serta wilayah kerja masing-masing.

Sehingga pelaksanaan kompetisi berjalan sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan rencananya di workshop pelatih nanti dipimpin oleh direktur teknik sekaligus instruktur AFC asal Kuwait, Bader A SH Ahmad,” ujar Amir.

Selain menggelar Workshop, Asprov PSSI Jatim berencana akan melibatkan Polda Jatim dalam susunan anggota Komisi Disiplin. “Ini masih wacana, tapi yang pasti kami ingin pertandingan berjalan tertib dan lancar,” ujar Amir.

Asprov PSSI Jatim belajar dari kasus kerusuhan yang terjadi pada pertandingan antara Persid Jember lawan Sindo di Liga 3 musim lalu. Saat itu, pemain kedua tim saling adu pukul dan membuat pertandingan kacau.

“Mudah-mudahan edukasi yang kami lakukan hari ini berbuah positif bagi penyelenggaraan Liga 3 Jatim musim ini,” harapnya.(*)

sumber - www.pssijatim.com



Tergabung di Grup H, Deltras Jumpa Persema Lagi



DELTACYBER - Operator kompetisi amatir Liga 3 zona Jawa Timur, yakni Asprov PSSI Jawa Timur sudah menggelar manager meeting sekaligus drawing grup, tadi siang (21/5). Bertempat di Hotel Novotel Surabaya, perwakilan tim Deltras Sidoarjo pun juga turut hadir.

Dalam drawing tersebut, The Lobster akhirnya masuk di grup H. Masing-masing grup berisikan lima klub. Deltras satu grup bersama Sumbersari Fc (malang), Persema Malang (Malang), Putra Jombang (Jombang), dan Sinar Harapan (Sidoarjo).

Dengan hasil drawing tersebut, Deltras kembali berjumpa Persema Malang. Lawan yang menjadi batu sandungan bagi The Lobster di babak ke-II zona Jawa musim lalu. Saat itu, langkah Deltras harus terhenti usai kalah agregat 2-3 dari Persema Malang.

Tahun ini, Deltras kembali bersua Persema di fase grup zona Jatim. Babak penyisihan grup sendiri berformat kompetisi full, alias home away. Nantinya, babak 16 besar akan digelar home tournament. (bud)

