Media Online Deltras-Deltamania

www.deltamania-cyber.com

Long Life Deltamania

Jaga Selalu Keutuhan Keluarga Besar Ini Kawan !

Ini Dia Regulasi Liga 3 2018

Regulasi Liga 3 Jawa Timur 2018

Sunday, July 14, 2019

Ajang Persiapan Piala AFF U-18


Untuk mematangkan persiapan, Tim Nasional Indonesia U-19 akan melakoni uji coba di Jawa Timur. Tiga klub yakni Persibo Bojonegoro, Deltras Sidoarjo, dan Persekabpas Pasuruan menjadi lawan uji coba Garuda Muda.

Uji coba akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 18,20 dan 22 Juli mendatang. Tentu uji coba ini menjadi bekal positif untuk menghadapi Piala AFF U-18 yang akan berlangsung dari tanggal 4 sampai 18 Agustus 2019, di Vietnam.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan bahwa uji coba Timnas U-19 di Jawa Timur ini difasilitasi oleh Asprov PSSI Jawa Timur.

"Bagi Timnas U-19 uji coba ini menjadi ajang persiapan jelang Piala AFF U-18 nanti. Saat ini Timnas U-19 sedang menjalani pemusatan latihan di Cikarang. Mereka akan bertolak di Jawa Timur pada tanggal 16 Juli, " kata Ratu Tisha.

Sementara, Sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur, Amir Burhanuddin mengatakan telah siap menyambut kedatangan tin Garuda Muda ini.

“Tentu kita sangat antusias sekali Timnas Indonesia U-19 bisa menggelar uji coba di Jatim (Sidoarjo). Alasannya tentu ini bisa jadi pemanasan sebelum Liga 3 Jatim dumulai pada 26 Juli nanti,” kata Amir.

Selain itu, Amir mengatakan bagi masyarakat Jatim bisa turut memberikan dukungan dan doa untuk Timnas Indonesia U-19 yang akan bertanding di Piala AFF U-18 di Vietnam, agar kembali meraih juara.

“Ini sekaligus meminta doa restu pada masyarakat Indonsia, khususnya Jawa Timur untuk agar Timnas U-19 sukses di Turnamen Piala AFF U19 di Vietnam, semoga juara,” harap Amir.

sumber - www.pssi.org

Pelajaran Semangat 1992 ala Denmark

Skuad Juara Denmark 1992 [foto : dreamteamfc.com]

Dalam sepak bola, segalanya bisa terjadi. Janganlah pernah bermimpi, asal dengan kerja keras dan keberuntungan. Itulah yang terjadi dengan timnas Denmark, pada Piala Eropa 1992. Datang sebagai tim pelengkap, setelah Yugoslavia dicoret dari kejuaraan. Karena perang saudara.  Tim yang berjuluk dinamit ini ditunjuk  oleh UEFA menggantikan Yugoslavia.

Dengan persiapan minim, mereka berangkat ke Swedia. Tempat kejuaraan di selenggarakan. Tergabung di grupa A dengan tuan rumah Swedia, Inggris dan Prancis, mereka mampu membuat kejutan. Menjadi runner-up grup dan lolos ke babak berikutnya.

Setelah mengalahkan Prancis di laga terakhir,dalam match semi final mereka bertemu juara bertahan Belanda. Lawannya, Belanda, masih dengan trio-nya yang menjadikan AC Milan raja di eropa sekaligus dunia, waktu itu. Yakni, Frank Rijkaard, Ruud Gullit dan Marco Van Basten.

Namun Denmark membalikkan semua prediksi. Tim dinamit lolos ke partai puncak. Setelah menang melalui babak tos-tosan adu penalti. Puncaknya di final, pada 26 juni 1992. Denmark menghajar raksasa Eropa, Der Panzer, julukan Jerman dengan skor 2-0.

Dengan persiapan minim skuad biasa-biasa saja, mereka bisa menjadi juara. Mirip dengan Deltras Liga 3 tahun tahun ini. Persiapan minim, skuad yang tak begitu mentereng, Deltras sebenarnya dapat mengikuti jejak Denmark.

Asal disertai dengan kerja keras, kerja sama tim dan tentunya faktor luck. Ya keberuntungan. Walaupun secara logika hal itu mustahil. Tapi kembali Lagi, di sepak bola apapun bisa terjadi. Dengan modal Pelatih yang mempunyai prestasi cukup bagus. Terbukti mampu membawa Blitar United lolos ke Liga 2 2017 lalu. Dan dibarengi dengan kekompakan semua elemen tim.

Semoga The Lobster bisa mengikuti jejak Denmark yang dipimpin oleh Richard Moller Nielsen. Semangat 1992 semoga bisa menular kepada The Lobster. Walaupun tanpa pemain top, tapi dengan tim terbaik. Deltras bisa Jadi juara. Semoga, karena semua itu harapan Deltamania. Harapan kita bersama.(*)

Penulis = Agustina Kris Purwanto.

Bakal Agendakan Pertemuan Rutin


DELTACYBER - Deltamania punya tugas cukup berat musim ini. Selain memikirkan bentuk dukungan kreatif di atas tribun. Beberapa pengurus pusatnya pun, menjadi penggerak di dalam manajemen Deltras.

Berdasar amanah dari Bupati Sidoarjo, dalam audiensi beberapa waktu lalu. Ditunjuklah manajer tim dari kalangan Deltamania sendiri. Disaat kondisi tim bisa dikatakan krisis saat ini. Deltamania memikul beban cukup berat.

Namun, beban berat itu terasa ringan, apabila semua elemen bersatu dan mendukung dengan hati. Serta kebanggaan. Sebuah pride, untuk kota tercinta. "Disaat tim ini terpuruk, apa yang bisa kita berikan. Bukan apa yang bisa didapatkan. Yang terpenting, kejujuran, tekad kuat dan transparansi manajemen," tutur Satriyo Adji, manajer Deltras musim ini.

Berlatar belakang suporter. Yoyok sapaan akrabnya, tak ingin, mengeyampingkan saran pendapat dari rekan-rekannya. "Rencananya kami akan buat agenda rutin pertemuan dengan suporter. Semacam sharing dua arah. Antaran teman-teman pengurus yang ada dilapangan dan di tribun," jelasnya.

Dia menambahkan, selama semua elemen mau bersatu. Kebangkitan secara perlahan tinggal menunggu waktu saja.(bud)

Penulis : Muchammad Ainul Budi