Wednesday, May 8, 2019

Timnas Putri TC di Sidoarjo



DELTACYBER - Pelatih Tim Nasional Wanita Indonesia, Rully Nere, memanggil 36 pemain untuk ikut pada seleksi sekaligus pemusatan latihan (TC). Agenda ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala AFF Wanita 2019 yang akan berlangsung di Thailand pada 15-27 Agustus mendatang. Seleksi dan TC akan berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur, mulai tanggal 10 hingga 24 Mei 2019.
36 nama pemain yang dipanggil, tak hanya dari skuat Timnas Wanita sebelumnya yang bermain ke Myanmar untuk mengikuti babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade. Namun terdapat nama-nama baru yang didapat dari hasil pemantauan pada kompetisi Piala Pertiwi 2018 yang baru berakhir pekan lalu.
“Proses seleksi selalu dilakukan pada pemusatan latihan yang digelar. Terakhir dilakukan pada saat tim nasional wanita mengikuti Babak Kedua Kualifikasi Asia Pra Olimpiade di Myanmar dan gelaran Piala Pertiwi. Kami tim kepelatihan Timnas Wanita selalu datang dan memantau di sana” ungkap pelatih Tim Nasional Wanita, Rully Nere
Rully menambahkan, ada beberapa nama yang dicoret dari skuat Timnas sebelumnya dan tidak akan mengikuti seleksi maupun pemusatan latihan di Sidoarjo, Jawa Timur kali ini. Ada berbagai alasan, terkait kondisi pemain, serta sikap ketika berada di luar dan dalam lapangan. "20 pemain yang sempat dibawa beberapa waktu lalu tidak semuanya akan kembali terpilih kembali. Ada beberapa pemain yang akan saya pertahankan, ada yang terpaksa saya coret karena sedang cedera, maupun karena sikap yang tidak terlalu bagus. Sekitar 7-8 orang saya coret. Sisanya saya akan kasih kesempatan bagi mereka yang tampil baik di Piala Pertiwi kemarin,” lanjutnya.
Setelah mengikuti Babak Kedua Kualifikasi Pra Olimpiade Tokyo 2020 di Mandalay, Myanmar pada 1-10 April 2019 lalu, Timnas memang tengah fokus pada 2 agenda besar lainnya, Piala AFF Wanita 2019 yang akan berlangsung di Thailand dan SEA Games 2019 di Filipina. Terdekat, skuat Garuda Pertiwi akan berpartisipasi pada Piala AFF Wanita 2019 dimana Indonesia tergabung dalam grup B, bersama Myanmar, Vietnam dan Kamboja.
“Kalau melihat grup ini, sepertinya bisa dibilang grup neraka, karena tim-tim bagus ada di sini seperti Myanmar dan Vietnam. Tetapi seperti apapun lawan yang dihadapi, kami harus siap menghadapi. Lawan yang bagus akan bagus juga untuk skuat timnas, karena secara mental dan permainan akan benar-benar ditempa nantinya. Secara fisik anak-anak saya yakin siap dan tidak ada masalah, karena mereka ikut turnamen juga di sini. Yang terpenting menjaga mental dengan menghadapi lawan yang di atas kertas lebih kelasnya daripada kita” tutupnya
Pada Piala AFF Wanita 2018 lalu, Timnas belum mencatatkan hasil akhir yang manis meski menjadi tuan rumah yang saat itu berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan. Tergabung di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, SIngapura dan Filipina, skuat Garuda Pertiwi hanya berhasil finis di posisi ke-4, dengan mengantongi poin 2, hasil 2 kali imbang dan 2 kekalahan.
36 Nama yang ikut Seleksi Timnas Wanita:
1. Ade Mustikiana Oktafiani (Bangka Belitung)
2. Anggi Puspita Sari (D.I Yogyakarta)
3. Anna Aprianti Fadila (Banten)
4. Barbalina Salampesy (Papua)
5. BQ Amiatuh Shalihah (Nusa Tenggara Barat)
6. Dewi Tia Safitri (D.I Yogyakarta)
7. Dhanielle Daphne (DKI Jakarta)
8. Diyana Herliana (Jawa Barat)
9. Febriana Kusumaningrum (Jawa Tengah)
10. Fina Andartih (Jawa Timur)
11. Fitria Nur Islami (D.I Yogyakarta)
12. Helsya Maeisyaroh (Jawa Barat)
13. Jesella Arifya Sari (Kalimantan Timur)
14. Mayang ZP (Sumatera Barat)
15. Nadia Febriani Rusmadi (Banten)
16. Nisma Francida Rusdiana (Jawa Timur)
17. Norffince Boma (Papua)
18. Nurhayati (Sumatera Utara)
19. Octavianti Dwi Nurmalita (D.I Yogyakarta)
20. Pani Triokta Vianti (Jawa Barat)
21. Prihartini (Banten)
22. Ranti Lestari Salimi (Jawa Barat)
23. Regina Tiofanny Herdiyanta (Jawa Timur)
24. Remina Rumbewas (Papua)
25. Ria Ristiani (Jawa Barat)
26. Rika Mai Wulandari Idris (Jawa Barat)
27. Riska Julianti (Banten)
28. Risqiyanti (Jawa Barat)
29. Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo (Jawa Timur)
30. Safira Ika Putri Kartini (Jawa Timur)
31. Serli Anggrani (Jawa Timur)
32. Shalika Aurelia Viandrisa (DKI Jakarta)
33. Vivi Oktavia Riski (Bangka Belitung)
34. Yersi Gusfina Purba (Sumatera Utara)
35. Yudith Sada (Papua)
36. Yuliana Wijaya (Sumatera Selatan)

sumber - www.pssi.org